Anda di halaman 1dari 13

FLU BURUNG

(H5N1)
Pengertian
Penyakit menular yang disebabkan virus avian
influenza A dengan subtipe H1 sampai H16 dan N1
sampai N9, yang berjenis H5N1, H7N7 yang
bersifat sangat patogen dapat menyerang
manusia dan mengakibatkan kematian.
Menyerang berbagai jenis unggas, meliputi
ayam, kalkun, unggas air, burung peliharaan dan
burung liar. Terakhir virus ini dapat menginfeksi
babi, harimau, kucing dan macan tutul.
Penyebaran
kalangan unggas (reservoar alam):
melalui air liurnya, seperti pada Burung liar yang
bermigrasi dan melewati perairan.
Penularan
Melalui
kontak langsung dengan unggas atau ayam yang sakit,
udara,
air liur dan kotoran ayam yang sakit.
alat perternakan, baju, sepatu, sepeda yang
terkontaminasi dengan virus flu burung.
Persebaran :
orang
Dapat terjadi pada segala usia. kematian
relatif rendah yaitu kelompok umur 45
tahun dan kelompok balita dengan CFR
masing-masing 60% dan 68%.
Waktu
Musim hujan Pada musim dingin, burung-
burung liar bermigrasi ke arah selatan
melintasi Indonesia
Tempat
telah terjadi secara sporadis di 15 provinsi di
Indonesia, yaitu Sumatera Utara, Sumatera
Barat, Riau, Sumatera Selatan, Bengkulu,
Lampung, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah,
DIY, Jawa Timur, Banten, Bali, NTB, dan
Sulawesi Selatan.
Secara kumulatif, jumlah kasus tertinggi
ditemukan di Provinsi DKI Jakarta sebesar 53
kasus, Jawa Barat sebesar 51 kasus, dan
Banten sebesar 34 kasus.
Wabah dan KLB
Wabah
Wabah adalah timbulnya kejadian dalam suatu
masyarakat, dapat berupa penderita penyakit, perilaku
yang berhubungan dengan kesehatan, atau kejadian
lain yang berhubungan dengan kesehatan yang
jumlahnya lebih banyak dari keadaan biasa (Last:1981)
KLB
Kejadian Luar Biasa (KLB) adalah timbulnya atau
meningkatnya kejadian kesakitan/kematian yang
bermakna secara epidemiologi pada suatu daerah
dalam kurun waktu tertentu (Peraturan Menteri
Kesehatan RI, Nomor 560/Menkes/Per/VIII/1989)
Kasus KLB pertama di Semarang
Terjadi pada tahun 2008 di di Jl Medoho,
Kecamatan Gayamsari, tempat tinggal Dewi
Sartika (15) korban meninggal karena kasus
Flu Burung. Merupakan korban meinggal ke
13 di indonesia dan ke 245 di dunia.
Penetapan KLB :
Dinas Kesehatan Kota Semarang pun
menetapkan status Kejadian Luar Biasa (KLB),
karena kasus pertama kali ditemukan.
Penyebab
Menurut Tim Medis AI RS Dokter
Kariadi, dokter Agus Suryanto, korban
menunjukkan gejala flu burung,
disebabkan karena penularan melalui
udara yang terkontaminasi dari unggas
yang diangkut oleh kendaraan.