Anda di halaman 1dari 14

MAKALAH

“ POTENSI, PRESTASI, DAN


KEUNGGULAN BANGSA INDONESIA “
Mata Kuliah : Kewarganegaraan

Dosen Pengampu : Asti Dwiyanti, S.H.,M.H

ANDI TENRIOLA
4520023068

Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Departemen


Ilmu Hubungan Internasional,
Universitas Bosowa, Makassar
April, 2021

1
KATA PENGANTAR

Puji syukur kita panjatkan kehadirat Allah SWT atas segala karunia-Nya yang telah
dilimpahkan kepada kita semua sehingga kami dapat menyelesaikan makalah final test
yang berjudul “ POTENSI, PRESTASI dan KEUNGGULAN BANGSA INDONESIA “,
untuk memenuhi tugas mata kuliah KEWARGANEGARAAN yang diampu oleh ibu
Asri Dwiyanti, S.H.,M.H.

Maksud dan tujuan dari pembuatan makalah ini adalah guna mengetahui penjelasan
tentang POTENSI, PRESTASI dan KEUNGGULAN BANGSA INDONESIA. Dan
kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang membantu dalam pembuatan
makalah ini.

Karena keterbatasan pengetahuan maupun pengalaman yang saya miliki, saya yakin
masih banyak kekurangan dalam makalah ini. Oleh karena itu, kami sangat
mengharapkan kritik dan saran yang membangn dari pembaca demi kesempurnaan
makalah ini.

Bone, 10 Mei 2021

Andi Tenriola

2
DAFTAR ISI

Kata Pengantar....................................................................................................................i

Daftar Isi............................................................................................................................ii

BAB I PENDAHULUAN..................................................................................................1

A. Latar Belakang.....................................................................................................1

B. Rumusan Masalah................................................................................................1

C. Tujuan..................................................................................................................1

BAB II PEMBAHASAN....................................................................................................2

1. Potensi Bangsa Indonesia.....................................................................................2

2. Prestasi Bangsa Indonesia.....................................................................................5

3. Keunggulan Bangsa Indonesia.............................................................................8

BAB III PENUTUP..........................................................................................................10

D. Kesimpulan........................................................................................................10

E. Saran...................................................................................................................10

Daftar Pustaka...................................................................................................................11

3
BAB I

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang

Indonesia adalah negara kesatuan yang berbentuk republik dan berasaskan demokratis.
Wilayah Indonesia membentang dari Sabang sampai Merauke. Dengan wilayah yang luas
apalagi dengan kekayaan yang melimpah, baik di bidang kelautan, kehutanan, pertambangan,
budaya, dan lain-lain. Bangsa Indoneisa mempunyai potensi dan keunggulan yang luar biasa
yang tak kalah dari negara-negara lain didunia. Dengan potensi yang dimiliki, bangsa
Indonesia mampu menorehkan prestasi yang sangat luar biasa yang diakui oleh dunia.

Tapi dengan semua potensi yang dimiliki, bangsa Indonesia belum sepenuhnya
mampu mengeksplorasi SDM (sumber daya manusia) dan SDA (sumber daya alam) yang
dimiliki. Untuk itu, pemerintah dan masyarakat Indonesia harus mampu bergotong royong
demi kemajuan bangsa Indonesia baik dibidang prestasi nasional maupun internasional.

B. Rumusan Masalah

Masalah yang dibahas dalam penulisan makalah ini adalah :

1. Apa sajakah potensi yang dimiliki oleh bangsa Indonesia?

2. Bagaimanakah keunggulan bangsa Indonesia?

3. Apa sajakah prestasi bangsa Indonesia?

C. Tujuan

Untuk menambah wawasan para pemabaca mengenai Indonesia, dari segi potensi,
prestasi dan keunggulan bangsa Indonesia.

4
BAB II

PEMBAHASAN

1. Potensi Bangsa Indonesia

Benar-benar luar biasa negeri kita Indonesia ini, Negara dengan ribuan pulau,
ribuan budaya, ribuan bahasa yang tersebar di negeri ini. Begitu kayanya negeri ini,
hingga tidak akan habis kekayaannya meskipun dikeruk belanda selama 350 tahun
hingga menjadikan negeri kincir angin itu menjadi sebuah negara terkaya waktu itu.
Orang-orang seluruh dunia tidak akan benar-benar paham siapa sesungguhnya bangsa
Indonesia itu. Mereka akan kaget setengah mati bahwa ternyata bangsa Indonesia adalah
bangsa yang tidak bisa dikalahkan. Mereka tidak pernah tahu bahwa bangsa Indonesia
tidak hanya merupakan bangsa bibit unggul namun lebih dari itu, dari konteks evolusi
pemikiran, kebudayaan dan peradaban, bangsa kita adalah bangsa yang berada pada
garda terdepan (avant garde nation) yang derap sejarahnya selalu saja berada beberapa
langkah di depan bangsa-bangsa lain yang ada di muka bumi. Sebagai contoh, letak
geografis Indonesia sangat strategis sehingga mempunyai SDA (sumber daya alam) yang
sangat melimpah mulai dari hasil laut, pertanian, pertambangan, dan lain-lain. Bahkan
seandainya hanya menamcapkan tongkat di tanah Indonesia, tongkat itu dapat tumbuh
menjadi sebuah pohon. Bukankah itu sebuah anugrah dari Allah Swt., yang harus
disyukuri, dikelola dan dijaga kelestariannya dengan baik oleh bangsa Indonesia.
Sebagaimana firman Allah dalam surat Al Hijr ayat 19, yang artinya, “Dan kami Telah
menghamparkan bumi dan menjadikan padanya gunung-gunung dan kami tumbuhkan
padanya segala sesuatu menurut ukuran.”

Negeri ini pun memiliki potensi luar biasa dalam menyerap berbagai budaya
yang ada di dunia. Kita bisa melihat segala macam model pakaian dan budaya di dunia
ada di Indonesia, bangsa Barat pun tidak akan mampu menyerap budaya Indonesia
misalnya dengan menggunakan kebaya di jalan-jalan. Namun di indonesia, pakaian dari
negeri manapun dipakai disini. Musik apapun ada disini. Orang Barat hanya bisa
menyanyikan lagu-lagu Barat, orang Negro juga hanya bisa menyanyikan lagu-lagu
Negro, orang Cina hanya bisa menyanyikan lagu-lagu Cina. Orang Arab tidak akan bisa
membawakan lagu Negro dan begitu sebaliknya. Tetapi, orang Indonesia mampu

5
melantunkan lagu-lagu Arab, Negro, Barat, Cina, Blues, Rock, apalagi lagu dangdut.
Orang miskin yang ada di Indonesia pun jika dilihat masih mampu untuk berbuat
sombong dan dengan penuh percaya diri mereka akan mengatakan,“Lho, sudah miskin
kok ndak boleh sombong. Rugi dua kali dong!”. Orang yang tidak punya saja masih
mampu untuk nraktir. Di negara manalagi hal tersebut terjadi jika tidak di Indonesia?
Kita bisa melihat pula ratusan rongsokan motor, sampah elektronik, dan komputer yang
diserahkan kepada orang Indonesia akan kembali berfungsi dan menjadi sesuatu yang
baru, dalam waktu tidak kurang dari satu minggu.

Dari sudut kewibawaan, bangsa mana di seluruh dunia yang mampu memiliki
wibawa sebagaimana wibawa yang dimiliki bangsa indonesia?. Meskipun itu
seorang profesor di London atau di manapun, mereka hanya memiliki kepintaran namun
tidak mempunyai wibawa. Mereka hanya Pandai secara akademis, namun tidak berani.
Lain halnya dengan Orang Indonesia: meskipun tidak mempunyai pekerjaaan dan tidak
pernah sekolah tapi galaknya setengah mati. Meskipun tidak memiliki uang namun
berani untuk berkali-kali menikah. Namun sayang, justru karena wibawa ini kita menjadi
malas untuk melakukan apa saja. Maka munculah istilah Bonek. Bonek tidak hanya ada
di Surabaya melainkan di seluruh Indonesia. Semua orang Indonesia ber-bondo nekat.
Apakah bukan bonek jika orang berani mencalonkan menjadi anggota DPRD, DPR atau
bahkan Walikota, Gubernur, Presiden padahal dia tidak memiliki kemampuan untuk
mengatasi masalah. Kita harus mempelajari mengapa fenomena bonek bisa timbul di
Indonesia. Apa keistimewaannya dan apa keburukannya. Sebagai sebuah potensi, bonek
tidak bisa dilawan dan karena itulah Surabaya digelari sebagai kota pahlawan. Mana ada
yang berani perang dengan berbekal bambu runcing, jika bukan bonek. Kalau kita
melihat secara positif, sesungguhnya bonek adalah bahasa Jawa dari kata tawakkal. Dan
kita tahu bahwa tawakkal, beserta jihad dan syahid, adalah tiga senjata yang sangat
ditakuti di manapun di dunia ini.

Tidak hanya Rakyat Sipil yang memiliki konsep tawakal dan berserah diri.
Angkatan Perang kitapun juga memiliki konsep yang tidak jauh hebat. Mereka memiliki
konsep rendah hati dan tawakal yang begitu membumi. Bisa dibayangkan untuk
melindungi negara yang wilayahnya terbentang sepanjang 3.977 mil di antara Samudera
Hindia dan Samudera Pasifik dengan Luas daratan 1.922.570 km² dan perairannya
3.257.483 km, Angkatan Perang kita hanyalah mendapatkan anggaran 3% dari total
APBN. Angkatan Perang kita yakin dengan bermodalkan konsep tawakal maka bangsa
kita mampu mengalahkan musuh. Ini terbukti sejak 56 tahun yang lalu bahwa bangsa

6
Indonesia mampu mengusir penjajah dari negeri ini dengan hanya bersenjatakan bambu
runcing dan parang, bukankah itu hal yang luar biasa. Ini haruslah dimengerti, mengapa
bangsa ini memiliki jumlah unit alutsista yang sedikit dibandingkan wilayah yang harus
dilindungi karena bangsa Indonesa tidak akan pernah memilih suatu sikap sosial
yang gemedheataupun adigang adigung adiguna. Kita tak akan pernah mau pamer
keunggulan atau gagah-gagahan kepada bangsa lain, dan disitulah letak keunggulan
budaya kita. Kita tidak akan mencari kepuasan hidup dengan melalui sikap ngendas-
ngendasi bangsa lain, seperti yang Amerika Serikat dan Sekutunya lakukan kepada
negara-negara di Timur tengah. Karena itulah Departemen yang membidanginya
dinamakan Departemen Pertahanan dan bukan Departmen Penyerangan. Kita adalah
bangsa yang memiliki kemuliaan batin karena sanggup mempraktekkan budaya andap
asor, budaya rendah hati.

Sementara orang-orang di negeri lain begitu serius dan tegang dalam menjalani
hidup ini. Orang Indonesia sangat mudah tersenyum, ceria, tidak tegang, dan punya
banyak cara untuk menertawakan keadaan, dan hal tersebut di satu sisi sangat
menyehatkan jiwa mereka. Karena itulah bangsa Indonesia begitu tabah meskipun
banyak musibah yang datang silih berganti. Semua sifat dan potensi bangsa Indonesia
sangatlah positif dalam menyongsong masa depan negeri ini. Potensi bangsa Indonesia
sangatlah besar untuk bisa tampil dalam panggung kepemimpinan dunia, asal saja kita
mau dan serius dan mau mencari formulasi yang tepat. Sekali lagi kita simpulkan bahwa
orang Indonesia memiliki budaya yang kuat, iman yang kuat, dan tawakkal yang tidak
kalah kuat. Namun sayang kurang serius dalam berilmu, namun ini bukan berarti bodoh.
Serius dalam berilmu bisa diartikan keinginan untuk mempelajari bahwa sesungguhnya
bangsa Indonesia adalah bangsa yang hebat dan begitu hebatnya, hingga ketika menjadi
malaikat pun pintar dan ketika menjadi setan pun menjadi setan yang jagoan. Tak ayal
Indonesia ini sebuah negeri yang kontraversial. Di lain pihak akan tampak sebuah negeri
yang miskin dan dilanda krisis. Namun, sungguh kita tidak bisa menemukan tingkat
kemewahan hidup melebihi di dunia yang melebihi orang-orang Indonesia.

Serius dalam berilmu bisa juga berarti menyadari bahwa hanya bangsa yang
besar yang mampu menerima ujian beruntun dan mampu merubah berbagai kejadian
yang terjadi untuk menjadi kekuatan dalam rangka bersiap menyambut takdirnya sebagai
bangsa pemimpin jagad raya.

7
2. Prestasi Bangsa Indonesia

Tahun ini indonesia banyak didera bencana (peristiwa-peristiwa tahun 2009), lalu
isu-isu politik baik pra pemilu maupun pasca pemilu, sehingga prestasi anak bangsa
seakan tak bergaung. Tapi, jangan mudah putus asa dalam menggapai prestasi karena
prestasi hanyalah sebuah jalan, seberapa jauh yang dicapai semua tergantung dari
seberapa keras usaha yang dilakukan masing-masing orang. Sebagaimana firman Allah
Swt., dalam surat Al Ankabut ayat 6 yang artinya, “Dan barang siapa yang berjihad,
Maka sesungguhnya jihadnya itu adalah untuk dirinya sendiri. Sesungguhnya Allah
benar-benar Maha Kaya (Tidak memerlukan sesuatu) dari semesta alam.” Oleh karena itu
kita sebagai bangsa Indonesia harus berusaha semaksimal mungkin untuk
mengembangkan potensi yang dimiliki bangsa Indonesia agar dapat diakui oleh dunia.

Pada makalah ini saya hendak merangkum prestasi yang ditorehkan anak bangsa
pada tahun 2009 yang diakui oleh dunia, yaitu :

1. ‘Lapangan Hijau’ Juarai YMDA (Yahoo Mobile Developer Award 2009)

Akhirnya Yahoo memilih Rafeequl sebagai pemenang ‘Best Show’ dalam ajang
kompetisi developer aplikasi mobile Yahoo Mobile Developer Award (YMDA) 2009
Indonesia, Sabtu 16 Mei 2009. “Kami berdiskusi dengan sangat alot untuk menentukan
pemenang Best Show,” ujar Mathias Kunze, Managing Director Yahoo Mobile Asia
Pacific pada acara grand final YMDA di Plaza Senayan Jakarta.

2. Mahasiswa Unikom Juara Kontes Robot Internasional

Tim Robot Indonesia dari Universitas Komputer Indonesia (Unikom) di Bandung


berhasil meraih juara pertama dan memperoleh medali emas dalam ‘International
Robogames’yang diselenggarakan di San Francisco, Ameriksa Serikat, Ahad (14/6). Tim
Indonesia berhasil menyingkirkan lawan-lawan dari negara maju seperti Inggris dan AS.
“Kemenangan Indonesia diperoleh melalui penampilan Robot DU-114 yang meraih
waktu tercepat dalam mencari sumber api dan memadamkannya dengan semprotan air
secara otomatis. Api diperagakan dengan menggunakan lilin,” ujar Direktur Penelitian
dan Pengabdian kepada Masyarakat, Ditjen Dikti Depdiknas, Suryo Hapsoro Tri Utomo
saat menjemput kedatangan Tim Robot Indonesia di Bandara Soekarno-Hatta
Cengkareng, Kamis (18/6)

3. Siswa Indonesia Raih Medali Emas Olimpiade Biologi

8
Tim Indonesia yang mengikuti Olimpiade Biologi Internasional (IBO) ke-20
pada 12-18 Juli 2009 di Tsukuba, Jepang, berhasil meraih satu medali emas. Departemen
Luar Negeri RI melalui siaran pers di Jakarta, Senin (20/1), menyebutkan medali emas itu
disumbang Anugerah Erlaut, siswa kelas XII, SMA Kharisma Bangsa, Tangerang. Dalam
olimpiade yang diselenggarakan bertepatan perayaan 200 tahun Charles Darwin dan 150
tahun publikasi The Origin of Spesies itu, tim Indonesia juga meraih satu medali perak
dan satu medali perunggu, masing-masing diraih oleh Irfan Haris siswa kelas X, SMAN 1
Pringsewu, Lampung dan Elbert Wijaya siswa kelas XII, SMANK 1 Penabur Jakarta.

~ Tim Olimpiade Fisika Indonesia Berhasil Pertahankan Emas

Tim Olimpiae Fisika Indonesia (TOFI) berhasil mempertahankan medali emas


dalam kejuaraan International Physics Olympiad (IPHO) ke-40 di Merida Yucatan
Mexico pada 12-19 Juli 2009. “Kami tidak menemukan kendala karena soal tahun ini
lebih mudah dibandingkan tahun lalu,” ujar peraih medali emas IPHO ke-40 di Meksiko,
Fernaldo Richtia Winnerdy, ketika tiba di Bandara Soekarno-Hatta, di Jakarta, Rabu
petang.

~ Suryo Agung Rebut Dua Emas di Vietnam

Pelari jarak pendek asal Jawa Tengah, Suryo Agung Wibowo berhasil meraih dua
medali emas pada Kejuaraan Atletik Vietnam Open, 11-12 Juli 2009. Suryo Agung ketika
dihubungi dari Semarang, Selasa, mengatakan, dua emas tersebut didapat dari nomor lari
100 meter dengan catatan waktu 10,38 detik dan 4x100 meter estafet beregu putra dengan
catatan waktu 40,43 detik. Pelari kelahiran Kecamatan Banjarsari Solo tersebut mengakui,
dengan catatan waktu tersebut terutama untuk nomor spesialisnya lari 100 meter memang
belum mampu mendekati catatan waktu terbaik yang dicatat pada SEA Games 2007
Thailand, yaitu 10.25 detik.

4. Mahasiswa UI Runner Up Kejuaraan Hukum Asia–Pasifik

Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Indonesia (FHUI) yang tergabung


dalam theInternational Law Moot Court Society (ILMS) meraih juara dua (runner up)
dalamInternational Maritime Law Arbitration Moot 2009 yang diselenggarakan di
Brisbane, Australia. Tim FH UI diwakili Titis Lintang Andari (2005), Camelia Simbolon
(2005), Bintang Taufiq Hidayanto (2006), Sasha Izni (2007), dan Muhammad Subarkah
2008 dengan pelatih Miranda Anwar, S.H.

5. Laskar Pelangi Meraih Golden Butterfly Award di Iran

9
Iran, negeri yang banyak menghasilkan film bermutu dengan bintang anak-anak,
terpukau menyaksikan Laskar Pelangi. Film yang disutradarai oleh Riri Riza itu baru saja
memenangkan penghargaan The Golden Butterfly Award untuk kategori film terbaik
di Internasional Festival of Films for Children and Young Adults di Hamedan, Iran.

6. Satu Medali Emas, Kado HUT RI

Pebalap sepeda putri Indonesia, Santia Tri Kusuma, meraih medali emas
nomor Omnium Kejuaraan Balap Sepeda Asia 2009, Minggu (16/8), sekaligus
menghadiahkan kado manis bagi HUT Proklamasi Kemerdekaan RI. Di lintasan
Velodrom Tenggarong, Kalimantan Timur, yang sepi, Santia menyumbang satu emas di
tengah persiapan yang terbatas. Nilai akumulasi Santia di Omnium, yakni 11,
mengalahkan dua pesaing utamanya. Mereka adalah Sutharat Bunsarat (Thailand) yang
meraih perak dengan 12 angka dan pebalap Taiwan, Hsiao Mei Yu, yang mendapat 15
angka.

7. Paduan Suara Indonesia Raih 3 Emas di Italia

Paduan Suara Mahasiswa Institut Pertanian Bogor (PSM-IPB), Agria


Swara dan Paduan Suara Mahasiswa Perbanas meraih medali emas pada kompetisi
paduan suara internasional yang berlangsung simultan di dua kota Italia, Rimini dan
Rival Del Garda, Senin. Agria Swara, PSM-IPB meraih medali emas dari Presiden Italia
setelah merebut juara satu umum dalam grand final Kompetisi Paduan Suara
Internasional ke-3 di kota Rimini, kota wisata pantai sekitar 350 km dari Roma.

8. Pelukis Bocah Indonesia Terima Penghargaan

Direktur Galeri dan Pusat Seni Anak di Torun, Dariusz Delik, menyerahkan
piagam dan hadiah untuk Kevin Salim,(10) pemenang festival International Children`s
and Youth`s Art bertema “Always Green, Always Blue” di Torun, Polandia. Ketua
Dewan Juri XV International Children`s and Youth`s Art competition menyerahkan
hadiah untuk bocah berusia 10 tahun kepada Dubes RI untuk Warsawa, Polandia,
Hazairin Pohan yang selanjutnya dikirimkan ke Indonesia, ujar Counsellor Any Muryani
kepada koresponden Antara London,Rabu.

9. Sembilan Orang Indonesia menjadi Nominator Asia’s Best Young Entrepreneur 2009

Majalah Business Week menggelar Asia’s Best Young Entrepreneurs 2009 untuk
memilih pengusaha-pengusaha muda kreatif di Asia. Walaupun tak menempati urutan
pertama, sangat membanggakan bahwa Indonesia memiliki kandidat terbanyak dari 25

10
orang yang dinominasikan. Indonesia memiliki 9 nominator dan merupakan Negara
terbanyak yang masuk dalam nominasi disamping Negara Asia lainnya Singapura (5
nominator), Hongkong (2 nominator), China (2 nominator), Korea Selatan (2 nominator),
Thailand (2 nominator), India (1 nominator), Jepang (1 nominator), Taiwan (1 nominator)
dan Hong Kong (1 nominator).

3. Keunggulan Bangsa Indonesia

Bangsa ini, menurut Pembukaan UUD 1945 memiliki berbagai keunggulan yang
menjadikan bangsa ini berbeda dan unggul dari negara lainnya. Salah satu keunggulan
dari warga bangsa ini adalah, masyarakat Indonesia terkenal dengan gotong royong dan
musyawarah. Konsep dari gotong royong bukanlah sekedar pada setiap bulan masyarakat
yang berkumpul di suatu komunitas, seperti pedesaan melakukan kerja bakti dan
menghiasi perkampungannya ketika akan datang hari kemerdekaan Indonesia. Lebih dari
itu, konsep gotong royong adalah satu solusi arif untuk memecahkan masalah
kebangsaan yang mendera negara ini. Akan tetapi semangat gotong royong dan
musyawarah dari tahun ke tahun seperti memudar beriringan dengan kemajuan zaman
dan terlibatnya negara ini pada persaingan dunia dalam kerangka globalisasi. Maka
mengembalikan semangat gotong royong dan musyawarah ke dalam jiwa
setiap insane bangsa ini adalah suatu hal yang penting. Gotong royong dapat menjadi
jalan demi mengembalikan jati diri bangsa ini yang semakin tergerus oleh paham-paham
liberalisme, hedonisme, dan paham-paham lainnya yang bersifat individualistik.

Negara ini telah banyak didera oleh permasalahan kompleks yang menjadikan
bangsa ini terpuruk. Ketika kemiskinan melahirkan anarkisme dan terorisme maka
sebenarnya ada yang salah dengan konsep kebangsaan kita sekarang ini. Seharusnya para
elit pemerintahan dan orang-orang yang memiliki wewenang di negara seharusnya
memiliki kepedulian akan masalah-masalah yang ada di negara ini. Pemerintah dengan
masyarakat harus bekerjasama untuk mengembalikan jati diri bangsa ini yang didera
krisis dengan cara menumbuhkan kembali rasa gotong royong di antara jiwa warga
negara ini. Ketika para elit pemerintahan memiliki kekompakan dan bekerjasama dalam
mengatasi masalah kebangsaan, itulah yang dinamakan gotong royong. Sebagaimana
yang dianjurkan Allah Swt., dalam surat Asy-Syura’ ayat 38 yang artinya, “Dan (bagi)
orang-orang yang menerima (mematuhi) seruan Tuhannya dan mendirikan shalat, sedang

11
urusan mereka (diputuskan) dengan musyawarah antara mereka; dan mereka
menafkahkan sebagian dari rezki yang kami berikan kepada mereka.”

Bila hal itu dapat dilakukan maka masyarakat dapat melakukan gotong royong
dan musyawarah untuk menjadi masyarakat yang demokratis dan luhur, yang memiliki
cita-cita tinggi dan prestasi yang dapat dibanggakan di dunia. Maka untuk menumbuhkan
dan menggalakkan kembali rasa gotong royong dan musyawarah dalam diri bangsa ini,
pemerintah harus memulainya dengan menjalankan program-program yang dapat
menumbuhkannya kembali. Hal ini harus dimulai dari tingkatan daerah terlebih dahulu,
karena rasa ingin gotong royong akan lebih mudah muncul ketika pemerintah
memperhatikan masalah daerahnya terlebih dahulu. Seperti contohnya adalah apa yang
telah dilakukan oleh kota Blitar, kota ini mencanangkan apa yang disebut dengan
pencanangan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat, yang dicanangkan oleh
walikotanya Drs. Djarot Syaiful Hidayat. Bila pemerintahan daerah dapat menjalankan
program serupa, maka mengembalikan jati diri bangsa dengan jalan menumbuhkan salah
satu keunggulan bangsa ini, yaitu gotong royong dan musyawarah akan dapat terwujud.

Ketika bangsa ini dapat bersatu dalam konsep gotong royong dan musyawarah
yang merupakan bagian dari keunggulan bangsa ini, maka bukan tidak mungkin bangsa
ini dapat terbebas dari permasalahan kompleks yang telah mendera bangsa ini sekian
lamanya, yang menjadi masalahnya adalah apakah bangsa Indonesia bisa sadar seutuhnya
akan pentingnya gotong royong dan musyawarah ini? Pertanyaan itu hanya bisa dijawab
oleh kita sendiri, dan bila kita menyadarinya maka kita dapat mengembalikan jati diri
bangsa ini yang telah tergerus oleh nilai-nilai dan paham-paham yang tidak sesuai bagi
bangsa ini.

Dengan semua potensi, keunggulan dan prestasi bangsa Indonesia di atas, kita
patut bersyukur kepada Allah Swt., atas semua anugrah yang telah diberikan kepada
bangsa Indonesia, karena kita hanya patut bersyukur kepada Allah Swt.,. Sebagaimana
firman Allah Swt., dalam surat An Naml ayat 64 yang artinya, “Atau siapakah yang
menciptakan (manusia dari permulaannya), Kemudian mengulanginya (lagi), dan siapa
(pula) yang memberikan rezki kepadamu dari langit dan bumi? apakah disamping Allah
ada Tuhan (yang lain)?. Katakanlah: "Tunjukkanlah bukti kebenaranmu, jika kamu
memang orang-orang yang benar".

12
BAB III

PENUTUP

D. Kesimpulan

Bangsa Indonesia mempunyai potensi yang sangat besar, diantaranya letak geografis
Indonesia yang sangat strategis, sehingga bangsa Indonesia mempunyai SDA (sumber daya
alam) yang sangat melimpah. Selain itu, bangsa Indonesia pun mempunyai SDM (sumber
daya manusia) yang tak kalah dari bangsa lain, yang sudah terbukti telah memenangkan
beberapa kompetisi ditingkat dunia.

Bangsa Indonesia juga mempunyai keunggulan yang tidak kalah hebat dari bangsa
lain, bangsa Indonesia mempunyai masyarakat yang sangat peduli akan bangsa Indonesia.
Selain itu, masyarakat Indonesia terkenal dengan gotong royong dan musyawarah yang
sangat dikagumi oleh bangsa lain, karena negara Indonesia adalah negara demokratis dan
bersifat sosialisme yang tidak mementingkan kepentingan pribadi. Oleh karena itu, kita
sebagai bangsa Indonesia harus mensyukuri anugrah yang telah diberikan oleh Allah Swt.

E. Saran

Kita sebagai warga Indonesia semestinya harus tetap mempertahankan nama baik
negara dari juara-juara yang telah di raih oleh pemuda pemudi kita dulu. Kita juga harus
bisa seperti mereka yang selalu dan mampu mengharumkan nama baik negara kita bangsa
Indonesia.

13
Daftar Pustaka

1. Dadang Sundawa, dkk. 2008. Contextual Teaching and Learning Pendidikian


Kewarganegaraan Edisi 2. Jakarta: Pusat Perbukuan Depdiknas.

2. http://www.geogle.co.id/potensibangsaindoneia.com

3. http://www.geogle.co.id/abcd.kreatips/keunggulanindonesia.com

4. http://www.geogle.co.id/prestasibangsaindonesia.com

14

Anda mungkin juga menyukai