Anda di halaman 1dari 17

Logika Dasar PLC

Muhamad Rifa’i
Logika Dasar
Terdapat 3 logika dasar:
• Logika AND
• Logika OR
• Logika NOT

2
Logika AND
• Rangkaian Logika
No. A B Y
1 0 0 0
2 0 1 0
3 1 0 0
4 1 1 1

A A

• Rangkaian Relay/kontak
listrik
AC
B B

Y Y

3
Logika AND
• Mnemonic OMRON • Ladder diagram
A B Y
LD A
AND B I1 I2 Q

OUT Y

• Mnemonic SIEMENS
AI1
AI2
=Q

4
Cabang/
Aturan penulisan mnemonic branch
OMRON A B Y

busbar
I1 I2 Q

• Garis vertikal di kiri dan kanan disebut sbg busbar


• Garis horisontal yang berisi fungsi2 logika
disebut cabang/branch
• Setiap membuat cabang baru selalu diawali dg LD
• Hubungan seri ditulis AND, hubungan paralel
ditulis OR
• Fungsi atau keluaran cabang ditulis OUT
• Dilarang membuat dua/lebih cabang dengan
fungsi/keluaran yang sama
5
Logika OR
• Rangkaian Logika

No A B Y
1 0 0 0
2 0 1 1
3 1 0 1
4 1 1 1

• Rangkaian
A B
Relay/kontak

6
Logika OR
• Ladder diagram
• Mnemonic OMRON
A Y
LD A
OR B B

OUT Y

• Mnemonic SIEMENS
AI1
OI2
=Q

7
Logika NOT
• Rangkaian Logika A A’

No A Y=A'
1 0 1

2 1 0

• Rangkaian A

relay/kontak

Y=A’

8
Logika NOT
• Mnemonic OMRON • Ladder diagram
A Y
LD NOT A
OUT Y

9
Contoh kasus1: Logika AND
Peralatan ini dilengkapi dengan perangkat otomasi. Salah
satu bagian otomasi itu menyatakan bahwa palu penekan
(warna merah) akan bergerak turun untuk menekan
benda kerja, hanya jika tombol S1 ditekan dan tutup
pelindung tertutup. Logika kejadian ini dapat dinyatakan
berbentuk hubungan logika AND. Sebelum menyusun
tabel kebenaran yang menyatakan hubungan antara
variabel masukan dan keluaran, sebaiknya susunan dan
jenis logika variabel masukan dan variabel keluaran
terlebih dulu ditetapkan. Tabel 3.8 berikut menunjukkan
susunan dan jenis variabel masukan dan keluaran.

10
Tabel masukan/keluaran
No. Variable masukan simbol logika

1 Tombol S1 I1 Tombol Ditekan logika = ”1”


2 Limit switch S2 I2 Limit Switch (LS) S2 tertekan
logika=”1”
No. Variabel Keluaran Simbol Logika

1 Motor pengerak Q Motor berputar logika Q=”1”


penekan

No. Masukan keluaran Tabel Kebenaran


I1 I2 Q

1 0 0 0

2 0 1 0

3 1 0 0

4 1 1 1

11
Diagram Relai elektrik AND (logika
kontak)
• Hubungan logika AND antara variabel masukan S1
(tombol) dengan S2 (limit switch) untuk menghasilkan
variabel keluaran – motor penggerak – dapat
digambarkan ke bentuk diagram relai elektrik. Gambar
3.8 menunjukkan diagram relai elektrik untuk kasus
peralatan penekan.

S1 S2 Motor
M

12
Contoh kasus2
• Misalnya diketahui suatu turbin air yang dilengkapi dengan
perangkat otomasi. Air yang masuk ke dalam turbin akan
dihentikan, jika kecepatan putar melebihi ketentuan nilai
kecepatan yang diinginkan atau temperatur turbin
meningkat sampai melampaui ketentuan kerja mesin turbin
atau kipas angin perata pendinginan turbin tidak berfungsi
lagi. Pada turbin juga dilengkapi lampu ”alarm” yang
menandakan bahwa turbin tidak beroperasi. Susunlah tabel
masukan/keluaran, tabel kebenaran, rangkaian logika dan
diagram relai elektriknya.

• Kasus turbin ini memperlihatkan bahwa variabel masukan


berjumlah 3 buah dan variabel keluaran berjumlah 2 buah.
Tabel 3.10 berikut menggambarkan variabel masukan dan
keluaran untuk kasus turbin ini.

13
Tabel masukan/keluaran
No Variable simbol logika
masukan
1 Sensor I1 Putaran kecepatan terlalu tinggi
kecepatan logika = ”1”
2 Temperatur I2 Temperatur terlalu tinggi logika=
Turbin “1”
2 Sensor kipas I3 Kipas angin bekerja baik
angin logika=”1”
No Variabel Simbol Logika
Keluaran
1 Pembuka air Q1 Tertutup logika=”1”
masuk
2 Lampu alarm Q2 Lampu menyala logika=”1”

14
Tabel kebenaran…..???
No Variabel masukan keluaran

Tabel kebenaran
I1 I2 I3 Q1 Q2
0 0 0 0 ? ?
1 0 0 1 ? ?
2 0 1 0 ? ?
3 0 1 1 ? ?
4 1 0 0 ? ?
5 1 0 1 ? ?
6 1 1 0 ? ?
7 1 1 1 ? ?

15
Pemrograman PLC
• Statement List (STL)
• Ladder Diagram
• Function Block Diagram (FBD)

16
STL atau Mnemonic pd OMRON
• LOAD (LD)
• AND
• OR
• AND LOAD (AND LD)
• OR LOAD (OR LD)

17