Anda di halaman 1dari 17

Monitoring Terapi ARV

1
TUJUAN
• Pada akhir modul ini, peserta diharapkan
mampu:
– Menjelaskan manfaat monitoring
– Mengidentifikasi berbagai tipe monitoring
– Menyebutkan tes laboratorium yang digunakan
untuk monitoring terapeutik dan toksisitas

2
Bagaimana melakukan
pengawasan?

3
Tujuan ART
• Menekan replikasi virus ke tingkat yang paling
rendah
• Perbaikan fungsi imunologi
• Menurunkan HIV plasma RNA
• Meningkatkan jumlah/persentase sel CD4
• Perbaikan survival dan kualitas hidup

4
Kegunaan Monitoring ART

1. Monitoring efikasi
Apakah ART bekerja ?
2. Monitoring toksisitas
Apakah ARV menimbulkan masalah?

5
Jenis Monitoring Terapi pada Anak

1. Monitoring ART secara klinis


2. Monitoring ART melalu pemeriksaan
laboratorium

6
Jadwal Monitoring
• Kunjungan awal
• Kunjungan selanjutnya dilakukan 2 minggu setelah
mulai terapi
• Kunjungan bulanan selama 3 bulan pertama
– Kemajuan klinis anak
– Efek dari obat
• Setelah itu, jika klinis stabil, perjanjian kunjungan
dapat dilakukan dengan interval 1-3 bulan

7
Monitoring Klinis (1)

• Tentukan kondisi umum anak


• Plot pertumbuhan fisik (berat badan, tinggi badan)
• Amati adanya masalah medis
– Kulit
– Masalah gigi
– Komplikasi spesifik organ akibat infeksi HIV

8
Monitoring Klinis (2)

• Monitor adanya IO atau infeksi baru, dan obati


jika ada
• Monitor adanya bukti klinis efek samping obat
• Monitor kemajuan neurodevelopmental dengan
interval 6-12 bulan
• Monitor ketersediaan/suplai obat
• Monitor adherence terhadap pengobatan

9
Monitoring Laboratorium untuk ART

• Untuk mengidentifikasi
efek terapeutik dan
toksisitas dari ARV :

• Tes rutin sesuai jadwal,


ditentukan oleh rejimen
ART yang diberikan pada
pasien
• Tes tambahan
ditentukan oleh kondisi
klinis pasien

10
Monitoring Laboratorium Rutin
dari Terapi ARV
Jenis Tes Awal Bulan 3 Bulan 6 Bulan 9 Bulan 12
DIANJURKAN:
DPL + hitung jenis x x x x x
Transminase x x x x x
CD4 abs / % x x x
OPTIONAL:
Kreatinin (PIs/TDF) x x x

Gula darah (PIs) x x x

Lipid serum (PIs) x x

urinalisis (PIs/TDF) x x
11
Jenis ARV yang Digunakan

• NRTI (Nucleoside Reverse Transcriptase Inhibitors)

• NNRTI (Non Nucleoside Reverse Transcriptase


Inhibitors)

• PI (Protease Inhibitors)

12
Monitoring Laboratorium untuk
CD4 absolut/persentase
• Ulangi CD4 absolut/persentase setiap 6 bulan
• Merupakan bukti kuantitatif dari keberhasilan atau
kegagalan ART
• Memberikan panduan dalam memutuskan
mengganti terapi
• Jangan ukur saat ada infeksi akut

15
Monitoring CD4 untuk Respons Terapeutik

• Perbedaan bermakna antara 2 tes:


perubahan 30% pada jumlah absolut, tiga
persen pada CD4% (misalnya dari 3% ke
6%)
• Respons: meningkat 100-150 sel/mm3 per
tahun

16
Monitoring Laboratorium -Viral Load
• Dapat digunakan untuk memonitor respons klinis
• Tidak tersedia di semua tempat
• Jika evaluasi VL tidak mungkin:
– Monitor anak menggunakan parameter klinis, dan
– CD4

17
Monitoring Viral Load untuk Respons
Terapeutik
• HIV RNA (viral load) jika tersedia
- Pada awal, pada 2-8 minggu setelah mulai HAART
(berubah sedikitnya 1log)
- Ulangi setiap 3-6 bulan
- Tujuan pengobatan adalah viral load terendah
(tidak dapat terdeteksi atau ≤ 400 copies/ml)

18