Pemahaman Pengendalian Internal

Pengendalian Internal

1

Sasaran Belajar
 Pentingnya pengendalian internal bagi entitas, auditor

eksternal, dan pihak lain  Mendefinisikan pengendalian internal dan mengidenfikasi ke lima komponen pengendalian internal yang saling terkait  Menyatakan keterbatasan pengendalian internal dan menjelaskan peran dan tanggungjawab berbagai pihak atas pengendalian internal suatu entitas

Pengendalian Internal

2

Mengenal Istilah Pengendalian internal
 1947  AICPA  Internal Control  Internal Control System  Accounting Control System  Administrative Control System  Internal Control Structure (SAS 55 -1988)  Control Environments  Accounting Systems  Control Procedures  Internal Control

Pengendalian Internal

3

dan mendorong ditaatinya kebijakan management yang ditetapkan sebelumnya Pengendalian Internal 4 . mengecek keakuratan dan keandalan data akuntansi.SAS 1 (section 320)  Pengendalian internal terdiri atas struktur organisasi dan seluruh metode yang dikoordinasi dan pengukuran yang diterapkan dalam suatu bisnis untuk melindungi aktiva. meningkatkan efesiensi operasional.

SAS 55 (1988)  Internal Control Structure: artinya diperluas mencakup:  Lingkungan Pengendaian  Sistem Akuntansi  Prosedur Pengendalian Pengendalian Internal 5 .

dijalankan oleh dewan komisaris. dirancang untuk memberikan jaminan memadai sehubungan dengan pencapaian tujuan dalam kategori sbb:  Keandalan pelaporan keuangan  Kepatuhan terhadap undang-undang dan peraturan yang berlaku  Efektivitas dan efesiensi operasional Pengendalian Internal 6 . 1995  Mengadopsi pengertian Pengendalian internal dari laporan COSO (Committee of Sponsoring Organization)  Internal control adalah suatu proses.SAS 78. managemen. dan karyawan lain dari suatu entitas.

Komponen Pengendalian Internal  Control Environment  Risk Assessment  Control Activities  Information and communication  Monitoring Pengendalian Internal 7 .

 Control environment  merupakan dasar dari komponen yang lain  menentukan irama organisasi  mempengaruhi kesadaran pengendalian anggota organisasi Pengendalian Internal 8 .

 Risk assessment  Identifikasi dan analisis oleh entitas terhadap risiko relevan dengan pencapaian tujuan-tujuannya  Merumuskan dasar untuk menentukan bagaimana risiko-risiko tersebut harus dikelola Pengendalian Internal 9 .

 Control activities  Kebijakan dan prosedur yang membantu menjamin pengarahan managemen dilaksanakan Pengendalian Internal 10 .

perekaman. Information and communication:  Idenfikasi. dan pertukaran informasi dalam rerangka bentuk dan waktu yang memungkinkan orang menjalankan tanggungjawabnya Pengendalian Internal 11 .

 Monitoring  Proses untuk menilai kualitas pelaksanaan pengendalian internal dari waktu ke waktu Pengendalian Internal 12 .

Tujuan Entitas dan Pengendalian internal yang relevan dg Audit  Reliabilitas informasi keuangan  PABU  Kepatuhan terhadap undang-undang dan peraturan- peraturan yang berlaku  Mendeteksi kesalahan dan ketidakberesan  Efektivitas dan efesiensi operasional  Pengamanan aset  Pengurangan risiko bisnis Pengendalian Internal 13 .

Keterbatasan Pengendalian Internal suatu Entitas  Kesalahan dalam keputusan  Collusion  Cost versus benefits Pengendalian Internal 14 .

Peran dan Tanggungjawab  Management  Board of directors dan Audit committee  Internal auditor  Karyawan lain  Independent Auditor  Pihak Luar lain: legislators dan regulators Pengendalian Internal 15 .

Komponen Pengendalian Internal  Control Environment  Risk Assessment  Control Activities  Information and communication  Monitoring Pengendalian Internal 16 .

Control Environment  Nilai-nilai Etika dan Integritas  Komitmen terhadap kompetensi  Dewan Komisaris dan Komite Audit  Philosophy managemen dan gaya operasional  Struktur organisasi  Pelimpahan wewenang dan tanggungjawab  Kebijakan dan Praktek SDM Pengendalian Internal 17 .

Risk Assessment  Perlu memperhatikan:  Perubahan lingkungan operasional  Personel baru  Sistem informasi baru atau perubahan sistem informasi  Pertumbuhan cepat  Tehnologi baru  Produk atau aktivitas baru  Restrukturisasi korporasi  Operasional luar negeri  PSAK baru Pengendalian Internal 18 .

Information and Communication  Transaksi  Hanya transakasi valid  Seluruh transaksi  Hak dan kewajiban  Pengukuran  Cukup detail  Audit atau transaction trail  Dokumen dan catatan Pengendalian Internal 19 .

Control Activities  Pemisahan Tugas  Pengendalian Pengolahan Informasi  General Control  Application Control  Pengendalian Pisik  Review Kinerja Pengendalian Internal 20 .

 Pemisahan Tugas:  seseorang tidak boleh melakukan tugas yang tidak kompatibel  Pemisahan tugas pelaksana. pencatatan. dan penyimpanan aset dari suatu transaksi  Pemisahan bagian IT dengan Pengguna  Pemisahan dalam bagian IT:     Pengembangan sistem Operation Data control Securities administration Pengendalian Internal 21 .

 Information Processing Control  General Control  Pengendalian organisasi dan operasional  Pengendalian pengembangan sistem dan dokumentasi  Pengendalian perangkat keras dan lunak  Pengendalian akses  Pengendalian data dan prosedural  Application Control Pengendalian Internal 22 .

 Application Control  Pengendalian Input  Pengendalian Proses  Pengendalian Output Pengendalian Internal 23 .

check digit)  Koreksi Kesalahan Pengendalian Internal 24 . valid character check. limit (reasonable) check. Input Control  Otorisasi  Konversi Data Input   Verification Control Computer Editing: missing data check. valid code check. valid sign check.

 Processing Control  Control totals  File identification labels  Limit and reasonableness checks  Before-and-after report  Sequence test  Process tracing data Pengendalian Internal 25 .

 Output control: hasil benar dan hanya orang yang berhak yang memperoleh hasilnya  Reconciliation of totals  Comparioson to source document  Visual scanning Pengendalian Internal 26 .

Physical Control  Direct physical control  Indirect physical control  Penghitungan berkala terhadap aset Pengendalian Internal 27 .

prakiraan. atau periode yang lalu  Analisis hubungan seperangkat data spt antara data nonkeuangan dg data keuangan Pengendalian Internal 28 .Performance Review  Analisis Laporan Ikhtisar rincian saldo akun  Analisis Realisasi dengan anggaran.

Monitoring  Ongoing activities  Problem solution  Separate periodic evaluations  Internal auditor’s assessment Pengendalian Internal 29 .

Penerapan komponen pengendalian internal  Untuk seluruh entitas tanpa memandang ukuran entitas  Faktor-faktor yang dipertimbangkan dalam memutusakan bagaimana setiap komponen harus diimplementasikan:  Ukuran entitas  Karakteristik organisasi dan pemiliknya  Jenis usaha  Diversitas dan kompleksitas operasional  Metode pengolahan data  Aplikabilitas persyaratan legal dan regulator Pengendalian Internal 30 .

Perolehan Pemahaman Pengendalian Internal  Metodologi audit untuk memenuhi standar pekerjaan lapangan kedua:  Pemahaman cukup atas komponen-komponen pengendalian internal untuk merencanaan audit  Penilaian risiko kontrol untuk setiap asersi penting yang ada dlam saldo akun atau kelompok transaksi dan komponen pengungkapan dari laporan keuangan  Perancangan pengujian substantif untuk setiap asersi penting elemen laporan keuangan Pengendalian Internal 31 .

Perolehan pemahaman  Pemahaman disain kebijakan dan prosedur yang terkait dengan setiap komponen pengendalian internal  Menentukan apakah kebijakan dan prosedur telah dijalankan  Mengidentifikasi tipe potensi salahsaji  Mempertimbangkan faktor-faktor yang mempengaruhi risiko salahsaji yang material  Merancang pengujian substantif untuk memperoleh jaminan memadai dalam menemukan salahsaji yang terkait dengan asersi tertentu Pengendalian Internal 32 .

Pemahamabn Komponen Pengendalian internal  Pemahaman Lingkungan Pengendalian  Pemahaman Penilaian Risiko  Pemahaman Informasi dan Komunikasi  Pemahaman Aktivitas Pengendalian  Pemahaman Monitoring Pengendalian Internal 33 .

dan staff personil yang sesuai  Menginspeksi dokumen dan catatan  Mengamati aktivitas dan operasional entitas Pengendalian Internal 34 . supervisor.Prosedur untuk memperoleh suatu pemahaman  Review pengalaman yang lalu dengan klien  Menanyakan pada manajemen.

garis penghubung dan penjelasan  Tabel keputusan  Matriks yang digunakan mendokumentasikan logika program komputer  Memoranda  Komentar tertulis auditor tentang pengendalian internal Pengendalian Internal 35 .Dokumentasi Pemahaman  Angket (questionnaires)  Rangkaian pertanyaan ya/tidak tentang pengendalian internal yang diperlukan untuk mencegah salahsaji material  Bagan alir  Diagram sistematik dg memakai simbol standar.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful