Anda di halaman 1dari 9

Tiga Tahun JKN

Hasbullah Thabrany
Tenaga Ahli Dewan Jaminan Sosial Nasional
Disampaikan pada Seminar POGI, Surabaya 6 Mei 2017
Memahami Rancangan JKN
1. Sebelum JKN, masyarakat membayar
sendiri-sendiri atau melalui berbagai
asuradur. Tidak efisien dan tidak selalu
terjangkau dan mencukupi
2. Solusi terbukti efektif: Pool dana, gotong
persama. Pindahkan belanja sendiri
menjadi belanja bersama. Berbagi risiko,
menggotong biaya berat, dan meratakan
pelayanan
3. Praktik tiga tahun terakhir??

6/10/17 Hasbullah Thabrany-TA DJSN 2


Gatra, 29 April 2017

6/10/17 Hasbullah Thabrany-TA DJSN 3


Di RS,
banyak
terjadi
kejadian lain:
Pandangan
mirip ini.
BPJS
memboroskan
dana, 1 juta
fraud, Cesar
menyerap dana
terbesar, Tidak
ada fiskal, CBG
sudah cukup,
6/10/17 Hasbullah Thabrany-TA DJSN 4
BPJA berpandangan seperti ini

6/10/17 Hasbullah Thabrany-TA DJSN 5


D/ JKN sakit serius. Tidak
proporsional antara Dana JKN
dan Cakupan Penduduk.

Biaya OOP
OOP masih tinggi

in
Dana JKN, 17% ija m
d
Belanja kesehatan kes
total yan
nis
68 % penduduk terjamin Je
6/10/17 Hasbullah Thabrany-TA DJSN 6
6/10/17 Hasbullah Thabrany-TA DJSN 7
Adakah drug of choice
terapi JKN?
Terapi rasional dan cost-effective selalu ada. Apakah
pasien (Pemerintah, BPJS, DPR) mau menjalankan
terapi? masalahnya?
Pemerintah:
Kemenkeu belum faham apa yang terjadi. Yang difahami
historikal belanja PBI naik dari Rp 7 T (2013) ke Rp 25 T
(2016)
Kemenkes kesulitan mengetahui hasil lab biaya medik
yang wajar, kapitasi dan CBG.
BPJS belum transparan dan defensif. Ada distrust
oleh Pemerintah, DPR, dan faskes
6/10/17 Hasbullah Thabrany-TA DJSN 8
JKN masih sakit serius.
Penyamaan Pandang masih panjang.
Keberanian kita mengungkap yang
benar (diagnosis tepat) akan
mempercepat penyembuhan JKN

Terima Kasih
6/10/17 Hasbullah Thabrany-TA DJSN 9