Anda di halaman 1dari 14

ANEMIA

SMF ILMU PENYAKIT DALAM


DR.R SOSODORO DJATIKOESOEMO

Oleh : Deni Setiawan Anggai (15710191)


PENDAHULUAN

Golongan Persentase %
Anak prasekolah 30-40%
Anak usia sekolah 25-35%
Perempuan dewasa tidak 30-40%
hamil

Perempuan hamil 50-70%


Laki-laki dewasa 20-30%
Pekerja penghasil rendah 30-40%
DEFINISI

Anemia secara fungsional didefinisikan sebagai


penurunan jumlah massa eritrosit (red cell mass)
sehingga tidak dapat memenuhi fungsinya untuk
membawa oksigen dalam jumlah yang cukup ke
jaringan perifer (penurunan oxygen carrying
capacity)

(Buku Ajar Ilmu penyakit Dalam, 2014)


PARAMETER ANEMIA

Parameter yang paling umum dipakai untuk


menunjukan penurunan massa eritrosit adalah
kadar hemoglobin, disusul oleh hematokrit dan
hitung eritrosit.

(Buku Ajar Ilmu penyakit Dalam, 2014)


KRITERIA ANEMIA
ETIOLOGI

Anemia hanyalah suatu kumpulan gejala yang


disebabkan oleh berbagai macam penyebab.
1. Gangguan pembentukan eritrosit oleh sum-sum
tulang
2. Kehilangan darah keluar tubuh (perdarahan)
3. Proses penghancuran eritrosit dalam tubuh
KLASIFIKASI
GEJALA KLINIS

1. Gejala umum anemia, akibat mekanisme


kompensasi tubuh terhadap penurunan kadar
hemoglobin, antara lain :

Lemah, letih, lesu, cepat lelah, telinga mendenging


(tinnitus), mata berkunang-kunang, kaki terasa dingin,
sesak napas dan dispepsia.

(Buku Ajar Ilmu penyakit Dalam, 2014)


TANDA ANEMIA

Pada pemeriksaan fisik

Pasien tampak pucat, yang mudah dilihat pada


konjungtiva, mukosa mulut dan telapak tangan
dan jaringan di bawah kuku.

(Buku Ajar Ilmu penyakit Dalam, 2014)


PEMERIKSAAN

Pemeriksaan laboratorium terdiri dari :


1. Pemeriksaan penyaring (screening test)
2. Pemeriksaan darah seri anemia
3. Pemeriksaan sum-sum tulang
4. Pemeriksaan khusus.

(Buku Ajar Ilmu penyakit Dalam, 2014)