Anda di halaman 1dari 32

ILMU PERILAKU

Oleh:

JUPRIYONO,S.Kp.M.Kes

ISBD.
Konsep Perilaku

PERILAKU : PERI BAIK

LAKU TINDAKAN

Ilmu yang mempelajari tentang tindakan/aktivitas manusia baik yg


tampak (Overt ) atau yg tdk tampak ( Covert )

Fungsi & Tugas :


Menggambarkan kajian yang dipersoalkan
Menjelaskan suatu peristiwa
Menyusun teori-teori/hukum-hukum tentang
hubungan antar peristiwa
Meramalkan peristiwa/gejala-gejala yang akan
terjadi.
Mengontrol lingkup peristiwa
Obyek Material : Manusia

Obyek Forma : Perilaku manusia

ILMU Content : Gejala jiwa dimanifestasikan


dalam perilaku
PERILAKU

Pendekatan : Metoda Ilmiah

Sejarah : Dari filsafat


MANFAAT ILMU PERILAKU
* Sebagai Teori
* Describe
* Explains Seperangkat
* Predicts Aktivitas Pengetahuan
* Control Manusia Dalam
Berperilaku

* Praktik / Terapan
* Application of theory Teknik Problem solving oriented
* Implements Research finding
* Conventions

* Riset : - Pengembangan teori


- Pengembangan Praktik
RUANG LINGKUP ILMU PERILAKU

SEBAGAI TEORI

Kajian aktivitas manusia baik yang tampak ( Overt )


misal : kegiatan sehari-hari dan yang tidak tampak (
Covert ) misal : Imajinasi, Kehendak, Motif, Berfikir
dll.
ILMU-ILMU DASAR PERILAKU
ILMU
SOSIOLOGI PERILAKU

PSIKOLOGI ANTROPOLOGI
SEBAGAI TERAPAN

* TEKNIK
* METODA

ALAT MEMEMPENGARUHI
ALAT MERUBAH
ALAT MODIFIKASI
SEBAGAI NILAI
Filsafat Moral

Mns.Hrs. Hidup &Bertindak

Orientasi pd Kemaslakhatan Mns.

Sadar Kewajiban

Tg.Jwb.Multidimensi
HUBUNGAN TEORI, RISET, PRAKTEK
Judge
RISET
Test & Evaluasi theory

TEORI PRACTICE
Describe Application of theory
Explains Implements Research Findings
Predicts Conventional
Control

MODEL
PARADIGMA

TEORI RISET PRACTICE


DESKRIPSI PERILAKU
PENGERTIAN

RESPON MANUSIA BAIK YANG TERSEMBUNYI (COVERT),


MAUPUN YANG NYATA ( OVERT/PRACTICE) THD SUATU
STIMULUS (SEKIDJO. N.A)
SEGALA AKTIVITAS MANUSIA SEBAGAI AKIBAT DARI ADANYA
DORONGAN DARI DALAM DIRI DALAM RANGKA MEMENUHI
KEBUTUHAN (HERI PURWANTO : 1999)
BERBAGAI BENTUK KEGIATAN YANG MENJADI ALAT DALAM
MENCAPAI TUNTUTAN KEBUTUHAN DIRI (CT MORGAN)
INSTRUMENTAL BEHAVIOR :

AKTIVITAS GERAKAN-GERAKAN YANG TIMBUL MENYERTAI KEBUTUHAN


INSTINK GERAKAN BAWAAN, TANPA DIPELAJARI
REFLEKS GERAKAN MELINDUNGI
BELAJAR SECARA INSTRUMENTAL KEBIASAAN DARI HASIL BELAJAR
TEORI PERUBAHAN PERILAKU

TEORI STIMULUS ORGANISME (HOSLAND : 1953)


PERUBAHAN PERILAKU TERGANTUNG PADA KUALITAS
STIMULUS YANG BERKOMUNIKASI DENGAN ORGANISME
ORGANISME
PERHATIAN
STIMULUS
PENGERTIAN
PENERIMAAN

REAKSI SIKAP

REWARD REAKSI PRACTICE

PERILAKU PROSES BELAJAR


KUALITASSTIMULUS KUALITAS BELAJAR
REINFORCEMENT KUALITAS PERILAKU
TEORI KESEIMBANGAN (KURT LEWIN ; 1970)
PERILAKU KEADAAN SEIMBANG ANTARA KEKUATAN
PENDORONG (DRIVING FORCE) DENGAN KEKUATAN PENAHAN
(RESTINING FORCE)

PERILAKU SEMULA DRIVING FORCE


RESTINING
PERILAKU BARU
PERILAKU SEMULA DRIVING FORCE
RESTINING
PERILAKU BARU

PERILAKU SEMULA DRIVING FORCE


RESTINING
PERILAKU BARU
Cognitive Dissonance Theori
( Festinger : 1957 )
Perilaku Proses Adaptasi untuk menciptakan suatu Keseimbangan
(Dissonance Consonance )

Pentingnya Stimulus x Jumlah Cognitive Dissonance


Dissonance =
Pentingnya Stimulus x Jumlah Cognitive Consonance

Teori Fungsi ( Katz :1960 )


Perilaku Tanggapan dari suatu Kebutuhan
Stimulus bermakna Bila dimengerti dlm kontek kebutuhan.
Perilaku berfungsi Instrumental
Perilaku berfungsi Defence ego mecanism
Perilaku berfungsi Penerima obyek dan Pemberi arti
Perilaku berfungsi nilai ekpresif dari seseorang dlm menjawab suatu situasi
( Perilaku sbg layar untuk mengungkapkan Diri )
FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERILAKU

TEORI SNEHANDU B. KAR (1983)

B = f (BI, SS, AI, PA, AS)


B : BEHAVIOR = PERILAKU
f : FUNGSI
BI : BEHAVIOR INTENTION NIAT/TUJUAN

SS : SOCIAL SUPPORT DUKUNGAN SOS

AI : ACCESSEBILITY OF INFORMATIONKETERSEDIAAN INFORMASI


PA : PERSONAL AUTONOMY OTONOMI SESEORANG DALAM
BERTINDAK
AS : ACTION SITUATION SITUASI YANG MEMUNGKINKAN UNTUK
BERTINDAK/TIDAK BERTINDAK
B = f (PF, EF, RF )

PREDISPOSING
-PENGETAHUAN
-SIKAP, NILAI
-KEPERCAYAAN

ENABLING
-SUMBERDAYA PERILAKU
-FASILITAS

REINFORCING
SIKAP PERILAKU
PETUGAS

MODEL PERUBAHAN PERILAKU


(LEWRENCE GREEN)
TEORI WHO(1984)

B = f (TF, PR, R, C)

B : BEHAVIOR
f : FUNGSI

TF : THOUGHTS AND FEELING PEMIKIRAN DAN


PERASAAN (PENGET,PERSEPSI, KEYAKINAN, SIKAP)
PR : PERSONAL REFERENCES TOKOH AHLI, TEMPAT
BERTANYA
R : RESOURCES SUMBERDAYA
C : CULTURE KEBUDAYAAN/POLA HIDUP
MASYARAKAT
PERILAKU KESEHATAN
( Healthy Behavior )
Adalah : Respons seseorang
terhadap stimulus atau objek
yg berkaitan :
# Sehat Sakit.
# Penyakit
# Faktor yg mempengaruhi
Kesehatan
Bagaimana dengan yang ini

Bagaimana respon ibu terhadap kehamilannya ?


Klasifikasi Perilaku Kesehatan
(Becker, 1979) :
1. Healthy Behavior aktivitas yg
berkaitan dgn upaya mempertahankan &
meningkatkan kesehatan
2. llness Behavior aktivitas seseorang /
keluarganya yg sakit dan/atau terkena
masalah kesehatan u/ mengatasinya
3. The Sick Role Behavior orang sakit
punya peran (role), hak (rights) &
kewajiban (obligation)
PENGUKURAN & INDIKATOR
PERILAKU KESEHATAN
1. Health Knowledges pengetahuan ttg
cara-cara memelihara kesehatan
2. Health Attitude pendapat/penilaian thp
hal-hal yg berkaitan pemeliharaan
kesehatan
3. Health Practice kegiatan / aktivitas
dlm rangka memelihara kesehatannya
Tahap-Tahap Kegiatan dlm
Perubahan Perilaku (Hanlon, 1964)

1. Tahap Sensitisasi
2. Tahap Publisitas
3. Tahap Edukasi
4. Tahap Motivasi
Tahap Sensitisasi

Tujuan memberikan informasi &


kesadaran pd masyarakat berkaitan dgn
kesehatan
Tdk memberikan peningkatan/penjelasan
pengetahuan
Tdk mengarah pd perubahan sikap
Belum merubah perilaku ttt
Bentuk kegiatan radio spot, poster,
selebaran dll
Tahap Publisitas
Kelanjutan tahap Sensitisasi
Penjelasan lebih lanjut
jenis/macam pelayanan
kesehatan pd fasilitas
pelayanan kesehatan
Bentuk kegiatan Press
Release
Tahap Edukasi
Tujuan meningkatkan
pengetahuan, mengubah sikap
serta mengarahkan kepada
perilaku yg diinginkan oleh
kegiatan/program
Bentuk kegiatan Metode Belajar
Mengajar
Tahap Motivasi
Lanjutan tahap Edukasi
Tujuan Perorangan atau
Masyarakat yg benar-benar
merubah perilaku negatif menjadi
perilaku positif berhubungan dgn
kesehatan
STRATEGI PERUBAHAN
PERILAKU
1. MENGGUNAKAN KEKUATAN (ENFORCEMENT).
PERUBAHAN PERILAKU DIPAKSAKAN KEPADA
SASARAN ATAU MASYARAKAT SEHINGGA MAU
(BERPERILAKU) SEPERTI YANG DIHARAPKAN.
DITEMPUH DENGAN KEKUATAN FISIK MAUPUN
PSIKIS.
CONTOH : DENGAN INTIMIDASI, ANCAMAN AGAR
MASYARAKAT MEMATUHI CARA INI AKAN
MENGHASILKAN PERUBAHAN PERILAKU YANG
CEPAT TAPI BELUM TENTU BERLANGSUNG LAMA
KARENA PERUBAHAN PERILAKU BELUM
DIDASARI KESADARAN SENDIRI.
2. MENGGUNAKAN KEKUATAN PERATURAN
ATAUHUKUM (REGULATION).
DISEBUT JUGA LAW ENFORCEMENT ATAU
REGULATION MASYARAKAT
BERPERILAKU, DIATUR MELALUI PERATURAN
ATAU UNDANG-UNDANG SECARA TERTULIS.

CONTOH : PERATURAN DAERAH DKI


JAKARTA TENTANG MEROKOK DITEMPAT
UMUM, IBU YANG TIDAK MEMERIKSAKAN
KEHAMILAN TIDAK AKAN DIBERIKAN SURAT
KETERANGAN LAHIR.
3. PENDIDIKAN (EDUCATION)
DIAWALI DENGAN PEMBERIAN INFORMASI, CARA
PEMELIHARAAN KESEHATAN, CARA MENGHINDARI
PENYAKIT. SELANJUTNYA DENGAN PENGETAHUAN
AKAN MENIMBULKAN KESADARAN PERUBAHAN
PERILAKU SESUAI PENGETAHUAN.

MEMAKAN WAKTU LAMA TAPI PERUBAHAN YANG


DICAPAI AKAN BERSIFAT LANGGENG KARENA
DIDASARI KESADARAN SENDIRI. PERUBAHAN AKAN
EFEKTIF JIKA MENGGUNAKAN METODE DISKUSI
PARTISIPASI
Strategi Perubahan Perilaku
( Yayi Suryo Prabandari : 2009 )

Informations Tidak Memaksa


Social marketing
Incentive
Restrictive
Indoctrinations
Reguloations Memaksa
BENTUK / TYPE PERUBAHAN

PERUB. ALAMIAH ( NATURAL CHANGE)


TIDAK TERENCANA
FUNGSI ADAPTASI MANUSIA
PROSES BELAJAR

PERUB. TERENCANA (PLANNED CHANGE)


TERENCANA ( DISADARI/DISENGAJA )
TUNTUTAN KEBUTUHAN UNTUK BERUBAH
HASIL PENILAIAN BELAJAR/PENGALAMAN

PERUB. KARENA KESIAPAN/KESEDIAAN UNTUK BERUBAH


(READDINESS TO CHANGE)
AKIBAT DARI PENGARUH ORANG LAIN
MERESPON SUATU INOVASI
DIDAHULUI DENGAN PEMBERIAN
INFORMASI/AJAKAN/PEMBELAJARA/PERSUASI
KEBUTUHANBERUBAH AKIBAT PENGARUH UAR
Trims
Wassalamualaikum Wr.Wb.