Puisi Hari Pramuka #2: Pramuka, Praja Muda Karana
Pramuka
Sahabat alam yang mulia
Pejuang tangguh penuh wibawa
Tak kenal lelah
Tetap teguh berdiri menenangkan ombak
Meski tiada uang yang kau dapat
Tak ada rupiah yang kau hitung
Hanya letih menjadi imbalanmu
Kau tetap rela berjuang bagi sesama
Pramuka
Praja Muda Karana
Dasa darma pedomanmu
Lambang jalan hidup
Yang kau junjung
Pramuka
Tetaplah tumbuh menjadi sebuah pohon
Tetaplah bertunas
Tetaplah bersinar
Tetaplah menjadi Pramuka
Praja Muda Karana
Puisi Hari Pramuka #3: Ini Kami Pramuka
Praja Muda Karana
Di sana kamu bukan hanya belajar tali-temali
Baris berbaris atau sekedar menyanyi dan melingkar di kobaran api
Di sana kamu membutuhkan niat, tekad dan mental yang kuat
Sungguh tak cukup apabila hanya berbekal semangat
Karena disana kamu akan diajarkan bagaimana cara menyelesaikan permasalahan hidup
Mendirikan sebuah kekompakan
Mengeratkan sebuah tali pertemanan dan persaudaraan
Yang jelas kamu akan memahami sebuah kehidupan yang nyata
Puisi Hari Pramuka #4: Kamilah Pramuka
Kami lahir di sini
Dikelilingi warna warni indahnya negeri
Hutan dan alam tempat berguru kami
Membuat kami cinta ibu pertiwi
Tunas tunas baru tumbuh berbunga bermekaran menghiasi Pancasila
Berlandaskan Undang-Undang Dasar 1945
Terbentuklah gerakan pramuka
Ya, kamilah pramuka
Tunas tunas bangsa yang siap siaga
Menyambut era globalisasi
Menyongsong masa depan negeri
Kamilah pramuka
Pemuda dengan semangat membara
Gemar berkarya dan bersahaja
Selalu riang dan gembira
Kamilah pramuka
Patriot yang sopan dan kesatria
Mempertahankan Indonesia
Puisi Hari Pramuka #5: Dirgahayu Pramuka
Tepat tanggal 14 Agustus
Aku bertambah usia
Dari muda berubah menjadi tua
Selamat hari pramuka
Untuk seluruh anak bangsa
Aku sang tunas kelapa
Berguna untuk bangsa
Dari ujung akar hingga isi kelapa
Layak untuk dipakai sesama
Aku anak pramuka berguna untuk Indonesia
Aku berbicara tidak seperti biasa
Memakai sandi morse
Bisa juga sandi semaphore
Aku yang berbeda
Penuh rahasia
Aku dipilih oleh seorang pradana
Diatur oleh seorang pemangku adat
Uangku dikelola oleh seorang hartaka
Aku adalah anak pramuka
Selalu mengamalkan dasadarma
Sekarang usiaku telah sampai 62 tahun
Selalu penuh dengan momentum
Kini pramuka telah tua
Dirgahayu pramuka
Praja Muda Karana
Puisi Hari Pramuka #6: Ketegaran Pramuka
Di balik mata yang sendu terdapat semangat yang menggebu
Kau begitu tegar dengan keadaan
Hujan turun yang bernada sumbang
Semilir angin yang merubah suasana
Panas yang menyerang dengan garang
Dingin yang menyentuh tubuh
Terlalui dengan ketegaran jiwamu
Tersambut dengan kekuatan ragamu
Di sini ...
Diantara jatuhnya ranting-ranting cemara
Diantara rimbunnya pohon belantara
Sekelompok jiwa yang bertujuan sama
Menguji mentalnya 'tuk menghadapi hari esok
Kelak ...
Tertoreh suatu memori demi memori
Yang dimana dan sampai kapanpun takkan pernah hilang dari
ingatan
Karena ...
Ini terjadi begitu indah
Walau hanya berteduh dan berlindung dengan tenda
Namun ...
Suatu keceriaan terpancar pada wajah-wajah damai
Pada wajah-wajah generasi muda atas nama Pramuka
Hidup Pramuka ...
Semoga jiwa Pramuka
Takkan tergoyahkan oleh apa pun yang mendera
Puisi Hari Pramuka #7: Hari Pramuka
Pramuka berusia 62 tahun
Generasi muda berkarya prestasi
Demi bangsa Indonesia
Berkomitmen satya dharma pramuka
Hari pramuka
Pengingat sebuah komitmen
Dalam penghayatan
Pengamalan kehidupan
Memupuk jiwa mandiri
Kokoh menjaga persatuan dan kesatuan
Terampil segala hal kehidupan
Demi sebuah martabat bangsa
Pramuka itu
Memupuk rasa persaudaraan
Selalu menjaga kedamaian
Kerukunan dalam kehidupan
Pramuka pemberi semangat
Rasa jiwa nasionalis
Beriman dan bertakwa kepada Tuhan
Demi Bhinneka Tunggal Ika
Puisi Hari Pramuka #8: Semangat Pramuka Indonesia
Untukmu Bapak Pramuka Indonesia
Senja itu nampak temaram di ujung rona merah mentari
Merangkum jiwa, membalut gelora
Mengiringi ikrar putera-puteri bangsa
Pandemi tidak melunturkan niat suci ini
Untuk tetap berjaya demi ibu pertiwi
Hembuskan semangatmu
Untuk kami Praja Muda Karana
Yang memiliki jiwa pramuka Indonesia
Satyaku, kudarmakan
Darmaku, kubaktikan