Anda di halaman 1dari 34

KONSEP ASUHAN NEONATUS, BAYI, ANAK BALITA

By: Asirotul Marifah, SST

review
Pengertian Bayi Baru Lahir Normal
Janin yang lahir melalui proses persalinan dan telah mampu hidup di luar kandungan

Usia 38-42 minggu. Berat badan lahir 25004000 gr. Dapat bernafas dengan teratur dan normal. Organ fisik lengkap dan dapat berfungsi dengan baik

Karakteristik Bayi Baru Lahir Normal

ASIROTUL_NEO

Adaptasi Fisik Bayi Baru Lahir Normal


Segera setelah lahir, BBL harus beradaptasi dari keadaan yang sangat tergantung menjadi mandiri secara fisiologis.
lingkungan interna (dalam kandungan Ibu) yang hangat dan segala kebutuhannya terpenuhi (O2 dan nutrisi)

Ke

lingkungan eksterna (diluar kandungan ibu) yang dingin*

Periode Transisi
ASIROTUL_NEO 3

Perubahan Sistem Pernafasan.

Perubahan Dalam Sistem Peredaran Darah

Adaptasi Fisik Bayi Baru Lahir Normal a.l:


Sistem pengaturan Suhu, Metabolisme Glukosa, gastrointestinal dan Kekebalan Tubuh.
ASIROTUL_NEO 4

Perubahan Sistem Pernafasan


5

A. Inisiasi Pernafasan
Pola pernafasan bergeser dari satu

B.

Tegangan permukaan ALVEOLAR dan SURFAKTAN Paru Bahan aktif permukaan menurunkan tegangan permukaan aveoli o/k itu, mencegah terjadinya kolaps paru pd setiap ekspirasi. Tdk adanya surfaktan yg cukup lazim pd bayi prematur menyebabkan timbulnya Sindrom distress pernafasan dg cepat.

inspirasi episodik dangkal menjadi pola inhalasi lebih dalam dan teratur.

ASIROTUL_NEO

Surfaktan

ASIROTUL_NEO

Perubahan Sistem Pernafasan


7

C. Rangsangan Untuk bernafas


a) Dua faktor yang berperan

pada rangsangan nafas pertama bayi :


Hipoksia pd akhir partus & rngsngn fisik lingk. luar rahim yg merangsang pusat pernafasan di otak. 2. Tekanan thdp rongga dada yg tjd krn kompresi paru2 selama partus yg merangsang masuknya udara kedalam paru2 secara mekanis.
1.
ASIROTUL_NEO

Perubahan Sistem Pernafasan


8

C. Rangsangan Untuk bernafas


b) Upaya pernafasan

pertama seorang bayi berfungsi untuk :


mengeluarkan cairan

dalam paru-paru. Mengembangkan jaringan alveolus dalam paruparu untuk pertama kali
ASIROTUL_NEO

PERUBAHAN DALAM SISTEM PEREDARAN DARAH.

Setelah lahir darah bayi harus melewati paru untuk mengambil O2 dan mengantarkannya ke jaringan

PERUBAHAN DALAM SISTEM PEREDARAN DARAH.


Untuk membuat sirkulasi yang baik guna mendukung kehidupan luar rahim harus terjadi 2 perubahan besar : 1. Penutupan foramen ovale pada atrium jantung. 2. Penutupan ductus arteriosus antara arteri paru-paru dan aorta.
10

DUA PERISTIWA YANG MENGUBAH TEKANAN DALAM SISTEM PEMBULUH DARAH :

Pada saat tali pusat dipotong

Pernafasan pertama menurunkan resistensi pembuluh darah paru-paru dan meningkatkan tekanan atrium 11 kanan

Perubahan Sistem pengaturan Suhu, Metabolisme Glukosa, gastrointestinal dan Kekebalan Tubuh
Suhu dingin lingkungan luar menyebabkan air ketuban menguap melalui kulit sehingga mendinginkan darah bayi

Untuk memfungsikan otak memerlukan glukosa dalam jumlah tertentu. Pada BBL, glukosa darah akan turun dalam waktu cepat (1-2 jam).

ASIROTUL_NEO

12

Perubahan Sistem pengaturan Suhu, Metabolisme Glukosa, gastrointestinal dan Kekebalan Tubuh

Perubahan Sistem Gastrointestinal


ASIROTUL_NEO 13

Perubahan Sistem pengaturan Suhu, Metabolisme Glukosa, gastrointestinal dan Kekebalan Tubuh

ASIROTUL_NEO

14

Pencegahan infeksi
15

TUJUAN

PRINSIP

Setiap orang harus dianggap berpotensi menularkan infeksi Cuci tangan adalah prosedur yang paling praktis dalam mencegah kontaminasi silang Pakailah sarung tangan sebelum menyentuh kulit, selaput lendir, darah cairan tubuh. Gunakan pelindung Selalu melakukan tindakan/prosedur langkah yang aman
ASIROTUL_NEO

Pencegahan infeksi
16

Memberikan vitamin K

Memberikan obat tetes atau salep mata


ASIROTUL_NEO

Cuci tangan sebelum & setelah kontak dg bayi


17

ASIROTUL_NEO

ASIROTUL_NEO

18

PENGERTIAN

Rawat gabung adalah s/ system perwtn ibu & anak bersama2 pd t4 yg berdekatan shg memungkinkan se-waktu2, setiap saat ibu dpt menyusui anaknya. Rawat gabung adalah satu cara perwtn dimana ibu & bayi yg baru dilahirkan tdk dipisahkan, melainkan dit4kan dlm sebuah ruangan, kamar / t4 ber-sama2 slm 24 jam penuh seharinya.

Rawat gabung adalah ibu & bayi dirawat bersama, tinggal bersama slm 24 jam, segera stlh lahir sampai mereka plg dr rumah sakit
ASIROTUL_NEO 19

Ada dua jenis rawat gabung


20

1. RG kontinu: bayi tetap berada disamping ibu selama 24 jam

2. RG parsial ibu dan bayi bersama sama hanya dalam beberapa jam seharinya. Misalnya pagi bersama ibu sementara malam hari dirawat di kamar bayi ASIROTUL_NEO

TUJUAN RAWAT GABUNG


Memberikan bantuan emosional Penggunaan ASI Pencegahan infeksi Pendidikan kesehatan Mberikn stimulasi mental dini tumbang pd bayi
ASIROTUL_NEO 21

MANFAAT RAWAT GABUNG


22

Bagi ibu
1. Aspek psikologi
Antara ibu dan bayi akan segera terjalin proses lekat (early infantmother bonding) Dapat memberikan kesempatan pada ibu untuk belajar merawat bayinya Memberikan rasa percaya kepada ibu untuk merawat bayinya.

2. Aspek fisik
Involusi uteri akan terjadi dengan baik karena dengan menyusui akan terjadi kontraksi rahim yang baik Ibu dapat merawat sendiri bayinya sehingga dapat mempercepat mobilisasi.

ASIROTUL_NEO

MANFAAT RAWAT GABUNG


23

Bagi Bayi
1. Aspek psikologi
Sentuhan badan antara ibu dan bayi akan berpengaruh terhadap perkembangan pskologi bayi selanjutnya, karena kehangatan tubuh ibu merupakan stimulasi mental yang mutlak dibutuhkan oleh bayi. Bayi akan mendapatkan rasa aman dan terlindung, dan ini merupakan dasar bagi terbentuknya rasa percaya pada diri anak.
ASIROTUL_NEO

2. Aspek fisik
Bayi segera mdptkn colostrum yg dpt mberikn antibodi Bayi segera mdptkn makanan sesuai pertumbuhannya Kemungkinan terjadi infeksi nosokomial kecil Bahaya aspirasi akibat susu botol dapat berkurang Penyakit sariawan pada bayi dapat dihindari/dikurangi Alergi terhadap susu buatan berkurang.

MANFAAT RAWAT GABUNG

Bagi Keluarga
1. Aspek psikologi
Rawat gabung memberikan peluang bagi keluarga untuk memberikan support pada ibu untuk memberikan ASI pada bayi

ASIROTUL_NEO

24

MANFAAT RAWAT GABUNG

Bagi Petugas
2. Aspek fisik
Pekerjaan petugas akan berkurang karena sebagian besar tugasnya diambil oleh ibu dan tidak perlu repot menyediakan dan memberikan susu buatan.

ASIROTUL_NEO

25

PELAKSANAAN
Di poliklinik kebidanan
Penyuluhan tentang ASI Memutar film

Melayani konsultasi masalah ibu dan anak

ASIROTUL_NEO

26

PELAKSANAAN
Kamar persiapan
Jika rumah sakit telah berfungsi sebagai RS sayang ibu, maka

hampir semua ibu yang masuk kamar bersalin sudah mendapat penyuluhan manajemen laktasi sejak mereka berada di poliklinik. Kamar ini dipersiapkan bagi ibu yang tidak pernah melakukan ANC di RS dimana ia akan bersalin. Di dalam ruangan persiapan diperlukan gambar, poster, brosur dsb untuk membantu memberikan konseling ASI. Di ruangan ini tidak boleh terdapat botol susu, dot atau kempengan apalagi iklan susu formula yang semuanya akan mengganggu keberhasilan ibu menyusui

ASIROTUL_NEO

27

PELAKSANAAN
Kamar Persalinan Di ruangan ini dapat dipasang gambar, poster tentang menyusui yang baik dan benar. Serta menyusui segera setelah lahir. Dalam waktu 30 menit setelah lahir bayi segera disusukan. Rangsangan pada puting susu akan merangsang hormon prolaktin dan oksitosin untuk segera memproduksi ASI

ASIROTUL_NEO

28

PELAKSANAAN
29

Kamar perawatan

Bayi diletakkan dekat dengan ibunya Awasi KU dan kenali keadaankeadaan yang tidak normal

Ibu dibantu untuk dapat menyusui dengan baik dan cara merawat payudara
Mencatat keadaan bayi sehari-hari

KIE tentang perawatan tali pusat, perawatan bayi, perawatan payudara, cara memandikan bayi, immunisasi dan penanggulangan diare
Jika bayi sakit pindahkan ke ruang khusus
ASIROTUL_NEO

1. Bayi lahir dengan spontan , baik presentasi kepala atau bokong 2. Jika bayi lahir dengan tindakan maka rawat gabung dapat dilakukan setelah bayi cukup sehat, reflek hisap baik, tidak ada tanda-tanda infeksi dsb 3. Bayi yang lahir dengan Sectio Cesarea dengan anestesi umum, RG dilakukan segera stelah ibu dan bayi sadar penuh (bayi tidak ngantuk)misalnya 4-6 jam setelah operasi. 4. Bayi tidak asfiksia setelah 5 menit pertama (nilai apgar minimal 7) 5. Umur kehamilan 37 minggu atau lebih 6. Berat lahir 2500 gram atau lebih 7. Tidak terdapat tanda-tanda infeksi intrapartum 8. Bayi dan ibu sehat
ASIROTUL_NEO

30

KONTRA INDIKASI
Ibu
1. 2. 3. 4. Penyakit jantung derajat III Pasca eklamsi Penyakit infeksi akut, TBC Hepatitis, terinfeksi HIV, sitimegalovirus, herpes simplek 5. Karsinoma payudara

ASIROTUL_NEO

31

MODEL PENGATURAN RUANGAN RAWAT GABUNG


1. 2.
3. 4. 5.

satu kamar dengan satu ibu dan anaknya empat sampai lima orang ibu dalam 1 kamar dengan bayi pada kamar yang lain bersebelahan dan bayi dapat diambil tanpa ibu harus meninggalkan tempat tidurnya beberapa ibu dalam 1 kamar dan bayi dipisahkan dalam 1 ruangan kaca yang kedap udara model dimana ibu dan bayi tidur di atas tempat tidur yang sama bayi di tempat tidur yang letaknya disamping ibu

ASIROTUL_NEO

32

KEUNTUNGAN & KERUGIAN


Keuntungan

Kerugian
Ibu kurang istirahat
Dapat terjadi kesalahan

Menggalakkan penggunaan ASI Kontak emosi ibu dan bayi lebih dini dan lebih erat Ibu segera dapat melaporkan keadaan-keadaan bayi yang aneh Ibu dapat belajar merawat bayi Mengurangi ketergantungan ibu pada bidan Membangkitkan kepercayaan diri yang lebih besar dalam merawat bayi Berkurangnya infeksi silang Mengurangi beban perawatan terutama dalam pengawasan

dalam pemberian makanan karena pengaruh orang lain Bayi bisa mendapatkan infeksi dari pengunjung Pada pelaksanaan ada hambatan tekhnis/fasilitas

ASIROTUL_NEO

33

SELAMAT BELAJAR

ASIROTUL_NEO

34