Anda di halaman 1dari 5

PEMBAHASAN

Penyakit Meniere adalah penyakit yang disebabkan oleh rusaknya labirin


membrane pada telinga bagian dalam dengan gejala berupa vertigo, tinnitus,
rusaknya sensor saraf pendagaran dan aural fullness. Penelitian ini melibatkan
sebanyak 35 orang pasieen yang secara klinis didiagnosa penyakit Meniere. Dari
35 orang pasien terdapat 12 orang yang memiliki hipotiroid. Semua pasien dengan
hipotiroid dirawat dengan pemberian suplemen tiroksin dan di evaluasi secara
klinis dengan interval 3 minggu, 3 bulan, dan 12 bulan untuk pengobatan gejala
secara subjektif hanya dengan rawat jalan.

Terdapat 2 kriteria dalam pemilihan sampel :

Kriteria inklisi

1. Semua pasien yang secara klinis hanya didiagnosa terkena penyakit


Meniere.
2. Semua kelompok yang berumur di atas 15 tahun tanpa memerhatikan jenis
kelamin.

Kriteria eksklusi

1. Pasien dengan penyakit seperti otitis media, otosclerosis, perilymphatic


fistula, vestibular neuritis, labyrinitis, vertigo posttraumatic, atau riwayat
operasi telinga tidak termasuk sampel.
2. Pasien dengan kecelakaan cerebro vascular dan central nervous system
disorders yang mengakibatkan vertigo, psychiatric disturbances, seizure
disorder, atau penyakit otologi launnya, kehilangan pendengaran bawaan
lahir, kelainan autoimmune sistemik.
3. Pasien dengan riwayat operasi pengangkatan kelenjar tiroid.
Berdasarkan data table hasil penilitian di atas, didapatkan bahwa pasien
penyakit Meniere yang ditemukan juga memiliki hipotiriodisme terbanyakan pada
usia 31 – 45 tahun yang mana paling banyak ditemukan pada perempuan dengan
keterlibatan bilateral dengan gejala yang berkisar 2 – 4 tahun. Dilihat pada
perbaikan sebelum dan setelah 12 minggu pengobatan, bilateral memiliki
presentase paling tinggi (75%). Pada pemeriksaan status hormone tiroid sebelum
dan setelah pengobatan didapatkan setelah 12 minggu pengobatan untuk
hipotiroidisme menunjukkan penurunan yang signifikan dalam tingkat TSH yang
merupakan indikator yang sensitif dari hipotiroidisme. Serta pada skor rata – rata
vertigo didapat perbaikan yang signifikan setelah 12 minggu berdasarkan
pemeriksaan klinis dari Uji Unterburger.

Penyebab pasti dari penyakit Meniere ini masih belum diketahui secara
pasti. Namun, penyakit ini dianggap sebagai penyakit multifaktorial. Peneliti
memilih pasien yang didiagnosis penyakit Meniere sehubungan dengan
keterlibatan sisi telinga dan diklasifikasikan berdasarkan kriteria diagnostik yang
dijelaskan oleh Kitahara, dan 1995 American Academy of Otolaryngology kriteria
untuk penyakit unilateral Meniere. Meniere diproduksi oleh perubahan metabolik
yang terjadi pada hipotiroidisme, meskipun penelitian lain tidak didukung temuan
ini. Studi ini tidak termasuk gangguan tiroid autoimun. Namun, beberapa studi
mendukung peran autoimun disfungsi tiroid sebagai faktor penyebab untuk
beberapa kasus penyakit Menier.
KESIMPULAN

Berdasarkan tujuan penelitian ini, telah dicapai hasilnya yang mana insiden
hipotiroid pada penyakit Meinere lebih banyak pada usia 31 – 45 tahun terutama
pada perempuan dan untuk penilaian tingkat keberhasilan dalam menghilangkan
gejala disini didapatkan yaitu signifikan. Masih terdapat beberapa hasil penelitian
yang dijelaskan peniliti yang belum memiliki sumber teori – teori yang jelas untuk
menetapkan suatu hasil, contohnya dikatakan bahwa meniere diproduksi oleh
perubahan metabolik yang terjadi pada hipotiroidisme, meskipun penelitian lain
tidak didukung temuan ini. Studi ini tidak termasuk gangguan tiroid autoimun.
Namun, penelitian ini termasuk penilitian yang berhasil sebab tercapainya dari
tujuan peneliti dalam membuat studi penelitian.