0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
1K tayangan14 halaman

Pembelajaran Mendalam

Pembelajaran Mendalam adalah pendekatan yang menekankan suasana belajar yang berkesadaran, bermakna, dan menggembirakan melalui olah pikir, hati, rasa, dan raga secara holistik. Proses pembelajaran ini melibatkan aktivitas yang berpusat pada murid dan mendorong kreativitas serta kemandirian. Pengalaman belajar harus kontekstual dan relevan, sehingga murid dapat memahami makna dan manfaat dari pembelajaran yang dilakukan.

Diunggah oleh

rahmathidayat66
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
1K tayangan14 halaman

Pembelajaran Mendalam

Pembelajaran Mendalam adalah pendekatan yang menekankan suasana belajar yang berkesadaran, bermakna, dan menggembirakan melalui olah pikir, hati, rasa, dan raga secara holistik. Proses pembelajaran ini melibatkan aktivitas yang berpusat pada murid dan mendorong kreativitas serta kemandirian. Pengalaman belajar harus kontekstual dan relevan, sehingga murid dapat memahami makna dan manfaat dari pembelajaran yang dilakukan.

Diunggah oleh

rahmathidayat66
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

PEMBELAJARAN

MENDALAM
(Versi Naskah Akademik Kemendikdasmen)

Rahmat Hidayat
DEFINISI
Pembelajaran Mendalam adalah pendekatan yang memuliakan dengan
menekankan pada penciptaan suasana belajar dan proses pembelajaran
berkesadaran (mindful), bermakna (meaningful), dan menggembirakan (joyful)
melalui olah pikir (intelektual), olah hati (etika), olah rasa (estetika), dan olah raga
(kinestetik) secara holistik dan terpadu.

Olah Pikir
Berkesadaran
Olah Hati
Bermakna
Olah Rasa
Menggembirakan 8 Profil Lulusan
Olah Raga
KERANGKA KERJA
PRINSIP

BERKESADARAN BERMAKNA MENGGEMBIRAKAN


PRINSIP

BERKESADARAN BERMAKNA MENGGEMBIRAKAN

Murid terlibat seutuhnya secara mental dan fisik, terbuka dengan pengalaman baru,
dan berpikir terbuka dan fleksibel.
Dapat “diupayakan” dengan berbagai aktivitas berpusat pada murid. Guru terampil
membimbing murid dalam ekosistem pembelajaran.
Apa ya contoh aktivitasnya?
PRINSIP

BERKESADARAN BERMAKNA MENGGEMBIRAKAN

PENDAHULUAN INTI PENUTUP


Pengkondisian Aktivitas Berelasi Aktivitas Reflektif

Pembelajaran berkelompok
dengan aneka peran Asesmen pembelajaran
Pertanyaan pemantik

Pembuatan karya/
Ice breaking Pengambilan keputusan Refleksi dan umpan balik

Presentasi

APLIKASI 1 KALI PEMBELAJARAN


PRINSIP

BERKESADARAN BERMAKNA MENGGEMBIRAKAN

Pengaplikasian pengetahuan, relevan dengan dunia nyata, mengaitkan kontribusi


pengetahuan murid pada berbagai konteks.
Diaplikasikan secara kontekstual terutama pada pengalaman belajar mengaplikasi
dan merefleksi.
Apa ya contoh aktivitasnya?
PRINSIP

BERKESADARAN BERMAKNA MENGGEMBIRAKAN

Pengetahuan Pemahaman
Pengetahuan
Esensial Mendalam

Pengetahuan Informasi
Aplikatif Informasi Baru/Kasus/
Baru/Kasus/ Fakta/Karya/ Penguasaan Sejati
Pengetahuan Nilai Fakta/Karya Pengalaman &
Pengamalan
MEMAHAMI MENGAPLIKASI MEREFLEKSI

APLIKASI 1 TUJUAN PEMBELAJARAN


PRINSIP

BERKESADARAN BERMAKNA MENGGEMBIRAKAN

Memberikan ruang yang cukup bagi prakarsa, kreativitas, kemandirian sesuai


dengan bakat, minat, dan perkembangan fisik murid.
Aplikasi dengan proses pengkondisian, serta keaktifan yang mendorong kreativitas,
relasi dan kemandirian.
Apa ya contoh aktivitasnya?
PRINSIP

BERKESADARAN BERMAKNA MENGGEMBIRAKAN

PENDAHULUAN INTI PENUTUP


Pengkondisian Aktivitas Berelasi Asesmen

Kepemilikan peran yang


aktif dalam tim
Pertanyaan pemantik
e-quiz kelompok
Pembelajaran berbasis
Ice breaking game

Gamifikasi

OPSI-OPSI DALAM APLIKASI 1 KALI PEMBELAJARAN


PENGALAMAN BELAJAR
Pembelajaran mendalam Pengalaman pembelajaran harus
disajikan dalam pengalaman KONTEKSTUAL, mengajak siswa
belajar komprehensif yang memahami konteks serta basis
menuntut murid terlibat aktif pengetahuan dan nilainya.
secara gembira dan Selanjutnya diaplikasikan dan
berkesadaran, serta merasakan direfleksikan dalam sebuah
makna dan manfaat dari prosedur, skenario, kasus, atau
pembelajaran tersebut. konteks secara umum.
PENGALAMAN BELAJAR
Pengalaman Pengetahuan
(Extending Knowledge)

APLIKASI
NG

ME

MEREFLEKSI
ME
MA
HAM Regulasi Diri
I (Self-Regulation)

Pengetahuan Esensial (Foundational Knowledge)


Pengetahuan Aplikatif (Applied Knowledge)
Pengetahuan Nilai dan Karakter (Humanistic Knowledge)
Pertemuan 1
Pemahaman tentang konsep fotosintesis dan
Contoh: komponennya
Pemahaman tentang proses fotosintesis oleh tumbuhan
Biologi Kelas XII
Pertemuan 2

LIKASI Praktikum proses fotosintesis di laboratorium


AP
NG
ME

Pertemuan 3
MEREFLEKSI

Diskusi tentang korelasi fotosintesis dengan kualitas lingkungan


dan produksi pangan. (terkait pula dengan tumbuhan C3, C4, dan
CAM)
ME

MA
HAM Pertemuan 4
I
Diskusi tentang korelasi fotosintesis dengan lingkungan
hidup dan konservasi keanekaragaman hayati
(ALTERNATIF) Pertemuan Akhir
Refleksi secara kelesuruhan pada Bab Metabolisme
Terima
kasih

Anda mungkin juga menyukai