Anda di halaman 1dari 28

RSUD BUDHI ASIH ILMU KESEHATAN ANAK

Pembimbing :
Dr. Meiharty B. Zulkifli Sp.A

Disusun oleh :
Rini R. Utami 030.08.209

APA ITU IMD ????


IMD INISIASI MENYUSU DINI
Refleks bayi dalam mencari puting ibu Segera setelah lahir, Dalam waktu 1 jm setelah dilahirkan Reflek bayi dalam mencari puting susu ibu untuk menyusu pada payudara ibu yang dilaksanakan sekitar 1 jam setelah bayi lahr

Inisiasi
Menyusu

IMD

MANFAAT IMD
- Meningkatkan hubungan khusus ibu dan bayi - Merangsang kontraksi otot rahim sehingga mengurangi resiko perdarahan sesudah melahirkan -Memperbesar peluang ibu untuk memantapkan dan melanjutkan kegiatan menyusui selama masa bayi

- Mengurangi stress Ibu setelah melahirkan


Mempertahankan suhu bayi tetap hangat Menenangkan ibu dan bayi serta mengatur pernapasan dan detak jantung Kolonisasi bakiterial di kulit dan usus bayi dengan bakteri badan ibu yang normal Mengurangi bayi menangis sehingga mengurangi stres dan tenaga yang dipakai bayi Memungkinkan bayi untuk menemukan sendiri payudara Ibu untuk mulai menyusu

- Mengatur tingkat kadar gula dalam darah, dan biokimia lain dalam tubuh bayi - Mempercepat keluarnya meconium (kotoran byi berwarna hijau agak kehitaman yang pertama keluar dari bayi karena meminum air ketuban) - Bayi akan terlatih motoriknya saat menyusu, sehingga mengurangi kesulitan menyusu - Membantu perkembangan persyarafan bayi - Memperoleh kolostrum yang sangat bermanfaat bagi sistem kekebalan bayi - Mencegah terlewatnya puncak refleks mengisap pada bayi yang terjadi 20-30 menit setelah lahir. Jika bayi tidak disusui, refleks akan berkurang cepat, dan hanya akan muncul kembali dalam kadar secukupnya 40 jam kemudian.

MAKA.................
Kenapa harus diakukan IMD ????

KENAPA HARUS DILAKUKAN IMD???


Bayi yang dibiarkan di dada ibunya tidak akan kedinginan.
Sebab dada ibu yang baru melahirkan lebih hebat dari

tempat tidur bayi semahal apapun juga. Ibu yang baru saja
melahirkan dadanya lebih panas 1 derajat dari mereka yang tidak melahirkan. Bila bayi kedinginan, suhu dada ibunya akan naik 2 derajat celcius. Jika bayi kepanasan akan turun 1 derajat celcius.

Bayi yang diberikan kesempatan inisiasi dini akan lebih lama menyusu

Semakin lama disusui maka keuntungan ASI akan makin banyak, yang akan mempengaruhi tumbuh kembangnya.
Pada usia 6 bulan, mereka yang diberikan kesempatan inisiasi dini 59% masih menyusu, yang tidak hanya 18% saja. Pada usia 12 bulan, yang inisiasi dini masih 38% menyusu, yang tidak hanya 8%. Penelitian lain membuktikan, mereka yang diberi kesempatan inisiasi dini 80% akan mendapatkan ASI eksklusif.


Inisiasi dini dapat menekan kematian bayi
Penelitian yang dilakukan terhadap 10.997 bayi menemukan , inisiasi dini dapat menekan kematian bayi hingga 22%. 2419,34 bayi

Inisiasi dini memberi kesempatan lebih besar kepada bayi untuk mendapatkan kolustrum
Rata-rata waktu pengeluaran kolostrum ibu yang

menyusui dini lebih cepat 6,02 jam dibandingkan dengan rata-rata waktu pengeluaran kolostrum ibu yang menyusui

tidak dini

KOLOSTRUM
ASI yang dikeluarkan dari payudara ibu pertama kalisetelah bayi lahir Cairan berwarna kuning hingga oranye, kental, lengket dan terkadang bening Jumlahnya hanya sekitar 3-5 sendok teh.

AIR SUSU IBU (ASI)


Air Susu Ibu (ASI) adalah mukjizat yang merupakan satu jenis makanan yang mencukupi seluruh unsur kebutuhan bayi baik fisik, psikologi, sosial maupun spiritual

Dalam ASI Terdapat Faktor Anti Bakteri, Anti Virus, Anti Jamur

PERSIAPAN MELAKUKAN IMD


Pertemuan pimpinan rumah sakit, dokter kebidanan, dokter anak, dokter anestesi, bidan, tenaga kesehatan yang bertugas di kamar bersalin, kamar operasi, kamar perawtan ibu untuk menyosialisasikan Rumah Sakit Sayang Bayi

Melatih tenaga kesehatan terkait yang dapat menolong, medukung ibu menyusui, termasuk menolong inisiasi menyusui dini yang benar.
Setidaknya antenatal(ibu hamil), dua kali pertemuan tenaga kesehatan bersama orang tua, membahas keuntungan ASI dan menyusui, tatalaksana menyusui yang benar, inisiasi menyusu dini termasuk inisiasi dini pada kelahiran dengan obat obatan atau tindakan.

TAHAPAN BAYI DALAM MELAKUKAN IMD


Rest/quite alert stage
(dalam 30 menit pertama)
Menemkan, menjilat, mengulum puting, membuka mulut lebar&melekat dgn baik

Mengeluarkan suara, gerakan mulut seperti mau minum, mencium dan menjilat tangan
(30 40 menit)

Bayi mullai bergerak ke arah payudara. Kaki bayi menekan perut ibu, menoleh ka-ki, menyentuh dan meremas daerah puting susu

Bayi mengeluarkan air liur

TATALAKSANA IMD MENURUT WABA&UNICEF


Dianjurkan suami atau keluarga mendampingi ibu saat melahirkan Dalam menolong ibu saat melahirkan, disarankan untuk tidak atau mengurangi mempergunakan obat kimiawi Bayi dikeringkan secepatnya terutama kepalanya, kecuali tangannya , tanpa menghilangkan lemak putih (vernix). Mulut dan hidung dibersihkan,tali pusat diikat. Bila tak memerlukan resusitasi, bayi ditengkurapkan di dada-perut ibu dengan kulit bayi melekat pada kulit ibu. Keduanya diselimuti. Bayi dapat diberi topi. Anjurkan ibu menyentuh bayi untuk merangsang bayi mendekati puting. Biarkan bayi mencari puting sendiri Ibu didukung dan bilaperlu dibantu mengenali perilaku bayi sebelum menyusu. Biarkan kulit Bayi bersentuhan dengan kulit ibu selama paling tidak selama 1 jamatau lebih sampai proses menyusu awal selesai Bila dalam 1 jam menyusu awal belum terjadi, dekatkan puting ke bayi tapi jangan memasukkan puting ke mulut bayi. beri waktu 30 menit atau 1 jam lagi Setelah kontak kulit ibu-bayi sekitar 1 jam, atau lebih, bayi baru dipisahkan untuk ditimbang, diukur, diberi vit K dan dicap/tanda. Rawat gabung Bayi: Ibu bayi dirawat dalam satu kamar, dalam jangkauan ibu selama 24 jam. Berikan ASI saja tanpa minuman atau makanan lain kecuali atas indikasi medis. Tidak diberi dot atau empeng.

PROSEDUR IMD
Inisiasi Menyusu Dini yang kurang tepat

Inisiasi Menyusu Dini yang dianjurkan

LANGKAH LANGKAH PROSEDUR IMD YANG DIANJURKAN


Bayi diletakkan di perut ibu yang sudah dialasi kain kering

Keringkan seluruh tubuh bayi termasuk kepala secepatnya, kecuali kedua tangannya

Tali pusat dipotong lalu diikat

Vernix (zat lemak putih) ysng melekat di tubuh bayi sebaiknya tidak dibersihkan karena zat ini membuat nyaman kulit bayi

Tanpa dibedong bayi langsung ditengkurapkan di dada atau perut ibu dengan kontak kulit bayi ke kulit ibu.Ibu dan bayi diselimuti bersama sama. Jika perlu bayi diberi topi untuk mengurangi pengeluaran pnas dari kepalanya.

MANFAAT INISIASI MENYUSU DINI


Menurut Roesli (2008) ada beberapa manfaat yang bisa didapat dengan melakukan IMD adalah :
Bayi akan memiliki kemampuan melawan bakteri Menurunkan resiko kedinginan (hypothermia).

VK/OK sibuk
Kurangnya tenaga medis y/memahami IMD Ibu lelah&kesaki tan post partum

Ibu harus mengalami tindakan penjahitan

Pemberian vit.K&tetes mata segera a.i tertentu


Bayi harus segera dibersihkan, ditimbang&diuk ur

Hipothermia

Hambatan IMD

Kolostrum tidak keluar/membah ayakan bayi

PETUNJUK PRAKTEK KLINIS IMD PADA PARTUS SPONTAN


Dianjurkan suami atau keluarga mendampingi ibu di kamar bersalin Dalam menolong ibu melahirkan disarankan untuk mengurangi atau tidak menggunakan obat kimiawi
Bayi lahir, segera dikeringkan secepatnya terutama kepala kecuali tangannya; tanpa menghilangkan vernix, mulut dan hidung bayi dibersihkan, tali pusat diikat. Bila bayi tidak memerlukan resusitasi, bayi ditengkurapkan di dada-perut ibu dengan kulit bayi melekat pada kulit ibu dan mata bayisetinggi puting susu. Keduanya diselimuti. Bayi dapat diberi topi.

Anjurkan ibu menyentuh bayi untuk merangsang bayi. Biarkan bayi mencari puting sendiri.

Ibu didukung dan dibantu mengenali perilaku bayi sebelum menyusu

Biarkan kulit kedua bayi bersentuhan dengan kulit ibu selama paling tidak 1 jam; bila menyusu awal terjadi sebelum 1 jam, tetap biarkan kulit ibu bayi bersentuhan sampai setidaknya 1 jam.

Bila dalam 1 jam menyusu awal Belem terjadi, ibu dibantu dengan mendekatkan bayi ke puting tapi jangan masukkan puting ke mulut bayi. Beri waktu kulit melekat pada kulit 30 menit atau 1 jam lagi.

Setelah setidaknya kulit ibu dan kulit bayi setidaknya 1 jam atau selesai menyusu awal, bayi baru dipisahkan untuk ditimbang, diukur, dicap dan diberi vitamin K.

Rawat gabung bayi : ibu bayi dirawat dalam satu kamar, dalam jangkauan ibu selama 24 jam.

Berikan ASI saja tanpa minutan atau makanan lain kecuali atas indikasi medis. Tidak perlu diberikan dot atau empeng

PETUNJUK PRAKTEK KLINIS IMD PADA SECTIO CAESARIA


Dalam membantu ibu dan bayi untuk melakukan inisiasi menyusui dini di praktek klinis pada operasi caesar perlu diperhatikan dan dipersiapkan, antara lain : Dianjurkan suami atau keluarga mendampingi ibu di kamar operasi. Begitu lahir diletakkan di meja resusitasi untuk dinilai, dikeringkan secepatnya terutama kepala tanpa menghilangkan vernix; kecuali tangannya. Mulut dan hidung bayi dibersihkan, tali pusat diikat. Kalau bayi tidak perlu diresusitasi; bayi dibedong, dibawa ke ibu. Diperlihatkan kelaminnya pada ibu kemudian mencium ibu. Bayi ditengkurapkan di dada ibu dengan kulit bayi melekat pada kulit ibu. Kaki bayi agak sedikit serong/melintang menghindari sayatan operasi, namun sedapat mungkin masih lurus di tengah dengan mata bayi setinggi puting ibu. Bayi dan ibu diselimuti. Bayi diberi topi. Anjurkan ibu menyentuh bayi untuk merangsang bayi mendekati puting. Biarkan bayi mencari puting sendiri. Biarkan kulit bayi bersentuhan dengan kulit ibu paling tidak selama satu jam, bila menyusui awal selesai sebelum 1 jam; tetap kontak kulit ibu bayi setidaknya selama 1 jam. Bila bayi menunjukkan kesiapan untuk minum, bantu ibu dengan dengan mendekatkan bayi ke puting tetapi tidak memasukkan puting ke dalam mulut bayi. Bila dalam1 jam belum bisa menemukan puting ibu, beri tambahan waktu melekat pada dada ibu, 30 menit atau 1 jam lagi. Bila operasi telah selesai, ibu dapat dibersihkan dengan bayi tetap melekat di dadany dan dipeluk erat oleh ibu. Kemudian ibu dipindahkan dari meja operasike ruang pulih dengan bayi tetap di dadanya. Bila ayah tidak menyertai ibu di kamar operasi, diusulkan untuk mendampingi ibu dan mendoakan anaknya saat di kamar pulih. Rawat gabung : ibu bayi dirawat dalam satu kamar; bayi dalam jangkauan ibu selama 24 jam. Berikan ASI saja tanpa minuman atau makanan lain kecuali atas indikasi medis. Tidak diberi dot atau empeng.

PETUNJUK PRAKTEK KLINIS IMD PADA BAYI KEMBAR


Dalam membantu ibu dan bayi di praktek klinis untuk inisiasi menyusui dini pada bayi kembar prinsipnya sama dengan bayi tunggal hanya yang perlu diperhatikan dan dipersiapkan adalah beberapa hal, yaitu : dianjurkan suami atau keluarga mendampingi ibu di kamar bersalin. Saat bayi pertama lahir, segera dikeringkansecepatnya terutama kepala, kecuali tangannya; tanpa menghilangkan vernix. Mulut dan hidung bayi dibersihkan, tali pusat diikat. Bila bayi tidak memerlukan resusitasi, bayi ditengkurapkan di dada perut ibu dengan kulit bayi melekat pada kulit ibu dan mata bayi setinggi puting susu ibu. Keduanya diselimuti. Bayi dapat diberi topi. Bila ibu merasa akan melahirkan bayi kedua, bayi pertama diberikan pada ayah. Ayah akan memeluk bayi dengan kulit bayi melekat pada kulit ayah seperti pda perawatan metode kanguru kemudian ditutupi baju ayah. Bayi kedua lahir, segera keringkan secepatnya terutama kepala, kecuali tangannya; tanpa menghilangkan vernix. Mulut dan hidung bayi tidak dibersihkan, tali pusat diikat. Bila bayi kedua tidak memerlukan resusitasi, bayi ditengkurapkan di dada perut ibu dengan kulit bayi melekat pada kulit ibu dan mata bayi setinggi puting susu ibu. Letakkan kembali bayi pertama di dada ibu berdampingan dengan saudaranya, ibu dan kedua bayinya diselimti. Bayi bayi dapat diberi topi. Proses selanjutnya sama dengan IMD tunggal.

KESIMPULAN
Melahirkan merupakan pengalaman menegangkan, tetapi sekaligus menggembirakan. Ada satu hal yang selama ini tidak disadari dsan tidak dilakukan orang tua dan tenaga medis, tetapi begitu vital bagi kehidupan bayi selanjutnya. Ternyata, dalam satu jam pertama setelah melahirkan, ada perilaku menakjubkan antara bayi dan ibunya. Jika setiap bayi baru lahir diletakkandi perut ibu segera setelah lahir dengan kulit ibu melekat pada kulit bayi, bayi mempunyai kemampuan untuk menemukan sendiri payudara ibu dan memutuskan waktunya untuk menyusu pertama kali

DAFTAR PUSTAKA

Yohmi Elizabeth. Inisiasi Menyusui Dini. Suradi Rulina, Hegar Badriul, Partiwi I Gusti Ayu Nyoman, Marzuki Sacharina Nanis, Ananta Yovina. Indonesia Menyusui.Badan Penerbit IDAI: Jakarta; 2010. Hal 45 56. Universitas Sumatera Utara. Inisiasi Menyusui Dini. Diunduh dari : http://repository.usu.ac.id/bitstream/123456789/29086/4/Chapter%20II.pdf. Diakses tanggal 1 Mei 2013. Universitas Sumatera Utara. Anatomi Payudara. Diunduh dari : http://www.repository.usu.ac.id/.../123456789/33328/4/Chapter%20II.pdf . Diakses tanggal 2 Mei 2013. Fisiologi Laktasi. Diunduh dari : http://amuntahadsmcom.blogspot.com/2011/03/fisiologilaktasi.html#!/2011/03/fisiologi-laktasi.htm. Diakses tanggal 1 Mei 2013. Indrasanto Eriyati, Dharmasetiawani Nani, Rohsiswatmo Rinawati, Kaban Risma Kerina. Paket Pelatihan Pelayanan Obstetri dan Neonatal Emergensi Komprehensif (PONEK). JNPK-KR, IDAI, POGI dan USAID Indonesia. Jakarta; 2008. Hal 113 26. Roesli Utami. Panduan Inisiasi Menyusui Dini Plus ASI Eksklusif. Pustaka Bunda: Jakarta; 2012. Inisiasi Menyusui Dini Untuk Mengawali ASI Eksklusif. Diunduh dari : http://www.fkuwks.ac.id. Diakses tanggal 6 Mei 2013. Inisiasi Menyusui Dini. Diunduh dari : http://www.inisiasimenyusudini.com/bonus/Topik%20I%20Apa%20itu%20Inisiasi%20Menyusu%20Dini.pdf (ebook). Diakses tanggal 10 Mei 2013. Universitas Sumatera Utara. Inisiasi Menyusui Dini. Diunduh dari : http://repository.usu.ac.id/bitstream/123456789/23188/4/Chapter%20II pdf. Diunduh tanggal 11 Mei 2013. Initiation of Breastfeeding by Breast Crawl. Diunduh dari : http://www.breastcrawl.org/breastfeedingfacts-birth-7days.shtml . Diakses tanggal 10 Mei 2013. Children Grow Up Clinic. Cara dan Prosedur Inisiasi Menyusui Dini. Diunduh dari : http://childrengrowup.wordpress.com/2012/02/26/cara-dan-prosedur-imd-atau-inisiasi-menyusui-dini/. Diakses tanggal : 10 Mei 2013.