Anda di halaman 1dari 9

TUGAS

PSIKOLINGUISTIK

APLIKASI TEORI HUBUNGAN BERBAHASA, BERPIKIR DAN BERBUDAYA

Oleh

Kelompok9 :

1. Gita Fajria (17129141)


2. Husni Wulandari (17129142)
3. Naziroh (17129377)
4. Siti Nurul Fadilah (17129266)

DOSEN PENGAMPU :

NUR AZMI ALWI, S.S, M,Pd

PENDIDIKAN GURU SEKOLAH DASAR

FAKULTAS ILMU PENDIDIKAN

UNIVERSITAS NEGERI PADANG

2020
APLIKASI TEORI HUBUNGAN BERBAHASA, BERPIKIR DAN BERBUDAYA

Aplikasi/Penerapan
NO Nama Penemu Teori Tahun Nama Teori Isi Teori Sumber dalam Pelaksanaan
Pembelajaran
Bahasa di SD

1. Teori Wilhelm Von 1836 Teori linguisik Menurut Humboldt Chaer, Abdul.Aplikasi teori ini
Humbold relativitas berpendapat bahwa 2003. dapat dilihat dari
pandangan hidup dan Psikolinguistik penggunaan bahasa
budaya suatu Kajian Teoritik.
ibu. Contohnya anak
masyarakat ditentukan Jakarta: Rineka yang lahir di daerah
oleh bahasa masyarakat Cipta minang dan kedua
itu sendiri. Jadi, bahasa orang tuanya
yang sudah ditetapkan Wikipedia : berbahasa minang,
oleh masyarakat tertentu Wilhelm Von maka anak tersebut
akan menjadi sebuah Humbold akan berbahasa
pandangan hidup atau minang sebagai
identitas suatu budaya bahasa pertamanya.
masyarakat itu sendiri. Ketika dia bergaul
Selain itu, Humboldt dengan masyarakat
juga berpendapat bahwa maka dia akan
bentuk luar merupakan berbahasa minang
bahasa yang bisa kita dan pola pikirnya
dengar misalnya kata akan terbentuk dari
yang terucap dari mulut, bahasa minang.
sedangkan dari dalam Maka ketika belajar
merupakan dari otak bahasa Indonesia
yaitu pikirannya kita. atau bahasa lain bisa
dibantu dengan
bahasa ibu tersebut
sehingga anak agar
anak akan lebih
paham.
2. Teori Sapir-Whorf 1921 Teori linguisik Teori ini mengatakan Chaer, Abdul. Penerapan ini dapat
relativitas bahwa ada hubungan 2003. dilihat dalam
kuat antara bahasa, Psikolinguistik penyebutan
budaya dan pikiran. Lalu Kajian Teoritik. hubungan
dalam proses bahasa, Jakarta: Rineka kekeluargaan dalam
terbukti bahwa kondisi Cipta kebudayaan di
dan kebudayaan Indonesia. Di
seseorang sangat Minang, dalam
mempengaruhi bahasa budayanya ,
yang digunakan dalam panggilan untuk
komunikasi sehari-hari. saudara laki-laki ibu
adalah “Mamak”
sedangkan di Batak
dipanggil dengan
sebutan “Tulang”.
Lalu ketika
mempelajari bahasa
Indonesia, maka
panggilan untuk
saudara laki-laki dari
ayah maupun ibu
adalah “paman”.
Maka panggilan
“Paman” ini sudah
mewakili
penyebutan
panggilan yang
berbeda di seluruh
wilayah Indonesia
yang memiliki latar
budaya yang
berbeda.
3. Jean Piaget 1962 Teori Piaget berpendapat Chaer, Abdul. Aplikasi teori ini
Pertumbuhan bahwa bahasa terbentuk 2003. yaitu tentang
Kognisi karena ada yang Psikolinguistik mengenal huruf
membentuk yaitu berupa Kajian Teoritik. Alfabet pada siswa
proses berpikir. Tanpa Jakarta: Rineka Kelas Rendah.
proses berpikir, bahasa Cipta. Sebelum kita
tidak akan pernah ada, mengenalkan bunyi
sehingga proses konsonan, kita
kemunikasi dalam terlebih dahulu
budaya tidak akan mengenalkan bentuk
terwujud secara alphabet dalam
maksimal. Dalam hal ini bentuk benda
berarti perilaku konkret. Siswa
berbahasa yang sudah tersebut diminta
ada dalam pemikiran untuk
manusia itu sendiri bisa menggolonggkan
juga dianggap sebagai huruf alphabet yang
bahasa yang terdapat serupa bentuknya
dari nurani manusia itu walaupun berbeda
sendiri. ukuran. Pastilah
siswa tersebut dapat
menggolongkan
huruf alphabet
tersebut berdasarkan
ukurannya,
walaupun siswa
tersebut belum
mengenal bunyi
konsonan dari huruf
tersebut.
Maka dari sini
perkembangan
kognisi dapat
diterangkan telah
terjadi sebelum dia
dapat berbahasa
4. L.S. Vygotsky 1962 Teori Pikiran dan kata Chaer, Abdul. Aplikasi teori ini
Instrumentalisme Vygotsky berpandangan 2003. dapat dilihat ketika
bahwa pada awal Psikolinguistik mula-mula kanak-
mulanya bahasa dan Kajian Teoritik. kanak harus
pikiran tidak ada Jakarta: Rineka mengucapkan kata-
hubungan yang Cipta. kata untuk dipahami.
mengikat antar Contohnya: saat kita
keduanya, tetapi seiring akan mengajarkan
berjalannya waktu, materi tentang
manusia akan berpikir “dongeng”, dengan
tentang bahasa, sehingga mengajaknya untuk
manusia akan berbahas membaca materi
dengan pikirannya. tersebut. Kemudian
perkembangan
tersebut bergerak
kea rah kemampuan
mengerti atau
berfikir tanpa
mengucapkan kata-
kata itu. Contohnya:
setelah anak tersebut
membaca materi
“dongeng”, otomatis
anak tersebut paham
tentang “dongeng”
tanpa tanpa
mengucapkan kata-
kata itu.
5. Noan Chomsky 1957,1965,1968 Hipotesis Nurani Dalam hipotesis nurani Chaer, Abdul. Contohnya: setiap
dinyatakan bahwa setiap 2003. anak atau manusia
manusia telah memiliki Psikolinguistik tetap bisa berbahasa,
kemampuan berbahasa Kajian Teoritik. meskipun anak
pada dirinya sejak lahir. Jakarta: Rineka tersebut memiliki
Dalam otak manusia Cipta. kecacatan seperti
terdapat suatu sistem tidak bisa
yang mempunyai konsep melihat,tidak bisa
yang universal tentang mendengar dll.anak
struktur bahasa. Suatu yang cacat masih
sistem tersebut yang bisa berbahsa lewat
oleh Chomsky disebut Bahasa
LAD (Language isyarat, walaupun
Aqutition Device), yakni mungkin mengalami
bagian otak yang khusus keterlambatan dalam
menangani tentang berbahsa.
bahasa. Manusia sejak
lahir telah dianugerahi
LAD yang terus
berkembang seiring
dengan perkembangan
bahasa seseorang.
Dengan kata lain,
terdapat dua aspek yang
terpisah namun saling
berhubungan antara
pikiran dan bahasa.
6. Eric Lenneberg 1964 Teori Manusia menerima Chaer, Abdul. Contohnya : anak-
Kemampuan warisan biologi asli 2003. anak yang cepat
berupa kemampuan Psikolinguistik dalam berbahsa atau
Bahasa Khusus
berkomunikasi dengan Kajian Teoritik. kemampuan
menggunakan Bahasa Jakarta: Rineka berkomunikasi yang
yang khusus untuk Cipta baik, karena
manusia,dan tidak ada memang sudah di
hubungannya dengan warisi secara
kecerdasan dan biologis dari orang
pemikiran. tuanya yang juga
cepat dalam
menyerap Bahasa
atau
berkomunikasinya
juga baik.
Sedangkan untuk
anak yang cacat,
tetap bisa
berkomunikasi
dengan baik
walaupun sedikit
mengalami
hambatan atau
keterlambatan dalam
berbahasa.
7. Brunner 1945 Teori Menurut Bruner bahasa Chaer, Abdul. Aplikasi teori ini
Instrumentalisme dan pikiran itu 2003. adalah bentuk
sebenarnya saling Psikolinguistik pemahaman dari
bekerja sama karena Kajian Teoritik. seorang anak
dengan bahasa orang Jakarta: Rineka terhadap suatu
dapat berpikir sistematis Cipta materi yang benar-
oleh karena itu bahasa benar telah dia
dan pikiran dapat saling pahami ketika
membantu. pembelajaran
berlangsung
sehingga ketika
seorang anak benar-
benar telah mengerti
dan memahami nya
maka anak bisa
untuk berbahasa
dengan baik untuk
mengeluarkan
pendapat nya
mengenai materi
tersebut dengan jelas
dan benar.
8 1953 Kekontroversialan Hipotesis Sapir-Whorf Chaer, Abdul. Aplikasi teori ini
Hipotesis Sapir- ini menyatakan bahwa 2003. yaitu ketika
Whorf jalan pikiran dan Psikolinguistik diadakannya sebuah
kebudayaan suatu Kajian acara seperti bulan
masyarakat ditentukan Teoritik.Jakarta: bahasa tingkat
atau dipengaruhi oleh Rineka Cipta sumatera dengan
struktur tema menggunakan
bahasanya.Sedangkan pakaian khas daerah
menurut Farb bahwa masing-masing, dan
bahasa bukan seorang anak yang
menyebabkan berasal dari Medan
perbedaan-perbedaan pun mengenakan
kebudayaan, tetapi batik dan anak yang
hanya mencerminkan berasal dari
kebudayaan tersebut. Minangkabau juga
sama-sama
menggunakan batik.
Disitu terdapat
perbedaan bahasa
antara daerah yang
berbeda tetapi
memiliki budaya
yang sama. Dan
yang membedakan
hanyalah corak dari
batik tersebut yang
mencerminkan
kebudayaan daerah
masing-masing.