100% menganggap dokumen ini bermanfaat (1 suara)
4K tayangan110 halaman

79 Ide Implementasi Koding Dan Kecerdasan Artifisial

Dokumen ini menyajikan 79 ide implementasi koding dan kecerdasan artifisial dalam pendidikan, bertujuan untuk membantu guru mengajarkan konsep-konsep tersebut dengan cara yang kontekstual dan menyenangkan. Penerapan koding dan kecerdasan artifisial di kelas diharapkan dapat membekali siswa dengan keterampilan berpikir kritis dan kreatif, serta pemahaman yang lebih baik tentang teknologi. Buku ini dirancang agar fleksibel dan mudah digunakan, dengan ide-ide yang dapat diadaptasi sesuai kebutuhan kelas.

Diunggah oleh

SANDY SUDRAJAT
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
100% menganggap dokumen ini bermanfaat (1 suara)
4K tayangan110 halaman

79 Ide Implementasi Koding Dan Kecerdasan Artifisial

Dokumen ini menyajikan 79 ide implementasi koding dan kecerdasan artifisial dalam pendidikan, bertujuan untuk membantu guru mengajarkan konsep-konsep tersebut dengan cara yang kontekstual dan menyenangkan. Penerapan koding dan kecerdasan artifisial di kelas diharapkan dapat membekali siswa dengan keterampilan berpikir kritis dan kreatif, serta pemahaman yang lebih baik tentang teknologi. Buku ini dirancang agar fleksibel dan mudah digunakan, dengan ide-ide yang dapat diadaptasi sesuai kebutuhan kelas.

Diunggah oleh

SANDY SUDRAJAT
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

79 IDE

KODING
KECERDASAN
ARTIFISIAL
di Kelas

janganjadiguru
@janganjadiguru

@janganjadiguru
Pendidik, Fasilitator, Pembelajar Sepanjang Hayat

79 Ide Implementasi Koding dan Kecerdasan Artifisial di Kelas


@janganjadiguru

pendahuluan
Di dunia yang semakin terdigitalisasi, kemampuan untuk
memahami dan menggunakan teknologi tidak lagi menjadi
keahlian tambahan, melainkan kebutuhan dasar. Dua
kompetensi penting yang sedang menjadi sorotan global
adalah berpikir komputasional dan pemahaman tentang
Kecerdasan Artifisial. Keduanya bukan hanya tentang
menguasai perangkat lunak atau menjadi seorang
programmer, tetapi tentang membentuk cara berpikir yang
logis, sistematis, dan solutif.

Bagi para guru, terutama di Indonesia, istilah "Koding" dan


"Kecerdasan Artifisial" seringkali terdengar rumit dan tidak
relevan dengan konteks pembelajaran di kelas. Padahal,
penerapan keduanya bisa dimulai dari hal-hal sederhana
yang kontekstual dan menyenangkan bagi siswa.
Misalnya, mengenalkan konsep algoritma lewat resep
memasak, atau mengajak siswa mendiskusikan bagaimana
rekomendasi video di YouTube bisa muncul secara otomatis.
Hal-hal kecil ini adalah pintu masuk menuju literasi
teknologi yang mendalam.

79 Ide Implementasi Koding dan Kecerdasan Artifisial di Kelas


@janganjadiguru

Keresahan global terhadap dampak teknologi digital


terhadap generasi muda semakin banyak disuarakan. Buku
The Anxious Generation karya Jonathan Haidt menyoroti
bagaimana paparan gadget yang berlebihan tanpa
pemahaman dapat meningkatkan kecemasan,
mengganggu perkembangan sosial-emosional, dan
merusak fokus belajar anak. Fenomena brainrot—istilah
populer yang menggambarkan kondisi mental anak-anak
yang terlalu lama terpaku pada konten cepat, dangkal, dan
adiktif—menjadi ancaman nyata di kalangan generasi muda
saat ini. Di Indonesia pun, fenomena serupa dirasakan oleh
banyak guru dan orang tua: anak-anak tampak semakin
melekat pada layar, namun semakin sulit fokus, berinteraksi
sehat, atau menyelesaikan tugas dengan tuntas.

Di sinilah pentingnya peran Koding dan Kecerdasan


Artifisial dalam pendidikan: bukan untuk mendorong
anak semakin lekat dengan gadget, melainkan
membekali mereka cara berpikir dan pemahaman agar
tidak hanya menjadi konsumen pasif teknologi, tetapi
pengguna yang sadar, kritis, dan bijak. Alih-alih hanya
membatasi penggunaan gawai, kita bisa mengajarkan cara
kerjanya, membongkar logika di baliknya, dan membuka
ruang diskusi tentang etika dan dampak teknologi dalam
kehidupan sehari-hari.

Pemerintah Indonesia melalui penyusunan Naskah


Akademik Koding dan Kecerdasan Artifisial telah
menegaskan pentingnya integrasi kompetensi ini dalam
pendidikan dasar dan menengah. Namun, bagaimana guru
bisa memulainya tanpa harus merasa terbebani atau
kewalahan? Buku ini hadir untuk menjawab pertanyaan itu.

79 Ide Implementasi Koding dan Kecerdasan Artifisial di Kelas


@janganjadiguru

"79 Ide Implementasi Koding dan Kecerdasan Artifisial di


Kelas" disusun sebagai panduan praktis untuk para guru
dari berbagai jenjang dan mata pelajaran. Setiap ide
dirancang agar mudah diadaptasi, tidak membutuhkan
infrastruktur kompleks, dan tetap berakar pada tujuan
pembelajaran yang bermakna.

Harapan kami, buku ini dapat menjadi jembatan bagi guru


untuk membawa siswa tidak hanya mampu menggunakan
teknologi, tetapi juga memahaminya, mengkritisinya, dan
menggunakannya secara bijak dan kreatif. Karena masa
depan bukan hanya tentang menjadi pengguna teknologi,
tetapi juga tentang membentuk manusia yang mampu
berpikir kritis dan etis di tengah arus perubahan digital yang
cepat.

@janganjadiguru

79 Ide Implementasi Koding dan Kecerdasan Artifisial di Kelas


@janganjadiguru

Kapan dan Bagaimana Koding serta


Kecerdasan Artifisial Diajarkan?
Berdasarkan Naskah Akademik yang disusun oleh Pusat
Kurikulum dan Pembelajaran (Puskur), pembelajaran
Koding dan Kecerdasan Artifisial disusun secara bertahap
dan kontekstual mulai dari jenjang Sekolah Dasar hingga
Sekolah Menengah Atas/Kejuruan.

Kelas dan Usia Jam dan Penempatan Pendekatan


Pengenalan: dalam Kurikulum: Pembelajaran:

SD Kelas 5- 6 : SD dan SMP : Berbasis aktivitas,


Fokus pada berpikir Dapat diintegrasikan kolaboratif, dan
komputasional melalui dalam mata pelajaran kontekstual.
kegiatan non-digital yang relevan (Bahasa, Tidak membutuhkan
(unplugged). Mulai Matematika, IPA, IPS,
alat berat di awal,
dikenalkan konsep Informatika) atau
cukup dengan
Kecerdasan Artifisial menjadi program
secara sederhana penguatan proyek kegiatan sehari-hari.
melalui diskusi dan Profil Pelajar Pancasila. Mengedepankan
contoh keseharian. logika, etika, dan
kemampuan reflektif.
SMP dan SMA/SMK: SMA/SMK:
Pengenalan makin Bisa masuk dalam
kompleks, termasuk mata pelajaran
eksplorasi logika Informatika, mata
pemrograman, etika pelajaran pilihan, atau
AI, dan penggunaan sebagai
aplikasi berbasis AI. ekstrakurikuler
terstruktur.

Dengan pemetaan ini, guru tidak perlu menunggu “siap


teknologi”—karena pendekatan koding dan kecerdasan
artifisial bisa dilakukan dengan alat seadanya, asalkan
tujuannya membangun cara berpikir yang tepat.

79 Ide Implementasi Koding dan Kecerdasan Artifisial di Kelas


@janganjadiguru

Cara Menggunakan Buku Ini


Buku ini disusun agar fleksibel dan mudah digunakan. Anda
tidak perlu membaca dari awal hingga akhir secara
berurutan. Setiap ide berdiri sendiri dan dapat dipilih sesuai
kebutuhan kelas Anda.

Apakah ide-ide bisa dipilih bebas?

Ya. Anda bisa memilih


berdasarkan:
Ketersediaan waktu dan alat
Tingkat kesiapan murid
Kebutuhan mata pelajaran
Konteks lingkungan sekolah

Apakah ada pengelompokan ide?

Ada. Untuk memudahkan, ide-ide dalam buku ini


dikelompokkan berdasarkan:

Jenjang pendidikan: SD, SMP, SMA/SMK


Jenis pendekatan: aktivitas tanpa perangkat
(unplugged), integratif dengan mapel lain,
hingga pemanfaatan AI secara sederhana.

79 Ide Implementasi Koding dan Kecerdasan Artifisial di Kelas


@janganjadiguru

Simbol atau tag khusus:

Setiap ide dilengkapi dengan tag yang membantu


Anda cepat mengenali tipe aktivitas:

🔌 Unplugged: Aktivitas tanpa perangkat digital


🧩 Integratif: Terhubung dengan mata
pelajaran lain
💻 Daring: Membutuhkan akses internet atau
perangkat
🤖 AI: Fokus pada pemahaman dan
penggunaan Kecerdasan Artifisial
🧠 Berpikir Komputasional: Melatih logika,
algoritma, dan pemecahan masalah

Silakan gunakan tag ini sebagai penanda cepat untuk


menemukan ide yang sesuai dengan kondisi kelas Anda.
Buku ini bukan tentang kehebatan teknologi, melainkan
tentang keberdayaan guru dan kebermaknaan
pembelajaran.

79 Ide Implementasi Koding dan Kecerdasan Artifisial di Kelas


@janganjadiguru

Ide Koding
SD - SMP - SMA/SMK

79 Ide Implementasi Koding dan Kecerdasan Artifisial di Kelas


@janganjadiguru

Apa Itu Koding dan Mengapa Diperlukan


di Kurikulum?
Di zaman yang serba digital ini, hampir semua hal yang kita
gunakan setiap hari—dari ponsel, aplikasi pesan,
transportasi online, hingga sistem administrasi sekolah—
berjalan karena adanya koding. Tapi, belajar koding di
sekolah bukan berarti semua anak harus jadi
programmer. Justru, yang ingin ditumbuhkan adalah cara
berpikirnya: logis, sistematis, dan kreatif dalam
memecahkan masalah.

Koding adalah seni menyusun instruksi agar mesin (atau


bahkan manusia) melakukan sesuatu secara berurutan,
efisien, dan benar. Sama seperti kita membuat resep
memasak atau aturan main dalam permainan, koding
mengajarkan bagaimana mengubah ide menjadi langkah-
langkah konkret yang bisa dijalankan.

Dalam konteks pendidikan, koding erat kaitannya dengan


keterampilan abad 21, terutama:

Berpikir Kreativitas Kolaborasi dan Serta pemecahan


komputasional komunikasi masalah kompleks
(computational
thinking)

79 Ide Implementasi Koding dan Kecerdasan Artifisial di Kelas


@janganjadiguru

Koding juga menjadi jembatan antara pelajaran yang


abstrak (seperti matematika atau logika) dengan kehidupan
nyata. Anak yang belajar koding akan terbiasa mengurai
masalah, mencari pola, dan mencoba solusi alternatif—
keterampilan penting di masa depan, apapun profesinya.

Karena itulah, dalam revisi kurikulum terbaru, Koding


dimasukkan sebagai bagian dari pembelajaran lintas
mata pelajaran. Anak-anak tidak harus duduk di depan
komputer untuk mulai belajar koding. Mereka bisa bermain,
menggambar, membuat simulasi, dan menggunakan
benda sehari-hari untuk memahami logika dan urutan
instruksi.

Dengan pendekatan yang tepat, koding bukan hanya milik


anak kota atau sekolah kaya, tetapi bisa menjadi milik
semua anak Indonesia, dari kota hingga desa, dari jenjang
SD sampai SMA/SMK. Buku ini hadir untuk menunjukkan
bahwa belajar koding bisa menyenangkan, membumi, dan
relevan untuk siapa saja.

79 Ide Implementasi Koding dan Kecerdasan Artifisial di Kelas


@janganjadiguru

Ilustrasi Perbandingan:
Dunia Tanpa vs. Dengan Koding

Situasi Dunia Tanpa Koding Dunia dengan Koding

Terlatih mengurai
Anak mengalami Bingung dan
masalah jadi
masalah frustasi tanpa
langkah logis
strategi

Mengerti pola dan


Hafalan rumus
Belajar Matematika fungsi karena bisa
tanpa makna
digunakan

Mengerti cara kerja,


Hanya jadi
Gunakan teknologi bisa mengontrol
pengguna pasif
dan berinovasi

Bisa menciptakan
Terbatas pada
Kreativitas permainan, animasi,
bentuk seni klasik
dan simulasi

Siap adaptif di
Gagap menghadapi
Karier masa depan berbagai bidang
dunia kerja digital
pekerjaan

79 Ide Implementasi Koding dan Kecerdasan Artifisial di Kelas


@janganjadiguru

Ide 1 : Resep Algoritma

Jenjang: SD Kelas 5–6

Tag: 🔌 Unplugged, 🧩 Integratif (Bahasa


Indonesia)

Tujuan: Mengenalkan konsep algoritma sebagai


urutan langkah.

Deskripsi Singkat: Siswa menulis resep makanan atau


minuman favorit dengan urutan yang
logis dan eksplisit.

Langkah-langkah:
1.Guru menyiapkan:
Contoh resep sederhana (misal: membuat teh manis).
Kartu langkah kosong atau kertas kerja.
2.Guru memberi pengantar: “Komputer harus diberi perintah satu
per satu. Seperti kita saat membuat sesuatu.”
3.Siswa diminta memilih satu resep atau kegiatan yang mereka
tahu.
4.Siswa menuliskan langkah-langkah secara runtut dan jelas, satu
langkah per baris.
5.Saling bertukar resep dan mencoba mengikuti sesuai yang
tertulis.
6.Refleksi bersama: langkah mana yang kurang jelas atau
membingungkan.

Catatan Guru:
Bisa dikaitkan dengan teks prosedur, sangat cocok untuk kolaborasi
dengan guru Bahasa.

79 Ide Implementasi Koding dan Kecerdasan Artifisial di Kelas


@janganjadiguru

Ide 2: Robot Jalan-Jalan

Jenjang: SD Kelas 5–6

Tag: 🔌 Unplugged, 🧠 Berpikir Komputasional


Tujuan: Melatih keterampilan memberi instruksi
urutan dan arah.

Langkah-langkah:
1.Guru menyiapkan:

Kisi-kisi lantai dari kertas berukuran 5x5 (bisa pakai selotip di

lantai kelas).

Kartu instruksi arah (maju, kiri, kanan, mundur).

Objek tujuan (misal: botol air, buku, boneka).

2.Siswa diminta mengatur jalur untuk “robot” (temannya) agar

mencapai tujuan dengan aman.

3.Siswa menuliskan atau menyusun urutan instruksi: “maju, maju,

kanan, maju...”.

4.“Robot” menjalankan perintah sambil tim lain mengamati.

5.Setelah selesai, diskusikan apakah ada perintah yang ambigu

atau kurang tepat.

Catatan Guru:
Bisa dimodifikasi menjadi board game mini jika tidak bisa pakai
lantai kelas.

79 Ide Implementasi Koding dan Kecerdasan Artifisial di Kelas


@janganjadiguru

Ide 3: Komik Algoritma

Jenjang: SD Kelas 5–6

Tag: 🔌 Unplugged, 🧩 Integratif (Seni &


Bahasa)

Tujuan: Melatih kemampuan menyusun urutan


kegiatan logis dalam bentuk visual.

Langkah-langkah:
1.Guru menyiapkan:

Contoh komik strip sederhana.

Kertas panel kosong (berisi 4–6 kotak per lembar).

Spidol/warna.

2.Siswa diminta memilih aktivitas harian (misal: menyiapkan tas

sekolah).

3.Siswa menggambar langkah-langkah aktivitas tersebut dalam

bentuk komik.

4.Tambahkan narasi: “Pertama, saya bangun tidur. Kedua, saya...”

5.Presentasi karya ke teman, bahas apakah urutannya mudah

dipahami.

Catatan Guru:
Bisa menjadi tugas proyek kelompok atau pajangan kelas.

79 Ide Implementasi Koding dan Kecerdasan Artifisial di Kelas


@janganjadiguru

Ide 4: Puzzle Perintah

Jenjang: SD Kelas 5–6

Tag: 🔌 Unplugged, 💡 Mini Game


Tujuan: Melatih logika urutan dan ketelitian.

Langkah-langkah:
1.Guru menyiapkan:

Satu aktivitas sederhana yang terbagi dalam 6–8 langkah

(misal: cara mencuci tangan).

Cetakan setiap langkah dalam potongan terpisah (acak).

2.Siswa diminta menyusun potongan menjadi urutan yang benar.

3.Bandingkan hasil setiap kelompok.

4.Jika waktu memungkinkan, siswa membuat versi puzzle sendiri

dan menukar dengan kelompok lain.

Catatan Guru:

Sangat cocok untuk sesi pembuka atau penutup.

79 Ide Implementasi Koding dan Kecerdasan Artifisial di Kelas


@janganjadiguru

Ide 5: Cerita If–Then

Jenjang: SD Kelas 5–6

Tag: 🔌 Unplugged, 🧠 Logika Percabangan


Tujuan: Mengenalkan logika pemrograman
bersyarat.

Langkah-langkah:
1.Guru menyiapkan:

Contoh cerita bercabang (misalnya: “Jika kamu membawa

payung, kamu tetap kering...”).

Template kosong untuk membuat cabang (pohon logika

sederhana).

2.Siswa menulis cerita pendek dengan dua atau lebih pilihan: “Jika

kamu... maka...”

3.Bisa dibuat sebagai buku mini atau dilipat seperti petualangan

berlanjut.

4.Siswa bertukar cerita dan mencoba berbagai jalur.

Catatan Guru:
Membuka pemahaman tentang conditional logic dengan cara naratif
dan menyenangkan.

79 Ide Implementasi Koding dan Kecerdasan Artifisial di Kelas


@janganjadiguru

Ide 6: Simulasi Gantian Komputer (Loop


Sederhana)

Jenjang: SD Kelas 5–6

Tag: 🔌 Unplugged, 🧠 Berpikir Komputasional


Tujuan: Mengenalkan konsep pengulangan
(loop) dalam pemrograman.

Deskripsi Singkat: Siswa melakukan satu tindakan


berulang-ulang sesuai perintah “ulangi
X kali”.

Langkah-langkah:
1.Guru menyiapkan:

Kartu instruksi: “Tepuk tangan 3 kali”, “Loncat 5 kali”, “Putar

badan 2 kali”, dll.

2.Guru menjelaskan bahwa dalam coding, kita bisa memberi

perintah sekali dan mengulangnya.

3.Siswa membaca perintah dan mengeksekusi gerakan sesuai

jumlah pengulangan.

4.Bisa dilanjutkan dengan menulis perintah loop mereka sendiri.

Catatan Guru:
Sederhana tapi penting sebagai dasar pemahaman struktur
perulangan.

79 Ide Implementasi Koding dan Kecerdasan Artifisial di Kelas


@janganjadiguru

Ide 7: Petualangan Blok Kode

Jenjang: SD Kelas 5–6

Tag: 💻 Daring, 🧠 Komputasional,


🤖 AI (jika memakai tools lanjutan)
Tujuan: Mengenalkan antarmuka blok kode
(drag and drop coding).

Deskripsi Singkat: Siswa menggunakan platform seperti


Scratch Jr atau Blockly untuk membuat
karakter bergerak.

Langkah-langkah:
1.Guru menyiapkan:

Akses ke perangkat dengan Scratch Jr atau Code.org.

Proyeksi contoh sederhana (gerakan maju, putar, suara).

2.Guru memberi tantangan: “Buat karakter berjalan ke rumah”,

“Lompat dan bersuara”, dll.

3.Siswa menyusun blok kode secara visual dan menjalankannya.

4.Diskusi: Apa yang terjadi jika urutan salah?

Catatan Guru:
Jika daring terbatas, bisa dilakukan secara bergantian per kelompok
atau dijelaskan di kelas besar.

79 Ide Implementasi Koding dan Kecerdasan Artifisial di Kelas


@janganjadiguru

Ide 8: Drama “Jadi Komputer”

Jenjang: SD Kelas 5–6

Tag: 🔌 Unplugged, 🎭 Roleplay


Tujuan: Mengenalkan komponen sistem
komputer dan peran perintah.

Deskripsi Singkat: Siswa bermain peran sebagai


“keyboard”, “CPU”, “monitor”, “printer”,
dll.

Langkah-langkah:
1.Guru menyiapkan:

Nama-nama bagian komputer dan tugasnya.

Cerita alur sederhana: misalnya, “mengetik lalu mencetak

dokumen”.

2.Siswa dibagi menjadi kelompok. Masing-masing berperan sesuai

bagian.

3.Simulasikan perintah masuk (input) lalu diproses, lalu hasil keluar

(output).

4.Bisa dilanjut dengan refleksi: “Kalau CPU lambat, apa yang

terjadi?”

Catatan Guru:
Aktivitas kinestetik yang memudahkan murid memahami komputer
secara sistemik.

79 Ide Implementasi Koding dan Kecerdasan Artifisial di Kelas


@janganjadiguru

Ide 9: Kode Rahasia (Binary Game)

Jenjang: SD Kelas 5–6

Tag: 🔌 Unplugged, 💡 Mini Game


Tujuan: Mengenalkan sistem bilangan biner (0
dan 1) dalam bahasa mesin.

Deskripsi Singkat: Siswa menyandikan nama mereka atau


pesan pendek dalam bentuk kode
biner.

Langkah-langkah:
1.Guru menyiapkan:

Tabel alfabet ke binary (contoh: A = 01000001).

Contoh pesan.

2.Guru menjelaskan: komputer hanya mengenali 0 dan 1.

3.Siswa menyandikan nama mereka lalu saling menebak.

4.Bisa lanjut dengan membuat gelang karet dengan warna hitam =

1 dan putih = 0.

Catatan Guru:
Aktivitas ini juga menyenangkan sebagai tugas seni atau kerajinan.

79 Ide Implementasi Koding dan Kecerdasan Artifisial di Kelas


@janganjadiguru

Ide 10: Kartu Algoritma Menyortir

Jenjang: SD Kelas 5–6

Tag: 🔌 Unplugged, 🧩 Matematika


Tujuan: Mengenalkan logika sorting
(pengurutan data).

Deskripsi Singkat: Siswa mengurutkan angka atau gambar


dengan mengikuti aturan algoritma
tertentu (misal: dari kecil ke besar).

Langkah-langkah:
1.Guru menyiapkan:

Kartu angka atau gambar yang bisa diurutkan.

Instruksi sorting: bubble sort sederhana (bandingkan 2 kartu,

tukar jika perlu).

2.Siswa bekerja berkelompok dan mencoba mengikuti “instruksi

sorting”.

3.Diskusikan efisiensi: berapa langkah yang dibutuhkan untuk

menyelesaikan?

Catatan Guru:
Cocok disisipkan di pelajaran Matematika.

79 Ide Implementasi Koding dan Kecerdasan Artifisial di Kelas


@janganjadiguru

"Koding bukan soal


hafalan perintah, tapi
cara berpikir tentang
solusi."
79 Ide Implementasi Koding dan Kecerdasan Artifisial di Kelas
@janganjadiguru

Ide 11 : Rute Aman ke Sekolah

Jenjang: SD Kelas 3–6

Tag: 🔌 Unplugged, 🧩 IPS/PPKn,


🌍 Kontekstual
Tujuan: Mengembangkan pemahaman
algoritma dan logika urutan lewat peta
rute.
Deskripsi Singkat: Siswa membuat rute paling aman dari
rumah ke sekolah menggunakan
simbol perintah.

Langkah-langkah:
1.Guru menyiapkan:

Template peta jalan atau peta lingkungan sekolah.


Kartu arah (→ ↓ ↑ ←) atau simbol langkah.
2.Siswa menentukan jalur dari rumah ke sekolah dan menuliskan
perintahnya.

3.Diskusikan alternatif jalur: “mana yang lebih cepat?”, “mana yang


lebih aman?”
4.Bisa ditautkan dengan diskusi keselamatan lalu lintas atau

mitigasi bencana.

Catatan Guru:
Bisa dikaitkan dengan Profil Pelajar Pancasila—berpikir kritis dan
bernalar logis.

79 Ide Implementasi Koding dan Kecerdasan Artifisial di Kelas


@janganjadiguru

Ide 12 : Pasar Kode – Simulasi Jual Beli

Jenjang: SD Kelas 5–6

Tag: 🔌 Unplugged, 🧩 Matematika/Ekonomi,


🎮 Bermain Peran
Tujuan: Melatih logika transaksi, input-output,
dan urutan tindakan.

Deskripsi Singkat: Siswa membuat “mesin kasir” manual


yang menerima perintah untuk
menghitung transaksi.

Langkah-langkah:
1.Guru menyiapkan:

Kartu barang + harga.

Formulir perintah: “Jika beli X, maka bayar Y.”

2.Siswa bermain peran: pelanggan memberi perintah ke kasir

(komputer).

3.Kasir memproses input (barang), menghitung total, dan memberi

output (nota).

4.Tambahkan loop: “Beli 3 apel = ulangi beli apel 3x”.

Catatan Guru:
Aktivitas ini bisa dipadukan dengan pembelajaran keuangan dasar
dan etika transaksi.

79 Ide Implementasi Koding dan Kecerdasan Artifisial di Kelas


@janganjadiguru

Ide 13 : Simulasi Petugas Sampah Cerdas

Jenjang: SD Kelas 5–6

Tag: 🔌 Unplugged, ♻️ Lingkungan,


🤖 AI Konsep
Tujuan: Mengenalkan logika klasifikasi dan
algoritma pemilahan.

Deskripsi Singkat: Siswa memberi instruksi kepada “robot


pemilah” untuk memisahkan sampah
berdasarkan jenisnya.

Langkah-langkah:
1.Guru menyiapkan:

Gambar/kartu berbagai jenis sampah (organik, plastik, kertas).

Kotak simulasi tempat sampah.

2.Siswa membuat algoritma: “Jika plastik → tempat biru, jika organik

→ tempat hijau...”

3.Uji coba dengan teman memerankan “robot” dan eksekusi

algoritmanya.

4.Diskusi tambahan: bagaimana AI di dunia nyata memproses data

dan membuat keputusan?

Catatan Guru:
Menumbuhkan kesadaran lingkungan + logika klasifikasi = mantap.

79 Ide Implementasi Koding dan Kecerdasan Artifisial di Kelas


@janganjadiguru

Ide 14 : Penjaga Pantai Pintar

Jenjang: SD Kelas 5–6

Tag: 🔌 Unplugged, 🧠 Percabangan,


🌊 Kontekstual
Tujuan: Melatih siswa berpikir logis dalam
membuat keputusan berdasarkan
kondisi.
Deskripsi Singkat: Siswa membuat skenario if–then
tentang tindakan penjaga pantai dalam
berbagai situasi.

Langkah-langkah:
1.Guru menyiapkan:

Gambar kondisi pantai: “gelombang tinggi”, “cuaca cerah”,

“anak hilang”, dll.

Template logika if–then.

2.Siswa menyusun keputusan: “Jika ombak tinggi → pasang

bendera merah”, dst.

3.Saling uji: apakah keputusan sudah logis dan aman?

4.Refleksi: apakah AI bisa membuat keputusan serupa di masa

depan?

Catatan Guru:
Cocok untuk murid di wilayah pesisir atau pelajaran mitigasi
bencana.

79 Ide Implementasi Koding dan Kecerdasan Artifisial di Kelas


@janganjadiguru

Ide 15 : Menyusun Jadwal Harian Digital

Jenjang: SD Kelas 5–6

Tag: 🔌 Unplugged, 🧩 PPKn/BK,


📆 Manajemen Waktu
Tujuan: Melatih algoritma, keteraturan, dan
tanggung jawab pribadi.

Deskripsi Singkat: Siswa menyusun jadwal hariannya


dalam bentuk instruksi kode.

Langkah-langkah:
1.Guru menyiapkan:

Template blok waktu (jam 06.00 – 21.00).

Stiker aktivitas (makan, mandi, belajar, main, tidur).

2.Siswa menyusun “blok kode” untuk keseharian mereka.

3.Diskusi: apakah urutannya efisien? Adakah waktu yang perlu

diperbaiki?

4.Bisa disambung dengan aplikasi pembuat jadwal (di tahap

lanjutan).

Catatan Guru:
Sangat baik untuk penguatan karakter dan manajemen diri.

79 Ide Implementasi Koding dan Kecerdasan Artifisial di Kelas


@janganjadiguru

Ide 16 : Kartu Perintah Harian

Jenjang: SD Kelas 5–6

Tag: 🔌 Unplugged, 🎴 Kartu,


🧠 Algoritma Dasar
Tujuan: Melatih urutan dan keterkaitan aktivitas
sehari-hari dalam bentuk perintah.

Deskripsi Singkat: Siswa menyusun kartu kegiatan dari


bangun tidur hingga malam hari seperti
algoritma.

Langkah-langkah:
1.Guru menyiapkan:

Kartu berisi gambar aktivitas harian (bangun tidur, gosok gigi,

sarapan, dll).

2.Siswa diminta menyusun kartu dalam urutan yang logis.

3.Presentasi: “Ini algoritma keseharian saya.”

4.Diskusi: Apakah urutan sudah efisien? Apakah ada yang bisa

diulang dengan “loop”?

Catatan Guru:
Bisa jadi proyek individu atau kelompok. Menumbuhkan
keterampilan manajemen waktu + pemahaman algoritma.

79 Ide Implementasi Koding dan Kecerdasan Artifisial di Kelas


@janganjadiguru

Ide 17 : Kartu Bug Hunter

Jenjang: SD Kelas 5–6

Tag: 🔌 Unplugged, 🎴 Kartu,


🐞 Debugging
Tujuan: Mengenalkan konsep debugging
(memperbaiki kesalahan logika).

Deskripsi Singkat: Siswa diberi kartu berisi perintah yang


salah urutan, dan harus menemukan
serta memperbaiki “bug”.

Langkah-langkah:
1.Guru menyiapkan:

Beberapa set “kartu instruksi” yang berisi algoritma salah

(misal: gosok gigi dulu baru ambil sikat gigi).

2.Siswa membaca, menemukan kesalahan, dan memperbaiki

urutannya.

3.Bisa dijadikan permainan beregu: tim tercepat menemukan

“bug” mendapat poin.

Catatan Guru:
Mendorong siswa berpikir kritis dan teliti.

79 Ide Implementasi Koding dan Kecerdasan Artifisial di Kelas


@janganjadiguru

Ide 18: Boardgame Robot Labirin

Jenjang: SD Kelas 5–6

Tag: 🔌 Unplugged, 🎲 Boardgame,


🧠 Navigasi
Tujuan: Melatih pemrograman gerak dan
strategi jalan keluar.

Deskripsi Singkat: Siswa memprogram jalur robot dari titik


start ke finish di papan labirin.

Langkah-langkah:
1.Guru menyiapkan:

Papan labirin sederhana (bisa digambar di kertas karton).

Token robot dan kartu perintah (↑ ↓ ← →).

2.Siswa menyusun perintah secara berurutan lalu

mengeksekusinya di papan.

3.Teman menguji: “Apakah robot berhasil sampai tujuan?”

Catatan Guru:
Bisa digunakan berulang dan dibuat bersama siswa. Sangat cocok
untuk proyek kelompok.

79 Ide Implementasi Koding dan Kecerdasan Artifisial di Kelas


@janganjadiguru

Ide 19: Permainan Sorting Kartu

Jenjang: SD Kelas 5–6

Tag: 🔌 Unplugged, 🎴 Kartu,


🔢 Sorting
Tujuan: Memahami cara pengurutan data
secara logis.

Deskripsi Singkat: Siswa mengurutkan kartu angka


menggunakan algoritma sederhana
(misal bubble sort).

Langkah-langkah:
1.Guru menyiapkan:

Set kartu angka acak (bisa tulis tangan).

Penjelasan algoritma bubble sort sederhana.

2.Siswa menyusun dan membandingkan kartu berpasangan.

3.Ulangi langkah sampai kartu benar-benar urut.

Catatan Guru:
Siswa bisa membuat kartunya sendiri. Bisa dikaitkan dengan
pelajaran Matematika.

79 Ide Implementasi Koding dan Kecerdasan Artifisial di Kelas


@janganjadiguru

Ide 20: Kode Warna Rahasia

Jenjang: SD Kelas 5–6

Tag: 🔌 Unplugged, 🧩 Visual Pattern,


🎨 Warna
Tujuan: Mengenalkan konsep kode dan
representasi data.

Deskripsi Singkat: Siswa membuat kode warna untuk


huruf/angka lalu menyandikan nama
atau pesan.

Langkah-langkah:
1.Guru menyiapkan:

Template warna yang mewakili huruf/angka (misal: A=merah,

B=kuning, dst).

2.Siswa menuliskan nama mereka atau pesan singkat dalam

bentuk warna di kertas.

3.Saling menebak pesan berdasarkan “kamus kode”.

Catatan Guru:
Bisa dikembangkan menjadi gelang kode, hiasan kelas, atau
kegiatan seni.

79 Ide Implementasi Koding dan Kecerdasan Artifisial di Kelas


@janganjadiguru

“Belajar AI bukan agar


digantikan mesin, tapi
agar kita tahu cara
memimpinnya.”
79 Ide Implementasi Koding dan Kecerdasan Artifisial di Kelas
@janganjadiguru

Ide 21: Simulasi Chatbot Sekolah

Jenjang: SMP Kelas 8–9

Tag: 🔌 Unplugged, 🤖 AI Konsep,


🧠 Logika Percabangan
Tujuan: Mengenalkan logika chatbot melalui
struktur if–then yang sederhana.

Langkah-langkah:
1.Guru menyiapkan:
Contoh alur chatbot sederhana (misal: “Apa jadwal hari ini?”).
Template bagan alur (flowchart percakapan).
2.Guru memberi pengantar tentang chatbot: apa itu, bagaimana
cara kerjanya, dan contohnya di kehidupan nyata.
3.Siswa berkelompok dan menentukan topik chatbot (misal:
chatbot OSIS, chatbot perpustakaan).
4.Siswa menyusun pertanyaan-pertanyaan umum dan membuat
skenario jawaban bercabang dengan struktur:
Jika pertanyaan A → maka jawaban A1.
Jika pertanyaan B → maka jawaban B1.
5.Presentasi antar kelompok dengan roleplay: satu siswa jadi
pengguna, satu jadi chatbot manual.
6.Refleksi: apa yang membingungkan? Apakah bot cukup “pintar”?

Catatan Guru:
Cocok untuk memperkenalkan konsep kecerdasan buatan secara
kontekstual dan praktis.

79 Ide Implementasi Koding dan Kecerdasan Artifisial di Kelas


@janganjadiguru

Ide 22: Algoritma Cuci Tangan – Versi Audit

Jenjang: SMP Kelas 7–8

Tag: 🔌 Unplugged, 🧼 Kesehatan,


🔍 Prosedural
Tujuan: Mengembangkan algoritma prosedural
dan keterampilan observasi.

Langkah-langkah:
1.Guru menyiapkan:
Gambar/slide tentang 6 langkah mencuci tangan (versi WHO).
Kartu langkah acak dan lembar observasi “checklist”.
2.Guru menjelaskan bahwa coding adalah tentang menyusun
langkah logis dan eksplisit — mencuci tangan bisa menjadi
contoh nyata.
3.Siswa berkelompok menyusun urutan langkah mencuci tangan
dari potongan yang disediakan.
4.Kelompok lain berperan sebagai “auditor” dan mencoba
mengikuti perintah kelompok sebelumnya secara literal.
5.Diskusi:
Apakah semua langkah jelas?
Apa yang terjadi jika satu langkah dilewati atau ambigu?

Catatan Guru:
Aktivitas ini membangun pemahaman bahwa algoritma harus jelas,
tidak ambigu, dan dapat dieksekusi.

79 Ide Implementasi Koding dan Kecerdasan Artifisial di Kelas


@janganjadiguru

Ide 23: Game “Debug Cerita”

Jenjang: SMP Kelas 7–8

Tag: 🔌 Unplugged, 🧩 Bahasa Indonesia,


🐞 Debugging
Tujuan: Mengasah kemampuan mendeteksi
kesalahan logika dan urutan dalam
narasi.

Langkah-langkah:
1.Guru menyiapkan:
Cerita naratif pendek (3–5 paragraf) dengan 3–4 “bug” logika
(misal: tokoh memakai sepatu lalu baru pakai kaos kaki).
Lembar identifikasi bug dan kolom revisi.
2.Guru mengenalkan istilah bug dalam pemrograman dan
menyamakannya dengan kesalahan logika dalam cerita.
3.Siswa membaca cerita dan menandai bagian-bagian yang tidak
masuk akal secara urutan/logika.
4.Siswa merevisi cerita agar logis dan runtut.
5.Diskusi kelas: bagaimana cara “debugging” cerita, dan mengapa
urutan itu penting dalam coding dan menulis.

Catatan Guru:
Kolaboratif dengan pelajaran Bahasa Indonesia — dan bisa jadi
latihan menyenangkan!

79 Ide Implementasi Koding dan Kecerdasan Artifisial di Kelas


@janganjadiguru

Ide 24: Coding di Kehidupan Nyata – Infografis

Jenjang: SMP Kelas 8–9

Tag: 🔌 Unplugged, 🧩 IPS/Seni,


🌐 Literasi Digital
Tujuan: Menyadarkan bahwa coding tidak
hanya soal komputer, tapi juga ada di
kehidupan sekitar.

Langkah-langkah:
1.Guru menyiapkan:
Contoh infografis sederhana (misal: "Coding di ATM", "Coding
di lampu lalu lintas").
Template kosong infografis (kertas A4 dibagi 3 kolom: Fungsi –
Proses – Manfaat).
2.Guru memantik diskusi: “Di mana kamu melihat hasil dari coding
hari ini?”
3.Siswa mengidentifikasi minimal 2 contoh (game favorit, aplikasi
kasir, mesin absensi).
4.Siswa membuat infografis berdasarkan hasil pengamatan dan
logika proses:
Input → Proses → Output.
5.Presentasi atau galeri kelas.

Catatan Guru:
Bisa dikolaborasikan dengan guru seni atau TIK. Memperkuat
pemahaman bahwa coding = solusi.

79 Ide Implementasi Koding dan Kecerdasan Artifisial di Kelas


@janganjadiguru

Ide 25: Menyusun Playlist Musik Otomatis

Jenjang: SMP Kelas 7–9

Tag: 🔌 Unplugged, 🎵 Minat Siswa,


🧠 Logika Kategori
Tujuan: Memahami prinsip dasar sistem
rekomendasi dan logika percabangan
berdasarkan preferensi.

Langkah-langkah:
1.Guru menyiapkan:
Template bagan if–then.
Contoh playlist berdasarkan suasana (misal: sedih, semangat,
belajar).
2.Siswa menjawab pertanyaan preferensi (“Apakah kamu sedang
belajar?”, “Apakah kamu sedang galau?”).
3.Berdasarkan jawaban, siswa membuat logika pemilihan musik
seperti:
Jika belajar → musik lo-fi.
Jika semangat → musik EDM.
4.Buat bagan percabangan playlist dan diskusikan cara kerjanya.
5.Tambahan: bandingkan dengan sistem rekomendasi
YouTube/Spotify.

Catatan Guru:
Cocok untuk siswa yang gemar musik. Menanamkan dasar AI
berbasis preferensi.

79 Ide Implementasi Koding dan Kecerdasan Artifisial di Kelas


@janganjadiguru

Ide 26: Simulasi Voting OSIS dengan Algoritma

Jenjang: SMP Kelas 7–9

Tag: 🔌 Unplugged, 🧩 PPKn/Matematika,


🧠 Data & Logika
Tujuan: Memahami logika input–proses–output
dan data voting.

Deskripsi Singkat: Siswa membuat kode warna untuk


huruf/angka lalu menyandikan nama
atau pesan.

Langkah-langkah:
1.Guru menyiapkan:
Kertas suara simulasi.
Kotak suara + form rekap sederhana.
2.Guru menjelaskan bahwa sistem voting juga menggunakan
logika seperti pemrograman: menerima data, memproses, dan
menghasilkan output.
3.Siswa melakukan simulasi pemilu kelas.
4.Kelompok siswa menyusun algoritma:
Input (suara)
Proses (penghitungan)
Output (pemenang)
5.Diskusikan: bagaimana cara membuat sistem lebih efisien?
Bagaimana jika ada suara tidak sah?

Catatan Guru:
Cocok untuk pembelajaran demokrasi dan pengolahan data.

79 Ide Implementasi Koding dan Kecerdasan Artifisial di Kelas


@janganjadiguru

Ide 27: Menyusun Kode Etika Dunia Digital

Jenjang: SMP Kelas 8–9

Tag: 🔌 Unplugged, 📱 Etika Digital,


🌐 Literasi
Tujuan: Melatih berpikir logis tentang batasan
penggunaan teknologi dan
mengenalkan prinsip safety in tech.
Deskripsi Singkat: Siswa menyusun “kode” perilaku digital
layaknya programmer menetapkan
aturan sistem.

Langkah-langkah:
1.Guru menyiapkan:

Contoh aturan sederhana digital (misal: “Jika menerima pesan

dari orang tak dikenal → jangan dibalas”).

2.Guru membuka diskusi tentang etika digital dan keamanan.

3.Siswa menyusun peraturan/algoritma perilaku:

If → then format (Jika X → maka Y).

4.Diskusi kelompok: manakah aturan yang harus bersifat wajib?

Mana yang opsional?

Catatan Guru:
Bisa dikaitkan dengan PPKn dan profil pelajar Pancasila.

79 Ide Implementasi Koding dan Kecerdasan Artifisial di Kelas


@janganjadiguru

Ide 28: Resep Masakan = Algoritma

Jenjang: SMP Kelas 7–8

Tag: 🔌 Unplugged, 🍳 Kewirausahaan/Prakarya,


🧠 Prosedural
Tujuan: Memahami bahwa algoritma ada dalam
kehidupan sehari-hari.

Deskripsi Singkat: Siswa menyusun algoritma dalam


bentuk resep masakan favorit mereka.

Langkah-langkah:
1.Guru menyiapkan:

Template: bahan, langkah-langkah, kondisi tertentu.

2.Siswa diminta menulis “resep” masakan dengan bahasa logis:

Bahan (input), langkah (proses), hasil (output).

3.Tambahan:

Buat versi “jika bahan tidak ada” → modifikasi dengan logika if–

else.

4.Presentasi dan diskusi logika: apa yang terjadi jika urutan salah?

Catatan Guru:
Sangat cocok diintegrasikan dengan keterampilan hidup dan proyek
kewirausahaan.

79 Ide Implementasi Koding dan Kecerdasan Artifisial di Kelas


@janganjadiguru

Ide 29: Papan Perintah Karakter Komik

Jenjang: SMP Kelas 7–8

Tag: 🔌 Unplugged, 🎨 Bahasa Indonesia/Seni,


🧠 Alur Logis
Tujuan: Mengasah urutan logika dalam narasi
visual.

Deskripsi Singkat: Siswa membuat alur perintah seperti


kode yang dijalankan oleh karakter
komik.

Langkah-langkah:
1.Guru menyiapkan:

Template strip komik kosong (3–4 panel).

Contoh instruksi: “Melompat jika hujan”, “Berteriak jika

ketakutan”.

2.Siswa membuat karakter dengan alur “dijalankan” melalui kode

(if–then atau urutan aksi).

3.Hasilnya bisa digantung di kelas sebagai “komik logika”.

Catatan Guru:
Mengintegrasikan literasi visual, storytelling, dan logika coding.

79 Ide Implementasi Koding dan Kecerdasan Artifisial di Kelas


@janganjadiguru

Ide 30: Kode Warna Identitas Diri

Jenjang: SMP Kelas 7–9

Tag: 🔌 Unplugged, 🎨 Seni/PPKn,


🧠 Representasi Data
Tujuan: Mengenalkan konsep penyandian data
dan ekspresi diri berbasis logika.

Deskripsi Singkat: Siswa menyandikan identitas mereka


(minat, kebiasaan, sifat) ke dalam pola
warna dan simbol seperti kode.

Langkah-langkah:
1.Guru menyiapkan:

“Kamus kode” warna dan simbol (misal: merah = suka

olahraga, biru = suka membaca).

2.Siswa memilih 5–7 aspek dari diri mereka lalu menyandikannya

dengan warna/simbol.

3.Desain dalam bentuk poster atau gelang.

4.Presentasi dan interpretasi: “Siapa saya dalam kode?”

Catatan Guru:
Kegiatan ini menguatkan identitas, empati, dan pemahaman bahwa
data bisa dikodekan dengan berbagai cara.

79 Ide Implementasi Koding dan Kecerdasan Artifisial di Kelas


@janganjadiguru

Ide 31: Puzzle Logika “Robot Tukang Pos”

Jenjang: SMP Kelas 7–8

Tag: 🔌 Unplugged, 📦 Hands-on,


🧠 Navigasi
Tujuan: Melatih pemrograman urutan langkah
dan logika arah.

Deskripsi Singkat: Siswa menyusun perintah untuk “robot


tukang pos” agar mengantar paket ke
rumah yang tepat.

Langkah-langkah:
1.Guru menyiapkan:

Papan grid 5x5 (bisa dari kertas karton atau ubin kelas).

Token rumah, paket, robot, dan kartu perintah (↑ ↓ ← → putar

kanan/kiri).

2.Siswa menyusun perintah langkah demi langkah agar robot

mencapai tujuan.

3.Tantangan dapat ditingkatkan: rintangan, pilihan jalur tercepat,

atau loop.

Catatan Guru:
Bisa dibuat bersama siswa. Media bisa dari kertas warna, kancing,
atau benda bekas.

79 Ide Implementasi Koding dan Kecerdasan Artifisial di Kelas


@janganjadiguru

“Kita tidak sedang


mendidik anak-anak
untuk dunia hari ini, tapi
untuk dunia yang belum
ada."
79 Ide Implementasi Koding dan Kecerdasan Artifisial di Kelas
@janganjadiguru

Ide 32: “Kode Piring” – Sistem Pelabelan Manual

Jenjang: SMP Kelas 7–9

Tag: 🔌 Unplugged, 🍽️ Visualisasi,


🧠 Representasi Data
Tujuan: Mengenalkan encoding/decoding data
dengan benda nyata.

Deskripsi Singkat: Siswa membuat label makanan dengan


sistem kode warna atau bentuk sebagai
"scanner makanan sehat".

Langkah-langkah:
1.Guru menyiapkan:

Piring kertas, stiker warna, dan daftar kode (misal: hijau =

sehat, merah = gula tinggi).

2.Siswa menyusun data makanan sehari-hari dalam bentuk piring

dan label warnanya.

3.Presentasi sistem koding mereka dan lakukan “scanning” silang

antarkelompok.

4.Bisa dikaitkan dengan pelajaran gizi atau IPS (konsumsi

berkelanjutan).

Catatan Guru:
Cocok untuk proyek kolaboratif antarpelajaran (TIK–IPA–PKWU).

79 Ide Implementasi Koding dan Kecerdasan Artifisial di Kelas


@janganjadiguru

Ide 33: Kartu Loop – Aktivitas Berulang

Jenjang: SMP Kelas 7–8

Tag: 🔌 Unplugged, 🃏 Kartu, 🔁 Looping


Tujuan: Mengenalkan konsep pengulangan
(loop) dalam algoritma.

Deskripsi Singkat: Siswa membuat rangkaian aktivitas


sederhana dengan pengulangan, lalu
mengubahnya jadi algoritma.

Langkah-langkah:
1.Guru menyiapkan:

Kartu aktivitas (lompat, duduk, angkat tangan, dll).

Kartu instruksi loop (ulangi 3x, selama 5 detik, dll).

2.Siswa menyusun “program aktivitas” menggunakan kartu dan

mengeksekusinya bersama kelompok.

3.Diskusi: mana yang bisa dipersingkat dengan loop?

Catatan Guru:
Aktivitas fisik yang juga menyenangkan dan energizer!

79 Ide Implementasi Koding dan Kecerdasan Artifisial di Kelas


@janganjadiguru

Ide 34: Mesin Vending Mini Kertas

Jenjang: SMP Kelas 8–9

Tag: 🔌 Unplugged, 🎯 Praktis,


🧠 Logika Input-Output
Tujuan: Mengenalkan prinsip logika input,
proses, dan output secara mekanik.

Deskripsi Singkat: Siswa merancang simulasi mesin


penjual otomatis menggunakan
kertas/kotak bekas.

Langkah-langkah:
1.Guru menyiapkan:

Kotak bekas, kertas warna, gambar snack.

Label harga/kode barang.

2.Siswa membuat mesin vending kertas yang menerima “uang”

(token) dan memproses pembelian.

3.Buat diagram algoritmanya:

Input: kode barang + token

Proses: cek cukup/tidak

Output: barang/tidak bisa keluar

Catatan Guru:
Bisa dijadikan proyek pameran atau tugas kreatif kelompok.

79 Ide Implementasi Koding dan Kecerdasan Artifisial di Kelas


@janganjadiguru

Ide 35: Puzzle Tangram Logika

Jenjang: SMP Kelas 7–9

Tag: 🔌 Unplugged, 🔷 Visual-Spasial,


🧠 Algoritma Bentuk
Tujuan: Menghubungkan pola bentuk dengan
instruksi urutan dan rotasi.

Deskripsi Singkat: Siswa menyusun bentuk dari potongan


tangram sesuai instruksi kode (putar,
geser, balik).

Langkah-langkah:
1.Guru menyiapkan:

Potongan tangram dari kertas/karton.

Lembar instruksi berbasis perintah visual (geser 2 cm, rotasi

kanan 90°, dll).

2.Siswa mengikuti instruksi untuk menyusun bentuk akhir.

3.Bandingkan hasil dan refleksi: apakah urutannya jelas? Apakah

kesalahan terjadi karena perintah atau eksekusi?

Catatan Guru:
Bisa dikaitkan dengan Matematika (geometri transformasi) dan seni.

79 Ide Implementasi Koding dan Kecerdasan Artifisial di Kelas


@janganjadiguru

Ide 36: Algoritma Layanan Pelanggan

Jenjang: SMA/SMK semua jurusan

Tag: 🔌 Unplugged, 🧠 Logika Percabangan,


💼 Layanan
Tujuan: Memahami logika if–else melalui
simulasi interaksi pelanggan.

Deskripsi Singkat: Siswa membuat alur layanan pelanggan


seperti CS (Customer Service) dalam
bentuk flowchart atau skenario.

Langkah-langkah:
1.Guru menyiapkan:
Contoh flowchart layanan (misal: keluhan produk rusak).
Template bagan alur percabangan.
2.Siswa memilih skenario layanan (misal: kasir, pusat bantuan
aplikasi, penanganan komplain).
3.Menyusun logika interaksi:
“Jika pelanggan tidak puas → minta maaf → tawarkan solusi.”
“Jika pelanggan puas → minta testimoni.”
4.Presentasi dalam bentuk roleplay dan refleksi: apakah alurnya
efisien?

Catatan Guru:
Relevan dengan dunia kerja dan keterampilan komunikasi.

79 Ide Implementasi Koding dan Kecerdasan Artifisial di Kelas


@janganjadiguru

Ide 37: Menyusun “Kode Etik Tim” dalam Proyek

Jenjang: SMA/SMK semua jurusan

Tag: 🔌 Unplugged, 🤝 Kolaborasi, 📜 Etika


Tujuan: Mengenalkan konsep rules dalam
sistem (coding & sosial).

Deskripsi Singkat: Siswa menyusun aturan kolaborasi


layaknya developer membuat “rules”
dalam proyek pemrograman.

Langkah-langkah:
1.Guru menyiapkan:

Template “kode etik proyek” dan contoh dari dunia kerja.

2.Siswa berdiskusi: “Kalau kita buat aplikasi bareng, aturan mainnya

apa aja?”

3.Tulis kode etik dalam format if–then:

“Jika anggota tidak hadir → kabari dulu.”

“Jika ada konflik → diselesaikan secara diskusi.”

4.Kaitkan dengan etika kolaborasi di dunia IT dan startup.

Catatan Guru:
Cocok digunakan saat mulai proyek kelompok atau tugas akhir.

79 Ide Implementasi Koding dan Kecerdasan Artifisial di Kelas


@janganjadiguru

Ide 38: Simulasi Algoritma Rekomendasi Produk

Jenjang: SMA/SMK Pemasaran, Bisnis Daring,


atau umum
Tag: 🔌 Unplugged, 🧠 Data & Preferensi,
🛒 Rekomendasi
Tujuan: Memahami dasar algoritma sistem
rekomendasi berbasis minat pengguna.

Deskripsi Singkat: Siswa membuat simulasi “sistem


rekomendasi” seperti marketplace:
pelanggan A suka barang X, maka
kemungkinan suka barang Y.

Langkah-langkah:
1.Guru menyiapkan:

Template daftar minat pengguna dan produk.

Contoh model rekomendasi sederhana (berbasis asosiasi).

2.Siswa melakukan simulasi:

Jika pengguna suka A dan B → mungkin suka C.

3.Diskusikan bagaimana sistem seperti Tokopedia/Shopee

menyarankan produk.

Catatan Guru:
Memberi gambaran nyata peran coding dalam ekonomi digital.

79 Ide Implementasi Koding dan Kecerdasan Artifisial di Kelas


@janganjadiguru

Ide 39: “Dekode” Lagu Favorit Siswa

Jenjang: SMA semua jurusan

Tag: 🔌 Unplugged, 🎵 Kreatif,


🧠 Representasi Data
Tujuan: Mengubah data non-digital (musik)
menjadi sistem logis.

Deskripsi Singkat: Siswa menyandikan lagu favorit mereka


dalam bentuk urutan simbol atau
angka, lalu siswa lain menebak.

Langkah-langkah:
1.Guru menyiapkan:

Template pengkodean (misal: nada → angka, ritme → simbol).

2.Siswa memilih lagu dan menyandikannya ke dalam “kode lagu”.

3.Kelompok lain mencoba membaca dan menebak lagu tersebut.

4.Diskusi: seperti apa data musik disimpan dan dibaca oleh

komputer?

Catatan Guru:
Bisa dikaitkan dengan pengolahan data multimedia dan sistem
penyimpanan digital.

79 Ide Implementasi Koding dan Kecerdasan Artifisial di Kelas


@janganjadiguru

Ide 40: Algoritma Rute Transportasi Lokal

Jenjang: SMA/SMK (Geografi, IPS, TIK)

Tag: 🔌 Unplugged, 🧠 Graf & Logika,


🚌 Kontekstual
Tujuan: Menghubungkan pemrograman
dengan navigasi dan efisiensi rute.

Deskripsi Singkat: Siswa menyusun algoritma rute


tercepat/termurah untuk perjalanan
lokal menggunakan transportasi umum.

Langkah-langkah:
1.Guru menyiapkan:

Peta lokal (kota/kabupaten).

Informasi rute angkot/bis/ojek online.

2.Siswa menentukan titik awal–akhir, dan menghitung jalur

optimal.

3.Susun algoritma:

“Jika naik angkot A → turun di X → lanjut ojek → sampai tujuan.”

4.Diskusi: bagaimana Google Maps menggunakan algoritma

serupa?

Catatan Guru:
Kontekstual, integratif dengan Geografi dan kehidupan nyata.

79 Ide Implementasi Koding dan Kecerdasan Artifisial di Kelas


@janganjadiguru

“Unplugged pun bisa.


Karena koding dimulai
dari cara kita menyusun
logika, bukan dari gawai.”
79 Ide Implementasi Koding dan Kecerdasan Artifisial di Kelas
@janganjadiguru

Ide 41: Kode Sandi Perasaan

Jenjang: SMA/SMK semua jurusan

Tag: 🔌 Unplugged, 🧠 Representasi Simbol,


💬 Emosi & Ekspresi
Tujuan: Mengenalkan cara penyandian data
menggunakan simbol, warna, atau
urutan logis.
Deskripsi Singkat: Siswa menyusun sistem kode untuk
mengekspresikan perasaan mereka
(marah, sedih, senang) tanpa
menggunakan kata, hanya lewat simbol
atau warna.

Langkah-langkah:
1.Guru menyiapkan:

Template kode: warna, bentuk, urutan.

Contoh: merah = marah, biru = tenang, segitiga = bingung.

2.Siswa merancang “kode emosi pribadi” dan mengirimkan pesan

ke teman menggunakan kode tersebut.

3.Teman mencoba menginterpretasikan arti pesan.

4.Diskusi: bagaimana komunikasi digital menggunakan “kode”

juga? (emoji, emotikon, tagar).

Catatan Guru:
Bisa dikaitkan dengan literasi emosi dan komunikasi digital.

79 Ide Implementasi Koding dan Kecerdasan Artifisial di Kelas


@janganjadiguru

Ide 42: “Program” Personal Morning Routine

Jenjang: SMA/SMK semua jurusan

Tag: 🔌 Unplugged, 🧠 Algoritma Prosedural,


💡 Reflektif
Tujuan: Membangun kebiasaan melalui
algoritma harian.

Deskripsi Singkat: Siswa menyusun “kode” untuk rutinitas


pagi pribadi mereka dalam bentuk
langkah prosedural.

Langkah-langkah:
1.Guru menyiapkan:

Template “kode aktivitas” harian (waktu, kondisi, aksi).

2.Siswa memetakan aktivitas pagi: bangun – cuci muka – olahraga –

sarapan, dsb.

3.Buat versi kode dengan logika percabangan:

“Jika telat bangun → langsung skip sarapan.”

4.Uji dan refleksi seminggu kemudian: apakah algoritma berhasil?

Catatan Guru:
Bisa diintegrasikan dengan konseling atau pelajaran PPKn.

79 Ide Implementasi Koding dan Kecerdasan Artifisial di Kelas


@janganjadiguru

Ide 43: Simulasi Error – Mencari Kesalahan


Kode Manual

Jenjang: SMA/SMK jurusan TIK, Akuntansi, atau


umum
Tag: 🔌 Unplugged, 🐞 Debugging,
🧠 Ketelitian
Tujuan: Melatih siswa mengenali kesalahan
logika dan sintaksis dalam "kode"
manual.
Deskripsi Singkat: Siswa diberi potongan pseudo-code
atau algoritma dengan kesalahan dan
diminta memperbaiki.

Langkah-langkah:
1.Guru menyiapkan:

3–5 contoh algoritma dengan error (urutan salah, kondisi tidak

lengkap, loop tak terbatas).

2.Siswa bekerja dalam kelompok untuk menemukan dan

membenarkan kesalahan.

3.Presentasi kelompok dan refleksi: mana bug yang paling sulit

ditemukan?

Catatan Guru:
Bisa jadi latihan kompetisi seru antarkelompok.

79 Ide Implementasi Koding dan Kecerdasan Artifisial di Kelas


@janganjadiguru

Ide 44: Game Logic Puzzle “Cari Skenario


Aman”

Jenjang: SMA/SMK semua jurusan

Tag: 🔌 Unplugged, 🎲 Logika Deduktif,


🛡️ Problem Solving
Tujuan: Mengasah kemampuan logika dalam
menyusun langkah yang aman atau
benar dari berbagai pilihan.
Deskripsi Singkat: Siswa diberikan skenario (misal: krisis
bencana, keputusan bisnis, atau pilihan
etika) dan harus menyusun pilihan
berjenjang untuk sampai ke solusi
terbaik.

Langkah-langkah:
1.Guru menyiapkan:

Kartu skenario dan beberapa pilihan tindakan.

Diagram alur kosong.

2.Siswa menyusun algoritma: dari kondisi → aksi → hasil →

konsekuensi.

3.Simulasikan: jika ambil opsi A → konsekuensinya X. Jika B → Y.

4.Diskusi: mana jalur paling logis dan aman?

Catatan Guru:
Cocok dikolaborasikan dengan PPKn, Geografi, atau Ekonomi.

79 Ide Implementasi Koding dan Kecerdasan Artifisial di Kelas


@janganjadiguru

Ide 45: Mini-Proyek: "Jurnal Algoritma Hidup


Sehari-Hari"

Jenjang: SMA/SMK semua jurusan

Tag: 🔌 Unplugged, 📓 Reflektif, 🧠 Life Coding


Tujuan: Menyadari bahwa banyak proses hidup
adalah algoritma.

Deskripsi Singkat: Siswa memilih 3 aktivitas harian dan


mendokumentasikan algoritmanya
secara logis (langkah demi langkah,
kondisi, pengulangan).

Langkah-langkah:
1.Guru menyiapkan:

Format jurnal sederhana (aktivitas – langkah – logika –

alternatif).

2.Contoh aktivitas: mencuci motor, mengerjakan PR, membeli

pulsa.

3.Siswa menyusun algoritma dari tiap aktivitas:

Cek kondisi awal → lakukan tindakan → cek hasil.

4.Refleksi kelas: bagaimana hidup kita penuh logika dan struktur?

Catatan Guru:
Proyek yang memperkuat kesadaran berpikir komputasional di
kehidupan nyata.

79 Ide Implementasi Koding dan Kecerdasan Artifisial di Kelas


@janganjadiguru

Ide 46: “Kotak Input–Output” – Simulasi


Sistem Kerja

Jenjang: SMA/SMK semua jurusan

Tag: 🔌 Unplugged, 📦 Sistem Manual,


🧠 Logika I/O
Tujuan: Memahami prinsip dasar sistem input–
proses–output dalam kehidupan nyata.

Deskripsi Singkat: Siswa membuat “kotak sistem” yang


memproses masukan menjadi keluaran,
sesuai instruksi atau aturan logika.

Langkah-langkah:
1.Guru menyiapkan:

Kotak kardus/karton berlubang (input di sisi kiri, output di

kanan).

Beberapa benda kecil (kancing, kertas warna, kartu angka).

2.Siswa merancang “aturan sistem” seperti:

Jika masuk kancing merah → keluarkan kartu A.

Jika 2 kartu angka masuk → jumlahkan → keluarkan hasil.

3.Kelompok lain menguji sistem dan mencoba menebak logikanya.

Catatan Guru:
Dapat dikaitkan dengan pelajaran IPA, Ekonomi, atau Teknik.

79 Ide Implementasi Koding dan Kecerdasan Artifisial di Kelas


@janganjadiguru

Ide 47: Board Game “Bangun Desa Cerdas”

Jenjang: SMA/SMK semua jurusan

Tag: 🎲 Board Game, 🧩 Simulasi Proyek,


🔌 Unplugged
Tujuan: Melatih logika, strategi, dan pemikiran
sistemik dalam membangun solusi
nyata.
Deskripsi Singkat: Siswa merancang papan permainan
tentang membangun desa berbasis
teknologi, dengan tantangan dan
kondisi tertentu.

Langkah-langkah:
1.Guru menyiapkan:

Template papan desa (bisa digambar sendiri).

Kartu kondisi: “Tidak ada listrik”, “Banjir”, “Warga tidak melek

digital”.

Kartu solusi: “Pasang panel surya”, “Pelatihan online”, dsb.

2.Siswa menyusun logika permainan:

Jika X terjadi → solusi Y bisa dilakukan → efek Z muncul.

3.Mainkan antar kelompok dan bahas strategi terbaik.

Catatan Guru:
Bisa diintegrasikan dengan pelajaran Geografi, PPKn, atau PKWU.

79 Ide Implementasi Koding dan Kecerdasan Artifisial di Kelas


@janganjadiguru

Ide 48: Rangkaian Logika Sederhana dari


Kertas

Jenjang: SMK Teknik/Listrik/Informatika (bisa


juga SMA IPA)
Tag: 🔌 Unplugged, 🧠 Logika Digital, ⚡ Fisika
Tujuan: Memahami dasar gerbang logika (AND,
OR, NOT) melalui simulasi fisik.

Deskripsi Singkat: Siswa menggunakan kertas dan tombol


buatan untuk meniru cara kerja logika
digital.

Langkah-langkah:
1.Guru menyiapkan:

Potongan kertas warna untuk tombol A dan B.

Jalur alur logika pada karton (dapat dipasang velcro/lipatan).

2.Siswa membuat simulasi:

“Tombol A dan B ditekan → lampu menyala” (AND).

“Tombol A atau B ditekan → lampu menyala” (OR).

3.Uji berbagai kombinasi dan catat hasilnya.

Catatan Guru:
Kontekstual untuk jurusan teknik dan siswa visual.

79 Ide Implementasi Koding dan Kecerdasan Artifisial di Kelas


@janganjadiguru

Ide 49: Proyek “Aplikasi Manual Layanan


Sekolah”

Jenjang: SMA/SMK (jurusan RPL, Perkantoran,


Akuntansi, umum)
Tag: 💼 Proyek Simulasi, 🔌 Unplugged,
🧠 Sistematis
Tujuan: Merancang alur kerja aplikasi layanan
tanpa komputer (secara logika).

Deskripsi Singkat: Siswa menyusun “prototipe kertas”


aplikasi seperti sistem pinjam buku, izin
keluar, atau pembayaran.

Langkah-langkah:
1.Guru menyiapkan:

Template form input, alur proses, dan output.

Contoh alur: input NIS → pilih buku → status ketersediaan →

pinjam.

2.Siswa mendesain alur layanan seperti menggunakan aplikasi.

3.Bisa juga dibuat seperti loket layanan dengan roleplay manual.

Catatan Guru:
Dapat dikaitkan dengan pembelajaran layanan publik dan kerja
kantor.

79 Ide Implementasi Koding dan Kecerdasan Artifisial di Kelas


@janganjadiguru

Ide 50: “Algoritma Drama” – Pentas Logika

Jenjang: SMA/SMK (Bahasa, Seni, umum)

Tag: 🎭 Teater Logika, 🔌 Unplugged,


🎬 Naratif
Tujuan: Melatih urutan peristiwa dan logika if–
else melalui pementasan.

Deskripsi Singkat: Siswa membuat naskah drama yang


bercabang, di mana penonton memilih
alur, dan cerita berubah sesuai “kode
logika”.

Langkah-langkah:
1.Guru menyiapkan:

Template if–then cerita bercabang.

Contoh: “Jika tokoh A memilih kabur → maka adegan berikut

adalah X.”

2.Siswa membuat naskah interaktif dan pentas versi “program

cerita”.

3.Refleksi setelah pentas: bagaimana coding bisa hidup dalam

narasi?

Catatan Guru:
Menyenangkan dan ekspresif. Sangat cocok untuk siswa kreatif dan
lintas minat.

79 Ide Implementasi Koding dan Kecerdasan Artifisial di Kelas


@janganjadiguru

"Etika dalam AI dimulai


dari kelas—ketika guru
tidak hanya mengajarkan
apa, tapi juga kenapa."
79 Ide Implementasi Koding dan Kecerdasan Artifisial di Kelas
@janganjadiguru

Nama Deskripsi Jenjang


Website/Aplika

Platform visual coding dari MIT, cocok


Scratch SD, SMP
untuk membuat animasi dan game.

Belajar coding dengan game interaktif


Code.org seperti Minecraft dan Frozen, banyak SD, SMP
materi unplugged.

Aplikasi pembelajaran coding berbasis


Tynker blok dan game, dari dasar hingga SD, SMP, SMA
lanjutan.

Game puzzle berbasis logika untuk


Lightbot belajar urutan instruksi dan perintah SD
dasar.

Permainan coding visual dari Google


Blockly Games yang mengajarkan dasar logika dan SD, SMP
algoritma.

Khan Academy Belajar JavaScript, HTML/CSS, dan


– Computer pemrograman komputer dengan video SMP, SMA
Programming dan latihan langsung.

Platform coding berbasis teks yang


Replit mendukung banyak bahasa SMP, SMA
pemrograman.

CS First by Program kurikulum coding berbasis


SD, SMP
Google Scratch yang dirancang untuk sekolah.

Platform untuk membuat aplikasi


MIT App
Android dengan antarmuka visual SMA, SMK
Inventor
coding.

Game RPG berbasis teks yang


Code Combat SMP, SMA
mengajarkan Python dan JavaScript.
@janganjadiguru

Nama Deskripsi Jenjang


Website/Aplik

Aplikasi mobile dari Google untuk


Grasshopper SMP, SMA
belajar JavaScript secara bertahap.

Langganan kotak coding anak,


BitsBox dikombinasikan dengan game SD
online.

Platform belajar coding berbasis


Codemonkey game menggunakan CoffeeScript SD, SMP
(mirip JavaScript).

Visual app builder berbasis blok


Thunkable untuk membuat aplikasi mobile SMA, SMK
lintas platform.

Code Belajar pemrograman web,


Python, dan pengembangan SMP, SMA
Avengers
software interaktif.

Coding visual yang bisa transisi ke


EduBlocks Python, cocok sebagai jembatan SMP
blok ke teks.

MakeCode (by Coding berbasis blok dan


JavaScript, bisa digunakan untuk SD, SMP
Microsoft)
micro:bit atau Minecraft.

Pemrograman 3D interaktif untuk


Alice SMP, SMA
membuat animasi dan cerita.

Kampanye global belajar coding


Hour of Code dengan banyak tutorial pendek SD, SMP
yang mudah diakses.

Swift Aplikasi Apple untuk belajar


bahasa pemrograman Swift secara SMP, SMA
Playgrounds
visual dan interaktif.
@janganjadiguru

Ide Kecerdasan Artifisial


SD, SMP, SMA/SMK

79 Ide Implementasi Koding dan Kecerdasan Artifisial di Kelas


@janganjadiguru

Mengapa Kecerdasan Artifisial Masuk


Kurikulum?
Kita hidup di era di mana Kecerdasan Artifisial (AI) diam-
diam bekerja di balik hampir semua hal: dari rekomendasi
video di YouTube, filter kamera, hingga chatbot layanan
pelanggan. AI tidak lagi hanya milik laboratorium canggih
atau perusahaan besar—ia hadir di saku, layar, dan hidup
sehari-hari anak-anak kita.

Inilah alasan kuat mengapa AI tidak boleh jadi


pengetahuan yang gelap bagi generasi muda. Anak-anak
tidak harus jadi ahli AI, tetapi mereka perlu tahu apa itu AI,
bagaimana cara kerjanya, dan bagaimana bersikap
terhadapnya. Sama seperti kita mengajarkan etika dalam
komunikasi dan penggunaan uang, kini kita perlu
membimbing anak dalam etika menggunakan teknologi
cerdas.

Memasukkan AI ke dalam kurikulum bukan sekadar tren,


tapi kebutuhan mendesak. AI memengaruhi cara berpikir,
keputusan yang kita ambil, dan bahkan cara kita melihat
dunia. Tanpa pemahaman, anak hanya akan jadi pengguna
pasif yang tidak sadar sedang diarahkan. Dengan
pemahaman, mereka bisa jadi pengguna kritis, inovator
cerdas, dan warga digital yang bertanggung jawab.

79 Ide Implementasi Koding dan Kecerdasan Artifisial di Kelas


@janganjadiguru

Pembelajaran AI di sekolah tidak dimulai dari rumus


kompleks atau program mesin—melainkan dari diskusi,
eksplorasi, permainan, dan pengenalan prinsip dasar
seperti pengenalan pola, data, dan dampak sosial. Anak
SD pun bisa belajar mengenali “apakah ini kerja manusia
atau mesin?”, sementara anak SMP dan SMA bisa diajak
berdiskusi tentang bias algoritma, jejak digital, dan
dampak AI terhadap pekerjaan.

Dengan cara ini, AI bukan lagi sesuatu yang menakutkan


atau asing, tetapi menjadi teman belajar yang bisa
dipahami dan dikelola. Karena masa depan tidak bisa
dihindari—tapi bisa disiapkan.

79 Ide Implementasi Koding dan Kecerdasan Artifisial di Kelas


@janganjadiguru

Contoh AI dalam Hidup Sehari-hari dan Cara


Memahaminya di Kelas

AI dalam Kehidupan Cara Memahaminya di Kelas

Diskusi: “Kenapa kita sering ditawari video yang


YouTube merekomendasikan
video yang cocok untuk kita
mirip dengan yang kita tonton?” → Kenalkan
konsep rekomendasi berbasis data

Filter wajah Instagram/TikTok bisa Aktivitas: Gunakan cermin dan gambar wajah
mengenali wajah dan menambah untuk diskusi “Bagaimana komputer bisa tahu
efek mana mata, hidung, mulut?”

Simulasi: Murid membuat peta sekolah dan


Google Maps memberi jalur
tercepat
menentukan jalur tercepat ke kantin →
kenalkan
konsep algoritma pencarian

Roleplay: Murid jadi chatbot dan harus


Chatbot di toko online bisa
menjawab pertanyaan teman berdasarkan daftar
menjawab pertanyaan otomatis
kata kunci

Aplikasi kamera bisa memisahkan Demonstrasi sederhana: ambil foto lalu bahas
latar belakang otomatis “Bagaimana komputer bisa tahu mana orang,
(background blur) mana latar belakang?”

Diskusi etika: “Apa bahayanya kalau wajah


AI mengganti wajah di video
(deepfake)
seseorang bisa ditiru oleh AI?”→ kenalkan AI etis
dan tanggung jawab digital

AI di mobil (parkir otomatis, Simulasi: murid membuat model mobil dan


sensor jarak) menyusun logika "Jika dekat tembok →
berhenti"

Eksperimen: murid coba input kalimat ke


Terjemahan otomatis (Google Translate, lalu diskusikan: “Kenapa hasilnya
Translate) kadang aneh?” → kenalkan belajar dari data
bahasa

79 Ide Implementasi Koding dan Kecerdasan Artifisial di Kelas


@janganjadiguru

AI-01: Tebak Ini Kerja Manusia atau Mesin?

Tag: 🔌 Unplugged, 🤔 Diskusi,


🧠 Literasi Digital
Jenjang: SD kelas 4–6

Tujuan: Mengenalkan perbedaan antara


pekerjaan manusia dan AI.

Langkah-langkah:
1.Guru menyiapkan:
10–12 kartu/gambar aktivitas sehari-hari, seperti:
Menjawab pertanyaan pelanggan di toko online.
Mengantar makanan (dengan kurir).
Menonton video rekomendasi.
Menggambar di kertas.
Menjawab soal matematika.
2.Guru membacakan atau menunjukkan satu per satu aktivitas.
3.Murid diberi dua kertas: satu bertuliskan “Manusia”, satu lagi “AI”.
4.Saat guru menyebutkan aktivitas, murid angkat kertas sesuai
tebakan.
5.Guru memandu diskusi:
“Mengapa kamu pikir itu dikerjakan oleh manusia/AI?”
“Apa ciri-ciri pekerjaan AI?”
6.Di akhir, guru menjelaskan bahwa banyak aktivitas sekarang
melibatkan keduanya: manusia dan mesin.

Catatan Guru:
Kegiatan ini bisa dilakukan di kelas tanpa alat bantu teknologi.

79 Ide Implementasi Koding dan Kecerdasan Artifisial di Kelas


@janganjadiguru

AI-02: Robot Tukang Sortir dari Kardus

Tag: 🔌 Unplugged, 🧩 Proyek,


📦 Kontekstual
Jenjang: SD kelas 4–6

Tujuan: Mengenalkan konsep pengenalan pola


dan klasifikasi sederhana dalam AI.

Langkah-langkah:
1.Guru menyiapkan:
1–2 kotak kardus kecil per kelompok.
Kertas warna-warni, kancing, atau benda kecil beragam
bentuk.
Label kotak: “Kotak A”, “Kotak B”, dsb.
2.Siswa dalam kelompok diminta menyusun aturan logika:
Contoh: Jika benda berwarna merah → masuk Kotak A.
Jika bentuk segitiga → masuk Kotak B.
3.Guru memberi benda secara acak, siswa menyortir sesuai aturan.
4.Setelah beberapa percobaan, guru mengubah pola atau memberi
benda tidak sesuai aturan.
→ Diskusi: “Apa yang harus robot lakukan kalau datanya tidak
lengkap?”
5.Siswa merefleksikan bagaimana AI belajar dari pola dan juga bisa
bingung kalau aturannya tidak jelas.

Catatan Guru:
Tidak memerlukan alat elektronik. Bisa dijalankan di kelas biasa.

79 Ide Implementasi Koding dan Kecerdasan Artifisial di Kelas


@janganjadiguru

AI-03: Detektif Emosi – Mengenal AI dan


Perasaan

Tag: 🔌 Unplugged, 🎭 Sosial-Emosional,


🧠 Etika AI
Jenjang: SD kelas 4–6

Tujuan: Memahami bahwa AI bisa mengenali


ekspresi wajah tapi tidak punya
perasaan.

Langkah-langkah:
1.Guru menyiapkan gambar wajah dengan ekspresi berbeda:
senang, sedih, marah, takut, kaget.
2.Guru menampilkan gambar satu per satu. Murid menebak emosi
yang ditampilkan.
3.Murid diminta meniru ekspresi wajah tersebut dan saling
menebak.
4.Guru menjelaskan bahwa beberapa aplikasi bisa mengenali
ekspresi wajah, tapi:
AI hanya mengenali pola, bukan memahami perasaan.
5.Guru memantik diskusi:
“Kalau kamu sedih, apakah chatbot bisa menghiburmu seperti
teman?”
“Apakah penting bagi manusia untuk tetap saling memahami
perasaan?”

Catatan Guru:
Kegiatan ini bisa disatukan dengan pembelajaran sosial-emosional
dan seni ekspresi.

79 Ide Implementasi Koding dan Kecerdasan Artifisial di Kelas


@janganjadiguru

AI-04: Jejak Digital dan AI Penasaran

Tag: 🔌 Unplugged, 🧠 Kesadaran Digital,


📱 Etika
Jenjang: SD kelas 5–6

Tujuan: Memahami bahwa AI bisa


menggunakan data untuk
menyimpulkan preferensi manusia.

Langkah-langkah:
1.Guru bercerita:
“Bayu suka nonton video dinosaurus. Lalu muncul iklan
mainan dinosaurus.”
“Kenapa bisa begitu?”
2.Guru memberi murid kartu “Data aktivitas harian” (contoh: suka
sepak bola, sering cari lagu Korea, suka warna biru).
3.Siswa bertukar kartu lalu menebak:
“Kalau ini datamu, saya akan merekomendasikan…”
4.Guru menjelaskan:
AI belajar dari jejak digital dan membuat prediksi atau saran.
5.Diskusi ringan:
“Apakah semua data boleh dibagikan?”
“Bagaimana kalau AI salah menebak?”

Catatan Guru:
Kegiatan ini menanamkan literasi digital dan kesadaran akan privasi
sejak dini.

79 Ide Implementasi Koding dan Kecerdasan Artifisial di Kelas


@janganjadiguru

AI-05: Kalau Aku Punya Robot…

Tag: 🧠 Imajinatif, 🔌 Unplugged,


📜 Nilai & Etika
Jenjang: SD kelas 4–6

Tujuan: Mengenalkan konsep etika


penggunaan AI dalam kehidupan
sehari-hari.

Langkah-langkah:
1.Guru bertanya:

“Kalau kamu punya robot pintar, robot itu bisa bantu apa?”

2.Murid menggambar atau menulis deskripsi robot versi mereka.

3.Guru minta murid melengkapi:

“Apa aturan yang harus robotku taati?” (misal: tidak boleh

membocorkan rahasia, harus sopan).

4.Beberapa murid mempresentasikan ide robot dan aturannya.

5.Diskusi bersama:

“Apa jadinya kalau robot bisa melakukan semua hal?”

“Apakah ada hal yang harus tetap dilakukan manusia?”

Catatan Guru:
Mengasah empati, imajinasi, dan pemahaman etika sejak dini.

79 Ide Implementasi Koding dan Kecerdasan Artifisial di Kelas


@janganjadiguru

AI-06: Jadi “YouTube AI” Sehari

Tag: 🔌 Unplugged, 📺 Konten Digital,


🧠 Rekomendasi
Jenjang: SD kelas 4–6

Tujuan: Memahami bagaimana AI memberikan


rekomendasi video berdasarkan
perilaku menonton.

Langkah-langkah:
1.Guru bertanya:
“Kalau kamu suka nonton video slime, kira-kira YouTube kasih
saran video apa selanjutnya?”

“Apakah AI bisa tahu kapan kita harus berhenti menonton?”


2.Bagi murid dalam kelompok, tiap kelompok menjadi “AI
YouTube”.
3.Guru beri kartu "Riwayat Nonton" murid (misal: video kucing, bola,

prank lucu).
4.Tugas kelompok: menyusun rekomendasi video yang mirip.
5.Guru memantik diskusi:

“Apakah semua video yang direkomendasikan baik untuk


ditonton?”
“Apakah AI bisa tahu kapan kita harus berhenti menonton?”

Keterkaitan dengan hobi:


Anak-anak yang suka YouTube akan merasa terhubung langsung
dengan aktivitas ini.

79 Ide Implementasi Koding dan Kecerdasan Artifisial di Kelas


@janganjadiguru

AI-07: AI Pelatih Sepak Bola Mini

Tag: ⚽ Kontekstual, 🔌 Unplugged,


🧠 Strategi
Jenjang: SD kelas 4–6

Tujuan: Mengenalkan bagaimana AI digunakan


untuk menganalisis strategi dalam
olahraga.

Langkah-langkah:
1.Guru bercerita:
“Tim sepak bola profesional sekarang menggunakan AI untuk
menganalisis permainan lawan.”

2.Murid dibagi kelompok dan diberi kertas lapangan mini +


pion/kertas tokoh pemain.
3.Tugas: menyusun strategi “Jika lawan menyerang dari kiri,
maka…”

4.Murid lain mencoba menebak pola yang dirancang.


5.Diskusi: “Kalau AI jadi pelatih, apa kelebihan dan kekurangannya
dibanding pelatih manusia?”

Keterkaitan dengan hobi:


Cocok untuk anak yang suka bola atau permainan strategi.

79 Ide Implementasi Koding dan Kecerdasan Artifisial di Kelas


@janganjadiguru

AI-08: Chatbot Boneka atau Action Figure

Tag: 🧸 Imajinasi, 🔌 Unplugged, 💬 Simulasi


Jenjang: SD kelas 4–6

Tujuan: Memahami cara kerja chatbot


berdasarkan input–output sederhana.

Langkah-langkah:
1.Guru memberi contoh chatbot sederhana:

“Jika kamu tanya ‘Apa kabar?’, jawab: ‘Saya baik.’”

2.Murid membawa boneka/action figure favorit ke kelas.

3.Buat dialog tertulis untuk boneka, seperti chatbot:

Jika tanya X → jawab Y.

4.Teman lain menguji chatbot mereka.

5.Diskusi:

“Apa yang terjadi kalau pertanyaan di luar naskah?”

“Apakah chatbot bisa mengerti perasaan?”

Keterkaitan dengan hobi:


Anak bermain dengan karakter favorit mereka sambil belajar logika
AI.

79 Ide Implementasi Koding dan Kecerdasan Artifisial di Kelas


@janganjadiguru

AI-09: AI Pewarna Gambar

Tag: 🎨 Visual, 🔌 Unplugged,


🧠 Pengolahan Gambar
Jenjang: SD kelas 4–6

Tujuan: Mengenalkan cara kerja AI dalam


mengenali dan mewarnai objek secara
otomatis.

Langkah-langkah:
1.Guru menunjukkan contoh AI yang bisa memberi warna pada

sketsa (bisa pakai slide/gambar).

2.Murid menggambar objek hitam putih: rumah, hewan, taman.

3.Teman lain mencoba menebak warna yang “cocok” seperti AI.

4.Diskusi:

“Kalau AI mewarnai anjing jadi hijau, apakah itu salah?”

“Bagaimana AI bisa tahu warna ‘normal’?”

Keterkaitan dengan hobi:


Cocok untuk anak yang suka menggambar atau mewarnai.

79 Ide Implementasi Koding dan Kecerdasan Artifisial di Kelas


@janganjadiguru

AI-10: Siapa yang Direkomendasikan?


Simulasi Algoritma Sosial Media

Tag: 🔌 Unplugged, 📱 Sosial Media,


🧠 Rekomendasi
Jenjang: SMP kelas 7–9

Tujuan: Mengenalkan cara kerja sistem


rekomendasi konten berbasis data.

Langkah-langkah:
1.Guru membuat simulasi mini "beranda media sosial" berupa kartu

aktivitas.

2.Setiap siswa diberikan "profil minat" (misalnya: suka game, musik

K-Pop, bola).

3.Dalam kelompok, mereka diberi 10 kartu konten (posting-an

video, berita, dll).

4.Tugas mereka: menyusun beranda berdasarkan minat.

5.Diskusi:

“Apakah kamu sadar kalau media sosial menyajikan hal-hal

yang kamu suka terus-menerus?”

“Apa dampaknya bagi cara kita berpikir dan berinteraksi?”

79 Ide Implementasi Koding dan Kecerdasan Artifisial di Kelas


@janganjadiguru

“Coding dan AI bukan


hanya untuk insinyur
masa depan, tapi untuk
warga digital yang kritis
dan bertanggung jawab."
79 Ide Implementasi Koding dan Kecerdasan Artifisial di Kelas
@janganjadiguru

AI-11: AI atau Manusia? Uji Konten yang


Kamu Temukan

Tag: 🔌 Unplugged, 🤖 Deteksi AI,


📜 Literasi Digital
Jenjang: SMP kelas 7–9

Tujuan: Melatih kemampuan kritis mengenali


konten buatan AI.

Langkah-langkah:
1.Guru menyiapkan contoh konten campuran:

Kalimat buatan AI (dari ChatGPT, Google Gemini), dan

Kalimat dari manusia (murid/guru).

2.Siswa dalam kelompok menebak: “Ini buatan AI atau manusia?”

3.Bahas alasan mereka memilih.

4.Diskusi:

“Apakah mudah membedakan?”

“Apa risikonya jika kita tidak bisa membedakan?”

79 Ide Implementasi Koding dan Kecerdasan Artifisial di Kelas


@janganjadiguru

AI-12: AI vs Etika – Dilema Digital

Tag: 💬 Diskusi, 🧠 Etika, 📱 Kehidupan


Sehari-hari
Jenjang: SMP kelas 8–9

Tujuan: Mengenalkan pertimbangan etika


dalam penggunaan AI.

Langkah-langkah:
1.Guru menyiapkan beberapa situasi etis:

Foto diedit AI lalu diunggah tanpa izin.

Tugas sekolah dikerjakan dengan AI tanpa diedit.

Deepfake video lucu guru.

2.Siswa berdiskusi dalam kelompok:

Apa dampaknya?

Bolehkah dilakukan? Kenapa?

3.Presentasi hasil diskusi.

Keterkaitan dengan hobi:


Siswa belajar mempertimbangkan dampak sosial dan pribadi dari
penggunaan AI.

79 Ide Implementasi Koding dan Kecerdasan Artifisial di Kelas


@janganjadiguru

AI-13: AI di Sekitar Kita – Proyek Detektif


Teknologi

Tag: 🔍 Observasi, 💡 Penelitian Mini,


🔌 Unplugged
Jenjang: SMP kelas 7–8

Tujuan: Melatih kemampuan mengenali


penerapan AI di lingkungan sekitar.

Langkah-langkah:
1.Guru memberi tugas: cari 3 benda atau layanan yang

menggunakan AI (misal: kamera HP, TikTok, smart TV).

2.Siswa membuat presentasi mini:

Nama benda

Apa fungsi AI di dalamnya

Apa dampaknya bagi pengguna

3.Presentasi dan sesi tanya jawab di kelas.

Catatan
Cocok dijadikan proyek kelompok atau tugas rumah dengan bahan
yang dekat dengan kehidupan siswa.

79 Ide Implementasi Koding dan Kecerdasan Artifisial di Kelas


@janganjadiguru

AI-14: Perang Konten – AI dan Misinformasi

Tag: 🧠 Literasi Media, 📰 Konten Online,


🤖 AI Tools
Jenjang: SMP kelas 8–9

Tujuan: Mengenalkan bagaimana AI bisa


membuat atau menyebarkan informasi
yang menyesatkan.

Langkah-langkah:
1.Guru menunjukkan dua berita/foto: satu asli, satu yang

dimodifikasi AI.

2.Siswa menganalisis:

Apa perbedaannya?

Apa dampaknya jika banyak orang percaya?

3.Guru mengenalkan alat pengecek fakta sederhana (misal: Google

Fact Check).

4.Diskusi:

“Bagaimana kita bisa menjadi pembaca yang kritis di zaman

AI?”

79 Ide Implementasi Koding dan Kecerdasan Artifisial di Kelas


@janganjadiguru

AI-15: Algoritma Jalan-Jalan

Tag: 🔌 Unplugged, 🧠 Algoritma,


🗺️ Pemecahan Masalah
Jenjang: SMP kelas 7–8

Tujuan: Mengenalkan konsep algoritma dan


bagaimana AI memilih rute terbaik.

Langkah-langkah:
1.Guru menggambar peta sederhana (misalnya jalan dari rumah ke

sekolah).

2.Beri beberapa halangan di jalan: macet, banjir, jalan rusak.

3.Murid diminta membuat “aturan pintar” untuk memilih rute

terbaik.

4.Diskusi:

“Apa yang akan dilakukan manusia?”

“Apa yang dilakukan AI seperti Google Maps?”

“Bagaimana AI tahu mana yang tercepat?”

79 Ide Implementasi Koding dan Kecerdasan Artifisial di Kelas


@janganjadiguru

AI-16: Simulasi AI Penilai Tugas

Tag: 💬 Diskusi, 🔌 Unplugged, 📋 Penilaian


Jenjang: SMP kelas 8–9

Tujuan: Mengenalkan bagaimana AI digunakan


dalam penilaian otomatis, dan
keterbatasannya.

Langkah-langkah:
1.Guru membagikan 3 contoh jawaban esai berbeda.

2.Siswa sebagai “AI” menilai jawaban hanya berdasarkan kriteria:

panjang kalimat, jumlah kata sulit, struktur kalimat.

3.Lalu siswa sebagai manusia menilai berdasarkan makna.

4.Diskusi:

“Mana yang lebih adil?”

“Apa yang bisa dan tidak bisa dinilai AI?”

79 Ide Implementasi Koding dan Kecerdasan Artifisial di Kelas


@janganjadiguru

AI-17: Komik Mini: Hidup Bersama Robot

Tag: 🎨 Kreatif, 🔌 Unplugged, 🤖 Imajinatif


Jenjang: SMP kelas 7–9

Tujuan: Mengembangkan pemahaman etika


dan empati terhadap peran AI dalam
kehidupan sehari-hari.

Langkah-langkah:
1.Guru memantik dengan cerita pendek: “Tiba-tiba kamu tinggal

serumah dengan robot yang sangat pintar.”

2.Murid membuat komik 4 panel:

Apa yang robot lakukan?

Apa yang membuat nyaman?

Apa yang membuat tidak nyaman?

Apa yang harus diatur?

3.Presentasi singkat di kelas.

4.Diskusi: “Apakah semua peran bisa digantikan robot?”

79 Ide Implementasi Koding dan Kecerdasan Artifisial di Kelas


@janganjadiguru

AI-18: AI Peramal Cuaca Sederhana

Tag: 🔬 IPA, 🧠 Pengenalan Pola,


🔌 Unplugged
Jenjang: SMP kelas 7–8

Tujuan: Mengenalkan bagaimana AI digunakan


untuk memprediksi berdasarkan data.

Langkah-langkah:
1.Guru memberi data cuaca sederhana 5 hari terakhir (misal: suhu,

angin, hujan).

2.Murid mencoba membuat prediksi cuaca hari ke-6:

“Jika 3 hari terakhir hujan, maka kemungkinan…”

3.Diskusi:

“Bagaimana AI menggunakan data untuk meramal cuaca?”

“Apa yang terjadi kalau datanya tidak lengkap?”

Catatan
Cocok diintegrasikan ke pelajaran IPA.

79 Ide Implementasi Koding dan Kecerdasan Artifisial di Kelas


@janganjadiguru

AI-19: Teka-Teki AI – Belajar dari Kesalahan

Tag: 🧩 Bermain, 🔌 Unplugged,


🔁 Iterasi
Jenjang: SMP kelas 7–9

Tujuan: Mengenalkan konsep machine learning


secara sederhana.

Langkah-langkah:
1.Guru membuat teka-teki logika sederhana (misal: tebak urutan

simbol, pola angka).

2.Siswa menebak secara bertahap, lalu guru memberi “umpan

balik” (misal: benar/salah).

3.Setelah 3–5 putaran, siswa mulai memahami polanya.

4.Guru menjelaskan:

“Kamu baru saja belajar seperti AI: dari data dan kesalahan.”

“Semakin banyak latihan, semakin baik hasilnya.”

79 Ide Implementasi Koding dan Kecerdasan Artifisial di Kelas


@janganjadiguru

AI-20: Playlist Cerdas – AI Jadi DJ Pribadi

Tag: 🎵 Minat Murid, 🔌 Unplugged,


🧠 Rekomendasi & Preferensi
Jenjang: SMP kelas 7–9

Tujuan: Memahami bagaimana AI mengenali


selera pengguna dan menyarankan
lagu/video sesuai kebiasaan.

Langkah-langkah:
1.Guru memberi skenario:
“Kamu sering dengar lagu mellow di Spotify. AI lalu
menyarankan lagu bertema serupa. Kenapa bisa begitu?”

2.Bagi kelas dalam kelompok, tiap kelompok memilih 3–5 genre


lagu (pop, mellow, ceria, religi, dsb).
3.Masing-masing kelompok membuat versi mini "rekomendasi
playlist" untuk teman dengan minat tertentu.

4.Simulasi: satu murid berperan sebagai pengguna → kelompok lain


menyarankan playlist berdasar “riwayat dengar”.
5.Diskusi:

“Apakah semua rekomendasi cocok?”


“Apa bahayanya kalau kita hanya mendengar lagu sejenis
terus-menerus?”

Catatan Guru
Cocok untuk murid yang gemar musik dan bisa dikaitkan dengan
pembelajaran logika, preferensi, dan dampak filter bubble.

79 Ide Implementasi Koding dan Kecerdasan Artifisial di Kelas


@janganjadiguru

"AI tidak akan


menggantikan guru, tapi
guru yang paham AI akan
melampaui zaman."

79 Ide Implementasi Koding dan Kecerdasan Artifisial di Kelas


@janganjadiguru

AI-21: Algoritma di Balik Ujian Online

Tag: 📋 Evaluasi, 🔌 Unplugged,


🧠 Pemahaman Sistem
Jenjang: SMA/SMK semua jurusan

Tujuan: Mengenalkan bagaimana sistem ujian


online memproses jawaban dan menilai
otomatis.

Langkah-langkah:
1.Guru memulai dengan memantik: “Pernah ikut kuis/ujian online?
Kok bisa langsung keluar nilainya?”
2.Murid diminta membuat simulasi kuis otomatis di kertas:

Buat soal pilihan ganda


Buat ‘kunci jawaban’ dan ‘skoring otomatis’
3.Siswa saling tukar dan mencocokkan hasil.
4.Guru jelaskan bahwa AI bisa menilai cepat, tapi juga bisa salah

jika soal terlalu kompleks.


5.Diskusi:
“Apakah semua jenis penilaian cocok dengan AI?”

79 Ide Implementasi Koding dan Kecerdasan Artifisial di Kelas


@janganjadiguru

AI-22: Kamera Pengawas Cerdas –


Etis atau Tidak?

Tag: 🎥 Diskusi Etika, 🔌 Unplugged,


📜 Literasi Hukum
Jenjang: SMA kelas 11–12 / SMK semua jurusan

Tujuan: Mengkritisi penggunaan AI dalam


pemantauan dan pengawasan.

Langkah-langkah:
1.Guru menampilkan studi kasus (bisa berupa cerita):

“Di sekolah X, kamera AI mendeteksi siapa yang tidak pakai

seragam dan langsung kirim notifikasi ke guru BK.”

2.Murid berdiskusi:

Positifnya? Negatifnya?

Bagaimana jika kamera itu salah?

3.Murid menyusun argumen: Setuju/Tidak Setuju terhadap

penerapan teknologi itu.

4.Simulasi debat mini.

Catatan Guru
Cocok dipadukan dengan pelajaran PPKn atau Sosiologi.

79 Ide Implementasi Koding dan Kecerdasan Artifisial di Kelas


@janganjadiguru

AI-23: Simulasi AI HRD – Siapa yang Layak


Diterima?

Tag: 💼 Vokasi, 🔌 Unplugged, 🤖 Seleksi Data


Jenjang: SMK (semua jurusan)

Tujuan: Mengenalkan penggunaan AI dalam


rekrutmen tenaga kerja dan
dampaknya.

Langkah-langkah:
1.Guru menyiapkan data fiktif 5 pelamar kerja (usia, nilai,

pengalaman, keahlian).

2.Murid diminta sebagai “AI HRD” menyusun algoritma seleksi

(contoh: nilai > 80, pengalaman > 1 th).

3.Simulasikan proses seleksi.

4.Lalu murid menilai dari sudut pandang manusia:

Apakah hasilnya adil?

Apakah ada bias?

5.Diskusi tentang tantangan etika dan keadilan AI dalam dunia

kerja.

79 Ide Implementasi Koding dan Kecerdasan Artifisial di Kelas


@janganjadiguru

AI-24: ChatGPT Bantu atau Curang?

Tag: 🧠 Literasi AI, 💬 Etika, 📱 Dunia Nyata


Jenjang: SMA/SMK kelas 10–12

Tujuan: Menumbuhkan kesadaran etika dan


batas penggunaan AI untuk tugas
sekolah.

Langkah-langkah:
1.Guru memberikan contoh jawaban dari ChatGPT terhadap tugas

sekolah tertentu (boleh versi disederhanakan).

2.Murid membandingkan:

Apa kelebihan jawaban AI?

Apa kekurangannya?

3.Diskusi:

“Bolehkan pakai ChatGPT untuk tugas?”

“Bagaimana kalau hanya untuk mencari ide?”

4.Murid membuat daftar aturan kelas: “Etika Penggunaan AI untuk

Belajar”.

79 Ide Implementasi Koding dan Kecerdasan Artifisial di Kelas


@janganjadiguru

AI-25: AI dan Dunia Kerja Masa Depan

Tag: 📈 Karier, 💡 Refleksi, 🔌 Unplugged


Jenjang: SMA kelas 12 dan SMK tingkat akhir

Tujuan: Mengenalkan dampak AI terhadap


prospek kerja dan pilihan karier.

Langkah-langkah:
1.Guru menayangkan atau membacakan daftar pekerjaan yang

terancam tergantikan AI dan yang justru berkembang karena AI.

2.Murid berdiskusi:

Mana dari daftar itu yang kamu minati?

Bagaimana kamu bisa bersiap?

3.Murid membuat "profil masa depan" versi mereka:

Pekerjaan impian

Keterampilan manusiawi yang tidak bisa digantikan AI

Cara memanfaatkan AI sebagai alat bantu

4.Presentasi reflektif.

79 Ide Implementasi Koding dan Kecerdasan Artifisial di Kelas


@janganjadiguru

AI-26: Kenali Dirimu Lewat AI – Beneran


Cocok Gak?

Tag: 🧭 Minat Bakat, 🔌 Unplugged,


🧠 Refleksi Diri
Jenjang: SMA/SMK kelas 10–12

Tujuan: Mengenalkan bagaimana AI digunakan


untuk profiling (pemetaan minat dan
karakter), dan mendorong siswa
mengenali dirinya lebih dalam.

Langkah-langkah:
1.Guru memantik dengan pertanyaan:
“Pernah lihat iklan: ‘Tes minat bakat AI dalam 3 menit!’?”
2.Murid mengisi kuis sederhana buatan guru yang meniru model
AI:
Misal: Jika kamu suka A, lanjut ke B. Jika tidak, ke C.
Hasil akhirnya berupa “profil gaya belajar” atau “gaya kerja”.
3.Murid membandingkan hasilnya dengan realita:
“Apakah cocok dengan dirimu?”
“Apa yang menurutmu tidak tepat?”
4.Diskusi:
“Apa yang bisa AI bantu dalam mengenal diri?”
“Apa yang tetap harus kamu temukan sendiri?”

Catatan Guru
Bisa diintegrasikan dengan program Bimbingan Konseling (BK) atau
pelajaran PPKn.

79 Ide Implementasi Koding dan Kecerdasan Artifisial di Kelas


@janganjadiguru

AI-27: AI dan Filter Kecantikan – Standar


Siapa?

Tag: 📸 Media Sosial, 🧠 Kritis, 💬 Diskusi


Jenjang: SMA/SMK semua jenjang

Tujuan: Mengajak siswa kritis terhadap efek AI


dalam membentuk standar kecantikan
dan identitas diri.

Langkah-langkah:
1.Guru menunjukkan contoh sebelum-sesudah filter (boleh dari

TikTok, IG, atau sumber visual netral).

2.Murid menulis respon: “Bagaimana perasaanku kalau itu

wajahku?”

3.Diskusi:

“Apa dampak AI filter terhadap rasa percaya diri?”

“Siapa yang menentukan standar cantik dan tampan?”

4.Murid membuat kampanye mini:

Poster atau slogan “AI Boleh, Tapi Diriku Tetap Autentik”

79 Ide Implementasi Koding dan Kecerdasan Artifisial di Kelas


@janganjadiguru

AI-28: AI sebagai Teman Curhat – Solusi atau


Ilusi?

Tag: 🧠 Kesehatan Mental, 💬 Empati,


🤖 Chatbot
Jenjang: SMA/SMK kelas 11–12

Tujuan: Menyadarkan murid tentang peran dan


batasan chatbot AI dalam dukungan
emosional.

Langkah-langkah:
1.Guru membacakan contoh curhat ke AI chatbot:

“Aku lagi capek banget hari ini. Gimana caranya semangat

lagi?”

2.Murid memberi dua jenis respons:

Sebagai manusia

Sebagai chatbot AI

3.Bandingkan hasilnya.

4.Diskusi:

“Apa yang membuat respons manusia lebih bermakna?”

“Kapan kita boleh pakai AI? Kapan kita butuh manusia?”

79 Ide Implementasi Koding dan Kecerdasan Artifisial di Kelas


@janganjadiguru

AI-29: Buat Lagu Bareng AI

Tag: 🎶 Ekspresi Diri, 🧠 Kreativitas,


💻 Kolaborasi
Jenjang: SMA/SMK semua jurusan

Tujuan: Mengasah kemampuan bekerja dengan


AI dalam proses kreatif.

Langkah-langkah:
1.Guru mengenalkan AI pembuat lirik atau musik (misal: gunakan

lirik dari AI tools sebagai contoh).

2.Murid membuat lirik pendek:

3.AI bantu membuat bait tambahan, atau sebaliknya.

4.Tugas kelompok: menggabungkan hasil jadi lagu puisi, jingle,

atau lirik hip-hop.

5.Presentasi hasil dan diskusi:

6.“Bagaimana rasanya berkarya dengan AI?”

7.“Apa bagian yang tetap harus manusia yang buat?”

Catatan
Jika tidak ada akses teknologi, bisa dilakukan dengan “AI simulasi”
— hasil buatan guru.

79 Ide Implementasi Koding dan Kecerdasan Artifisial di Kelas


@janganjadiguru

AI-30: AI dan Cemas Masa Depan – Lanjut


Kuliah atau Kerja?

Tag: 📈 Refleksi Diri, 🔌 Unplugged,


💼 Masa Depan
Jenjang: SMA kelas 12, SMK tingkat akhir

Tujuan: Menumbuhkan pemahaman tentang


peran AI dalam perubahan dunia kerja
dan membangun ketahanan diri.

Langkah-langkah:
1.Guru beri data perubahan lapangan kerja akibat AI (pekerjaan

hilang & tumbuh).

2.Murid menuliskan:

Pekerjaan impian mereka

Kemampuan yang mereka miliki

Keterampilan manusiawi yang AI tidak bisa gantikan

3.Simulasi wawancara:

“Jika kamu wawancara kerja di masa depan, apa yang bisa

kamu tawarkan yang tidak bisa ditiru AI?”

4.Diskusi reflektif.

79 Ide Implementasi Koding dan Kecerdasan Artifisial di Kelas


@janganjadiguru

Penutup
Menghadirkan Koding dan Kecerdasan Artifisial (AI) ke
dalam pembelajaran bukanlah hal sepele. Bagi banyak guru,
ini mungkin terasa seperti memasuki ruang asing yang
penuh istilah teknis dan perubahan yang cepat. Kita bukan
hanya sedang belajar tentang teknologi baru, tetapi juga
sedang menata ulang cara kita memahami dunia, dan
bagaimana kita menyiapkan murid untuk hidup di
dalamnya.

Wajar jika kita belum merasa siap. Wajar jika muncul


pertanyaan, “Bisakah saya mengajarkan ini?” atau, “Kalau
sekolah saya tidak punya komputer, apakah masih bisa?”
Jawabannya: ya, bisa. Tapi tidak harus sekaligus. Tidak
harus sempurna.

Perubahan besar dimulai dari langkah kecil yang


dilakukan dengan sadar. Ide-ide di buku ini tidak dibuat
untuk dikejar target atau dilaksanakan dengan seragam. Ia
disusun agar fleksibel—bisa dipilih, disesuaikan, bahkan
dimodifikasi sesuai dengan kondisi guru, murid, dan
sekolah.
79 Ide Implementasi Koding dan Kecerdasan Artifisial di Kelas
@janganjadiguru

Yang paling penting adalah:


kita berani mencoba.
Mencoba satu ide, satu percakapan baru, satu refleksi kecil
bersama murid.

Karena jika dilakukan dengan sungguh-sungguh,


pembelajaran Koding dan AI bisa menjadi jembatan
penting untuk membekali murid memahami dunia
digital, bukan sekadar menggunakannya. Murid belajar
bahwa teknologi bukan hanya untuk dikonsumsi, tapi juga
bisa dikendalikan, dimanfaatkan, bahkan dipertanyakan
secara etis.

Namun, tidak ada guru yang bisa berjalan sendiri. Untuk itu,
komunitas belajar menjadi sangat penting.
Bergabunglah dalam ruang berbagi, diskusi, dan saling
menyemangati—baik daring maupun luring. Bertumbuh
bersama jauh lebih mungkin daripada bertahan sendirian.

“Kita tidak harus tahu semuanya. Kita hanya perlu cukup


tahu untuk memulai.”

Semoga buku ini menjadi awal dari perjalanan belajar


bersama—yang penuh keberanian, kehangatan, dan
harapan. Untuk murid kita, untuk masa depan mereka yang
semakin kompleks, dan untuk pendidikan Indonesia yang
terus bergerak maju—satu langkah kecil dari kelas kita
masing-masing.

79 Ide Implementasi Koding dan Kecerdasan Artifisial di Kelas


@janganjadiguru

Anda mungkin juga menyukai