Anda di halaman 1dari 5

1

Panduan Laporan Analisa Artikel Ilmiah

Petunjuk analisa artikel:

1. Jawablah pertanyaan-pertanyaan dibawah ini.


Nama Kelompok: Stase Ners: Manajemen Keperawatan (Kelas
Reguler A)
1. Lusi
2. Maretha Huda Pratiwi Mata kuliah: Manajemen Keperawatan
3. Raden Nur Hawa Islamiyah Nama Jurnal: Hubungan Tingkat Pengetahuan
4. Rai Adhi Tami Perawat Tentang Hais Dengan Kepatuhan
5. Rosa Amelia Mencuci Tangan Berdasarkan Five Moment Di
6. Tazkiya Igd Rsud Kotamobagu
7. Vika Sabilla
The Relationship between Nurses Knowledge
Level About Menstruation and Handwashing
Compliance Based on Five Moments at Igd
RSud Kotamobagu
Volume : Vol.2
Isu : No.2
Tahun Terbit : 2019

Judul Penelitian:

Judul jurnal yang dipublikasi “Hubungan Tingkat Pengetahuan Perawat Tentang Hais
Dengan Kepatuhan Mencuci Tangan Berdasarkan Five Moment Di Igd Rsud Kotamobagu”
sudah sesuai dengan isi yang terdapat dalam jurnal. Di dalam jurnal ini penulis menjelaskan
bagaimana penulis melakukan penelitian terkait tingkat pengetahuan dan kepatuhan mencuci
tangan di ruang IGD RSUD Kotamobagu yaitu menunjukkan terkait hasil survey data awal
yang dilakukan di Bagian Diklat PPI RSUD Kotamobagu terdapat jumlah perawat sebanyak
31 perawat, sementara dari komite PPI di RSUD Kotamobagu didapatkan angka kepatuhan
hand hygine perawat dari bulan Oktober-Desember 2018 menunjukkan presentasi kepatuhan
minimal yaitu 71% sedangkan angka kepatuhan standar menurut WHO adalah >85%.
Penulis (Author):

Fitry Mongilong
Fitry Mongilong tidak memiliki beberapa rekam jejak penelitian.
Lokasi dan Tahun Penelitian:
2

Penelitian ini telah dilaksanakan pada bulan juli 2019 dan dilakukan di ruang IGD RSUD
Pasar Rebo kotamobagu.

A. Analisa Kualitas Penelitian:


1. Masalah dan tujuan penelitian
Pada jurnal penelitian ini penulis menyampaikan masalah penelitian yaitu terkait
Hubungan Tingkat Pengetahuan Perawat Tentang Hais Dengan Kepatuhan Mencuci
Tangan Berdasarkan Five Moment Di IGD Rsud Kotamobagu bahwa berdasarkan hasil
survey didapatkan angka kepatuhan hand hygine perawat dari bulan Oktober-Desember
2018 menunjukkan presentasi kepatuhan minimal yaitu 71%. Dengan belum optimalnya
kepatuhan terkait cuci tangan dapat menimbulkan infeksi nosokomial atau Healthcare-
Associated Infections (HAIs). Maka dari itu penulis melakukan implementasi kepada
pasien untuk bersama sama meningkatkan lagi terkait peningkatan five moment. Dilihat
dari masalah ini, masalah sudah cukup mewakilkan fenomena yang terjadi.

Tujuan dari penelitian ini sesuai dengan masalah yang di temukan yaitu kurang
optimalnya penerapan pre ecaution universal kepada perawat diruang igd, salah satunya
adalah terkait “five moment”.

2. Metode Penelitian
a. Desain Penelitian
Metode yang ditetapkan pada penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif yang
menggunakan metode deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional study,
dimana peneliti akan memfokuskan penelitian pada hubungan variabel independen yaitu
pengetahuan perawat tentang HAI’s dan variabel dependen yaitu kepatuhan mencuci
tangan berdasarkan five moments, Penelitian ini telah dilaksanakan pada bulan Juli
2019, di IGD RSUD Kotamobagu.
Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini adalah total sampling atau sampel
jenuh, jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 30 perawat.

b. Populasi dan sampel


Populasi penelitian yaitu perawat di ruang IGD RSUD Pasar Rebo. Sampel yang
digunakan didalam jurnal ini yaitu 30 perawat di ruang IGD. Sample dalam penelitian
ini dipilih sesuai dengan tujuan dari penelitian yaitu perawat IGD.
3

- Kriteria Inklusi dan Eklusi


Kriteria inklusi dan ekslusi dalam jurnal ini tidak di jelaskan dalam jurnal,
peneliti juga tidak mnejabarkan secara rini jumlah populasi yang digunakan
dalam jurnal penelitian ini.

c. Instrumen
Pada penelitian ini instrumen yang digunakan yaitu Instrumen dalam penelitian ini
menggunakan kuesioner dan observasi.

d. Analisis Data Yang Digunakan


Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data kuantitatif berupa
kuesioner dan observasi dimana data yang telah terkumpul dilakukan analisis untuk di
lakukan uji statistik chi square.

3. Hasil Penelitian
Hasil penelitian jurnal menurut Mongilong (2019) menjelaskan bahwa Distribusi
Frekuensi Berdasarkan Variabel Kepatuhan Mencuci Tangan di IGD RSUD
Kotamobagu menunjukkan sebagian besar perkembangan personal sosial anak yang baik
paling dominan berjumlah 25 responden (61%) sedangkan yang tidak baik berjumlah 16
responden (39%) dari total 41 responden.

Hasil penelitian menurut Mongilong (2019) Juga menjelaskan bahwa dari 17 (56,7%)
responden yang memiliki pengetahuan tentang HAIs dengan kategori baik sebagian
besar memiliki kepatuhan mencuci tangan yang baik berjumlah 17 (56,7%) responden,
sebagian kecil kepatuhan mencuci tangan yang kurang berjumlah 0 (0%) responden.
Sedangkan dari 13 (43,3%) responden yang berpengetahuan kategori kurang sebagian
besar memiliki kepatuhan mencuci tangan yang kurang berjumlah 13 (43,3%) responden,
sebagian kecil memiliki kepatuhan mencuci tangan yang baik berjumlah 0 (0%)
responden.

Hasil analisis hubungan tingkat pengetahuan perawat tentang HAIs dengan kepatuhan
mencuci tangan berdasarkan five moment di IGD RSUD Kotamobagu menggunakan uji
Chi Square. Dari tabel diatas dapat diketahui bahwa nilai p-value 0,000 < 0,05. Hasil
menunjukan ada hubungan bermakna antara tingkat pengetahuan perawat tentang HAIs
4

dengan kepatuhan mencuci tangan berdasarkan five moment di IGD RSUD


Kotamobagu.

4. Diskusi
Dalam jurnal ini peneliti tidak menjelaskan diskusi dari hasil penelitian yang dilakukan
mengenai Hubungan tingkat pengetahuan perawat tentang hais dengan kepatuhan
mencuci tangan berdasarkan five moment di igd rsud kotamobagu.

5. Kesimpulan dan rekomendasi


Dalam jurnal ini peneliti menyimpulkan bahwa Teridentifikasi tingkat pengetahuan
perawat tentang HAIs di IGD RSUD Kotamobagu sebagian besar dengan kategori baik.
Teridentifikasi kepatuhan mencuci tangan berdasarkan five moment di IGD RSUD
Kotamobagu sebagian besar dengan kategori baik. Teranalisis hubungan tingkat
pengetahuan perawat tentang HAIs dengan kepatuhan mencuci tangan berdasarkan five
moment di IGD RSUD Kotamobagu.

Rekomendasi yang disampaikan oleh penulis termasuk rekomendasi di area keperawatan


yaitu diharapkan perawat dapat menerapkan kepatuhan cuci tangan atau five moment
untuk menghindari terjadinya infeksi nosocomial atau Healthcare-Associated Infections
(HAIs).
6. Keterbatasan
1. Kriteria inklusi dan eksklusi tidak dijelaskan dalam jurnal
2. Diskusi tidak dijelaskan dalam jurnal

B. Level Artikel
Level artikel yang dilakukan peneliti termasuk kepada level II, dimana level II
merupakan experimental study adalah kegiatan percobaan yang bertujuan untuk
mengetahui suatu gejala atau pengaruh yang timbul, selagai akibat dari adanya perlakuan
tertentu.

Kesimpulan Kualitas Artikel


□ Kualitas sangat baik
Kualitas baik
5

□ Kualitas rendah

Manfaat Bagi Keperawatan


Menurut kelompok artikel penelitian ini sangat cocok untuk diterapkan di lahan karena sudah
terbukti adanya hasil yang baik setelah dilakukannya tindakan tersebut pada respoden.
Adanya penerapan cuci tangan terkait five moment yang dilakukan secara rutin pada
responden akan membuat peluang terjadinya infeksi nosocomial lebih kecil.