Anda di halaman 1dari 17

Analisis situasi dan perencanaan

pangan-gizi (di desa KKP)

Yayuk FB

Materi pembekalan KKP


Departemen GM FEMA IPB
Sabtu, 23 Mei 2015

Analisis situasi dan perencanaan


pangan-gizi (di desa KKP)

1. Desa dalam sistem pemerintahan


Negara RI
2. Perencanaan pangan & gizi

1.Desa dalam sistem


pemerintahan Negara RI

Dialektika proses pembangunan perdesaan

membang
un desa

desa
membang
un

nisiatif pembangunan umumnyainisiatif pembangunan dari desa


bukan dari desa (TOP DOWN)
(BOTTOM UP)

program / kegiatan ?
tata kelola perdesaan ?
sumber pendanaan ?

program / kegiatan ?
tata kelola perdesaan
sumber pendanaan ?

Perubahan paradigma pembangunan perdesaan


RURAL
DEVELOPMENT
R
D

C
D

CE

COMMUNITY
DEVELOPMENT
COMMUNITY
EMPOWERMEN
T

Membangun
masyarakat

Masyarakat
Membangun

perencanaan partisipatif : usaha yang dilakukan


masyarakat untuk memecahkan masalah yang
dihadapi agar mencapai kondisi yang diharapkan

Kewenangan Desa menurut UU


No. 6/2014

Kewenangan berdasarkan hak asal usul;


Kewenangan lokal berskala Desa;
Kewenangan yang ditugaskan oleh
Pemerintah, Pemerintah Daerah Provinsi,
Kabupaten/Kota;
Kewenangan lain yang ditugaskan
oleh Pemerintah, Pemerintah Daerah
Provinsi, Kabupaten/Kota sesuai dengan
ketentuan Per-UU.

as Pokok Kelurahan/Desa (UU 32/2004):


Kelurahan mempunyai tugas pokok menyelenggarakan
urusan pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan
serta urusan yang dilimpahan oleh Walikota/Bupati, sesuai
dengan kebutuhan kelurahan/Desa dengan memperhatikan
prinsip efisiensi dan peningkatan akuntabilitas.
Fungsi Kelurahan/Desa :
Untuk menyelenggarakan tugas pokok sebagaimana dimaksud,
kelurahan /Desa, menyelenggarakan fungsi :
Pelaksanaan kewenangan pemerintah daerah yang
dilimpahkan :
Pelaksanaan kegiatan pemberdayaan masyarakat;
Penyelenggaraan ketentraman dan ketertiban umum;
Pengkoordinasian pemeliharaan prasarana dan fasilitas umum;
Pembinaan lembaga kemasyarakatan;
Pembinaan dan pengendalian administrasi Rukun Warga dan
Rukun Tetangga;
Review
Pelaksanaan pelayanan masyarakat yang menjadi ruang
lingkup

P2G

Kewajiban Kepala Desa (pasal 26 ayat 4 UU 6/


a. mengamalkan Pancasila, UUD RI 1945 & Bhinneka
Tunggal Ika;
b. meningkatkan kesejahteraan masyarakat Desa;
c. memelihara ketenteraman dan ketertiban
masyarakat Desa;
d.menaati dan menegakkan Per-UU;
e. melaksanakan kehidupan demokrasi dan
berkeadilan gender;
f. melaksanakan prinsip good governance
g. menjalin kerja sama & koordinasi dengan
sateholders di Desa;
h. menyelenggarakan administrasi Pemerintahan Desa
yang baik;
i. mengelola Keuangan dan Aset Desa;
j. melaksanakan ur pemerintahan yang menjadi
Review
kewenangan Desa;
P2G

Belanja Desa = kebutuhan


pembangunan, a.l:
kebutuhan
primer,
kebutuhan primer :
pelayanan
kebutuhan pangan,
dasar,
sandang, dan papan.
lingkungan,
dan kegiatan pelayanan dasar, a.l
pendidikan,
pemberdayaa
kesehatan &
n masyarakat
infrastruktur
Desa

Review
P2G

2. Perencanaan pangan & gizi


Definisi

Perencanaan : suatu proses untuk

menentukan tindakan masa depan yang tepat,


melalui urutan pilihan, dengan memperhitungkan
sumber daya yang tersedia.
Pembangunan Nasional : upaya yang
dilaksanakan oleh semua komponen bangsa dalam
rangka mencapai tujuan bernegara.
Sistem Pembangunan Nasional : satu kesatuan
tata cara perencanaan pembangunan untuk menghasilkan
rencana2 pembangunan dalam jangka panjang, jangka
menengah & tahunan, yang dilaksanakan oleh unsur
penyelenggara negara dan masyarakat di tingkat pusat &
daerah

Bab 1 Pasal 1, Ayat 1,2,3 UU No.25 Tahun 2004

Proses perencanaan
(1) politik;
(2) teknokratik;
(3) partisipatif;
(4) atas-bawah (topdown);
(5) bawah-atas
(bottom- bahwa pemilihan
Pendekatan
politik memandang
up).
Presiden/Kepala
Daerah : proses penyusunan
rencana (rakyat memilih berdasarkan program2
pembangunan yang ditawarkan Presiden/Kepala
Daerah.
Disarikan dari Undang-undang No. 25 Tahun 2004
Tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional

Perencanaan teknokratik dilaksanakan


dengan menggunakan metoda dan
kerangka berpikir ilmiah oleh
lembaga/satuan kerja yang secara
fungsional bertugas untuk itu.
Perencanaan partisipatif dilaksanakan
dengan melibatkan semua pihak yang
berkepentingan (stakeholders) terhadap
pembangunan, untuk mendapatkan aspirasi
dan menciptakan rasa memiliki.
Perencanaan atas-bawah & bawah-atas
dilaksanakan menurut jenjang
pemerintahan, yang diselaraskan melalui

Tahapan Perencanaan
(Pangan & gizi)
III
pengendalian
pelaksanaan
rencana

II
I

penyusun
an
rencana

IV
evaluasi
pelaksanaan
rencana

penetapa
n rencana

penyiapan
rancangan rencana
pembangunan yang
bersifat teknokratik,
menyeluruh, dan
terukur

rancangan rencana
kerja dg
berpedoman pd ranc
rencana pemb &
kondisi wilayah

Melibatkan
stakeholder
s,
MUSRENBA
NG
(partisipatif)

penyusunan
rancangan
akhir rencana
pemb

Siklus Perencanaan Program Pangan


& Gizi Dengan Tripel A (Unicef)

Siklus Perencanaan Program


Pangan & Gizi Dengan Tripel A
(Unicef)
Assessment

Actions

1. Pengukuran status gizi (BB, TB,


LILA, PLA) dan konsumsi balita &
anggota keluarga
2. Kondisi fisik, pertanian, sosek
demografi (termasuk kelembagaan
& program pangan-gizikesehatan) : data primer &
sekunder

Melibatkan
keluarga &
masyarakat
Advokasi pd
pemerintah
RT/RW/desa/kec

3. Pendampingan balita gizi


kurang
4. Revitalisasi posyandu
5. Program/keg lain yg

Analysis
2. Interpretasi situsi status gizi
& konsumsi beserta faktor
pengaruh (berdasarkan
kerangka UNICEF secara
lintas disiplin/ sektor/ wil)

Actions lanjutan
5. Program/keg lain yg terintegrasi dg Program
desa/kec/kab-kota :
Penyuluhan Gizi seimbang & keamanan pangan
kepada kader, ibu balita/Lansia; anak sekolah,
KWT, pedagang jajanan/kantin sekolah/posyandu
Berpartisipasi dalam pelaksanaan Program Gizi
Nasional dan Ketahanan pangan Kab/Kota yang
sedang dilaksanakan pada saat Periode KKP
(misal suplementasi vitamin A, Fe untuk ibu
hamil, KRPL, Demapan, dll)
Membantu kegiatan konsultasi gizi di
Puskesmas (mengevaluasi kegiatan
penimbangan)
Advokasi perbaikan gizi dan keberlanjutannya
pada berbagai institusi ditingkat wilayah
(RT/RW/desa/kecamatan maupun tokoh
masyarakat (BAHAN : HASIL ANALISIS ut

Perencanaan partisipatif di Desa KKP harus


mencakup :
1.Terfokus pada kepentingan masyarakat :
perencanaan program :
a.berdasarkan pada masalah dan kebutuhan
masyarakat.
b.memperhatikan aspirasi masyarakat
(saling percaya dan terbuka).
2.Partisipatoris (keterlibatan) : setiap
masyarakat melalui forum pertemuan,
memperoleh peluang yang sama dalam
sumbangan pemikiran tanpa dihambat oleh
kemampuan berbicara, waktu dan tempat.

lanjutan:
3.Sinergitas
a. menjamin keterlibatan semua pihak.
b. menekankan kerja sama antar wilayah
administrasi dan geografi.
c. setiap rancangan rencana menjadi
kelengkapan rencana yang sudah
ada/sedang /akan dibangun.
d. memperhatikan interaksi diantara
stakeholders
4. Legalitas
e. mengacu pada semua peraturan yang
berlaku.
f. menjunjung etika dan tata nilai