Anda di halaman 1dari 27

SOSIALISASI

UJIAN NASIONAL
SMP NEGERI 1 KAWUNGANTEN
TAHUN PELAJARAN 2014/2015
UJIAN NASIONAL
UJIAN NASIONAL merupakan amanat UU
No. 20/2003 tentang Sistem Pendidikan
Nasional
Evaluasi peserta didik, satuan pendidikan, dan
program pendidikan dilakukan oleh lembaga
mandiri secara berkala, menyeluruh, transparan,
dan sistemik untuk menilai pencapaian standar
nasional pendidikan Pasal 58 ayat (2)

TUJUAN: Menilai pencapaian standar


kompetensi lulusan secara nasional pada
mata pelajaran tertentu. (PP 19/2005 yang
telah diubah dengan PP
No. 32/2013 dan PP 13/2015)
DASAR HUKUM PELAKSANAAN UJIAN NASIONAL

1. Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 Tentang Sistem Pendidikan


Nasional
2. Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar
Nasional Pendidikan
3. Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2010 Tentang Pengelolaan
dan Penyelenggaraan Pendidikan
4. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor5 Tahun 2015
tentang Kriteria Kelulusan Peserta Didik Dari Satuan Pendidikan
Dan Penyelenggaraan Ujian Nasional Dan Ujian
Sekolah/Madrasah/Pendidikan Kesetaraan;
5. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 22 Tahun 2006
tentang Standar Isi untuk Satuan Pendidikan Dasardan Menengah;
6. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 23 Tahun 2006
Tentang Standar Kompetensi Lulusan untuk SatuanPendidikan
Dasar dan Menengah;
7. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 20 Tahun 2007
Tentang Standar Penilaian Pendidikan untuk SatuanPendidikan
Dasar dan Menengah;
8. Peraturan Menteri Agama Republik Indonesia Nomor 13 Tahun 2014
tentang Pendidikan Keagamaan Islam;
9. Peraturan Menteri Agama Republik Indonesia Nomor 7 Tahun 2012
Persyaratan Peserta Ujian Nasional

a.telah atau pernah berada pada tahun


terakhir pada suatu jenjang pendidikan di
satuan pendidikan tertentu;
b.memiliki laporan lengkap penilaian hasil
belajar pada suatu jenjang pendidikan di
satuan pendidikan tertentu mulai semester I
tahun pertama sampai dengan semester I
tahun terakhir;
c.memiliki laporan lengkap penilaian hasil
belajar pada Pendidikan Kesetaraan; dan
belum pernah lulus dari satuan pendidikan
pada jenjang yang sama.
PENDAFTARAN PESERTA UJIAN
NASIONAL

1.Sekolah/madrasah pelaksana UN melaksanakan pendataan calon


peserta.
2.Sekolah/madrasahpelaksanaUN menerima pendaftaran peserta yang
TIDAK LULUS UN tahun pelajaran 2011/2012, 2012/2013, atau
2013/2014, baik dari sekolah/madrasah asal maupun dari
sekolah/madrasah lain.
3.Pendaftaran peserta UN yang tidak lulus sebagaimana dimaksud pada
angka 2harus:
a.mencantumkannomor peserta UN pada lembar pendaftaran peserta UN
tahun2014/2015;
b.berkoordinasi dengan sekolah/madrasah asal bagi siswa yang
mendaftar di sekolah/madrasah lain.
4.Sekolah/madrasahpelaksanaUN mengirimkan data calon peserta ke
pelaksana UN Tingkat Provinsi melalui Panitia UN Tingkat Kabupaten/Kota.
5.Panitia UN Tingkat Provinsi mengoordinasikanpendataan calon peserta
dengan menggunakanperangkat lunak sesuai dengan POS pendataan
pesertayang diterbitkan oleh Balitbang Kemdikbud.
SISTEM PENDIDIKAN NASIONAL
BERBASIS STANDAR (UU Sisdiknas
No. 20 Tahun 2003)

UN untuk
pengendalia
n mutu

Standar untuk penjaminan mutu


KEBIJAKAN UJIAN NASIONAL
Pemerintah & 2015 BSNP
BSNP
KEBIJAK KEBIJAK
AN AN POS UN
MIKRO
MAKRO (TEKNIS
(STRATE ) SHUN
GIS) Kategori
Nilai UN

Ujian Nasional
1. Revisi PP 19/2005 PP 13/2015
BUKAN
2. Revisi Permendikbud 144/2014
untuk penentuan

kelulusan
PERUBAHAN PP 19/2005 TENTANG UN
2015
Pasal 67
(1) Pemerintah menugaskan BSNP untuk
menyelenggarakan Ujian nasional yang diikuti peserta didik
pada setiap satuan pendidikan jalur formal pendidikan dasar
dan menengah, dan jalur nonformal kesetaraan.
(1a) Ujian nasional untuk satuan pendidikan jalur formal
pendidikan dasar sebagaimana dimaksud pada ayat (1)
dikecualikan untuk SD/MI/SDLB atau bentuk lain yang
sederajat.
(2) Dalam penyelenggaraan Ujian nasional BSNP bekerja
sama dengan instansi terkait di lingkungan Pemerintah,
pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten/kota, dan satuan
pendidikan.
(3) Dihapus (Ketentuan mengenai ujian nasional diatur
lebih lanjut dengan Peraturan Menteri).
PERUBAHAN PP 19/2005 PP 13/2015
TENTANG UN 2015
Pasal 68
Hasil Ujian Nasional digunakan sebagai dasar
untuk:
a. pemetaan mutu program dan/atau satuan
pendidikan;
b. pertimbangan seleksi masuk jenjang
pendidikan berikutnya;
c.dihapus; dan
d.pembinaan dan pemberian bantuan kepada
satuan pendidikan dalam upayanya untuk
meningkatkan mutu pendidikan.
PERUBAHAN PP 19/2005 PP 13/2015
TENTANG UN 2015
Pasal 69
(1) Setiap Peserta Didik jalur pendidikan formal
pendidikan dasar dan menengah dan jalur pendidikan
nonformal kesetaraan berhak mengikuti ujian nasional
dan berhak mengulanginya sepanjang belum
dinyatakan memenuhi kriteria pencapaian kompetensi
lulusan.
(2) Setiap Peserta Didik sebagaimana dimaksud
pada ayat (1) wajib mengikuti satu kali ujian
nasional tanpa dipungut biaya.
PERUBAHAN PP 19/2005 PP 13/2015
TENTANG UN 2015

Pasal 72
(1) Peserta Didik dinyatakan lulus dari
satuan/program pendidikan pada pendidikan
dasar dan menengah setelah:
a. menyelesaikan seluruh program
Pembelajaran;
b. memperoleh nilai sikap/perilaku minimal
baik; dan
c. lulus Ujian satuan/program pendidikan;
d. dihapus
(1a) Dihapus. (PP 32 Tahun 2013 tentang
SD/MI/SDLB)
(2) Kelulusan Peserta Didik dari satuan/program
pendidikan sebagaimana dimaksud pada ayat (1)
PERUBAHAN UN 2015
PERAN BSNP
Berdasarkan PP 19/2005
tentang SNP yang telah
diubah dengan PP
32/2013 dan PP 13/2015,
peran BSNP adalah
sebagai Penyelenggara
UN

Panitia UN Tingkat
Pusat ditetapkan
dengan SK Mendikbud
BEBERAPA CATATAN PENTING TENTANG UN
2015
1. Hasil UN tidak digunakan untuk penentuan kelulusan
siswa dari satuan pendidikan.
2. Kelulusan Siswa dari satuan pendidikan ditentukan
oleh masing-masing satuan pendidikan.
3. Kriteria kelulusan peserta didik dari Ujian Pendidikan
Kesetaraan untuk semua mata pelajaran ditetapkan
oleh Dinas Pendidikan Provinsi.
4. Kelulusan peserta didik dari satuan pendidikan
kesetaraan ditetapkan Dinas Pendidikan Kab/Kota
melalui rapat pleno dengan melibatkan perwakilan
dari satuan pendidikan nonformal.
5. Setiap siswa wajib mengikuti UN MINIMAL satu kali.
6. UN Perbaikan khusus SMA sederajat bagi peserta didik
yang memperoleh hasil UN katagori kurang pada mata
pelajaran tertentu. UN Perbaikan dilaksanakan tahun
2016.
7. Setiap peserta UN menerima Sertifikat Hasil Ujian
Nasional (SHUN).
BEBERAPA CATATAN PENTING TENTANG UN 2015

8. Listening Comprehension Bahasa Inggris


menggunakan Compact Disk atau CD (tidak ada lagi
dalam bentuk kaset)

9. Simbol dalam Braille menggunakan simbol versi


terbaru. Contoh, versi lama: Kg2, versi baru: 2kg.

8. Pelaksanaan UN untuk SMAK dan SMTK dilakukan


secara terintegrasi dengan UN untuk SMA sederajat.
9. Setiap peserta UN akan menerima Sertifikat Hasil
Ujian Nasional (SHUN)

12.Siswa dinyatakan lulus dari satuan pendidikan


setelah:
a.menyelesaikan seluruh program pembelajaran;
b.memperoleh nilai sikap/perilaku minimal baik;
dan
c.lulus Ujian S/M/PK.
PENYELENGGARA
JENIS UJIAN HASIL

Satuan Ujian Lulu Ya


Ijazah
Pendidik Sekolah/M s?

an adrasah/P
K Tidak
Ulang Kelas
IX atau XII

Perb
a-
Tidak
Pemerin Ujian SHUN ikan Selesai
tah Nasional ?

Ya

UN Perbaikan
KELULUSAN
1. Peserta didik dinyatakan lulus dari satuan pendidikan
setelah:
a. menyelesaikan seluruh program pembelajaran;
b.memperoleh nilai sikap/perilaku minimal baik;dan
c. lulusUjian S/M/PK.
2. Kelulusan peserta didik dari satuan pendidikan formal
ditentukan oleh satuan pendidikan berdasarkan rapat Dewan
Guru.
3. Kelulusan peserta didik ditetapkan setelah satuan
pendidikan menerima hasil UN peserta didik yang
bersangkutan.
4. Peserta didik dinyatakan lulus Ujian S/M, SMP/MTs, SMPLB,
SMA/MA/SMAK/SMTK, SMALB, dan SMK/MAK apabila peserta
didik telah memenuhi kriteria kelulusan yang ditetapkan oleh
satuan pendidikan berdasarkan perolehan Nilai S/M.
5. Nilai S/M sebagaimana dimaksud pada nomor 4 diperoleh
dari: Gabungan antara nilai Ujian S/M dan nilai rata-rata
rapor semesterI, II, III, IV, dan V untuk SMP/MTs dan SMPLB
dengan pembobotan 30 % sampai dengan 50 % untuk nilai
Ujian S/M dan pembobotan 50 % sampai dengan 70 % untuk
HASIL UN 2015

Hasil UN:
1.Peserta didik menerima SHUN
(nilai, kategori, dan capaian
kompetensi)
2.Satuan pendidikan, Pemda dan
Pemerintah menerima hasil pemetaan
dan analisis lain yang relevan
KATEGORI HASIL UN
2015

Katagori hasil Siswa SMA


UN: sederajat yang
belum mencapai
a. Sangat Baik (85 < N kompetensi
100) lulusan (Kurang,
b. Baik (70 < N 85) 0 N 55)
c. Cukup (55 < N 70)
d. Kurang (0 N 55)
dapat mengikuti
UN Perbaikan
tahun
berikutnya
HASIL UN 2015
UNTUK PESERTA
DIDIK
SERTIFIKAT HASIL UJIAN NASIONAL
(SHUN)
1. Diberikan kepada SETIAP peserta UN
2. Menyatakan KATEGORI capaian mata pelajaran,
BUKAN kelulusan
3. Informasi dalam SHUN:
a. Identitas Peserta UN (nama, tempat tanggal lahir,
sekolah, jurusan, NISN, No Peserta Ujian, NPSN,
Kurikulum)
b. Capaian Siswa dalam mata pelajaran UN
c. Informasi analisis kompetensi, capaian siswa
terhadap rata-rata nilai UN sekolah dan nasional
4. Informasi untuk siswa dan orang tua:
Nilai tes
Kategori dan deskripsi
Peta sub kompetensi untuk perbaikan
Draf
SHUN
Capaian Kompetensi Siswa
Contoh Deskripsi Kategori Capaian Siswa

N Level/Kat Deskripsi Kompetensi Bahasa Indonesia SMP


o agori
1 Sangat Pada kompetensi membaca, peserta didikmampu
Baik menafsirkan informasi tersirat pada bacaan
sastra/nonsastra, sedangkan pada kompetensi menulis,
peserta didik mampu menyusun berbagai bentuk paragraph
dengan memperhatikan ejaan dan tanda baca
2 Baik Pada kompetensi membaca, peserta didik mampu
menafsirkan informasi tersurat pada teks sastra/nonsastra,
sedangkan pada kompetensi menulis, peserta didik mampu
menggunakan kalimat sesuai ilustrasi
3 Cukup Pada kompetensi membaca, peserta didik mampu
mengidentifikasi informasi tersurat pada bacaan/iklan/denah,
sedangkan pada kompetensi menulis, peserta didik mampu
menggunakan kata/kalilmat pada teks sastra/nonsastra
4 Kurang Siswa mampu mengindentifikasi informasi yang sangat
sederhana dan tersurat dari sebuah wacana non teks
sederhana.memberikan
Deskripsi kompetensi Siswa memilikimakna
keterbatasan dalam
dan penjelasan
menggunakan
lebih pada siswa, kata/frasa
orang tua, padatentang
dan guru teks sastra/nonsastra
angka yang
dicapai di setiap mata pelajaran UN. Hal ini bermanfaat
untuk mengetahui apa yang diperlukan siswa dalam proses
belajar selanjutnya dan bagaimana guru merencanakan
kegiatan mengajar juga latihan apa yang dapat didukung
PELAKSANAAN UJIAN NASIONAL

1. Undilaksanakan secara serentak, yang terdiri


atas UN Utama, UN Susulan, dan UN Perbaikan.

2. UN Susulan dilaksanakan satu minggu setelah


UN Utama, diperuntukkan bagi peserta yang
sakit atau berhalangan dan dibuktikan dengan
surat keterangan lain yang sah.

3. UN Perbaikan diperuntukkan bagi peserta UN


SMA sederajat yang mencapai kompetensi
lulusan dengan kategori kurang, yang akan
dilaksanakan pada tahun 2016 (Bulan Februari
2016).
Jadwal UN SMP
Sederajat
Hari dan Tanggal
No UN Pukul Mata pelajaran
UN
Susulan
Senin, 4 Mei Senin, 11 07.30 -
1 Bahasa Indonesia
2015 Mei 2015 09.30
Selasa,5 Mei Selasa, 12 07.30 -
2 Matematika
2015 Mei 2015 09.30
Rabu, 6 Mei Rabu, 13 07.30 -
3 Bahasa Inggris
2015 Mei 2015 09.30
Kamis, 7 Mei Jumat, 15 07.30 - Ilmu Pengetahuan
4
2015 Mei 2015 09.30 Alam
BUTIR NASKAH
SOAL
Mari kita bangun
bersama
Ujian Nasional yang
Jujur dan Berprestasi

TERIMA KASIH