Anda di halaman 1dari 4

Pasien Baru IGD : 5 orang

1.Saenul / 46 tahun / 18.43.06

S: Pasien laki-laki 46 tahun, dibawa ke IGD RSKD Dadi oleh keluarga untuk ke-3 kalinya, karena
gelisah, dialami sejak 6 bulan yang lalu dan memberat sejak 1 bulan yang lalu. Pasien melempar-
lempar barang, membawa kayu, berbicara dan tertawa sendiri. Pasien mendengar suara
tetangganya yang mengajak pasien untuk berkelahi, mengadu domba pasien, dan menuduh pasien
meminang tetangganya. Makan baik, tidur terganggun sejak 6 bulan.

Awal perubahan perilaku sejak 10 tahun yll, sejak pulang dari luar kota, pasien merasa dibenci orang,
dan mulai berbicara sendiri, mondar mandir dirumah.

Pasien dibawa ke dukun,sempat membaik, lalu kambuh lagi. Tahun 2015 pasien dibawa ke RS
Bantaeng (Rawat jalan, obat yang diberikan lupa) setelah berobat blm ada perubahan. Kemudian
dibawa ke RSKD Dadi, dirawat inap selama 15 hari, sudah membaik, namun tidak minum obat
teratur (obat lupa). Tahun 2020 dibawa kembali ke RSKD Dadi, dirawat inap selama 4 bulan,
kemudian kontrol rutin di Poli, namun saat ini sudah 5 bulan tidak minum obat. Pasien mendapat 3
jenis obat, namun lupa obat apa dan warna apa.

O:

Kontak mata ada, verbal ada

Verbalisasi spontan, lancar, intonasi biasa

Psikomotor : Gelisah

Afek : terbatas

Ggn isi pikir : waham curiga (pasien meyakini diadu domba oleh tetangga dan dituduh meminang
tetangganya)

Ggn persepsi : halusinasi auditorik (mendengar suara tetangga yang mengadu domba dan mengajak
pasien berkelahi)

Arus pikiri : kadang irrelevan

PANSS EC 16

A:

Skizofrenia Paranoid

P:

Inj. Lodomer 1 amp / IM / ekstra

Risperidone 2mg 1 tab/12jam/oral

Clozapine 25mg 1 tab/24jam/oral (malam)


Swab Antigen

2.Made Amin / 78 tahun / 19.13.72

S: Pasien laki-laki 77 tahun, dibawa ke IGD RSKD Dadi oleh keluarga untuk ke-2 kalinya, karena
gelisah, dialami sejak 8 bulan yang lalu dan memberat sejak 1 minggu yang lalu. Pasien berbicara
terus menerus mengenai nabi-nabi, berbicara bahwa tidak ada yang mengurus pasien, membuka
baju dan celana sampai celana dalam karena merasa panas. Pasien juga berteriak-teriak menghina
tetangga, dan menganggap tetangga mau membunuhnya. Makan kurang dalam 1 minggu terakhir,
minum kurang, tidur tergnggu 1 minggu terakhir.

Awal perubahan terjadi pada tahun 2015, sering berkeliaran di jalan tidak memakai baju dan celana
selama 1 bulan, tidak ada keluarga yang mengurus, sering berbicara sendiri. Pasien dirawat selama 3
bulan di RSKD Dadi.

Pengobatan terakhir di Puskesmas Siwa bulan April 2021, mendapat obat 3 macam, warna merah,
putih, kuning. Pasien tidak pernah kontrol kembali, dan tidak minum obat teratur 8 bulan terakhir.

O:

Kontak mata ada, verbal ada

Verbalisasi, spontan, lancar, intonasi biasa

Psikomotor : Gelisah

Afek : terbatas

Ggn isi pikir : observasi

Ggn persepsi : observasi

Arus pikiri : irrelevan

PANSS EC 16

A:

Ggn Psikotik Non Organik

GMO blm dapat disingkirkan

P:

Inj. Lodomer 1/2 amp / 12 jam / IM

Inj. Diphenhindramin 1cc/IM jika EPS

Swab Antigen
3.Muh. Rinaldy / 21 tahun / 19.13.75

S: Pasien laki-laki 21 tahun, dibawa ke IGD RSKD Dadi oleh keluarga untuk pertama kalinya, karena
mengamuk, dialami sejak 3 bulan yang lalu dan memberat sejak 1 minggu terakhir. Pasien memukul
ayahnya, pergi kerumah tetangga yang pintunya terbuka, sering memaki-maki orang yg lewat,
berbicara sendiri, pasien juga mendengar suara wanita yang memaki pasien.

Awal perubahan 2019, berbicara dan tertawa sendiri, sering memukul-mukul telinga sendiri.

Riwayat berobat di RS di Kendari pada tahun 2020, mendapatkan obat risoeridone 2mg 2x1 dan
trihexyphenidyl 2mg 2x1, pasien dirawat inap selama 6 bulan, namun pulang paksa karena ibu tidak
tega melihat anak berkelahi di RS. Pasien mulai tidak teratur minum obat 2 minggj terakhir.

O:

Kontak mata ada, verbal ada

Verbalisasi spontan, lancar, intonasi meningkat

Psikomotor : Gelisah

Afek : hostile

Ggn isi pikir observasi

Ggn persepsi : observasi

Arus pikiri : irrelevan

PANSS EC 22

A:

Skizofrenia YTT

P:

Inj. Lodomer 1amp / 8 jam / IM

Inj. Diphenhindramin 1cc/IM jika EPS

Swab Antigen

4.Fajrin Fajar / 18 tahun / 19.13.76

S: Pasien laki-laki 18 tahun, dibawa ke IGD RSKD Dadi oleh keluarga untuk pertama kalinya, karena
mengamuk, dialami sejak 5 hari yang lalu dan memberat sejak 2 hari terakhir. Pasien mau memukul,
menendang ember dan kursi, berbicara dan tertawa sendiri, berbicara dengan cermin, selalu mau
keluar rumah dan menakut-nakuti orang. Pasien mendengar suara laki-laki dan perempuan, dan
merasa ada yang mau membusur / memanah pasien. Pasien biasa mengencingi dirinya sendiri, dan
suka main air sambil membasahi rambutnya. Pasien juga pernah membuka celana dan
memperlihatkan alat kelamin ke orang orang yg lewat.

Awal perubahan pada tahun 2018, pasien tidak mau berbicara selama 1 bulan, merasa ada yang
mencekik lehernya, dan juga pasien melakukan gerak jalan dan hormat seperti saat upacara.

Pasien sempat dibawa ke dukun, namun tidak membaik, lalu dibawa ke RS Gowa di poli jiwa pada
tahun 2018, dan diberi obat (nama dan warna obat lupa), kemudian pernah juga dibawa ke klinik
kemudian diberikan obat suntikan. Perubahan mulai terjadi sejak ada pohon jatuh menimla rumah
pasien, dan pasien sangat kaget.

O:

Kontak mata ada, verbal ada

Verbalisasi spontan, lancar, intonasi meningkat

Psikomotor : Gelisah

Afek : irritable

Ggn isi pikir : observasi (merasa ada yang mau membusur / memanah pasien)

Ggn persepsi : halusinasi auditorik (suara laki-laki dan perempuan, isi pembicaraan tidak jelas)

Arus pikiri : irrelevan

PANSS EC 18

A:

Ggn Psikotik Non Organik

DD/ GMP

P:

Inj. Lodomer 1amp / 8 jam / IM

Inj. Diphenhindramin 1cc/IM jika EPS

Swab Antigen

Cek NAPZA Urin