Anda di halaman 1dari 3

Balon udara secara garis besarnya mempunyai tiga bagian utama

yaitu envelope, burner, dan basket.

1.  Envelope yang bentuknya berupa kantong


kantong balon tempat udara dipanaskan
atau gas hidrogen yang berfungsi
mengangkat balon udara dari ladasannya.
2. Burner merupakan alat yang yang
berfungsi untuk memanaskan udara
yang ada dalam balon. Alat ini juga
berfungsi sebagai pengatur tekanan udara
agar dapat terbang dengan ketinggian yang
diinginkan. 
3.  Basket atau keranjang merupakan tempat
penumpang mengendalikan balon udara
atau penumpang yang menikmati
penerbangan balon udara.

PRINSIP KERJA BALON UDARA

Balon udara panas dapat terangkat berdasarkan prinsip ilmiah dasar, udara yang lebih
panas akan menaik di atas udara yang lebih dingin. Sederhananya, udara panas lebih ringan
dari udara dingin karena masa udara perunit volumenya lebih sedikit. Satu kubik kaki udara
yang dipanaskan dapat mengangkat 7 gram benda, tidak banyak memang, karena itulah balon
udara yang dipanaskan berukuran sangat besar. Untuk mengangkat 450 kg beban dibutuhkan
65 000 kubik kaki udara panas.

Semua partikel udara di atmosfer ditarik oleh gaya gravitasi ke bawah. Tapi tekanan
di udara menciptakan gaya ke atas yang bekerja berlawanan dengan gravitasi. Kumpulan
udara membangun keseimbangan gaya gravitasi, di mana pada titik ini gravitasi tidak cukup
kuat untuk menarik ke bawah sejumlah besar partikel. Tingkat tekanan ini adalah tertinggi
pada permukaan bumi di mana udara pada tingkat ini dapat menahan beban diudara
diatasnya, jika lebih berat berarti lebih besar gaya gravitasi ke bawah. Ketika Anda bergerak
ke atas atmosfer lebih tinggi lagi, massa udara semakin kurang, dan sehingga
menyeimbangkan tekanan berkurang. Inilah sebabnya mengapa terjadi penurunan tekanan
udara semakin naiknya ketinggian. Perbedaan tekanan udara menyebabkan gaya apung ke
atas di udara di sekitar kita. Pada dasarnya, tekanan udara di bawah benda lebih besar
daripada diatasnya, sehingga mendorong udara keatas lebih besar dibanding ke bawah. Tapi
gaya apung ini adalah lemah dibandingkan dengan gaya gravitasi, hanya sekuat berat udara
yang dipindahkan oleh suatu benda. Jelas, sebagian besar benda padat apa pun akan menjadi
lebih berat daripada udara yang dipindahkan, sehingga gaya apung tidak bergerak sama
sekali. Gaya apung hanya dapat memindahkan hal-hal yang lebih ringan daripada udara di
sekitar mereka.

Untuk membuat benda mengapung di udara, maka harus lebih ringan daripada volume
yang sama udara di sekitarnya, yaitu dengan mengisi balon dengan udara yang tidak terlalu
padat daripada udara sekitarnya. Karena udara dalam balon memiliki kurang massa per unit
volume daripada udara di atmosfer yang membuatnya lebih ringan sehingga gaya apung akan
mengangkat balon ke atas. Tetapi sekali lagi, lebih sedikit partikel per volume udara artinya
tekanan udara lebih rendah, sehingga tekanan udara sekitar akan menekan balon udara
sampai kepadatan di dalamnya sama dengan kepadatan udara di luar.

Ada lebih sedikit partikel udara per satuan volume di dalam balon, tetapi karena
partikel-partikel tersebut bergerak lebih cepat, dalam dan luar tekanan udara yang sama.

Dengan asumsi bahwa udara di balon dan udara di luar balon ada di bawah kondisi yang
persis sama. Maka, jika kita mengubah kondisi udara di dalam balon, kita dapat mengurangi
kepadatan, sekaligus menjaga tekanan udara yang sama. Kekuatan tekanan udara pada objek
tergantung pada seberapa sering berbenturan dengan partikel-partikel udara objek, serta gaya
masing-masing tabrakan. Kita melihat bahwa secara keseluruhan kita dapat meningkatkan
tekanan dalam dua cara :

 Meningkatkan jumlah partikel udara sehingga ada sejumlah besar partikel berdampak
atas luas permukaan tertentu.
 Meningkatkan kecepatan partikel sehingga partikel menghantam daerah lebih sering
dan setiap partikel bertabrakan dengan kekuatan yang lebih besar.

Jadi, untuk menurunkan kerapatan udara dalam balon tanpa kehilangan tekanan udara,
Anda hanya perlu meningkatkan kecepatan partikel udara. Anda dapat melakukannya dengan
mudah dengan pemanasan udara. Partikel udara menyerap energi panas dan menjadi lebih
bereaksi. Hal ini membuat mereka bergerak lebih cepat, yang berarti mereka bertabrakan
dengan permukaan lebih sering, dan dengan kekuatan yang lebih besar.

Udara panas memberi tekanan udara yang lebih besar per partikel daripada udara dingin.
Jadi naiknya balon udara ke atas adalah karena balon tersebut dipenuhi dengan panas, udara
menjadi kurang padat dan dikelilingi oleh udara lebih dingin namun lebih padat.

Anda mungkin juga menyukai