SILABUS PERKULIAHAN MATA KULIAH KODE MATA KULIAH PROGRAM BOBOT SKS SEMESTER DOSEN : LOGIKA MATEMATIKA : GD 321

: S1 REGULER / DUAL MODES : 2 (DUA) : V (LIMA) : DRA. DETI ROSTIKA, M.PD.

A. DESKRIPSI :

Logika Matematika merupakan salah satu mata kuliah yang harus ditempuh oleh mahasiswa konsentrasi matematika yang mempelajari tentang: pengertian logika; pernyataan dan operasinya; argumen dan metode deduksi; kuantor dan teori kuantifikasi; serta sylogisme.

B. STANDAR KOMPETENSI Setelah menyimak, mempelajari, tanya jawab, diskusi dan latihan, diharapkan mahasiswa memiliki kemampuan dalam memahami pengertian logika; pernyataan dan operasinya; argumen dan metode deduksi; kuantor dan teori kuantifikasi; serta sylogisme.

Pertemuan ke 1.

Kompetensi Dasar 1. Mahasiswa dapat

Materi Pokok dan Rincian Materi 1.Pengertian Logika

Langkah-langkah Pembelajaran dan Estimasi Waktu Menyimak, tanya

Media dan Sumber Yaya S Kusumah.

Tugas dan Evaluasi Mengerjakan soal

kontrapositif i. kontrapositif. dan kontingensi. Mahasiswa dapat memahami pengertian argumen. Logika . kontradiksi. 2. 2. 7. e. kontingensi. kontrapositif.Aplikasi logika dalam jaringan listrik. (1986). (1986). kontradiksi. Konvers. latihan soal tentang pernyataan ekivalen. Tabel kebenaran pernyataan f. konvers. dan 5. dan kontingensi. 3. invers. 3. kontradiksi. (1986). tanya jawab. Menyimak. serta nilai kebenaran. Mengerjakan soal latihan tentang pernyataan ekivalen. kontrapositif. Mahasiswa dapat memahami Operasi Uner dan operasi biner 5. Logika Matematika Elementer. tautologi. invers. Tautologi. diskusi dan latihan soal tentang tabel kebenaran pernyataan. Bandung: Tarsito. Mahasiswa dapat memahami pernyataanpernyataan ekivalen. Mahasiswa dapat memahami pernyataan dan operasinya: pengertian pernyataan. Mahasiswa dapat memahami Nilai Kebenaran. 6. Mengerjakan soal latihan tentang operasi uner dan operasi biner. serta nilai kebenaran. g. tanya jawab. tautologi. Pernyataan dan Operasinya a. Logika Matematika Elementer. Operasi uner d. (1986). Mengerjakan soal latihan tentang Yaya S Kusumah. tanya jawab. 4. (1986). Menyimak. Logika Matematika Elementer. Yaya S Kusumah. konvers. diskusi dan latihan tentang operasi uner dan operasi biner Menyimak. Yaya S Kusumah. diskusi. serta aplikasi logika dalam jaringan listrik. pengertian pernyataan dan bukan pernyataan. diskusi. Argumen dan Metode Deduksi 4.memahami pengertian logika. Mengerjakan soal latihan tentang tabel kebenaran pernyataan. c. Mahasiswa dapat memahami tabel kebenaran pernyataan. Pengertian pernyataan dan bukan pernyataan. tanya jawab. Bandung: Tarsito. dan kontingensi. Logika Matematika Elementer. Yaya S Kusumah. 2. Menyimak. invers. Operasi biner jawab. kontradiksi. invers. Pernyataanpernyataan ekivalen h. b. latihan tentang pengertian logika. diskusi dan latihan soal tentang pengertian logika. 3. Nilai kebenaran. Bandung: Tarsito. tautologi. serta aplikasi logika dalam jaringan listrik. konvers. dan aplikasi logika dalam jaringan listrik. Bandung: Tarsito. pengertian pernyataan dan bukan pernyataan.

9. diskusi. . Kuantor dan teori Mempelajari. Mahasiswa dapat memahami aturan penarikan kesimpulan. tanya Matematika Elementer. 9.. diskusi dan h. Inferensi induksi. c. (1986). Mengerjakan soal latihan tentang aturan pembuktian kondisional dan pembuktian tak langsung. 8. Pembuktian tak presentasi serta langsung. diskusi. 11. dan inferensi induksi. tanya kesimpulan jawab. dan pembuktian validitas argumen. Yaya S Kusumah. Mahasiswa dapat memahami aturan pembuktian kondisional dan aturan pembuktian tak langsung. e. i. (1986). 10. soal tentang aturan pembuktian tautologi dan pembuktian invaliditas argumen. Yaya S Kusumah. diskusi dan latihan soal tentang inferensi deduksi. Mengerjakan soal Yaya S Kusumah. 4. Aturan penarikan Menyimak. (1986). Bandung: Tarsito. j. Pembuktian presentasi dan latihan invaliditas argumen. Logika Matematika Elementer. dan aturan penukaran. dan aturan penukaran. Yaya S Kusumah. Bandung: Tarsito. tanya tautologi jawab. latihan soal tentang aturan pembuktian kondisional dan pembuktian tak langsung. presentase. Mahasiswa dapat memahami aturan pembuktian tautologi dan pembuktian invaliditas argumen. 8. Aturan penukaran. a. Mahasiswa dapat 10. latihan soal tentang pengertian argumen. Bandung: Tarsito. serta latihan soal tentang aturan penarikan kesimpulan. g. Bandung: Tarsito.Aturan pembuktian Mempelajari. inferensi induksi. Yaya S Kusumah. Aturan pembuktian Mempelajari. Mengerjakan soal latihan tentang aturan penarikan kesimpulan dan aturan penukaran. 12. Mahasiswa dapat memahami inferensi deduksi dan pembuktian validitas argumen. (1986). Mengerjakan soal latihan tentang aturan pembuktian tautologi dan pembuktian invaliditas argumen. Logika Matematika Elementer. tanya kondisional jawab. Pengertian argumen b. Logika Matematika Elementer. pengertian argumen. Inferensi deduksi d.. Menyimak. Mengerjakan soal latihan tentang ninferensi induksi. tanya jawab. dan pembuktian validitas argumen. 6. 7. Pembuktian faliditas argumen. Logika Matematika Elementer.inferensi induksi. dan f. Bandung: Tarsito.

Empat pernyataan Mempelajari. h. Mahasiswa dapat memahami pembuktian invaliditas argumen berkuantor.memahami kuantor dan teori kuantifikasi: yaitu fungsi proposisi dan kuantor umum. Kekecualian pada soal tentang aturan inferensi pembuktian validitas argumen berkuantor serta kekecualian pada aturan inferensi. Bandung: . Mengerjakan soal latihan tentang empat pernyataan dalam logika tradisional serta pernyataan yang mengandung relasi. berkuantor presentasi dan latihan g. f. tanya validitas argumen jawab. Pembuktian Mempelajari. Pembuktian Mempelajari. Mengerjakan soal latihan tentang kuantor khusus dan negasi pernyataan berkuantor. Pernyataan yang soal tentang empat mengandung relasi. Bandung: Tarsito. tanya dalam logika jawab. fungsi proposisi soal tentang fungsi b. Yaya S Kusumah. (1986). Mengerjakan soal latihan tentang pembuktian invaliditas argumen Yaya S Kusumah. 11. latihan tentang fungsi proposisi dan kuantor umum. d. 15. 13. 13. diskusi. diskusi. (1986). berkuantor. Bandung: Tarsito. Mahasiswa dapat memahami pembuktian validitas argumen berkuantor dan kekecualian pada aturan inferensi. diskusi. (1986). Negasi pernyataan jawab. kuantor umum proposisi dan kuantor umum. (1986). Mahasiswa dapat memahami empat pernyataan dalam logika tradisional dan pernyataan yang mengandung relasi. 16. 14. pernyataan dalam logika tradisional serta pernyataan yang mengandung relasi. 12. c. Logika Matematika Elementer. Yaya S Kusumah. Yaya S Kusumah. tradisional presentasi. Logika Matematika Elementer. berkuantor presentasi. Bandung: Tarsito. Logika Matematika Elementer. diskusi. tanya invaliditas argumen jawab. Mengerjakan soal latihan tentang pembuktian validitas argumen berkuantor serta kekecualian pada aturan inferensi. dan latihan soal tentang kuantor khusus dan negasi pernyataan berkuantor. dan latihan soal tentang (1986). dan latihan e. jawab. presentasi. Bandung: Tarsito. presentasi dan latihan a. Logika Matematika Elementer. tanya d. Logika Matematika Elementer. Kuantor khusus Mempelajari. 14. kuantifikasi. diskusi. Mahasiswa dapat memahami kuantor khusus dan negasi pernyataan berkuantor.

Bandung: Tarsito. Logika Matematika Elementer. Mengerjakan soal latihan tentang validitas sylogisme dan metode diagran venn. presentasi. dan latihan soal tentang susunan dan modus sylogisme.Validitas Sylogisme b. tanya jawan. dan latihan soal tentang validitas sylogisme serta metode diagram venn. Tarsito. Mengerjakan soal latihan tentang susunan modus sylogisme. . Mahasiswa dapat memahami validitas sylogisme dan metode diagram venn. 17. Mempelajari. Mempelajari. diskusi. tanya jawab. pembuktian invaliditas argumen berkuantor. Mahasiswa dapat memahami sylogisme: susunan dan modus sylogisme 18. berkuantor. (1986). Yaya S Kusumah. presentasi.15. Susunan dan modus sylogisme b.Metode Diagram Venn 16. Sylogisme a. (1986). Bandung: Tarsito. 5. diskusi. Logika Matematika Elementer. Yaya S Kusumah.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful