Anda di halaman 1dari 24

Kehamilan dengan miopia

Referat oleh Olvy Sekarsari Octaviana


Pembimbing: dr. R. Pandji S, Sp.OG
Pendahuluan Banyak
perubahan yang
terjadi selama
kehamilan dan
persalinan

Fisiologis,
Kekhawatiran reversibel,
miopa tinggi dapat
saat ditoleransi,
persalinan dan berdampak
serius

Dapat
mempengaruhi
penglihatan
Miopia
Definisi Tipe Klasifikasi

objek jatuh tepat di Aksial sangat ringan = 1


depan retina sehingga Kurvatura dioptri
jarak pandang Indeks refraksi ringan = 1-3 dioptri
terlampau jauh. Perubahan posisi lensa Sedang = 3-6 dioptri
sinar yang sejajar atau Tinggi= 6-10 dioptri
datang dari tak Sangat tinggi = >10
terhingga difokuskan dioptri
di depan retina.
Kelainan ini diperbaiki
dengan lensa negatif
Epidemiologi Faktor risiko

Asia sekarang mencapai 70-90 Riwayat keluarga


%. Aktivitas sehari-hari
meningkat pada usia sekolah Pendidikan tinggi
dan dewasa muda Pekerjaan
mencapai 20-25 % pada Kurvatura kornea
populasi remaja dan 25-35 % rasio panjang aksial terhadap
pada dewasa muda radius kornea yang lebih dari
3,00
Etiologi Komplikasi

konvergen yang berlebihan perdarahan dan thrombosis


akomodasi yang berlebihan khoroid
lapisan okuler kongestif Kekeruhan vitreous
kelainan pertumbuhan Perlepasan retina
okuler Glaukoma sederhana
avitaminosis dan disfungsi
endokrin
Perubahan dan gangguan penglihatan pada
kehamilan
Seorang wanita mengalami banyak perubahan pada saat kehamilan,
baik sistemik maupun okular
Perubahan penglihatan pada kehamilan sering terjadi, dan sebagian
besar berhubungan secara spesifik dengan kehamilan itu sendiri.
Kehamilan sering dihubungkan dengan perubahan pada mata, yang
biasanya bersifat sementara, namun dapat juga menetap.
Efek okular pada kehamilan ini dapat bersifat fisiologis maupun
patologis, atau bisa eksaserbasi dari kondisi yang telah ada
sebelumnya.
Mackensen F, Paulus WE, Max R, Ness T: Ocular changes during pregnancy. Dtsch Arztebl Int 2014; 111: 56776.
Miopia pada kehamilan
Perubahan akomodasi dan gangguan refraksi pada masa kehamilan
telah banyak dilaporkan.
Hilangnya daya akomodasi yang bersifat sementara dapat terjadi
pada saat maupun sesudah kehamilan.
Miopia dapat meningkat selama kehamilan.
Pizzarello yang telah melakukan penelitian pada 83 orang wanita hamil
untuk menentukan penyebab perubahan penglihatan selama kehamilan
dan dan post partum.
(< 6.00 dioptri) dengan
onset yang umumnya
Non patologi terjadi sejak kecil atau
remaja.

miopia
miopia tinggi yang terkait
dengan perubahan
Patologi patologi terutama di
segmen posterior mata
Miopia patologis

Terdapat banyak komplikasi yang berhubungan dengan miopia


patologi yang kemungkinan semakin meningkat selama kehamilan.
Komplikasi pada retina pada miopi tinggi :
Kebutaan
retinal detachment
degenerasi makula retina
perdarahan posterior retina karena terbentuknya neovaskular membran
koroidal.
Miopia pada persalinan
tidak ada kasus yang dilaporkan dalam
pasien dengan miopia yang tinggi
literatur yang dapat menghubungkan
beresiko mengalami robekan retina
ablasio atau robekan retina dengan
pada saat melahirkan secara spontan.
miopia pada wanita yang melahirkan.
Dari 4895 subjek,
(2.04 %) diantaranya
Dua kelainan mata
karena indikasi
yang paling sering
okular yang telah
mengarah ke operasi
Socha et al dikonsulkan ke
spesialis mata dan
seksio caesarea
adalah miopia dan
disarankan untuk
retina diabetikum
persalinan secara
operasi.
miopia tinggi diklasifikasikan sebagai
tidak berisiko atau risiko rendah
(59%)
riwayat ablasio retina sebagai risiko
sedang-tinggi (73%)
Papamicheal et al riwayat keluarga dengan ablasio
retina sebagai risiko rendah-sedang
(73%)
riwayat operasi mata sebelumnya
sebagai risiko tinggi (56%).
Kebanyakan penelitian
menyimpulkan persalinan spontan
Tidak ada bukti yang
harus dihindari karena
menunjukkan bahwa peningkatan
peningkatan risiko ablasio retina
tekanan intra-abdominal juga
akibat peningkatan tekanan intra-
akan meningkatkan tekanan
okular yang disebabkan oleh
intra-okular.
manuver yang mirip Valsalva pada
kala 2 persalinan

Hal ini hanya dapat disebabkan


Selain itu, peningkatan tekanan
oleh kondisi yang mempengaruhi
intra-okular bukanlah faktor
aliran drainase dari aqueous pada
risiko untuk terjadinya ablasio
ruang anterior mata seperti
retina
glaukoma
42 pasien dengan
miopia tinggi dan 4 tidak terbukti adanya
pasien dengan miopia progresivitas dari
tinggi disertai riwayat perubahan retina dan
operasi ablatio retina terjadinya robekan
Prost et al pada salah satu mata,
tidak terbukti adanya
retina, namun pada
beberapa pasien
progresivitas dari ditemukan adanya
perubahan retina dan perdarahan retina dan
terjadinya robekan edema makular
retina
Berbagai macam tipe
degenerasi retina dan
kerusakan retina
ditemukan pada disarankan untuk
pemeriksaan pre tetap dilakukan
Neri A et al partum, namun tidak
ditemukan adanya
persalinan spontan per
vaginam pada pasien
perburukan dari dengan miopia tinggi
kelainan yang ada
pada pemeriksaan post
partum.
87% pasien melahirkan Persalinan dengan
pasien dengan
secara spontan, 3% operasi seksio
melahirkan dibantu miopia tinggi
caesarea
ekstraksi vakum dan 10 % mempunyai
persalinan secara seksio dilaporkan kurang
kadar
caesarean. lebih sama pada
Loncare persalinan
terdapat 693 wanita pasien yang tidak
secara operasi
et al hamil dengan miopia, 421
orang (61 %) dengan
miopia, dan miopia
yang lebih
tingkat rendah-
miopia rendah, 159 orang tinggi
sedang serta lebih
(23%) dengan miopia berbanding
sedang dan 113 orang tinggi pada pasien
persalinan
(16%) dengan miopia dengan miopia
tinggi. spontan
tinggi.
Kesimpulan

Terdapat banyak komplikasi Komplikasi pada retina pada


yang berhubungan dengan miopi tinggi bisa
miopia patologi yang menyebabkan kebutaan,
kemungkinan semakin retinal detachment,
meningkat selama degenerasi makula retina,
kehamilan. perdarahan posterior retina

Banyak yang mengatakan Namun tidak ada kasus yang


pasien dengan miopia yang dilaporkan dalam literatur
tinggi beresiko mengalami yang dapat menghubungkan
robekan retina pada saat ablasio atau robekan retina
melahirkan secara spontan. dengan miopia pada wanita
yang melahirkan
Kesimpulan

persalinan spontan
miopia tinggi bukan
pervaginam tidak pasien tetap harus
merupakan indikasi
dianggap sebuah dilakakukan
untuk dilalukan
kontraindikasi untuk pemeriksaan setelah
persalinan seksio
pasien dengan miopia persalinan
sesarea
tinggi

Terima kasih