0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
16 tayangan3 halaman

Resume Kelompok 3

Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
16 tayangan3 halaman

Resume Kelompok 3

Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

Nama : Ristia Mutiara Gultom

NIM : A1C320031
Kelas : Reguler A
Mk : Telaah Kurikulum Smp

Resume: Deskripsi Kedalaman, Keluasan Dan Cara Menyusun


Rencana Simulasi Pada Materi Gerak Parabola

Kurikulum memegang kedudukan kunci dalam pendidikan, sebab


berkaitan dengan penentuan arah, isi dan proses pendidikan, yang pada akhirnya
menentukan macam dan kualifikasi lulusan satu lembaga pendidikan. Kurikulum
menyangkut rencana dan pelaksanaan pendidikan baik dalam lingkup kelas,
sekolah, maupun nasional. Pendidikan di negara Indonesia saat ini masih
mengalami berbagai macam persoalan. Keluasan materi pelajaran dapat dijelas
kan dari kesesuian materi tersebut dengan Kompetensi Dasar (KD) yang telah
ditetapkan. KD dapat dituangkan dalam konsep/pengertian, contoh soal, dan soal-
soal latihan yang berkaitan de-ngan suatu pokok bahasan. Setiap pokok bahasan
mendapat skor maksimal yaitu 5, yang berarti keluasan materi pada masing-
masing pokok bahasan tersebut telah memenuhi kriteria keluasan materi, yang
terdiri dari konsep/pengertian, contoh mapun soal latihan.
Cara Pengembangan kurikulum

1. Analisis dan Diagnosis Kebutuhan


Langkah pertama dalam pengembangan kurikulum adalah menganalisis
dan mendiagnosis kebutuhan. Analisis kebutuhan dapat dilakukan dengan
mempelajari tiga hal, yaitu kebutuhan siswa, tuntutan masyarakat/dunia kerja, dan
harapan-harapan dari pemerintah (kebijakan pendidikan).

2. Perumusan Tujuan
Setelah kebutuhan ditetapkan, langkah selanjutnya adalah merumuskan
tujuan. Tujuan-tujuan dalam kurikulum berhierarki, mulai dari tujuan yang paling
umum (kompleks) sampai pada tujuan-tujuan yang lebih khusus dan operasional.
Hierarki tujuan tersebut meliputi: tujuan pendidikan nasional, tujuan institusional,
tujuan kurikuler, serta tujuan instruksional: tujuan instruksional umum dan tujuan
instruksional khusus.

3. Pengorganisasian Materi
Secara makro materi kurikulum disusun berdasarkan prosedur- prosedur
tertentu yang merupakan salah satu bagian dalam pengembangan kurikulum
secara keseluruhan.

4. Pengorganisasian Pengalaman Belajar


Setelah materi kurikulum dipilih dan diorganisasikan, langkah selanjutnya
adalah memilih dan mengorganisasikan pengalaman belajar. Cara pemilihan dan
pengorganisasian pengalaman belajar dapat dilakukan dengan menggunakan
berbagai pendekatan.

5. Pengorganisasian Pengalaman Belajar


Setelah materi kurikulum dipilih dan diorganisasikan, langkah selanjutnya
adalah memilih dan mengorganisasikan pengalaman belajar. Cara pemilihan dan
pengorganisasian pengalaman belajar dapat dilakukan dengan menggunakan
berbagai pendekatan
Contoh penerapan kurikulum dalam proses belajar mengajar di sekolah,
peranan kurikulum adalah yang paling utama. Dalam penerapan kurikulum 2013,
bahwa setiap mata pelajaran meliputi tigakompetensi, yaitu pengetahuan, sikap
dan keterampilan. Hal ini tidak mudah dilakukan jika tidak secara tatap muka.
Hambatan lainnya juga ialah kurangnya infrastruktur pendukung pembelajaran
online itu sendiri. Maka ketidak tercapaiannya menjalankan kurikulum 2013
dalam pembelajaran online/daring. Belum lagi kendala yang di rasakan oleh orang
tua siswa yang ekonominya tidak semua berada diatas, ada yang sebagian
menengah kebawah sehingga tidak dapat menyediakan fasilitas pembelajaran
online/ daring seperti kuota internet. Sehingga banyak kendala yang dirasakan
dalam melakukan penerap kurikulum 2013 yang mengakibatkan pembelajaran
kurang efektif dan efesien.
Manfaat kurikulum inti adalah segala sesuatu yang dipelajari dalam unit
bertalian titik kurikulum ini sesuai dengan pendapat pendapat modern tentang
belajar Kurikulum ini memungkinkan hubungan yang erat antara sekolah dengan
masyarakat

Anda mungkin juga menyukai