Anda di halaman 1dari 3

Nama : Fernandez Butar Butar

Nim : 7191220003

Tugas :

Buatlah contoh soal PPh orang pribadi dan PPh wajib badan .

Soal :

1) Fernandez bekerja pada PT. Alan Subur dengan memperoleh gaji pokoksebulan Rp.
7.000.000 .Perusahaan masuk program BPJS ketenagakerjaan dan perusahaan membayar
premi jaminan ketenagakerjaan dan premi jaminan kematian masing – masing 1 % & 2 %
dari gaji pokok. Perusahaan juga masuk program pensiun yang telah disahkan oleh menteri
keuangan dan Naufal membayar iuran pension dan iuran jaminan hari tua masing – masing
Rp. 50.000 dan Rp. 30.000 per bulan. Fernandez telah menikah dan mempunyai satu orang
anak. Hitunglah besarnya PPh pasal 21 atas uang Fernandez.

Jawab

• Sebelum kenaikan

• Gaji Pokok sebulan Rp.7.000.000

• Premi ketenagakerjaan = 7.000.000 x 1% Rp.70.000

• Premi kematian = 7.000.000 x 2% Rp.140.000

• Jumlah penghasilan bruto Rp.7.210.000

• Pengurangan

• Biaya jabatan = 5%x7.210.000 Rp.360.500

• Iuran pensiun Rp. 50.000

• Iuran JHT Rp. 30.000

(Rp.440.500)

Penghasilan netto sebulan Rp.6.769.500

Penghasilan netto setahun =12 x 6.769.500 Rp.81.234.000


PTKP

Wajib Pajak Rp.54.000.000

Status kawin Rp. 4.500.000

Tanggungan (1) Rp. 4.500.000

(Rp.63.000.000)

Penghasilan pajak Rp.18.234.000

Soal :

2. Tuan Covid mengantongi omzet sebesar Rp700.000.000 per tahun. Kemudian ternyata
istrinya memiliki usaha salon dengan omzet Rp500.000.000 per tahun. Keduanya belum
memiliki anak.

Jawab :

Jika Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) digabung:

• Omzet suami Rp700.000.000.

• Omzet istri Rp500.000.000.

• Total omzet gabungan = Rp1.200.000.000.

• Pajak penghasilan suami dan istri = 0,5% x Rp1.200.000.000 = Rp6.000.000.

• Kalau dihitung per bulan, maka PPh-nya = Rp6.000.000/12 = Rp500.000.

Jika NPWP terpisah atau membayar pajak masing-masing :

• Omzet suami Rp700.000.000:

• PPh-nya = 0,5% x Rp700.000.000 = Rp3.500.000 (setahun).

• Karena ada kewajiban pembayaran setiap bulan, maka beban PPh per bulan

Rp3.500.000 : 12 = Rp291.666,67 atau dibulatkan Rp291.670 .

• Omzet istri Rp500.000.000: • PPh-nya = 0,5% x Rp500.000.000 = Rp2.500.000 (setahun).

• PPh per bulan Rp1.000.000/12 = Rp208.333,33 atau dibulatkan Rp208.335 per bulan .