0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
60 tayangan13 halaman

Dasar Dasar Forex

Dokumen ini memberikan pemahaman dasar tentang trading forex, termasuk pengenalan time frame, currency pair, dan istilah penting seperti price, pip, point, serta jendela order di aplikasi trading. Selain itu, dijelaskan juga tentang pengaturan stop loss dan take profit, serta komponen penting dalam jendela terminal yang harus dipahami oleh trader. Informasi ini sangat berguna bagi pemula yang ingin memulai trading forex dengan menggunakan platform MetaTrader.

Diunggah oleh

sedanamerta41
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
60 tayangan13 halaman

Dasar Dasar Forex

Dokumen ini memberikan pemahaman dasar tentang trading forex, termasuk pengenalan time frame, currency pair, dan istilah penting seperti price, pip, point, serta jendela order di aplikasi trading. Selain itu, dijelaskan juga tentang pengaturan stop loss dan take profit, serta komponen penting dalam jendela terminal yang harus dipahami oleh trader. Informasi ini sangat berguna bagi pemula yang ingin memulai trading forex dengan menggunakan platform MetaTrader.

Diunggah oleh

sedanamerta41
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

​RANGKUMAN DASAR DASAR FOREX

ikon time frame


shortcut yang berfungsi untuk mengubah time frame, terdiri dari M1, M5, M15, M30, H1, H4,
D1, W1, dan MN dimana M adalah menit, H adalah jam, D adalah hari, W adalah Minggu (7
hari), MN adalah bulan artinya, setiap time frame menentukan terciptanya candle. bila
memilih M5 maka setiap 5 menit akan tercipta 1 candle. bila memilih H1 maka setiap jam
akan muncul 1 candle begitupun seterusnya pemilihan time frame indentik dengan trader
jenis apa kedepannya

pemahaman dasar traiding


anda telah belajar menggunakan aplikasi MT4. bekal itu masih belum cukup karena untuk
berhasil dalam traiding juga diperlukan perhitungan. anda juga harus memahami berbagai
istilah yang berlaku di lingkungan para traider. berikut ini penjelasan dasar dasar traiding
mengunakan MT4

currency pair
perdagangan forex pasti melibatkan 2 mata uang, sehingga disebut pasangan mata uang
atau currency pair. dari banyak pasangan mata uang, traider sebaiknya menggunakan
pasangan mata uang yang mudah dibaca pergerakannya dan mudah dalam mencari berita
fundamental atas kedua mata uang tersebut. berikut mata uang yang di sarankan

EUR mata uang eropa


GBP mata uang inggris
AUD mata uang Australia
NZD mata uang new Zealand
USD mata uang Amerika
CAD mata uang Kanada
CHF mata uang Swiss
JPY mata uang jepang

itulah mata uang yang di sarankan untuk traider pemula karena informasi gampang di cari
dan pergerakannya gampang di baca untuk traider pemula

Price
adalah harga Tapi tergantung konteks, maknanya bisa beda:

1.Dalam Dunia Ekonomi/Bisnis:


Price = jumlah uang yang harus dibayar untuk beli sesuatu.

> Contoh:
Harga 1 alat mining = Rp10 juta
Berarti price-nya Rp10 juta.

2.Dalam Trading (Crypto, Saham, Forex):

Price = harga 1 unit aset saat ini di pasar.

> Contoh:

Bitcoin price-nya sekarang $68.000

Saham Tesla price-nya $190 per lembar

3. Dalam Analisis:

Kadang istilah "price action" dipakai = gerakan harga (naik, turun, stabil).

4.Dalam Kehidupan Umum (makna kiasan):

"Everything has a price."


→ Artinya: segala hal ada konsekuensinya, bahkan hal baik.

Kalau lo lihat kata "price" di alat mining, artinya itu harga jual satuannya.
Kalau lo liat "current BTC price" → itu harga Bitcoin sekarang.

Kalau lo ngelihat tulisan "Price to Performance" atau "Price Ratio", itu biasanya nyambung
ke:

Seberapa bagus barang itu dibanding harganya (worth it atau nggak)

Pip
adalah nilai dari perubahan harga yang mana nilai tersebut berpatokan pada jenis transaksi
anda dan letak anda membuka posisi (OP). misalnya anda op (membuka posisi) di harga 20
dengan jenis transaksi buy. ketika harga menjadi 23 maka uang anda untung 3 pip, namun
bila turun menjadi 17 maka anda rugi 3 pip begitu pula sebaliknya ketika anda sell dan anda
op 20 jika menjadi 23 maka anda untung 3 pip namun bila turun ke 17 maka anda rugi 3 pip
begitu seterusnya. pada kenyataannya perdagangan forex bukan angka bulat. akan tetapi
dalam bentuk pecahan, seperti 1.25325 atau 1.24028 dan 1.22732 dan seterusnya. di atas
hanya contoh untuk mempermudah untuk di mengerti. jadi intinya pip adalah perubahan
nilai dan price

Point
adalah nilai di belakang pip misalnya 1.25325 maka nilai point nya adalah 5, sedangkan
1.32632 maka nilai point nya adalah 2, dan seterusnya. inti dari point adalah 5 digit angka di
belakang koma, di mana perubahan angka yang terjadi adalah price dimulai pada point
sebelumnya kemudian menembus pip sehingga bisa diasumsikan bahwa 10 point setara
dengan 1 pip

jendela order
ke depannya anda akan selalu berhubungan dengan jendela order karena ketika anda akan
op (membuka posisi) maka anda harus memasukkan parameter yang terdapat pada jendela
order. oleh sebab itu anda perlu memahami bagian dari jendela order

Apa Itu Jendela Order?

Jendela order adalah tampilan atau bagian di aplikasi trading (kayak MetaTrader, Binance,
atau aplikasi saham) buat masukkan perintah beli atau jual.

Di Dalam Jendela Order Biasanya Ada:

1. Pair atau aset


Misal: BTC/USDT, EUR/USD, saham BBRI

2. Tipe order

Market Order → langsung beli/jual sesuai harga pasar sekarang

Limit Order → beli/jual kalau harga udah sesuai target kita

Stop Order → otomatis aktif kalau harga menyentuh batas tertentu


3. Volume atau lot
Jumlah yang mau dibeli/di-trading

4. Harga (price)
Bisa diatur manual kalau pakai limit/stop order

5. Take Profit / Stop Loss


Batas untung/rugi otomatis

6. Buy / Sell Button


Tombol eksekusi order

Contoh Praktis:

Lo buka jendela order buat BTC/USDT

Harga BTC sekarang: $67.500

Lo masukin:

Order type: Limit

Price: $66.000

Amount: 0.1 BTC

Take Profit: $68.000

Stop Loss: $65.000


Terus lo klik BUY

Order itu gak langsung jalan, tapi nunggu BTC turun ke $66.000

Jendela Order memiliki beberapa komponen: Berikut ini penjelasannya:


1. Symbol, merupakan pasangan mata uang yang hendak diperdagangkan Pastikan Anda OP
pada pasangan mata uang yang memang hendak Anda perdagangkan. Ini perlu karena
ketika saya hendak OP pada EURUSD sedang pada simbol tertulis EURJPY maka saya akan OP
pada EURJPY, bukan pada EURUSD. Jadi perhatikan bahwa simbol harus sesuai dengan
pasangan mata uang yang hendak diperdagangkan.

2. Volume, menentukan nilai profit pada jendala terminal. Satuan yang digunakan adalah lot
di mana nilai terkecil adalah 0.01 lot. Para pemula disarankan untuk menggunakan volume
0.01 lot agar Anda tidak kaget dengan pergerakan harga yang liar Berikut gambaran mudah
tentang nilai volume yang memengaruhi besarnya nilai profit Anda. Perhatikan ilustrasi di
bawah ini.

a. Rugi 3 dengan volume 0.01 lot maka balance Anda berkurang 0.03

b. Rugi 3 dengan volume 0.1 lot maka balance Anda berkurang 0.3.

c. Rugi 3 dengan volume 1 lot maka balance Anda berkurang 3.

d. Untung 3 dengan volume 0.01 lot maka balance Anda bertambah 0.03.

e. Untung 3 dengan volume 0.1 lot maka balance Anda bertambah 0.3.

f Untung 3 dengan volume 1 lot maka balance Anda bertambah 3 Dengan ilustrasi di atas
Anda mendapat gambaran sehingga menjadi harus bijak dalam menentukan nilai lot.
Dengan lot besar maka Anda bisa untung besar, namun ancaman kerugiannya juga besar.

3. Stop Loss, diperlukan untuk membatasi kerugian, yang mana nilai kerugian adalah nilai
kerugian yang sanggup Anda derita. Ini berguna agar saat arah harga tidak sesuai dengan
harapan maka setidaknya Anda terhindar dari kerugian yang jauh lebih besar Mısalnya,
Anda OP pada price 20 dengan nilai stop loss 17, maka ketika kerugian Anda sebesar 3 secara
otomatis transaksi Anda akan ditutup sehingga Anda terhindar dari kerugian yang lebih
besar.

Ada beberapa cara dalam memasang Stop Loss. Cara yang pertama adalah memasukkan
nilai stop loss ketika Anda hendak OP. Masukkan berapa nilai pip yang sanggup Anda
tanggung bila hasil transaksı Anda merugi.

Cara yang kedua adalah meletakkan stop loss pada area support atau resistance. Bila
uptrend Anda letakkan stop loss di garis support sedangkan bila downtrend Anda letakkan
stop loss di garis resistance. Perlu Anda ketahui bahwa nilai pip juga dipengaruhi oleh nilai
volume yang telah Anda tentukan. Silahkan baca penjelasan saya tentang volume.

4. Take Profit, kebalikan dari Stop Loss. Misalnya Anda OP pada price 20 dengan nilai take
profit 23, maka ketika Anda telah untung 3 secara otomatis transaksi Anda akan ditutup. Ada
beberapa cara dalam memasang take profit. Cara pertama adalah langsung memasukkan
nilai take profit pada saat Anda hendak OP. Misalnya Anda ingin profit 20 pip maka saat
hendak OP Anda masukkan nilai take profit yang akan menutup transaksi pada saat profit
sudah mencapai profit 20 pip.

Cara yang kedua adalah menyesuaikan letak support atau resistance. Misalnya, pada saat
uptrend Anda letakkan posisi take profit pada garis resistance, sedangkan pada saat
downtrend Anda letakkan take profit pada garis support.
cara memasang take profit adalah di sekitar garis resistance (dalam kasus ini uptrend). Bisa
tepat di garis resistance maupun sedikit di bawahnya. Sebenarnya cara memasang stop loss
juga sama dengan memasang take profit. Bila uptrend, Anda letakkan stop loss di garis
support. Bila downtrend, Anda letakkan stop loss di garis resistance. untuk lebih lengkapnya
baca di buku MAHIR ONLINE TRAIDING FOREX DENGAN META TRAIDER MT4/MT3 Halam
33 bagian teks take profit

5. Comment, untuk memberikan komentar pada transaksi yang hendak Anda buka. Jujur
saya sampai saat ini tidak pernah mengisi kolom comment karena sifatnya yang opsional.
Namun Anda bisa mencobanya untuk menambah wawasan trading Anda dalam
menggunakan aplikasi MT4.

6. Type, merupakan jenis transaksi. Ada 2 pilihan, yaitu Market Execution yang akan
mengeksekusi langsung transaksi Anda dengan price saat ini. Yang kedua adalah Pending
Order yang terdiri dari 4 macam, yaitu Buy Limit, Sell Limit, Buy Stop, dan Sell Stop. Jenis
pending order akan mengeksekusi transaksi Anda ketika kondisi yang Anda masukkan
terpenuhi. Saya berikan gambaran: misalnya saat ini nilai pasangan mata uang EURJPY
(misalnya saja) adalah 20. Bila Anda memilih Sell Limit dengan nilai 23 maka saat nilai
EURJPY 23 maka transaksi sell Anda dieksekusi. Bila Anda memilih Buy Sell pada nilai 17
maka selama nilai EURJPY yang saat ini bernilai 20 belum sampai menyentuh nilai 17 maka
transaksi Anda tidak akan dieksekusi. Namun begitu nilai EURJPY menyentuh 17 maka
transaksi buy Anda akan dieksekusi.

Buy Stop dan Sell Stop sebenarnya hampir sama dengan Buy Limit dan Sell Limit; namun
untuk jenis Buy Stop dan Sell Stop, parameter nilainya harus di atas harga (price) saat ini.
Misalnya nilai EURJPY saat ini 20 maka bila Anda memilih Buy Stop dengan nilai 23 maka
transaksi buy Anda akan dieksekusi bila nilai EURJPY telah menyentuh nilai 23. Bila anda
akan stop 17 maka AQ saat nilai EURJPY 20 maka transaksi sell anda akan di eksekusi saat
nilai EURJPY menyentuh nilai 17.
untuk lebih lengkapnya baca di buku MAHIR ONLINE TRAIDING FOREX DENGAN META
TRAIDER MT4/MT3 Halam 36 bagian teks type
7. Jendela Terminal, pada bagian ini Anda akan sedikit berhitung. Saat transaksi berjalan
Anda tidak akan lepas memantau jendela terminal, maka pemahaman atas bagian-bagian
yang terdapat pada jendela terminal sangat diperlukan. Berikut bagian-bagian yang terdapat
pada jendela terminal.

Order

Time

Balance: 10 000.00 USD

2015.02.09 07:45:06

ecret History | Nente Alerts

ty: 970.00 Marpins 113.39

Type

buy

Free margin 9656.41

Size

1.00

Malbes Market igrals

Symbol

eurusdm

Margin lever
8732.50%

Price

1.13391

Code flase Experts Jourmal

Default

For Help, press P1

8. Balance, adalah uang yang Anda miliki saat ini. Balance Anda akan bertambah atau
berkurang ketika Anda melakukan transaksi, Sell maupun Buy kemudian menutupnya
(Close). Selama Anda tidak melakukan transaksi maka nilai balance Anda akan tetap.

9. Equity, merupakan balance Anda bila Anda melakukan close saat transaksi sedang
berjalan. Misalnya, balance Anda saat ini 100. Bila saat transaksi sedang berjalan nilai equity
menunjukkan 105 maka bila saat itu Anda close transaksi Anda maka balance Anda akan
berubah menjadi 105. Begitu pula sebaliknya. Saat nilai equity Anda 75, yang dalam hal ini
Anda rugi, bila Anda close maka nilai balance Anda yang awalnya 100 akan menjadi 75.

RUMUS = Balance + Nilai Profit

10. Margin, merupakan biaya transaksi. Bisa dikatakan bahwa margin adalah uang jaminan
Anda kepada broker untuk melakukan transaksi. Contoh, misalnya di awal pembuatan akun
Anda memilih Leverage 1:1000 (lihat gambar bagian membuat demo akun), lalu Anda
melakukan transaksi Buy pada EURUSD dengan price 1.13391 dengan volume 1, maka
perhitungannya adalah sebagai berikut:

RUMUS = Price x Volume x 100000 x Leverage

Maka

Margin = 1.13391 x 1 x 100000 x (1/1000)

Hasilnya 113,39
Dari perhitungan di atas maka untuk melakukan transaksi pada pasangan mata uang
EURUSD dengan price 1.13391, Anda memerlukan dana sebesar 113.39 sebagai jaminan agar
Anda dapat bertransaksi. Bila Anda menggunakan nilai volume yang lebih kecil dari 1 dan
leverage yang lebih besar dari 1:1000, tentu nilai margin akan menjadi lebih kecil lagi.

11. Free Margin, merupakan sisa margin yang bisa Anda gunakan untuk transaksi
berikutnya. Nilai free margin adalah nilai balance yang dikurangi nilai margin saat ini.
Misalnya, balance Anda saat ini 10000 dan margin transaksi Anda yang berjalan saat ini
adalah 113,39. Perhitungannya:

RUMUS = Balance - Margin

Maka

Free Margin = 10000-113.39

Hasilnya adalah 9886,61

Dari perhitungan di atas maka untuk melakukan transaksi pada pasangan mata uang
EURUSD dengan price 1.13391, Anda memerlukan dana sebesar 113.39 sebagai jaminan agar
Anda dapat bertransaksi. Bila Anda menggunakan nilai volume yang lebih kecil dari 1 dan
leverage yang lebih besar dari 1:1000, tentu nilai margin akan menjadi lebih kecil lagi.

12 nih. Free Margin, merupakan sisa margin yang bisa Anda gunakan untuk transaksi
berikutnya. Nilai free margin adalah nilai balance yang dikurangi nilai margin saat ini.
Misalnya, balance Anda saat ini 10000 dan margin transaksi Anda yang berjalan saat ini
adalah 113,39. Perhitungannya:

RUMUS = Balance - Margin

Maka

Free Margin = 10000-113.39

Hasilnya adalah 9886,61

13. Profit, merupakan hasil dari transaksi Anda saat ini. Perlu Anda ketahui bahwa nilai
profit bersifat potensi. Selama Anda belum melakukan close maka nilai profit tidak berarti
apa-apa pada balance Anda. Bila hasil analisis Anda sesuai dengan grafik (misalnya Anda
buy dan ternyata grafik naik) maka nilai profit Anda plus. Namun bila analisis Anda tidak
sesuai dengan grafik (misalnya Anda buy dan ternyata grafik turun) maka nilai profit Anda
minus.

Yang perlu Anda ketahui adalah ketika Anda melakukan transaksi maka nilai profit Anda
langsung minus. Ini dikarenakan spread.

Pada jendela order sebelah kiri terdapat grafik harga. Bila kita amati, terdapat 2 nilai pada
grafik tersebut, yaitu 1.53990 dan 1.53960 yang artinya bila Anda melakukan transaksi saat
ini maka profit Anda akan minus sebesar 1.539901.53960 = 0.0003 sehingga sesuai dengan
rumus profit maka minus Anda pada kolom profit sebesar - 30 (asumsi nilai volume 1).

Rumus (Selisih Harga) x Volume x 100000

14. Leverage, perhatikan rumus margin di atas. Leverage yang dalam dunia trading berarti
daya ungkit. Sebenarnya dana untuk trading tidaklah sedikit. Coba Anda bayangkan bila
rumus margin di atas tanpa melibatkan leverage. Sepertinya tidak semua orang bisa trading.
Dengan adanya leverage maka Anda bisa trading meskipun balance sebesar 10$.

Tiap broker menyediakan beberapa pilihan leverage. Ada yang mulai dari 1:50 hingga 1:3000
untuk Anda pilih. Semakin kecil Anda memilih nilai leverage maka nilai margin semakin
besar dan semakin besar Anda memilih nilai leverage maka semakin kecil nilai margin yang
Anda keluarkan, Anda bisa mengubah nilai leverage pada halaman dashboard Anda. Pilih
detail akun Anda maka Anda akan mendapati informasi tentang nilai leverage yang telah
Anda pilih saat pembuatan akun. Anda bisa mengubah nilai leverage dengan klik Leverage
dan pilih nilai leverage sesuai dengan rencana strategi Anda.

2.4 Gerakan Chart

Anda dapat melihat bahwa chart terus bergerak naik-turun, kadang naik terus (uptrend),
kadang terus turun (down trend), kadang juga bergerak datar (sideways). Telah dijelaskan
bahwa forex merupakan perdagangan 2 mata uang sehingga disebut pasangan mata uang.
Misal EURUSD, berarti terdiri dari 2 mata uang, yaitu Eropa (EURO) dan Amerika (USD) di
mana mata uang yang ditulis di depan atau di atas lebih kuat. Perhatikan gambar di bawah.

EUR
= HARGA
USD

Gambar 2.29 Pergerakan Charts


Kita amati gambar di atas. HARGA terdiri dari 2 bagian yang dalam hal ini adalah EURUSD.
Bila nilai EUR menguat maka grafik akan naik (uptrend). Bila USD yang menguat maka grafik
akan turun (downtrend). Bila keduanya sama kuat atau sama lemah maka grafik akan
mendatar (sideways)

Rumus pergerakan harga ini juga berlaku untuk mata uang lain, misalnya USDJPY sehingga
USD berada di atas dan JPY berada di bawah. Pergerakan dari grafik USDJPY pun bergantung
dari nilai USD dan JPY. Bila nilai USD menguat maka grafik akan naik (uptrend), bila JPY yang
menguat maka grafik akan turun (downtrend). Bila keduanya sama kuat atau sama lemah
maka grafik akan mendatar (sideways).

2.5 Waktu Trading

Sebenarnya trading forex buka selama 5 hari 24 jam. Dari rentang waktu tersebut Anda bisa
memilih waktu terbaik untuk terjun ke pasar melakukan Open Position (OP), baik itu buy
maupun sell. Perlu Anda ketahui bahwa transaksi forex melibatkan mata uang negara dari
berbagai belahan dunia. Tentu tiap negara memiliki waktu yang berbeda. Bila di Indonesia
saat ini Dagi maka di Amerika sana malam hari, di Jepang sore maka di negara lain Disa
beda pula waktunya. Maka dari itu waktu terbaik dalam transaksi forex dalah ketika mata
uang dari negara tersebut sedang buka. Untuk jelasnya, erhatikan tabel berikut.

Tabel 2.2 Waktu trading

Negara GMT WIB

New Zealand Buka 23:30 04:30

Jepang Buka 00.00 07:00

New Zealand Tutup Jepang Buka. 07:00 14:00

Inggris Buka 08:00 15:00

Jepang Tutup Inggris Buka. 09:00 16:00

Amerika Buka 13:00 19:00

Inggris Tutup Amerika Buka 17:00 24:00


Amerika Tutup 22:30 03:30

pada musim dingin WIB adalah +8 dari GMT

Anda tidak perlu menunggu trading pada jam-jam di atas. Anda hanya perlu melihat chart
pada pasangan mata uang yang Anda amati. Bila Anda melihat peluang untuk profit, Anda
bisa langsung OP tanpa peduli jam berapa saat itu.

penjelasan sebelumnya telah dijelaskan waktu buka suatu negara. Namun sebenarnya yang
penting bukanlah jam berapa waktu tersebut, bukan pula jam berapa waktu tutup. Yang
terpenting adalah jam berapa berita fundamental dari negara tersebut muncul. Ini penting
karena pada jam tersebut grafik biasanya akan naik atau turun. Bahkan ada beberapa tipe
trader yang tidak melakukan trading pada jam keluarnya berita fundamental karena takut
arah grafik akan tajam berlawanan dengan analisis yang telah dibuat.

Untuk mengetahui berita fundamental forex, Anda bisa mengunjungi situs forexfactory.com
lalu klik bagian kalender. Anda akan mendapati mata uang suatu negara yang pada saat ini
terdampak berita fundamental.

Informasi Fundamental

Yang perlu Anda perhatikan adalah warna di samping mata uang. h Terdapat 4 warna
indikator kekuatan berita fundamental. Warna putih biasanya tidak berdampak apa-apa.
Warna kuning biasanya memiliki dampak yang tidak terlalu besar. Warna jingga biasanya
berdampak cukup besar atau medium, sementara warna merah biasanya memiliki dampak
besar atau bahkan sangat besar. Anda perlu waspada pada warna merah. Pengalaman saya,
mata uang USDCAD pernah terjun hebat karena berita fundamental pada mata uang CAD
sehingga pasangan mata uang USDCAD jadi menurun.

2.7 Margin Call

5. Dalam trading, loss dan profit itu pasangan. Bahkan seorang master pun masih juga
merasakan loss. Perbedaannya, trader yang sudah mahir akan tetap profit di akhir trading.
Bagi pemula, loss akan sering dijumpai. Hal ini wajar karena untuk mahir butuh proses.
Seorang master sudah melalui proses itu.

Bila sering loss sedangkan profit yang dihasilkan tidak mampu menutup jumlah loss berarti
nilai balance akan terus berkurang. Yang perlu diperhatikan adalah saat balance telah
mencapai nilai O (nol) maka secara otomatis transaksi Anda akan ditutup secara sistem
karena tidak mungkin balance Anda bernilai minus (di bawah nol). Penutupan transaksi
yang sedang berlangsung karena balance sudah habis disebut margin call.
Sudah tentu trader tidak pernah berharap akan terkena margin call. Jujur saya berkali-kali
mengalami margin call. lya, berkali-kali saya mengalami. "Saat itu terjadi pada saya, saya
sempat menangis dan depresi." Namun dari situ saya berbenah dan memperbaiki sistem
trading saya, psikologi saya, dan money managament saya. Saya menyadari bahwa trading
bukanlah perkara mudah, perlu diseriusi dan ditekuni. Belajar dari pengalaman setahap
demi setahap saya pun mulai konsisten profit.

Inti agar terhindar dari margin call adalah setiap Anda transaksi, hasil profit harus mampu
menutup loss sebelumnya. Itu intinya. Bukankah bila ingin sukses bisnis trading adalah kita
bisa meraup keuntungan? Bila sistem trading Anda masih belum mampu untuk itu, silahkan
perbaiki sistem trading Anda terlebih dahulu.

Anda mungkin juga menyukai