Modul Ajar Seni Rupa Kelas IX Nengah Ari Astika
Modul Ajar Seni Rupa Kelas IX Nengah Ari Astika
Menciptakan Pada akhir fase D, peserta didik mampu menciptakan karya seni dengan
(Making/Creating) menggunakan dan menggabungkan pengetahuan elemen seni rupa atau
prinsip desain dan keterampilan yang telah dipelajari sebelumnya, dalam
konteks ekspresi pribadi atau sesuai topik tertentu.
Jumlah siswa
• Maksimum 25 - 35 Siswa
Model/Metode Pembelajaran
• Membuat presentasi individual
• Bermain peran
• Refleksi
KEGIATAN INTI
Tujuan Pembelajaran
Tujuan Pembelajaran pekan pertama:
Pada akhir materi, siswa mampu:
1. Menemukan referensi yang sesuai dengan karya yang ingin dibuat.
2. Membuat perencanaan karya akhir secara mandiri.
Pemahaman Bermakna
1. Ekspresi Diri: Menggambar atau melukis dengan medium pilihan memberi kita kesempatan
untuk mengekspresikan diri kita dengan cara yang unik. Setiap medium memiliki karakteristik
dan teknik khusus, sehingga kita dapat mengekspresikan perasaan, ide, dan pandangan dunia
kita melalui karya seni kita.
2. Eksplorasi Kreatif: Materi ini mendorong kita untuk menjelajahi beragam medium, seperti
cat air, pensil warna, cat minyak, atau bahkan medium digital. Ini membuka pintu bagi
eksplorasi kreatif yang tak terbatas. Kita dapat menemukan medium yang paling cocok dengan
gaya dan minat pribadi kita.
3. Kesabaran dan Ketelitian: Menggambar atau melukis memerlukan kesabaran dan ketelitian.
Dalam proses ini, kita belajar untuk fokus pada detail, mengembangkan ketelitian, dan melatih
ketelatenan kita. Ini adalah keterampilan penting yang dapat diterapkan dalam banyak aspek
kehidupan.
4. Koneksi dengan Seni: Melalui penggunaan medium berbeda, kita dapat lebih mendalam
memahami seni dalam berbagai bentuknya. Kita bisa memahami sejarah seni, gaya seni yang
berbeda, dan peran seni dalam budaya kita. Ini dapat meningkatkan pemahaman kita tentang
nilai seni dalam masyarakat.
5. Pengembangan Keterampilan Teknis: Melalui latihan yang konsisten, kita dapat
meningkatkan keterampilan teknis kita dalam menggambar dan melukis. Kita belajar tentang
penggunaan alat-alat, teknik-teknik pewarnaan, dan bagaimana mengatur komposisi dalam
sebuah karya seni.
6. Rasa Prestasi: Ketika kita menyelesaikan sebuah karya seni yang kita ciptakan dengan usaha
dan kreativitas kita sendiri, kita merasakan rasa prestasi yang kuat. Kita belajar untuk
menghargai hasil karya kita, bahkan jika itu bukan yang "sempurna," karena setiap karya seni
memiliki nilai tersendiri.
7. Menghadapi Tantangan: Proses menggambar atau melukis bisa menjadi tantangan, terutama
ketika kita mencoba medium baru. Namun, ini juga mengajarkan kita untuk menghadapi
tantangan, belajar dari kegagalan, dan terus berkembang.
8. Penghargaan Terhadap Seni Lain: Melalui pengalaman ini, kita dapat lebih menghargai
karya seni orang lain. Kita akan memahami betapa sulitnya menciptakan karya seni yang
memukau, dan kita akan lebih cenderung menghargai seni dalam berbagai bentuknya.
Persiapan Pembelajaran
• Membuat karya secara mandiri sesuai dengan gambar yang ingin mereka
kembangkan tekniknya, dan
• melakukan refleksi terhadap karya yang dibuat.
Apersepsi
Pertanyaan Pemantik
1. Mengapa penting bagi seniman untuk memiliki pilihan medium saat menggambar atau
melukis? Bagaimana pemilihan medium dapat memengaruhi hasil akhir karya seni?
2. Apa perbedaan antara menggambar dan melukis dalam konteks seni? Apakah ada medium
tertentu yang lebih cocok untuk menggambar daripada melukis, atau sebaliknya?
3. Apa itu medium seni dan apa saja contoh medium yang dapat digunakan oleh seniman dalam
karya seni mereka?
4. Bagaimana Anda memilih medium yang sesuai untuk sebuah ide atau konsep tertentu dalam
seni Anda? Apakah ada panduan khusus yang Anda ikuti?
5. Apakah Anda memiliki medium favorit untuk menggambar atau melukis? Mengapa Anda
memilih medium tersebut, dan bagaimana medium tersebut memungkinkan Anda untuk
mengekspresikan diri?
6. Bagaimana eksperimen dengan medium yang berbeda dapat membantu seniman dalam
pengembangan keterampilan dan penciptaan karya seni yang lebih beragam?
7. Bisakah Anda berbagi pengalaman Anda dalam menggunakan medium yang tidak biasa atau
tidak konvensional dalam seni Anda? Bagaimana hal ini memengaruhi pandangan Anda
terhadap seni?
8. Apa jenis karya seni yang ingin Anda ciptakan dengan menggunakan medium pilihan Anda?
Bagaimana Anda berencana untuk mewujudkannya?
9. Apakah medium seni tertentu dapat digunakan untuk menyampaikan pesan atau emosi tertentu
dengan lebih baik daripada yang lain? Contohnya?
10. Bagaimana proses eksplorasi medium seni dapat menjadi bagian yang kreatif dan memuaskan
dari pengalaman seni Anda?
Kegiatan Pembelajaran
Alokasi
Kegiatan Pembelajaran Pertemuan 1 ( 2 x 45 Menit )
Waktu
Kegiatan Pendahuluan
❖ Pada minggu sebelumnya, mintalah setiap siswa melihat ulang karya yang
dibuatnya pada saat kelas 7 dan 8. Minta mereka mencatat karya apa yang 10
menyenangkan untuk dibuat dan menjelaskan alasannya. Karya apa yang menit
menantang tetapi mereka menyukainya, serta karya apa yang tidak mereka
sukai dan alasannya.
Kegiatan Inti
Kegiatan Inti 70 menit
• Kegiatan membuat karya memperhatikan aspek lingkungan sekitar. Untuk
daerah yang kesulitan dalam mencari alat melukis dapat mencari bahan
alternatif seperti spons, sikat gigi bekas sebagai pengganti kuas. Pewarna
bisa menggunakan alternatif pewarna seperti bubuk kopi yang diberi
sedikit air, pewarna makanan, pewarna dari rebusan kulit buah atau
tanaman (kunyit, daun suji, kulit manggis, mengkudu, secang, dan lain
sebagainya).
• Jika kegiatan melukis sulit untuk dilakukan, siswa dapat mengumpulkan
bahan-bahan bekas di sekitarnya dan mengaturnya sehingga memberikan
kesan estetis dan bermakna.
Opsi Pembelajaran Berdiferensiasi:
ASESMEN/ PENILAIAN
Judul: Kegiatan Seni Lukis Lingkungan
A. B. Tujuan Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk mengembangkan kreativitas siswa dalam seni
lukis sambil meningkatkan kesadaran mereka terhadap lingkungan sekitar.
B. Teknik Teknik yang akan digunakan adalah "Proyek."
C. Rubrik Penilaian
Penilaian Keterampilan (Proyek Seni Lukis Lingkungan):
Kriteria Skala Nilai (1-5)
Kreativitas
Penggunaan Bahan
Ekspresi Dalam Lukisan
Kesadaran Lingkungan
Penilaian Sikap (Observasi Kelas):
Kriteria Skala Nilai (1-5)
Kerja Sama
Kriteria Skala Nilai (1-5)
Kedisiplinan
Tanggung Jawab
Kepedulian
Penilaian Pengetahuan (Diskusi Kelompok):
Kriteria Skala Nilai (1-5)
Pemahaman Konsep
Partisipasi dalam Diskusi
Penerapan dalam Lukisan
F. Refleksi Guru dan Siswa
1. Refleksi Guru:
• Bagaimana hasil dari proyek seni lukis lingkungan ini menggambarkan pemahaman
siswa tentang isu lingkungan?
• Apa yang bisa saya lakukan untuk lebih memotivasi siswa dalam kegiatan seni di
masa depan?
2. Refleksi Siswa:
• Apa yang saya pelajari tentang lingkungan selama kegiatan seni lukis ini?
• Bagaimana saya bisa meningkatkan kreativitas saya dalam proyek seni berikutnya?
• Bagaimana sikap saya terhadap lingkungan telah berubah setelah menyelesaikan
proyek ini?
Tes Tertulis
Nama :
Kelas :
Tanggal Kegiatan :
Soal 1: Jelaskan perbedaan antara menggambar dan melukis. Bagaimana pemilihan medium (media)
dapat memengaruhi hasil akhir dari karya seni?
Soal 2: Pilih salah satu medium pilihan yang Anda sukai untuk menggambar atau melukis, dan berikan
deskripsi detail tentang medium tersebut. Apa yang membuat medium tersebut unik? Bagaimana Anda
menggunakannya dalam karya seni Anda?
Soal 3: Apakah penting bagi seorang seniman untuk menggunakan medium yang berkelanjutan dan
ramah lingkungan dalam karya seninya? Jelaskan pandangan Anda dan berikan contoh medium yang
sesuai dengan nilai-nilai keberlanjutan.
Soal 4: Ketika Anda membuat karya seni dengan medium pilihan Anda, bagaimana Anda menciptakan
ekspresi dan emosi dalam karya Anda? Berikan contoh konkret dari salah satu karya seni Anda atau
seniman yang Anda kagumi.
Kunci Jawaban:
Soal 1: Menggambar adalah proses menciptakan gambar dengan menggunakan garis, titik, dan bentuk
tanpa warna, sementara melukis adalah proses menciptakan gambar dengan menggunakan warna.
Pemilihan medium (media) seperti pensil, cat air, atau cat minyak dapat memengaruhi hasil akhir karya
seni dalam hal tekstur, warna, dan efek visual. Medium yang berbeda dapat menghasilkan karakteristik
yang unik dalam karya seni.
Soal 2: Medium pilihan seseorang dapat bervariasi, tetapi dalam deskripsi medium yang dipilih, siswa
harus memberikan informasi yang spesifik tentang medium tersebut, seperti jenis medium (misalnya
cat air), cara menggunakannya, dan karakteristiknya yang unik. Kunci jawaban akan bervariasi
tergantung pada medium yang dipilih oleh siswa.
Soal 3: Siswa diharapkan untuk memberikan pandangan pribadi tentang pentingnya keberlanjutan
dalam seni dan memberikan contoh medium yang sesuai, seperti cat air berbasis air yang lebih ramah
lingkungan dibandingkan dengan cat minyak yang menggunakan bahan kimia berbahaya.
Soal 4: Siswa diharapkan untuk menjelaskan bagaimana mereka atau seniman yang mereka kagumi
menciptakan ekspresi dan emosi dalam karya seni mereka melalui penggunaan medium tertentu.
Mereka dapat memberikan contoh konkretnya dan menjelaskan bagaimana penggunaan warna, teknik,
atau elemen desain lainnya membantu dalam mengungkapkan emosi dalam karya seni. Kunci jawaban
akan bervariasi tergantung pada contoh yang diberikan oleh siswa.
LAMPIRAN
Pendahuluan: Kegiatan ini bertujuan untuk menggali kreativitas peserta didik sambil memperhatikan
aspek lingkungan sekitar. Dalam kegiatan ini, kita akan menggunakan bahan alternatif dan alat yang
mudah ditemukan di sekitar kita untuk membuat karya seni yang indah dan bermakna.
Bahan/Alat/Sumber:
2. Pewarna alternatif seperti bubuk kopi yang diberi sedikit air, pewarna makanan, pewarna dari
rebusan kulit buah atau tanaman (kunyit, daun suji, kulit manggis, mengkudu, secang, dan
lain sebagainya).
3. Bahan-bahan bekas yang dapat digunakan dalam karya seni (botol bekas, kertas bekas, dll.).
Tujuan:
Langkah-langkah:
4. Gunakan bahan alternatif dan alat yang telah disiapkan untuk mewujudkan karya seni sesuai
dengan rancangan Anda.
5. Jika Anda kesulitan dalam melukis, Anda dapat mengumpulkan bahan-bahan bekas di sekitar
Anda dan mengaturnya sehingga memberikan kesan estetis dan bermakna dalam karya seni
Anda.
6. Setelah selesai, tinjau kembali karya seni Anda dan lihat apakah ada yang perlu diperbaiki.
7. Apresiasi hasil karya seni Anda dan diskusikan pesan lingkungan yang ingin Anda sampaikan
melalui karya tersebut.
Pertanyaan:
2. Bagaimana penggunaan bahan alternatif dan daur ulang dapat mendukung upaya pelestarian
lingkungan?
3. Bagaimana Anda merasa ketika berhasil membuat karya seni dengan menggunakan bahan-
bahan alternatif?
4. Apa pesan atau cerita yang ingin Anda sampaikan melalui karya seni Anda?
5. Apakah Anda merasa lebih terhubung dengan lingkungan sekitar setelah melakukan kegiatan
ini? Mengapa?
Informasi Umum
Ramadhani, MY (2020). Analisis Perbandingan Bentuk Gaya Mural Surabaya Dan Gaya Mural
Yogyakarta., repository.unipasby.ac.id, https://repository.unipasby.ac.id/id/eprint/3971/
Haq, BN, & Rachmawaty, M (2023). Strategi Pembelajaran Melukis dengan Teknik Mix-Media
untuk Siswa Usia 4-7 Tahun. Jurnal Multidisiplin West …, wnj.westscience-press.com,
https://wnj.westscience-press.com/index.php/jmws/article/view/189
Pamadhi, H (2008). Ruang Lingkup Seni Rupa Anak. Universitas Terbuka. Jakarta,
pustaka.ut.ac.id, https://pustaka.ut.ac.id/lib/wp-content/uploads/pdfmk/PAUD4403-M1.pdf
Ramadhan, A, Rivaldin, IL, & Roniek, J (2023). Pelatihan Melukis Helm Sebagai Metode
Penerapan Menggambar Pada Bidang 3 Dimensi Untuk Lulusan SMA. Jurnal Altifani Penelitian
dan …, altifani.org, http://altifani.org/index.php/altifani/article/view/405
Sari, DAPL, & Putra, IGNG (2019). Biografi Ni Nyoman Sani; Perupa Wanita Dengan Lukisan
Bergaya Ilustrasi Fashion. Segara Widya: Jurnal Penelitian Seni, jurnal.isi-dps.ac.id,
http://jurnal.isi-dps.ac.id/index.php/segarawidya/article/view/672
Ulfadhilah, K (2021). Upaya Meningkatkan Kreativitas Anak Usia Dini Melalui Finger Painting.
… EduKids: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, journal.uinmataram.ac.id,
https://journal.uinmataram.ac.id/index.php/IEK/article/view/4676
GLOSARIUM
1. Medium Seni: Medium seni merujuk pada bahan atau alat yang digunakan dalam proses
menggambar atau melukis. Contohnya adalah pensil, spidol, cat air, cat minyak, pastel,
dan banyak lagi.
2. Teknik Lukis: Teknik lukis adalah cara atau metode tertentu yang digunakan dalam
proses menciptakan karya seni. Beberapa contoh teknik melukis adalah teknik potret,
teknik realisme, teknik impresionisme, dan teknik abstrak.
3. Komposisi: Komposisi merujuk pada cara pengaturan elemen-elemen visual dalam karya
seni, seperti garis, warna, bentuk, dan ruang. Komposisi yang baik dapat memengaruhi
cara pesan atau emosi disampaikan melalui karya seni.
4. Palet Warna: Palet warna adalah daftar atau kumpulan warna yang tersedia untuk
digunakan dalam menggambar atau melukis. Palet warna dapat beragam tergantung
pada medium seni yang digunakan.
5. Perspektif: Perspektif adalah teknik yang digunakan untuk menciptakan ilusi kedalaman
dalam karya seni. Ini mencakup perspektif linear (garis konvergen) dan perspektif
atmosfer (penggunaan warna dan nilai untuk menciptakan kedalaman).
6. Imajinasi dan Ekspresi: Imajinasi adalah kemampuan untuk membuat gambar atau
konsep yang tidak ada dalam dunia nyata. Ekspresi adalah cara seniman menyampaikan
emosi, pemikiran, atau pesan mereka melalui karya seni.
7. Lukisan Abstrak: Lukisan abstrak adalah karya seni yang tidak menggambarkan objek
atau subjek yang jelas. Sebaliknya, ini lebih fokus pada ekspresi visual, bentuk, dan
warna.
8. Teknik Lapisan (Layering): Teknik lapisan adalah proses menggambar atau melukis
dengan menumpuk lapisan warna atau elemen visual untuk mencapai efek yang
diinginkan. Ini umumnya digunakan dalam cat minyak dan cat air.
9. Karya Seni Visual: Karya seni visual adalah karya yang memanfaatkan elemen-elemen
visual seperti warna, bentuk, garis, dan tekstur untuk menyampaikan pesan atau ekspresi
seniman.
10. Konsep Kreatif: Konsep kreatif adalah ide dasar atau tema yang mengilhami karya seni.
Ini adalah landasan ide yang menjadi dasar untuk karya seni yang akan dibuat.
11. Eksperimen: Eksperimen adalah upaya untuk mencoba hal-hal baru dalam seni, seperti
teknik baru, media baru, atau pendekatan yang berbeda untuk mencapai hasil yang
menarik.
12. Teknik Tekstur: Teknik tekstur adalah penggunaan berbagai metode untuk menciptakan
efek atau sensasi tekstur pada karya seni, misalnya, dengan menggosokkan cat atau
menggunakan bahan tekstur.
13. Kanvas: Kanvas adalah permukaan atau media yang digunakan dalam melukis. Ini bisa
berupa kain yang ditempeli pada bingkai kayu atau permukaan lainnya.
DAFTAR PUSTAKA
v29i1.33250.
Sage Publication.
Lazuardi, I Nyoman Fizal Tri, I Ketut Putra Erawan, and Muh. Ali
view/70054.