0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
236 tayangan11 halaman

Modul Ajar Matematika BAB 7

Modul ajar ini ditujukan untuk siswa kelas 5 SD dengan fokus pada pemahaman bilangan, operasi aritmetika, geometri, dan analisis data. Peserta didik diharapkan dapat melakukan berbagai operasi matematika, membandingkan dan mengurutkan bilangan serta pecahan, serta memahami karakteristik bangun datar dan bangun ruang. Kegiatan pembelajaran meliputi eksplorasi, diskusi, dan penilaian individu maupun kelompok untuk mencapai tujuan pembelajaran yang telah ditetapkan.

Diunggah oleh

Jarmiati
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
236 tayangan11 halaman

Modul Ajar Matematika BAB 7

Modul ajar ini ditujukan untuk siswa kelas 5 SD dengan fokus pada pemahaman bilangan, operasi aritmetika, geometri, dan analisis data. Peserta didik diharapkan dapat melakukan berbagai operasi matematika, membandingkan dan mengurutkan bilangan serta pecahan, serta memahami karakteristik bangun datar dan bangun ruang. Kegiatan pembelajaran meliputi eksplorasi, diskusi, dan penilaian individu maupun kelompok untuk mencapai tujuan pembelajaran yang telah ditetapkan.

Diunggah oleh

Jarmiati
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

MODUL AJAR

MATEMATIKA KELAS 5

INFORMASI UMUM MODUL


Nama Penyusun : JARMIATI, S.Pd.
Instansi/Sekolah : SDN RANDUAGUNG
Jenjang / Kelas : SD / V
Alokasi Waktu : 24 JP X Pertemuan ( x 35 menit)
Tahun Pelajaran : 2024 / 2025
Pelaksanaan :
KOMPONEN INTI
Capaian Pembelajaran Fase C
Pada akhir fase C, peserta didik dapat menunjukkan pemahaman dan intuisi
bilangan (number sense) pada bilangan cacah dengan 1.000.000. Mereka dapat
melakukan operasi aritmetika pada bilangan cacah sampai 100.000. Mereka
dapat membandingkan dan mengurutkan berbagai pecahan, melakukan
operasi penjumlahan dan pengurangan pecahan, serta melakukan operasi
perkalian dan pembagian pecahan dengan bilangan asli. Mereka dapat
membandingkan dan mengurutkan bilangan desimal dan mengubah pecahan
menjadi desimal. Mereka dapat mengisi nilai yang belum diketahui dalam
sebuah kalimat matematika yang berkaitan dengan operasi aritmetika pada
bilangan cacah sampai 1000. Mereka dapat menyelesaikan masalah yang
berkaitan dengan KPK dan FPB dan masalah yang berkaitan dengan uang.
Mereka dapat mengidentifikasi, meniru, dan mengembangkan pola bilangan
membesar yang melibatkan perkalian dan pembagian. Mereka dapat bernalar
secara proporsional dan menggunakan operasi perkalian dan pembagian
dalam menyelesaikan masalah seharihari dengan rasio dan atau yang terkait
dengan proporsi.
Peserta didik dapat menentukan keliling dan luas beberapa bentuk bangun
datar dan gabungannya. Mereka dapat mengonstruksi dan mengurai beberapa
bangun ruang dan gabungannya, dan mengenali visualisasi spasial. Mereka
dapat membandingkan karakteristik antar bangun datar dan antar bangun
ruang. Mereka dapat menentukan lokasi pada peta yang menggunakan sistem
berpetak.
Peserta didik dapat mengurutkan, membandingkan, menyajikan, dan
menganalisis data banyak benda dan data hasil pengukuran dalam bentuk
beberapa visualisasi dan dalam tabel frekuensi untuk mendapatkan informasi.
Mereka dapat menentukan kejadian dengan
kemungkinan yang lebih besar dalam suatu percobaan acak
Fase C Berdasarkan Elemen
Bilangan Pada akhir fase C, peserta didik dapat menunjukkan
pemahaman dan intuisi bilangan (number sense) pada
bilangan cacah sampai 1.000.000. Mereka dapat
membaca, menulis, menentukan nilai tempat,
membandingkan, mengurutkan, melakukan komposisi
dan dekomposisi bilangan tersebut. Mereka juga dapat
menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan uang.
Mereka dapat melakukan operasi penjumlahan,
pengurangan, perkalian, dan pembagian bilangan
cacah sampai 100.000. Mereka juga dapat
menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan KPK
dan FPB. Peserta didik dapat membandingkan dan
mengurutkan berbagai pecahan termasuk pecahan
campuran, melakukan operasi penjumlahan dan
pengurangan pecahan, serta melakukan operasi
perkalian dan pembagian pecahan dengan bilangan
asli. Mereka dapat mengubah pecahan menjadi
desimal, serta membandingkan dan mengurutkan
bilangan desimal (satu angka di belakang koma).
Aljabar Pada akhir fase C, peserta didik dapat mengisi nilai
yang belum diketahui dalam sebuah kalimat
matematika yang berkaitan dengan penjumlahan,
pengurangan, perkalian, dan pembagian pada
bilangan cacah sampai 1000 (contoh : 10 x … = 900,
dan 900 : … = 10) Peserta didik dapat
mengidentifikasi, meniru, dan mengembangkan pola
bilangan membesar dan mengecil
yang melibatkan perkalian dan pembagian. Mereka
dapat
bernalar secara proporsional untuk menyelesaikan
masalah sehari-hari dengan rasio satuan. Mereka
dapat menggunakan operasi perkalian dan
pembagian dalam menyelesaikan
masalah seharihari yang terkait dengan proporsi.
Pengukuran Pada akhir fase C, peserta didik dapat menentukan
keliling dan luas berbagai bentuk bangun datar
(segitiga, segiempat, dan segibanyak) serta
gabungannya. Mereka dapat menghitung
durasi waktu dan mengukur besar sudut.
Geometri Pada akhir fase C, peserta didik dapat mengonstruksi
dan mengurai bangun ruang (kubus, balok, dan
gabungannya) dan mengenali visualisasi spasial
(bagian depan, atas, dan samping). Mereka dapat
membandingkan karakteristik antar bangun datar dan
antar bangun ruang. Mereka dapat menentukan
lokasi pada peta yang menggunakan sistem
berpetak.
Analisa Data Pada akhir fase C, peserta didik dapat mengurutkan,
danPeluang membandingkan, menyajikan, dan menganalisis data
banyak benda dan data hasil pengukuran dalam
bentuk gambar, piktogram, diagram batang, dan tabel
frekuensi untuk mendapatkan informasi. Mereka dapat
menentukan kejadian dengan kemungkinan yang lebih
besar dalam suatu percobaan
acak.
Tujuan Pembelajaran 7.1membandingkan karakteristik segitiga,
7.2 membandingkan karakteristik segi empat

Profil Pancasila  Beriman Bertakwa kepada Tuhan YME dan Berakhlak


Mulia
 Berkebhinekaan Global
 Mandiri
 Bernalar
 Kritis
 Kreatif
Kata kunci Bangun datar, ciri-ciri bangun datar, belah ketupat,
jajargenjang, keliling, layang-layang, persegi, persegi
panjang, trapesium.

Target Peserta Didik :


Peserta didik Reguler

Jumlah Siswa :
22 peserta didik (dimodifikasi dalam pembagian jumlah anggota kelompok
ketika jumlah siswa sedikti atau lebih banyak)

Assesmen :
Guru menilai ketercapaian tujuan pembelajaran
- Asesmen individu
- Asesmen kelompok

Jenis Assesmen :
 Presentasi
 Produk
 Tertulis
 Unjuk Kerja
 Tertulis
Model Pembelajaran
 Tatap muka

Ketersediaan Materi :
 Pengayaan untuk peserta didik berpencapaian tinggi:
YA/TIDAK
 Alternatif penjelasan, metode, atau aktivitas untuk peserta didik yang sulit
memahami konsep:
YA/TIDAK

Kegiatan Pembelajaran Utama / Pengaturan peserta didik :


 Individu
 Berkelompok (Lebih dari dua orang)

Metode :
a. Diskusi dan Drill

Sarana dan Prasarana


Pensil, Buku tulis, Kertas karton, Gunting, Spidol Warna, Kardus/wadah
berbentuk kotak, papan spon (panjang 80 cm dan lebar 20 cm), paku, permen,
Manik-manik, kelereng, kerikil,
Materi Pembelajaran
Membandingkan ciri-ciri bangun datar
A. Membandingkan Ciri-ciri Segitiga
B. Membandingkan Ciri-ciri Segiempat
Sumber Belajar :
1. Sumber Utama
Buku Matematika kelas V SD

2. Sumber Alternatif
Guru juga dapat menggunakan alternatif sumber belajar yang terdapat di
lingkungan sekitar dan disesuaikan dengan tema yang sedang dibahas.
Persiapan Pembelajaran :
a. Memastikan semua sarana prasarana, alat, dan bahan tersedia
b. Memastikan kondisi kelas kondusif
c. Mempersiapkan bahan tayang
d. Mempersiapkan lembar kerja siswa
Panduan Pembelajaran
A. Membandingkan ciri-ciri segitiga
Pengalaman Belajar
Pada Subbab A ini, peserta didik diberi beberapa pengalaman belajar, yaitu
menemukan syarat tiga ruas garis yang dapat membentuk segitiga,
membandingkan karakteristik segitiga berdasarkan besar sudutnya,
menemukan jumlah sudut-sudut dalam sebuah segitiga, dan membandingkan
karakteristik segitiga berdasarkan panjang sisi-sisinya. Pada kegiatan
eksplorasi pertama, peserta didik menemukan kombinasi panjang ruas-ruas
garis yang dapat membentuk segitiga dan menyimpulkan syarat panjang tiga
ruas garis agar dapat membentuk segitiga. Pada kegiatan eksplorasi kedua,
peserta didik bereksplorasi dengan segitiga-segitiga lancip, siku-siku, dan
tumpul. Pada eksplorasi ketiga, peserta didik melakukan hands-on-activity
untuk menemukan bahwa jumlah sudut-sudut dalam sebuah segitiga adalah
180o. Terakhir, pada eksplorasi keempat, peserta didik membandingkan
karakteristik segitiga sama sisi dan segitiga sama kaki. Aktivitas-aktivitas
penemuan tersebut dapat membuat pemahaman peserta didik bertahan lebih
lama daripada sekadar
menghafalkan hubungan karakteristik antarbangun datar.

Kebutuhan Sarana Prasarana dan Media Pembelajaran


 Alat tulis
 Alat peraga segitiga sama kaki dan sama sisi
Apersepsi :
1. Untuk dapat mempelajari materi pada subbab ini dengan optimal, peserta
didik harus sudah mampu mengenali karakteristik (ciri-ciri) segitiga lancip,
segitiga siku-siku, segitiga tumpul, segitiga sama sisi, dan segitiga sama
kaki.

2. Apersepsi pada subbab ini dilakukan dengan kegiatan tanya jawab ciri-ciri
bangun datar
pada awal setiap kegiatan eksplorasi.
Stimulus (Pemanasan)

1. Untuk mengawali kegiatan belajar perbandingan karakteristik bangun-


bangun datar, guru dapat meminta peserta didik membaca cerita
berikut:

2. Tanyakan kepada peserta didik, hasil apa yang dapat mereka lihat dari
bacaan tersebut dengan pertanyaan:
• Apakah kompleks Candi Sewu berbentuk segitiga sama sisi?
• Apakah berbentuk segitiga sama kaki?
• Bolehkah segitiga sama sisi juga disebut segitiga sama kaki?
3. Melalui kegiatan tanya jawab, arahkan peserta didik untuk dapat
membuat kesimpulan.
4. Di akhir, berikan penguatan bahwa penggolongan jenis segitiga tersebut
harus dilihat dari ciri-cirinya dan itu akan segera dipelajari pada
kegiatan eksplorasi setelahnya.

Pendahuluan
 Guru menyapa dan menucap salam peserta didik
 Peserta didik melakukan do’a sebelum belajar (salah seorang peserta
didik untuk memimpin do’a)
 Guru mengecek kehadiran peserta didik dan meminta peserta
didik untuk mempersiapkan perlengkapan dan peralatan yang diperlukan
 Peserta didik menerima informasi tentang kompetensi, ruang lingkup
materi, tujuan, manfaat, langkah pembelajaran, metode penilaian yang
akan dilaksanakan
 Peserta didik menyimak penjelasan guru tentang pentingnya sikap mandiri
yang akan dikembangkan dalam pembelajaran
Metode dan Aktivitas Pembelajaran
Eksplorasi 7.1A
1. Persiapan Guru
Pada Eksplorasi 7.1A, guru dapat melakukan persiapan sebagai berikut.
a. Guru menyiapkan cara mengelompokkan peserta didik menjadi beberapa
kelompok, misalnya dengan undian atau bermain membentuk kelompok
dengan anggota sesuai bilangan yang disebutkan guru. Jika banyaknya
peserta didik di kelas sangat sedikit, guru dapat mengondisikan peserta
didik belajar membentuk kelompok secara berpasangan.
b. Guru menyiapkan sedotan dengan berbagai macam ukuran dan beberapa
utas tali sesuai banyaknya kelompok/pasangan.
2. Pelaksanaan
Pelaksanaan Eksplorasi 7.1A dapat dilakukan dengan alur pada Tabel 7.2.

Tabel 7.2 Peran Guru dan Prediksi Respons Peserta Didik pada Eksplorasi
7.1A

Di kelas IV, kalian sudah belajar bahwa segitiga adalah bangun datar yang
dibatasi tiga sisi. Bagaimanakah panjang sisi-sisinya?
Apakah jika kita memiliki sembarang tiga ruas garis dengan panjang tertentu,
maka pasti bisa membentuk segitiga?

Ayo kita lakukan percobaan berikut.

• Guru kalian akan menyediakan seutas


tali yang cukup panjang dan sedotan
dengan panjang berbeda-beda.

• Ambillah tiga sedotan dengan panjang


sesuai yang diminta oleh guru
kalian, lalu masukkan tali ke dalam
ketiga sedotan itu. Ikat kedua ujung
tali sehingga membentuk segitiga
Catatlah hasil percobaan kalian pada tabel berikut.
Panjang Apakah Bisa Berapakah Jumlah Sisi-Sisi
No. Sedotan (cm) Membentuk Berikut? (cm)
a b c Segitiga? b+c a+c a+b

1 5 6 7 Bisa 13 12 11
2 4 6 6 … … … …
3 5 4 12 … … … …
4 10 5 15 … … … …
5 5 12 13 … … … …
Setelah kalian membuat beberapa segitiga dengan panjang sisi yang berbeda,
jawablah pertanyaan berikut.

1. Apakah semua kelompok sedotan dapat dibuat


segitiga?

2. Kelompok nomor berapa saja yang dapat dibuat


segitiga?

3. Kelompok nomor berapa saja yang tidak dapat dibuat


segitiga?

4. Perhatikan jumlah panjang sisi-sisinya di kolom sebelah


kanan.
1. Apakah perbedaan antara kelompok
yang dapat dibuat segitiga dan
kelompok yang tidak dapat dibuat
segitiga?

Jika dilihat panjang sisi-sisinya, apa syarat agar


dapat terbentuk segitiga?

Tiga sisi dapat dibuat segitiga jika jumlah panjang dua sisi
lebih dari panjang sisi ketiganya.

3. Akhir Pembelajaran
Di akhir eksplorasi, guru perlu memberikan penguatan kembali tentang
syarat
panjang tiga ruas garis agar dapat membentuk segitiga serta memastikan
pemahaman peserta didik melalui kegiatan tanya jawab.

Sumber, 2 Januari 2025


Mengetahui,

Kepala SDN Randuagung Guru Kelas 5

Ainin Nandliroh, S.Pd.SD Jarmiati, S.Pd.


NIP 197101282005022006 NIP 197701142024212004

Anda mungkin juga menyukai