Anda di halaman 1dari 10

Penatalaksanaan Gout

Agustina Anggraeni Purnomo 1061050099

Menjaga asupan cairan yang cukup

Membantu mencegah serangan gout akut dan menurunkan resiko pembentukan batu ginjal pada pasien dengan gout.

Pengurangan konsumsi alkohol

Penurunan berat badan Perubahan pola makan

Dapat menurunkan kadar asam urat dalam darah (mengurangi hiperurisemia).

Alkohol memiliki dua dampak utama yang memperburuk gout

menghambat ekskresi asam urat dari ginjal serta dengan menyebabkan dehidrasi

memberikan kontribusi pada pengendapan kristal asam urat pada sendi dengan mengefek metabolisme asam urat.

Penanganan Gout
Ada 3 tahapan dalam terapi penyakit ini:

- Mengatasi serangan akut


- Mengurangi kadar asam urat untuk mencegah penimbunan kristal urat pada jaringan, terutama persendian - Terapi pencegahan menggunakan terapi

hipourisemik

Pilihan Terapi Gout Akut


NSAID COX2

inhibitor Colchicines, dan Kortikosteroid sitemik atau intraartikular.

Awali terapi dengan NSAID dosis penuh (full dose) segera pada saat serangan, kecuali jika kontraindikasi.

Berikan colchicine jika NSAID tidak dapat diberikan. Gunakan dalam 2448 jam serangan akut.

Gunakan colchicine dengan hatihati karena toksik, dan monitor respon.

Jika serangan melibatkan 12 sendi, berikan steroid intraartikular.

Jika penyakit parah atau NSAID/colchicine tidak ditoleransi baik, berikan steroid sistemik.

Terapi Gout Kronik


- Mulai terapi menurunkan kadar urat pada pasien yang

mengalami serangan lebih dari 2 kali dalam setahun


(obat penurun kadar urat tidak diberikan selama serangan akut, obat pilihan penurun kadar urat untuk

mayoritas pasien adalah allopurinol).


- Gunakan urikosurik pada pasien yang tidak tahan atau alergi allopurinol dan pada pasien dengan fungsi

ginjal normal tetapi ekskresinya rendah.

Terapi Gout Kronik


- Pertimbangkan pemberian kombinasi dengan
colchicine sampai tercapai kadar urat serum rendah dan tidak ada serangan akut yang kambuh dalam 612 bulan. - Monitor kadar urat serum setiap 36 bulan dan pada pasien yang simptomatis terapi disesuaikan

dengan kadar