Anda di halaman 1dari 6

10/27/2008

Tanda
Febris / Demam / Pyrexia / Fever
pada Anak

Patofisiologi Febris
• Suhu badan tengah/core “biasa” 37º C
• Dalam 24 jam bervariasi +/- ~0,5º C:
turun pada pagi, naik pada malam
• Definisi klasik febris/fever: =/> 38º C
• Suhu badan diatur melalui aksi para
prostoglandin pada hipotalamus dengan
mengubah konstriksi sistem peredahan
darah.

1
10/27/2008

Data lain tentang febris/fever


• Keluhan utama dari 50% pasien anak di UGD di
AS, Europa & Afrika.
• Tiada perbedaan insidens dari segi ras atau
jenis kelamin
• Ada penyakit yang membahayakan hidup pada
1% anak yang febris.
• Contoh infeksi bakteri yg berfebris: meningitis,
bacteremia, sepsis, enteritis, pneumonia,
pericarditis, osteomyelitis, septic arthritis, or
cellulitis
• Maka dari itu: “Fever phobia” (ortu & dokter!)

Penyebab Febris lain


• Infeksi lain:
● Bakteri: otitis media, pharyngitis, sinusitis,
infeksi saluran urin, enteritis, appendicitis
● Virus: ISPA, bronkiolitis, exanthema
enterovirus, gastroenteritis, & para flu
• Non-infeksi
● Cuaca atau lingkungan yg terlalu panas
● Pakaian yg terlalu banyak, tebal & ketat
● Penyakit kanker/malignan: lukemia (ALL)
● Penyakit Rheumatoid & auto-imun lain
● Imunanasi “baru” diberi
► DTaP: selama 48 jam sesudah disuntik
► Virus hidup (MMR): 7 – 10 hari ssdh disuntik

2
10/27/2008

Bayi kecil & Febris


• Febris pada Neonatus (<28 hr) & bayi kecil
(<60 hr) dianggap kena sepsis sampai
dibuktikan bukan sepsis.
► Bakteri pada bayi ini sering berbeda & lebih
patologis
► Sistem imun bayi kurang mampu
mengopsonisasi & isolirkan bakteri.

• HIPOTERMIA (< 36,5ºC) juga menandai infeksi


sepsis pada bayi kecil.

• Suhu REKTAL harus diukur pd semua bayi kecil


yg tidak sehat.

Anamnesa untuk bayi kecil febris


Percayalah ortu yg mengklaim bayinya febris di rumah!

• Bayi kecil (<60 hari) Bertanyalah tentang:


► nafsu makan/mengisap 
► muntah
► interaksi sosial 
► episode apne > sering / lama (>20 dtk)
► gaya menangis berbeda
► lahir prematur
► air ketupan keluar dini (>24 jm sblm lahir)
► infeksi pd ibu (Herpes)
► kejang
► sulit bernafas

3
10/27/2008

Anamnesa untuk anak febris


• Dari segi febrisnya:
● Kapan mulai? Berapa lama?
● Tindakan di rumah untuk mengatasinya?
● Dosis obat antipyretik yg diberi (cukup)?
• Gejala & tanda yg lain bersama febrisnya?
● Nafsu makan & minum cukup? BAK cukup?
● BAB biasa atau diare? Nyeri perut?
● Menangis terlaluan &/atau nyeri kepala?
● Baru-baru ini minum antibiotika?
● Status imunisasi? Baru-baru ini menerima?
● Kontak yg sakit (di rumah, TK, sekolah)?

Pemeriksaan Fisik
• Observasi (waktu menanyakan anamnesa)
● Aktifitas: gaya menangis? main?
● Takut & melawan yg pantas? Pasif?
● Kulit: pucat, “marmer”, jaundis, ruam?
● Dihidrasi: Air mata? Mata/fontenel cekung?
● Letargi: Tidak tertarik kpd ortu,
Tidak berkontak mata
Tidak sambung dgn lingkungan
● Toksik: Letargi plus pucat atau sulit nafas

4
10/27/2008

Tanda Infeksi Berat (1%)


pada Anak Febris
• Dispne, takipne (tanda awal pneumonia pd anak!)
• Mendungkur (grunting)
• Dihidrasi
• Hipoperfusi (capillary refill > 3 detik)
• Iritibel walau baru minum / dihibur
• Letargi / pasif / toksik
• Tanda iritasi meninges (Sering tiada pd bayi kecil
walau ada meningitis!)
• Ruam hemoragik (petichiae / purpura)
• Febris yg turun dengan obat masih bisa
menandai infeksi berat. Jangan ditipu!

Perisksaan lab pd anak febris


• Neonatus (<28 hr) yg suhu =/> 38ºC
► LD (CBC) AWAS NEUTROPENIA JUGA!
► Biakan darah (x1)
► Urinalysis & biakan
► Periksa lukor spinalis (Lumbar puncture)

• Bayi kecil (2 – 24 bulan) yg suhu =/> 39.5ºC


► LD (CBC): SDP > 20.000, ESR atau band count 
► Biakan darah (cari bakterimia okult
► Foto dada bila ada tanda respirator / takipne!!
► Feses lukosit (>5/HPF) bila ada diare
► Urinalysis & biakan bila ada tanda

5
10/27/2008

Pengobatan Febris
• Acetominophen/Paracetamol
● bekerja pada hypothalamus
● 10 – 15 mg/kgBB/dose PO/PR q4 – 6 jam
maximum; 2,6 gm/24 jam
● Hepatotoksik bg yg lemah liver
• Ibuprofen (sejenis NSAID)
● inhibisi bentuknya prostoglandin
● 5-10 mg/kg/dose PO q6-8h prn maximum
40 mg/kg/d or 2.4 g/d
● Renotoksik, mudah perdarahan lambung