Anda di halaman 1dari 16

Good Manufagturing

Practice (GMP)

Oleh :

Teknologi Hasil Pertanian


Universitas Jambi
2015
Apa itu Good
Manufagturing Practice ?

Good Manufacturing Practices (GMP) adalah


sistem yang memuat persyaratan minimum yang
harus dipenuhi oleh industri makanan dan
kemasan terkait dengan keamanan pangan,
kualitas dan persyaratan hukum.
Good Manufagturing Practice (GMP) atau cara
produksi pangan yang baik merupakan salah satu
faktor penting untuk memenuhi standar mutu atau
persyaratan yang ditetapkan untuk pangan.
Dengan GMP industri pangan dapat menghasilkan pangan yang
bermutu, layak dikonsumsi dan aman bagi kesehatan, sehingga
kepercayaan masyarakat akan meningkat dan industri pangan yang
bersangkutan akan berkembang pesat. Adanya GMP juga akan
membuat masyarakat terlindung dari penyimpangan mutu pangan
dan bahaya yang mengancam kesehatan.
Menjamin keamanan produk
yang dihasilkan industri

Meningkatkan kepercayaan dan


kepuasan pelanggan
Manfaat
GMP Meningkatkan produktivitas dan
efisiensi organisasi

Meningkatkan kualitas sumber


daya manusia

Menjamin sistem perbaikan


yang berkesinambungan
Penerapan Standar Ruang Lingkup GMP
GMP
Desain dan fasilitas Lingkungan sarana
Produksi (pengendalian pengolahan
operasional) Bangunan dan fasilitas
Jaminan mutu pabrik
Penyimpanan Peralatan pengolahan
Pengendalian hama Fasilitas dan kegiatan
Hygiene personil sanitasi
Pemeliharan, pembersihan Sistem pengendalian hama
dan perawatan Higiene karyawan
Pengaturan penanganan Pengendalian proses
limbah Manajemen dan
Pelatihan pengawasan
Consumer Information Pencatatan dan
(education) dokumentasi
Beberapa hal yang harus dipenuhi dalam
ruangan GMP, yaitu :
Bangunan dan ruangan sesuai persyaratan teknik dan
higiene, seperti jenis produk pangan dan urutan proses.
Mudah dibersihkan, mudah dilakukan kegiatan sanitasi,
mudah dipelihara dan tidak terjadi kontaminasi silang.
Bangunan terdiri dari ruang pokok (proses produksi) dan
ruang pelengkap (administrasi, toilet, tempat cuci dll).
Ruang pokok dan ruang pelengkap harus terpisah untuk
mencegah pencemaran terhadap produk pangan.
Ruangan proses produksi : cukup luas, tata letak ruangan
sesuai urutan proses, ada sekat antara ruang bahan dan
proses/pengemasan.
1. Disain dan
5. Kontruksi pintu

Bagian ruangan GMP yang harus


konstruksi pabrik

memenuhi syarat
2. Kontruksi 6. Kontruksi
lantai jendela

3. Kontruksi 7. Kontruksi
dinding atau penerangan dan
ruang pemisah ventilasi

4. Kontruksi atap 8. Kontruksi


dan langit-langit gudang
PRINSIP
GMP
Bangunan dan fasilitas untuk pembuatan
obat memiliki desain, konstruksi dan
letak yang memadai serta disesuaikn
kondisinya dan dirawat dengan baik
untuk memudahkan pelaksanaan operasi
yang benar. Tata letak dan desain
ruangan harus dibuat sedemikian rupa
untuk memperkecil resiko terjadinya
kekeliruan, pencemaran silang dan
kesalahan lainnya dan memudahkan
pembersihan, sanitasi dan perawatan
yang efektif untuk menghindari
pencemaran silang, penumpukan debu
atau kotoran serta dampak lain yang
dapat menurunkan mutu obat.
Desain dan tata letak ruang hendaklah
memastikan beberapa hal, seperti :
Kompatibilitas dengan kegiatan produksi lainnya yang
mungkin dilakukan didalam sarana yang sama atau sarana
yang berdampingan
Pencegahaan area produksi dimanfaatkan sebagai jalur
lalu lintas umum bagi personil dan bahan atau produk,
sebagai tempat penyimpanan bahan atau produk selain
yang sedang diproses.
Tindakan pencegahan hendaklah diambil untuk mencegah
masuknya personil yang tidak berkepentingan. Area
produksi, area penyimpanan dan area pengawasan mutu
tidak boleh digunakan sebagai jalur yang tidak bekerja di
area tersebut.
Kegiatan yang perlu
dilakukan di area
tertentu

1. Penerimaan bahan 7. Penyimpanan peralatan


2. Karantina barang 8. Penyimpanan produk
masuk ruahan
3. Penyimpanan bahan 9. Pengemasan
awal dan bahan 10. Karantina produk jadi
pengemas sebelum memperoleh
4. Penimbang dan kelulusan akhir
penyerahan barang atau 11. Pengiriman produk
produk
12. Laboratourium
5. Pengolahan
6. Pencucian peralatan
AREA PENIMBANGAN

Penimbangan bahan awal dan perkiraan hasil nyata


hendaklah dilakukan diarea penimbangan terpisah yang
didesain khusus untuk kegiatan tersebut. Area ini dapat
menjadi bagian dari area penyimpanan atau area produksi.

AREA PRODUKSI

Adanya sarana khusus dan self-container untuk produksi obat


tertentu seperti produk yang dapat menimbulkan sensitif tinggi dan
produk non-obat hendaklah diprodukdsi dibangunan terpisah.
Pembuatan produk yang diklasifikasikan sebagai racun seperti
pestisida dan herbisida tidak boleh dilakukan disarana produksi obat
Tata-letak ruangan produksi sebaiknya dirancang sedemikian rupa
Luas area kerja dan area penyimpanan bahan atau produk yang
sedang dalam proses harus memadai untuk penempatan peralatan
dan bahan secara teratur dan sesuai dengan alur proses
Permukaan dinding, lantai dan langit-langitdalam ruangan harus halus,
bebas retak dan sambungan terbuka
Konstruksi lantai di area pengolahan dibuat dari bahan kedap air dan
sudut antara dinding dan lantai di area pengolahan berbentuk lengkungan
Pipa, fiting lampu, titik fentilasi dan instalasi sarana penunjang lain
dirancang sedemikian rupa untuk menghindari terbentuknya ceruk yang
sulit dibersihkan
Pipa didalam ruangan harus digantung dengan menggunakan siku-siku
pada jarak cukup
Lubang udara masuk dan keluar serta pipa-pipa dan salurannya dipasang
sedemikian rupa untuk mencegah pencemaran terhadap produk.
Saluran pembuangan air hendaklah cukup besar
Area produksi diventilasi secara efektif mengunakan sistem pengendalian
udara dengan tingkat efisiensi yang dapat mencegah pencemaran silang
Tata letak ruang area pengemasan dirancang khusus untuk mencegah
campur baur atau pencemaran silang
Area produksi mendapat penerangan yang memadai
Pintu area produksi yang berhubungan langsung ke lingkungan luar
separti pintu bahaya kebakaran, ditutup rapat
AREA PENYIMPANAN

Memiliki kapasitas yang memadai untuk menyimpan dengan rapi dan


teratur berbagai macam bahan dan produk
Di desain atau disesuaikan untuk menjamin kondisi penyimpanan yang
baik, harus bersih, kering dan mendapat penerangan yang cukup serta
dipelihara dalam batas suhu yang ditetapkan
Dapat memberikan perlindungan terhadap bahan dan produk terhadap
cuaca
Hendaklah disediakan area terpisah dengan lingkungan yang
terkendali untuk pengambilan sampel bahan awal
Adanya rea terpisah dan terkunci untuk menyimpan bahan atau produk
yang di tolak atau yang di kembalikan
Bahan aktif berpotensi tinggi dan bahan radioaktif, narkotika, obat
berbahaya lain dan zat atau bahan yang mengandung resiko tinggi
terhadap penyalahgunaan, kebakaran atau ledakan disimpan di area
terkunci dan terjamin keamananannya
Bahan pengemasan cetakan disimpan dengan aman dan bahan label
disimpan ditempat terkunci
AREA PENGAWASAN MUTU

Laboratorium pengawasan mutu terpisah dari area-area lainnya


Luas ruangan yang memadai untuk mencegah pencemaran silang,
adanya tempat penyimpanan yang luas memadai untuk sempel, baku
pembanding, pelarut pereaksi dan catatan.
Adanya ruangan yang terpisah untuk perlindungan instrumen terhadap
gangguan listrik, getaran, kelembaban yang berlebihan dan gangguan
lain, atau bila perlu untuk mengisolasi instrumen.
Pasokan udara ke laboratorium di pisah dari pasokan ke area produksi.

SARANA PENDUKUNG

Ruangan istirahat dan kantin dipisah dari area produksi dan laboratorium
pengawasan mutu
Sarana untuk mengganti pakaian kerja, membersihkan diri dan toilet
disediakan dalam jumlah yang cukup dan mudah diakses
letak bengkel perbaikan dan perawatan peralatan terpisah dari area produksi
Sarana pemeliharaan hewan diisolasi dengan baik dan dilengkapi dengan
akses hewan serta unit pengendali udara yang terpisah
Cara Sterilisasi
ruangan

Pemanasan
Penggunaan sinar
Kimia
bergelombang Menggunakan
pendek seperti Desinfektan saringan atau
sinar-x, sinar dan filter
sinar UV Larutan alkohol
Larutan formalin
Larutan AMC
Fisik Mekanik
PENUTUP

Good Manufagturing Practice merupakan


salah satu faktor yang penting dalam
GMP memenuhi standar mutu atau persyaratan
yang ditetapkan untuk pangan.
Hal-hal yang diperhatikan dalam GMP
yaitu lingkungan sarana pengolahan,
bangunan dan fasilitas pabrik,
GMP peralatan pengolahan, fasilitas dan
kegiatan sanitasi, sistem pengendalian
hama, higiene karyawan, pengendalian
proses, manajemen dan pengawasan,
serta pencatatan dan dokumentasi.
TERIMA
KASIH ...