Anda di halaman 1dari 8

Menurut bahasa, Ontologi berasal dari bahasa

Yunani yaitu On/Ontos = ada, dan Logos = ilmu.


Jadi, ontologi adalah ilmu yang mempelajari
tentang “yang ada” atau dapat dikatakan
berwujud dan berdasarkan pada logika.
Ontologi ilmu pengetahuan adalah ilmu yang
mempelajari sesuatu yang ada atau berwujud
berdasarkan logika sehigga dapat diterima oleh
banyak orang, bersifat rasional, dapat difikirkan
dan sudah terbukti keabsahannya.
 Alam tabi’at atau alam fisik
Merupakan sumber pengetahuan yang paling
awal, indra sebagai alat untuk berpengetahuan
yang sumbernya adalah tabi’at.
Contoh konkrit : aktivitas keseharian manusia di
dunia, seperti makan, minum, dan hubungan
suami istri.
 Alam Akal
Kaunm Rasionalis meyakini bahwa akal
merupakan sumber pengetahuan yang kedua
(selain alam tabi’at atau alam fisika) dan sekaligus
sebagai alat pengetahuan. Mereka menganggap
akal-lah yang sebenarnya menjadi alat
pengetahuan sedangkan indra hanya pembantu
saja.
Ontologi farmasi dibangun dari dua entitas, yakni
filsafat moral dan filsafat alam.
Filsafat moral melahirkan Behavior Sciences atau
ilmu-ilmu tentang perilaku manusia.
Filsafat alam menyelidiki manusia (Human Being).
Farmasi ditinjau dari objek materinya, memiliki
kerangka dasar dari ilmu-ilmu alam yaitu Kimia,
Biologi, Fisika dan Matematika. Sedangkan ilmu
farmasi ditinjau dari objek formalnya merupakan
ruang lingkup dari ilmu-ilmu kesehatan.
Secara historis ilmu farmasi dikembangkan
dari medical sciences, yang pada perkembangan
selanjutnya mengadopsi tidak hanya ilmu kimia,
biologi, fisika, dan matematika, melainkan termasuk
pula dari ilmu-ilmu terapan seperti pertanian, teknik,
ilmu kesehatan, bahkan dari behavior science.