Anda di halaman 1dari 20

RENCANA KERJA

(RENJA)
TAHUN ANGGARAN 2020

KECAMATAN KRANGKENG

PEMERINTAH KABUPATEN INDRAMAYU

1
KECAMATAN KRANGKENG
Jl. Raya Krangkeng No.01 Krangkeng- Indramayu Kode Pos 45284
KecamatanKrangkeng@gmail.com

BAB I
PENDAHULUAN

1.1. Latar Belakang


Setiap Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) wajib untuk menyusun
Rencana Kerja Satuan Kerja Perangkat Daerah (Renja-SKPD). Rencana Kerja
adalah suatu proses yang berorientasi kepada hasil yang akan di capai
dalam jangka waktu 1 (satu) tahun dengan memperhitungkan Potensi,
Peluang dan Kendala yang ada dan/atau mungkin timbul dalam
operasionalisasinya. Karena itu Rencana Kerja Kecamatan adalah Rencana
Kerja yang dibuat untuk melaksanakan Program/Kegiatan satu tahun
kedepan dengan mempertimbangkan potensi, dana indikatif yang tersedia,
SDM dan Kendala/Permasalahan yang ada dan mungkin timbul dalam
operasionalnya.
Agar pelaksanaan pembangunan sesuai dengan yang diharapkan,
maka Rencana Kerja Kecamatan dibuat dengan memperhatikan tugas-tugas
pokok dan fungsi kecamatan sebagai perangkat daerah.

1.2. Tugas Pokok dan Fungsi

1.2.1. Tugas Pokok


Berdasarkan Peraturan Daerah Kabupaten Indramayu Nomor 10
Tahun 2008 Kecamatan dipimpin oleh Camat yang dalam pelaksanaan
tugasnya memperoleh pelimpahan sebagian kewenangan Bupati untuk
menangani sebagian urusan otonomi daerah, yang berada di bawah
dan bertanggungjawab kepada Bupati melalui Sekretaris Daerah.
Kecamatan mempunyai tugas pokok menyelenggarakan sebagian

2
kewenangan Pemerintah Daerah untuk menangani sebagian urusan
otonomi Daerah.
1.2.2. Fungsi
Untuk menyelenggarakan tugas pokok tersebut, Kecamatan
mempunyai fungsi :
a. pengkoordinasian kegiatan pemberdayaan masyarakat;
b. pengkoordinasian upaya penyelenggaraan ketentraman dan
ketertiban umum;
c. pengkoordinasian penerapan dan penegakan Peraturan Perundang-
Undangan;
d. pengkoordinasian pemeliharaan prasarana dan fasilitas pelayanan
umum;
e. pengkoordinasian penyelenggaraan kegiatan pemerintahan di
tingkat kecamatan;
f. pembinaan penyelenggaraan pemerintahan Desa dan/atau
Kelurahan;
g. pelaksanaan pelayanan masyarakat yang menjadi ruang lingkup
tugasnya dan/atau belum dapat dilaksanakan pemerintahan Desa
atau Kelurahan;
h. pelaksanaan pelayanan teknis administratif ketatausahaan dan
rumah tangga Kecamatan;
i. pelaksanaan kewenangan pemerintahan yang dilimpahkan oleh
Bupati untuk menangani sebagian urusan otonomi daerah yang
meliputi aspek perizinan, rekomendasi, koordinasi, pembinaan,
pengawasan, fasilitasi, penetapan, dan penyelenggaraan, serta
kewenangan lain.

1.3. Susunan Organisasi


Berdasarkan Peraturan Bupati Nomor 54 Tahun 2008 tentang
Organisasi dan Tata Kerja Kecamatan di Lingkungan Pemerintah Kabupaten
Indramayu, susunan organisasi Kecamatan Krangkeng Terdiri Atas :
a. Camat

3
b. Sekretariat
1. Sub Bagian Umum dan Kepegawaian
2. Sub Bagian Keuangan
c. Seksi Tata Pemerintahan
d. Seksi Pemberdayaan Masyarakat dan Desa
e. Seksi Ketentraman dan Ketertiban Umum
f. Seksi Kesejahteraan Sosial
g. Seksi Pelayanan Masyarakat
h. Kelompok Jabatan Fungsiona

CAMAT

   

         

Kelompok
Jabatan     Sekretariat  
Fungsional
     
       
Subbag. Umum & Subbag.
   
Kepegawaian Keuangan
   
                         

Seksi Tata
  Seksi PMD   Seksi Trantib   Seksi Kesos   Seksi Yanmas
Pemerintahan

4
Gambar 1.1 Struktur Organisasi Kecamatan

BAB II
VISI, MISI DAN RENCANA STRATEGIS TAHUN 2020

2.1. Visi dan Misi

Penetapan visi sebagai bagian dari perencanaan strategic, merupakan


langkah penting dalam perjalanan organisasi. Visi adalah suatu pedoman dan
pendorong organisasi untuk mencapai tujuannya. Visi yang tepat bagi masa
depan suatu organisasi akan mampu menjadi ekselerator kegiatan organisasi
tersebut, termasuk perencanaan rencana strategic secara keseluruhan,
pengelolaan sumber daya, pengembangan indicator kinerja, cara pengukuran
kinerja, evaluasi pengukuran kinerja, yang akan diintegrasikan menjadi sinergi
5
yang diperlukan oleh organisasi. Menyadari pentingnya misi bagi organisasi,
maka Kecamatan menetapkan visinya sebagai berikut : “Terwujudnya
Pelayanan Publik yang Prima Menuju Masyarakat Maju dan
Sejahtera”
Pernyataan visi tersebut terkandung pengertian sebagai berikut :
1. Pelayanan Prima, berarti pelayanan yang dilakukan oleh aparat
pemerintah sebagai upaya pemenuhan kebutuhan masyarakat yang
dilakukan dengan ramah, cepat, transparan, mudah dan biaya relatif
terjangkau (ringan);
2. Masyarakat maju dan sejahtera, berarti suatu keadaan dimana secara fisik
dan non fisik kebutuhan dasar masyarakat dapat terpenuhi, baik dari segi
sosial, ekonomi, budaya dan agama.
Untuk mewujudkan Visi Kecamatan tersebut, ditetapkan Misi
Kecamatan sebagai berikut :
1. Mewujudkan pelayanan publik yang professional.
2. Meningkatkan peran serta dan partisipasi masyarakat dalam
pembangunan.
3. Meningkatkan sarana dan prasarana ekonomi dan sosial.
4. Mewujudkan ketentraman dan ketertiban masyarakat.
5. Meningkatkan tata kelola pemerintahan yang baik.
6. Meningkatkan tata kelola administrasi perkantoran.
7. Meningkatkan sarana prasarana kecamatan.

2.2. Tujuan dan Sasaran Strategis

Tujuan Kecamatan sesuai dengan Visi dan Misinya adalah :


Misi 1 : Mewujudkan pelayanan publik yang professional
Tujuan : Terwujudnya pelayanan dokumen kependudukan yang
professional
Sasaran : Terlayaninya permohonan dokumen kependudukan untuk semua
lapisan masyarakat

6
Misi 2 : Meningkatkan peran serta dan partisipasi masyarakat
dalam pembangunan
Tujuan : Terjaringnya aspirasi masyarakat dalam perencanaan
pembangunan
Sasaran : - Terjaringnya aspirasi masyarakat dalam pelaksanaan
Musrenbang Kecamatan dan Desa
- Meningkatnya kualitas perencanaan dan pengendalian program
Misi 3 : Meningkatkan sarana dan prasarana ekonomi dan sosial
Tujuan : Meningkatnya kondisi sosial dan ekonomi masyarakat
Sasaran : - Meningkatnya kegiatan ekonomi masyarakat
- Terbantunya masyarakat yang kurang mampu
Misi 4 : Mewujudkan ketentraman dan ketertiban masyarakat
Tujuan : Terwujudnya ketentraman dan ketertiban masyarakat
Sasaran : - Meningkatnya keswadayaan masyarakat
- Meningkatnya kesadaran masyarakat dalam pemilahan sampah
/3R (reduce, reuse, recycle)
- Terhindarnya berbagai penyakit masyarakat
Misi 5 : Meningkatkan tata kelola pemerintahan yang baik
Tujuan : Meningkatnya koordinasi antara stakeholder di tingkat masyarakat
Sasaran : - Meningkatnya koordinasi antara kecamatan dengan perwakilan
sektoral
- Meningkatnya capaian PBB
Misi 6 : Meningkatkan tata kelola administrasi perkantoran
Tujuan : Meningkatnya tata kelola administrasi perkantoran
Sasaran : Meningkatnya administrasi keuangan dan kepegawaian
Misi 7 : Meningkatkan sarana prasarana perkantoran
Tujuan : Meningkatnya sarana prasarana kantor kecamatan
Sasaran : Terpenuhinya dan terpeliharanya sarana prasarana pendukung
kegiatan kantor kecamatan

BAB
III
EVALUASI PELAKSANAAN RENJA

3.1. Evaluasi dan Realisasi Program Kegiatan terhadap Renstra

7
Program/ Kegiatan Kecamatan yang telah ditetapkan dalam Dokumen
Pelaksanaan Anggaran (DPA) Satuan Kerja Kecamatan adalah Implementasi
dari Rencana Kerja yang dibuat dengan memperhatikan dan
mempertimbangkan sumber daya Organisasi, Potensi dan Dana yang
tersedia.
Dana yang dialokasikan untuk Kecamatan selama tahun 2019 adalah
sebesar Rp. 865.560.000,- dan terealisasi Rp. Rp. 865.560.000,- atau
terealisasi sebesar 100%.
Kecamatan merupakan pintu terdapan dalam memberikan pelayanan
langsung kepada masyarakat pada tahun 2019 kecamatan telah memberikan
pelayanan yang cukup maksimal dimana telah dilaksanakan bebrapa program
yang langsung menyentuh kepada masyarakat, adapaun program yang
dimaksud adalah:
Penjelasan Pos-pos Laporan Realisasi Anggaran
A. Belanja Operasi Rp.
1. Belanja Pegawai senilai Rp. merupakan Kompensasi yang dikeluarkan untuk
pembayaran Gaji, Tunjangan pegawai pada kantor Kec. Krangkeng dan Honorarium
pada beberapa kegiatan selama tahun anggaran 2019 dengan rincian sebagai
berikut :
a. Gaji dan Tunjangan Rp.
b. Tambahan Pengasilan PNS Rp.
c. Honorarium PNS Rp.
d. Honorarium Non PNS Rp.
2. Belanja Barang dan Jasa senilai Rp. Merupakan Belanja yang dikeluarkan untuk
pengadaan barang dan jasa dengan manfaat < 1 tahun dengan rincian sebagai
berikut :
a. Belanja Bahan Habis Pakai Rp.
b. Belanja Bahan / Material Rp.
c. Belanja Jasa Kantor Rp.
d. Belanja Perawatan Kendaraan Bermotor Rp.
e. Belanja Cetak dan Penggandaan Rp.
f. Belanja Sewa Perlengkapan dan Peralatan Kantor Rp.
g. Belanja Mamin Rp.

B. Belanja Modal Rp.


Belanja Modal Aset Tetap merupakan belanja yang dikeluarkan untuk pengadaan
asset tetap dengan masa manfaat < 1 Tahun dengan rincian sebagai berikut :
1. Belanja Tanah Rp. 0
2. Belanja Peralatan dan Mesin terdiri :
8
a. Belanja Modal Pengadaan Laptop Assus Rp.
b. Belanja Modal Pengadaan Printer Canon Rp.
c. Belanja Modal Pengadaan AC LG 1 buah Rp.
d. Belanja Modal Meja
3. Belanja Gedung dan Bangunan Rp. 0
4. Belanja Jalan, Irigasi dan Jaringan Rp. 0
5. Belanja Aset Tetap Lainnya Rp. 0

PEMERINTAH KABUPATEN INDRAMAYU


LAPORAN REALISASI ANGGARAN PENDAPATAN DAN BELANJA
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR SAMPAI DENGAN 31 DESEMBER 2019 DAN 2018

Urusan Pemerintahan : 1.20 Otonomi Daerah, Pemerintahan Umum,Adm KueDa,Perangkat Daerah

Unit Organisasi : 1.20.33 Krangkeng

Sub Unit Organisasi : 1.20.33.01 Krangkeng

Anggaran Realisasi Realisasi


No. URAIAN %
2019 2019 2018

1 PENDAPATAN        
2 PENDAPATAN ASLI DAERAH        

3 Pendapatan Pajak Daerah - - - -

4 Pendapatan Retribusi Daerah - - - -

5 Pendapatan Hasil Pengelolaan Kekayaan Daerah yang Dipisahkan - - - -

6 Lain-lain PAD yang Sah - - - -

7 Jumlah Pendapatan Asli Daerah (3 s/d 6) - - - -


8        
9 PENDAPATAN TRANSFER        
10 TRANSFER PEMERINTAH PUSAT - DANA PERIMBANGAN        

11 Dana Bagi Hasil Pajak - - - -

12 Dana Bagi Hasil Sumber Daya Alam - - - -

13 Dana Alokasi Umum - - - -

14 Dana Alokasi Khusus - - - -


Jumlah Pendapatan Transfer Dana Perimbangan (11 s/d
15 14) - - - -
16        
17 TRANSFER PEMERINTAH PUSAT - LAINNYA        

18 Dana Otonomi Khusus - - - -

19 Dana Penyesuaian - - - -
Jumlah Pendapatan Transfer Pemerintah Pusat - Lainnya
20 (18 s/d 19) - - - -
21        
22 TRANSFER PEMERINTAH PROVINSI        

23 Pendapatan Bagi Hasil Pajak - - - -

24 Pendapatan Bagi Hasil Lainnya - - - -

25 Jumlah Transfer Pemerintah Provinsi (23 s/d 24) - - - -


Total Pendapatan Transfer
26 (15+20+25) - - - -
27        
28 LAIN-LAIN PENDAPATAN YANG SAH        
29 Pendapatan Hibah -

9
- - -

30 Pendapatan Dana Darurat - - - -

31 Pendapatan Lainnya - - - -

32 Jumlah Lain-lain Pendapatan yang Sah (29 s/d 31) - - - -

33 JUMLAH PENDAPATAN (7+26+32) - - - -


34        
35 BELANJA        
36 BELANJA OPERASI        
37 Belanja Pegawai
38 Belanja Barang

39 Bunga - - - -

40 Subsidi - - - -

41 Hibah - - - -

42 Bantuan Sosial - - - -
43 Jumlah Belanja Operasi (37 s/d 42)
44        
45 BELANJA MODAL        

46 Belanja Tanah - - - -
47 Belanja Peralatan dan Mesin

48 Belanja Gedung dan Bangunan -

49 Belanja Jalan, Irigasi dan Jaringan - - - -

50 Belanja Aset Tetap Lainnya - - - -

51 Belanja Aset Lainnya - - - -


52 Jumlah Belanja Modal (46 s/d 51)
53                      
54 BELANJA TAK TERDUGA        

55 Belanja Tak Terduga - - - -

56 Jumlah Belanja Tak Terduga (55 s/d 55) - - - -


57 JUMLAH BELANJA (43+52+56)
58        

TRANSFE
59 R        
60 TRANSFER/BAGI HASIL KE DESA        

61 Bagi Hasil Pajak - - - -

62 Bagi Hasil Retribusi - - - -

63 Bagi Hasil Pendapatan Lainnya - - - -

64 JUMLAH TRANSFER/BAGI HASIL KE DESA (61 s/d 63) - - - -


JUMLAH BELANJA DAN TRANSFER
65 (57+64)
66        

SURPLUS/
DEFISIT
67 (33-65) )
68        
69 PEMBIAYAAN        
70        
71 PENERIMAAN PEMBIAYAAN        

72 Penggunaan SILPA - - - -

73 Pencairan Dana Cadangan - - - -

74 Hasil Penjualan Kekayaan Daerah yang Dipisahkan - - - -

75 Pinjaman Dalam Negeri - Pemerintah Pusat - - - -

76 Pinjaman Dalam Negeri - Pemerintah Daerah Lainnya - - - -


77 Pinjaman Dalam Negeri - Lembaga Keuangan Bank -

10
- - -

78 Pinjaman Dalam Negeri - Lembaga Keuangan Bukan Bank - - - -

79 Pinjaman Dalam Negeri - Obligasi - - - -

80 Pinjaman Dalam Negeri - Lainnya - - - -

81 Penerimaan Kembali Pinjaman kepada Perusahaan Negara - - - -

82 Penerimaan Kembali Pinjaman kepada Perusahaan Daerah - - - -

83 Penerimaan Kembali Pinjaman kepada Pemerintah Daerah Lainnya - - - -

84 Jumlah Penerimaan (72 s/d 83) - - - -


85        
86 PENGELUARAN PEMBIAYAAN        

87 Pembentukan Dana Cadangan - - - -

88 Penyertaan Modal Pemerintah Daerah - - - -

89 Pembayaran Pokok Pinjaman Dalam Negeri - Pemerintah Pusat - - - -

90 Pembayaran Pokok Pinjaman Dalam Negeri - Pemerintah Daerah Lainnya - - - -

91 Pembayaran Pokok Pinjaman Dalam Negeri - Lembaga Keuangan Bank - - - -

92 Pembayaran Pokok Pinjaman Dalam Negeri - Lembaga Keuangan Bukan Bank - - - -

93 Pembayaran Pokok Pinjaman Dalam Negeri - Obligasi - - - -

94 Pembayaran Pokok Pinjaman Dalam Negeri - Lainnya - - - -

95 Pemberian Pinjaman kepada Perusahaan Negara - - - -

96 Pemberian Pinjaman kepada Perusahaan Daerah - - - -

97 Pemberian Pinjaman kepada Pemerintah Daerah Lainnya - - - -

98 Jumlah Pengeluaran (87 s/d 91) - - - -

99 PEMBIAYAAN NETO (84-92) - - - -


100        
101 Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (67+93) )
                       

Program/ Realisasi
Anggaran
Sasaran Strategis Indikator Kinerja Target Kegiatan/ Sub
(Rp) K Rp.
Kegiatan
1 2 3   4 5 6

11
        Peningkatan    
Pelayanan Publik
di Kecamatan
Terlayaninya Jumlah Penduduk yang 3000 Orang   Pelayanan 2742 Orang
permohonan telah melakukan Administrasi
dokumen perekaman e-KTP Kependudukan
kependudukan untuk Jumlah pembuatan Kartu 4000 Buah   Pelayanan 3564 Buah
semua lapisan Keluarga yang Dapat Administrasi
masyarakat Dilayani Kependudukan
Terbantunya Tersalurkannya beras 100 %   Monitoring 100 %
masyarakat yang miskin ke RTS-PM dan Evaluasi
kurang mampu Terlunasinya pembayaran 100 %   Monitoring 100 %
Raskin dari desa dan Evaluasi
Jumlah Laporan 14 Laporan   Monitoring 14 Laporan
Pelaksanaan Raskin dan Evaluasi
Meningkatnya Jumlah Laporan Hasil 2 Laporan   Monitoring 2 Laporan
kualitas perencanaan Monitoring dan Evaluasi dan Evaluasi
dan pengendalian ADD
program
Meningkatnya Persentase Pencapaian 25 %   Monitoring 18 %
capaian PBB PBB terhadap target dan Evaluasi
DHKP
Meningkatnya Jumlah laporan RTL 1 Laporan   Akselerasi IPM 1 Laporan
koordinasi antara Akselerasi IPM yang
kecamatan dengan Mencakup Pendidikan,
perwakilan sektoral Kesehatan, dan Dayabeli
Terhindarnya Jumlah Laporan Hasil 12 Laporan   Operasi Pekat 12 Laporan
berbagai penyakit Operasi Pekat
masyarakat
          Kegiatan
Pendukung

Meningkatnya       Program ,
administrasi Pelayanan
keuangan dan Administrasi
kepegawaian Perkantoran
Terpenuhinya dan       Program
terpeliharanya Peningkatan
sarana prasarana Sarana dan
pendukung kegiatan Prasarana
kantor kecamatan Aparatur

Pembinaan dan
Pengawasan
Penyelenggaraan
Pemdes

Penguatan
Perekonomian
Masayarakat di
Kecamatan

Pembinaan
Kemasyarakatan
di Kecamatan

12
13
3.2. Permasalahan dan Upaya Penanganan
Dari evaluasi terhadap rencana dan pelaksanaan kegiatan tahun yang lalu
terdapat beberapa permasalahan yang dapat diidentifikasikan sebagai berikut :
1. Kualitas pelayanan publik baik dalam pelayanan dasar masyarakat maupun
pelayanan perijinan kurang maksimal
2. Belum maksimalnya Integritas dan profesionalitas aparatur pemerintah daerah
3. Daya dukung infrastruktur pelayanan publik kurang memadai
4. Rendahnya kapasitas dan peran lembaga kemasyarakatan (partisipasi publik)
dalam pembangunan
5. Kurang terfasilitasinya sektor ekonomi lokal unggulan dalam hal permodalan,
pelatihan SDM dan pemasaran produk
6. Kurangnya keterlibatan stakeholder dan pelaku ekonomi terkait
7. Kurangnya cakupan layanan persampahan dan peran serta masyarakat dalam
pengelolaan sampah
Upaya Penanganan untuk mengurangi permasalahan sebagaimana
dimaksud di atas yang telah dilaksanakan antara lain sebagai berikut:
1. Mengadakan sosialisasi kepada masyarakat mengenai prosedur yang harus
dilakukan untuk mendapatkan pelayanan di tingkat kecamatan baik pelayanan
perijinan maupun non perijinan.
2. Perlu adanya pembinaan formal/informal yang diseleggarakan di tingkat
Kecamatan untuk lebih memahami aturan Manajemen administrasi sebagai modal
untuk meningkatkan efisensitas dan efektifitas dalam memberikan pelayanan
kepada masyarakat
3. Melaksanakan sosialisasi mengenai penerapan dan penegakan hukum yang
berlaku, agar tercipta kondisi yang aman dan tertib.
4. Mengadakan pembinaan kepada aparat desa untuk meningkatkan kinerja
pemerintahan.
5. Melaksanakan pembinaan terhadap koperasi/ kelompok UMKM.
6. Melakukan koordinasi rutin dengan UPTD terkait dan Perangkat Desa se wilayah
Kecamatan

14
7. Melaksanakan sosialisasi mengenai pengelolaan sampah rumah tangga.BAB
IV
KEBIJAKAN DAN PRIORITAS PEMBANGUNAN DAERAH
TAHUN 2020

4.1. Prioritas Pembangunan Daerah Tahun 2020


Prioritas Pembangunan Kecamatan Tahun 2020 merupakan
Implementasi Visi dan Misi terdiri dari Tujuan dan Sasaran yang ingin dicapai
dari Program Pembangunan.
Kecamatan pada tahun 2020 mempunyai prioritas
pembangunan sebagai berikut :
1. Peningkatan kualitas pelayanan publik melalui peningkatan kinerja
aparatur penerapan prosedur sesuai peraturan yang berlaku
bagi permohonan perijinan dan non perijinan.
2. Peningkatan tingkat pendidikan masyarakat melalui peningkatan kualitas
pelayanan pendidikan, peningkatan sarana dan prasarana pendidikan.
3. Peningkatan derajat kesehatan masyarakat melalui peningkatan
budaya hidup sehat, peningkatan sarana dan kualitas pelayanan
kesehatan serta perbaikan gizi melalui kegiatan posyandu.
4. Peningkatan perekonomian daerah melalui pemberdayaan ekonomi
masyarakat, pengembangan industrI rumah tangga dan pengembangan
iklim usaha yang kondusif.
5. Peningkatan pembangunan infrastruktur sebagai upaya mendukung
percepatan pembangunan, peningkatan keterpaduan ruang kota dan
pusat pertumbuhan.
6. Peningkatan kinerja pembangunan desa melalui peningkatan kualitas
aparatur desa, peningkatan kualitas admininstrasi dan manajemen
pemerintahan desa.

15

15
4.2. KEBIJAKAN
Dalam upaya mencapai tujuan sebagaimana telah diurutkan
sebelumnya, maka Kecamatan menetapkan kebijakan yang akan
dilaksanakan sebagai berikut:
1. Kebijakan Internal
a. Pembenahan terhadap mekanisme prosedur dengan membuat
standar operasional prosedur pelayanan dalam upaya peningkatan
pelayanan prima kepada masyarakat.
b. Peningkatan Sumber Daya Manusia terutama kepada aparat
kecamatan dan desa.
2. Kebijakan Eksternal
a. Peningkatan pembinaan dan sosialisasi penyelenggaraan
pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan di desa.
b. Peningkatan koordinasi perencanaan dan pelaksanaan
pembangunan dengan dinas/instansi di tingkat kecamatan maupun
tingkat kabupaten dalam upaya peningkatan Indeks Pembangunan
Manusia (IPM).
c. Peningkatan kualitas penyelenggaraan pemerintahan desa.
d. Peningkatan kesadaran masyarakat untuk hidup sehat dan
peningkatan kualitas kesehatan masyarakat.
e. Meningkatkan keberdayaan generasinmuda dalam pelaksanaan
pembangunan di masyarakat.
f. Peningkatan penerapan dan perlindungan hukum kepada
masyarakat.
g. Peningkatan partisipasi masyarakat dalam pelaksanaan pembangunan
baik bidang fisik maupun non fisik.

4.3. Rencana Program/ Kegiatan Tahun 2020


Program/Kegiatan yang akan dilaksanakan oleh Kecamatan
Tahun 2017 yang merupakan rencana kegiatan dalam Dokumen Pelaksanaan
16

16
Anggaran (DPA) adalah sebagai berikut :

Dana yang dialokasikan untuk Kecamatan adalah Rp. 743.000 terdiri dari :
1. Belanja Tidak Langsung :
2. Belanja Pegawai Rp.
3. Belanja Langsung :
- Belanja Pegawai Rp.
- Belanja Barang dan Jasa Rp. -
- Belanja Modal Rp. 0

KODE PROGRAM
URAIAN TARGET KINERJA JUMLAH
DAN KEGIATAN

4.01.4.01.32.01 Program Pelayanan Administrasi Perkantoran 100 % 106.780.000

4.01.4.01.32.01 . 01   Penyediaan Jasa Komunikasi, Sumber Daya Air 12 Bulan 26.127.000


dan Listrik

4.01.4.01.32.01 . 02   Penyediaan Alat Tulis Kantor, Barang Cetakan dan 32 Jenis ATK 33.213.000
Penggandaan

4.01.4.01.32.01 . 03   Penyediaan Bahan Bacaan dan Peraturan 24 Eks Eksemplar/Bulan 7.440.000


Perundang-undangan Surat Kabar Regional

4.01.4.01.32.01 . 04   Penyediaan Makanan dan Minuman 28 Orang 30.000.000

4.01.4.01.32.01 . 08   Rapat-rapat Koordinasi/Konsultasi/Kunjungan ke 24 Kali/Bulan 10.000.00


Dalam Daerah dan Luar Daerah 0

4.01.4.01.32 . 02 Program Peningkatan Sarana dan Prasarana 100 % 125965.000


Aparatur

4.01.4.01.32 . 02. 23   Pemeliharaan Rutin/Berkala Gedung Kantor 1 Gedung Kantor 51.840.00


0

4.01.4.01.32 . 02 . 24   Pemeliharaan Rutin/Berkala Kendaraan 3 Unit Roda 4 55.000.000


Dinas/Operasional/Mobil Jabatan

4.01.4.01.32 . 02. 26   Pemeliharaan Rutin/Berkala Pemeliharaan dan 4 Jenis Peralatan Gedung 19.125.000
Peralatan Gedung Kantor Kantor

4.01.4.01.32.20 Peningkatan Pelayanan Publik di Kecamatan 100 % 351.525.000

4.01.4.01.32.20. 01   Penyelenggaran Pelayanan pada Masyarakat 4 Kegiatan 220.000.000

4.01.4.01.32.20. 02 Penyampaian Informasi Pembangunan di 36.525.000


Kecamatan

4.01.4.01.32.20. 03 Penyediaan Srana dan Prasarana Pelayanan 95.000.000


Administrasi Terpadu (PATEN)

17

17
KODE PROGRAM
URAIAN TARGET KINERJA JUMLAH
DAN KEGIATAN

4.01.4.01.32.21 Program Penguatan Perekonomian 10.000.000


Masayarakat di Kecamatan

4.01.4.01.32.21.01 Penyelenggaraan Pasar Murah di Kecamatan 1 Kegiatan 10.000.000

4.01.4.01.32.22 Program Pembinaan dan Pengawasan


18.810.000
Penyelenggaraan Pemerintahan
Desa/Kelurahan

4.01.4.01.32.22.01 Pengendalian dan Evaluasi Pengelolaan


18.810.000
Keuangan Desa

4.01.4.01.32.23 Program Pembinaan Kemasayarakatan di 40 orang/desa


129.920.000
Kecamatan

4.01.4.01.32.23.01 Pembinaan Keagamaan di Kecamatan


99.567.000

4.01.4.01.32.23.02 Penyelenggaraan MTQ Tingkat Kecamatan


30.353.000

JUMLAH 743.000.000

Sasaran strategis Kecamatan adalah Program Peningkatan Pelayanan Publik di


Kecamatan, sedangkan Indikator Kinerja nya adalah :
Input : Rp. 106.780.000,-
Output : Tersedianya sarana dan prasarana serta jasa pendukung operasional dalam
rangka pelayanan terhadap masyarakat dan
Outcome : Terselenggaranya pelayanan terhadap masyarakat.

Program/ Kegiatan/ Anggaran


No. Sasaran Strategis Indikator Kinerja Target  
Sub Kegiatan (Rp)

1 2 3 4   5 6
          Peningkatan Pelayanan
Publik di Kecamatan 351.965.000
1. Terlayaninya permohonan Jumlah Penduduk yang 3.000 Orang   Pelayanan
dokumen kependudukan telah melakukan Administrasi

18

18
untuk semua lapisan perekaman e-KTP Kependudukan
masyarakat Jumlah pembuatan Kartu 4.000 Buah   Pelayanan  
Keluarga yang dapat Administrasi
dilayani Kependudukan
2. Terbantunya masyarakat yang Tersalurkannya beras 100 %   Monitoring dan  
kurang mampu miskin ke RTS-PM Evaluasi  
Terlunasinya pembayaran 100 %   Monitoring dan
Raskin dari desa Evaluasi  
Jumlah Laporan 12 Laporan   Monitoring dan
Pelaksanaan Raskin Evaluasi
3. Meningkatnya kualitas Jumlah Laporan Hasil 12 Laporan   Monitoring dan
perencanaan dan Monitoring dan Evaluasi Evaluasi
pengendalian program ADD
4. Meningkatnya capaian PBB Persentase Pencapaian 70 %   Monitoring dan
PBB terhadap target DHKP Evaluasi
5. Meningkatnya koordinasi Jumlah laporan RTL 1 Laporan   Akselerasi IPM
antara kecamatan dengan Akselerasi IPM yang
perwakilan sektoral Mencakup Pendidikan,
Kesehatan, dan Dayabeli
6. Terhindarnya berbagai Jumlah Laporan Hasil 12 Laporan   Operasi Pekat
penyakit masyarakat Operasi Pekat
  Kegiatan Pendukung
   
7. Meningkatnya administrasi       Program Pelayanan
keuangan dan kepegawaian Administrasi Perkantoran 106.780.000

8. Terpenuhinya dan       Program Peningkatan 125.965.0


terpeliharanya sarana Sarana dan Prasarana 00
prasarana pendukung Aparatur
kegiatan kantor kecamatan
Penguatan 10.000.000
9. Menguatnya Perekonomian Perekonomian
Masayarakat di Kecamatan Masyarakat di
Kecamatan
10. Terwujudnya pengendalian dan Pembinaan dan 18.810.000
Evaluasi Pengelolaan Keuangan Pengawasan
Desa Penyelenggaraan
Pemerintahan
Desa/Kelurahan
11. Meningkatnya pemahaman Pembinaan 129.920.000
Keagamaan untuk menunjang Kemasyarakatan di
pembangunan Kecamatan

BAB V
PENUTUP

Rencana Kerja Kecamatan Tahun 2020 merupakan pedoman dalam

19

19
penyusunan Rencana Kerja Anggaran (RKA) dan Dokumen Pelaksanaan
Anggaran (DPA). Penetapan Skala Prioritas kegiatan adalah sangat menentukan
dalam menunjang optimalisasi penyelenggaraan pemerintahan kecamatan
terutama terhadap kewenangan-kewenangan yang telah dilimpahkan ke
kecamatan.
Penetapan rencana kerja sebagaimana dimaksud adalah suatu proses
pelaksanaan program/kegiatan yang telah direncanakan sebelumnya, dalam
operasionalnya tidak terlepas dari permasalahan yang timbul setelah evaluasi
terhadap capaian kinerja kegiatan dan kinerja sasaran tidak berpengaruh
besar baik secara Kuantitatif dan Kualitatif program kegiatan. Namun demikian
permasalahan yang timbul tersebut tetap dijadikan acuan dalam penetapan
rencana kerja tahun 2020.
Rencana Kerja (Renja) Kecamatan Tahun 2020 adalah Dokumen Perencanaan
Kecamatan untuk periode 1 (satu) tahun yaitu tahun 2020, Renja ini diharapkan
mampu menjadi acuan dan pedoman Penyelenggaraan Program dan Kegiatan,
Pengendalian dan Evaluasi Pelaksanaan Rencana Pembangunan Kecamatan pada
tahun 2020 agar sesuai dengan Strategi, Arah Kebijakan, Program dan Kegiatan
yang ditetapkan. Dengan adanya Renja Kecamatan, maka penetapan prioritas
pembangunan yang merupakan upaya penjabaran dari visi dan misi Kecamatan
diharapkan akan lebih terkoordinasi, terintegrasi dan sinergis serta berkelanjutan.
Krangkeng, Juni 2019
CAMAT KRANGKENG

ALI ALAMUDIN, SH
NIP. 19800511 00601 1 005

20

20