Anda di halaman 1dari 55

APA YANG MENARIK……

APA YANG MENARIK……


Tekanan Kelompok pada
“REMAJA”
DAMPAK ROKOK BAGI
KESEHATAN

HASIL OLAHAN TEMBAKAU TERBUNGKUS


TERMASUK CERUTU ATAU BENTUK
LAINNYA YG DIHASILKAN DARI TANAMAN
NICOTIANA TABACUM, NICOTIANA RUSTICA
DAN SPESIES LAINNYA ATAU SINTETISNYA
YANG MENGANDUNG NICOTIN DAN TAR DG.
ATAU TANPA BAHAN TAMBAHAN
 Nikotin
 Tar
 Karbon monoksida
 Fenol
 Aseton
 Arsen
 Merkuri
 Hidrogen sianida
 Formalin
Kandungan bahan kimia sebatang rokok

4000 bahan kimia beracun, 43 penyebab kanker


PADAT: √ NIKOTIN (ZAT ADIKTIF)
√ TAR(kumpulan partikel pdt penyebab kanker)
GAS: √ CO (mengikat sel darah merah mengganti O2)
√ Gas-gas berbahaya lain
NIKOTIN
PERUBAHAN FISIOLOGIS &
STIMULANSIA SSP
PSIKOLOGIS PADA ORGAN

1 BTG SIGARET ISAP 2 – 3 mg NIKOTIN

1 – 2 mg NIKOTIN MENYEBABKAN
BUKAN PEROKOK PUSING, SAKIT KEPALA, MUAL,
MUNTAH

JUMLAH BESAR 20 – 50 mg TERHENTINYA PERNAPASAN

MENINGKATKAN TEKANAN DARAH &


MEMPERCEPAT DENYUT JANTUNG

TDK MENYEBABKAN KETERGANTUNGAN FISIK


TAPI TOLERANSI THD KERJANYA MAKIN LAMA
MAKIN MENINGKAT
TAR
KOMPONEN DLM ASAP ROKOK YG TINGGAL
SBG SISA SESUDAH DIHILANGKAN NIKOTIN
DAN TETESAN-TETESAN CAIRANNYA

BANYAK KOMPONEN / PARTIKEL TERSEBUT


BERSIFAT KARSINOGENIK SALAH SATU
DIANTARANYA BENZOPIREN, ZAT KIMIA LAIN
ADALAH BERBAGAI SENY FENOL YG BEKERJA
MEMPERCEPAT AKTIVASI SEL-SEL KANKER

1 BTG SIGARET MENGHASILKAN 10 – 30 mg TAR

TAR DITIMBUN DALAM SEL SALURAN NAPAS,


BBRP SENYAWA KIMIA BEKERJA MENGIRITASI
SEL-SEL & MEMPERCEPAT PROSES KANKER
KARBONMONOKSIDA (CO)

GAS BERACUN, TIDAK BERBAU


DAPAT MENGIKAT HB DARAH SHG
O2 TERLEPAS DARI IKATAN
JARINGAN PEMBULUH DARAH MENYEMPIT &
MENGERAS SHG TERJADI PENYUMBATAN
1 BTG SIGARET DIBAKAR = 3 – 6 % CO
PIPA : 2 X SIGARET
CERUTU : 6 X SIGARET

FILTER TDK MENYARING BAHAN2 DLM ASAP ROKOK


AKIBAT MEROKOK
BAGI KESEHATAN

PENYAKIT JANTUNG
SECARA GARIS BESAR ROKOK TEMBAKAU
BERHUBUNGAN DG. PENYAKIT JANTUNG
MELALUI :
MENINGKATKAN DENYUT JANTUNG
MENINGKATKAN VASOKONTRIKSI PERIFERAL YG
MENYEBABKAN NAIKNYA TEKANAN DARAH
MELEPASKAN ASAM LEMAK DARI TEMPAT PENYIMPANAN
ADIPOSA, SEHINGGA PEREDARAN LEMAK BEBAS DARAH
MENINGKAT YANG MENYEBABKAN ARTERIOSKLEROSIS
MENGURANGI WAKTU PEMBEKUAN DARAH
MENGURANGI PENGANGKUTAN OKSIGEN KE DALAM JARINGAN
MELALUI KOMPETISI DENGAN KANDUNGAN CO DLM DARAH
Penyimpangan Perilaku Dst

Seksual Sosial
1. Merokok Sensasi
2. Ber Klp ( Gank )
3. Ingin sebuah Ganja
kebebasan tanpa
Batas
Penasun

Pengakuan HIV/AIDS
ROKOK PMS
KENAKALAN REMAJA HIV / AIDS
KEHAMILAN PRANIKAH NARKOBA
KTD TINDAK KEKERASAN
MIRAS
KURANG GIZI
ANEMIA
dll
CIRI REMAJA AWAL
Masa remaja awal : 10-13 tahun

1. Cemas terhadap perkembangan fisik


2. Perubahan perilaku (hormonal)
3. Ingin kebebasan individu
4. Tidak patuh terhadap peraturan ortu
5. Teman sebaya jadi sangat penting
6. BUTUH “PEER GROUP” / KELOMPOK
7. MENUNTUT KEADILAN (KACAMATA REMAJA)
H I V ?
H- Human (manusia)

I - Immunodeficiency (penurunan
kekebalan)

V- Virus
APAKAH AIDS?

A - Acquired (Didapat)
Ditularkan dari orang ke orang.

I - Immune Kekebalan adalah sistem pertahanan


tubuh untuk mempertahankan diri dari
serangan infeksi seperti bakteri atau
virus.
D - Deficiency Penurunan/kekurangan

S - Syndrome Kumpulan tanda & Gejala


Orang dengan AIDS mengalami
berbagai infeksi oportunistik dan
penyakit lainnya.
Mengapa Kita Perlu Tahu Tentang
AIDS ?
 AIDS merupakan ancaman terhadap kesehatan
manusia dg perilaku tertentu
 Pengetahuan tentang AIDS perlu untuk mencegah
keresahan & panik

Dapat dihindari bila kita


mengetahui cara penularan
dan pencegahannya
Transmisi
 Seksual
- Homoseksual
- Heteroseksual
- Biseksual
 Jarum suntik
yang tercemar
 Ibu ke anak (Perinatal)
 Transfusi Darah
KELOMPOK BERPERILAKU
RISIKO TINGGI

WTS HOMO
PTS

REMAJA
MODERN
IDU
* SUPIR
TRUK
* PELAUT
* DLL
Penderitaan HIV/AIDS
Penyakit
berat

Mati
HIV AIDS
Dampak
Sosial

Carrier seumur Dampak


hidup Ekonomi
TIDAK ditularkan melalui

• Ciuman
• Bersin, batuk
• Minum dari gelas yang sama
• Keringat
• Bersentuhan
• Gigitan nyamuk
• Jarum steril
• Hubungan seksual dgn kondom
• Tempat duduk toilet
• Bersalaman
GEJALA KLINIS
 Diduga sudah memasuki tahap AIDS bila : paling sedikit ditemui 2 gejala
mayor dan 1 gejala minor
 Bukan akibat imunosupresi yang lain, misal (kanker, kurang gizi yang
berat, pemakaian steroid yang lama)
GEJALA AIDS PADA ORANG DEWASA

GEJALA MAYOR :
 Berat badan menurun >10% dalam 1 bulan
 Diare kronis yang berlangsung > 1 bulan
 Demam berkepanjangan > 1 bulan
 Penurunan kesadaran dan gangguan neurologis
 Dementia HIV encefalopati
GEJALA AIDS

GEJALA MINOR :
 Batuk menetap lebih dari 1 bulan
 Dermatitis generalisata yang gatal
 Herpes zooster multi segmental dan atau berulang
 Kandidiasis orofaringeal
 herpes simpleks kronis progresif
 Limfadenopati generalisata
 Infeksi jamur berulang pada alat kelamin wanita
GEJALA AIDS PADA ANAK-ANAK

GEJALA MAYOR :
 Berat badan menurun atau kegagalan pertumbuhan
 Diare kronis atau berulang > 1 bulan
 Demam kronis atau berulang > 1 bulan
 Infeksi saluran pernafasan bagian bawah yang parah atau menetap
GEJALA AIDS PADA ANAK-ANAK

GEJALA MINOR :
 Limfadenopati generalisata atau hepato-splenomegali
 Kandidiasis oral
 infeksi ringan yg berulang (otitis, faringitis)
 Batuk kronis
 Dermatitis generalisata
 Encefalitis
Lymphadenopathy due to lymphoma
Kaposi’s sarcoma
‘Wasting’
Penularan HIV Dpt Dicegah Dengan

 Abstinence (Puasa Sex)


 Be Faithful (Setia pada pasangan yang dinikahi)
 Condom( menggunakan kondom pada aktivitas seksual
berisiko)
 Hindari Napza, terutama Napza suntik.
 Tidak menggunakan alat suntik, pisau cukur, alat-alat
yang menembus kulit lainnya yang tidak steril.
 Penderita penyakit kelamin harus berobat dg tuntas.
Dampak infeksi HIV
terhadap Ibu dan Bayi
Ibu
- Stigma sosial
- Kematian meningkat
Bayi
- Gangguan tumbuh kembang
- Kematian meningkat
- Penyakit seumur hidup, isu kepatuhan berobat
- Stigma sosial
- Yatim piatu
NARKOTIKA, PSIKOTROPIK
DAN ZAT ADIKTIF
NARKOTIKA  PSIKOTROPIKA

 Zat / obat yg berasal dari  Zat / obat baik alamiah


tanaman atau bkn tnm baik maupun sintesis
sintetis maupun semi sintetis

 Dpt menyebabkan penularan  Bkn Narkotik yg berkhasiat


atau perubahan kesadaran, Psikotropik mll pengaruh
hilangnya rasa, mengurangi selektif pd SSP yg
sampai menghilangkan rasa menyebabkan perubahan
nyeri dan dpt menimbulkan khas pd aktifitas mental &
ketergantungan perilaku
NARKOTIKA
I. OPIODA
 1. CANDU
 2. MORFIM
 3. HEROIN
 4. CODEIN
 5. METHADONE
II. COCAIN
III. GANJA
 Ketergantungan NAPZA / kecanduan berarti
kita tidak dapat hidup tanpa NAPZA, karena:

♦ Ketergantungan fisik menyebabkan timbulnya rasa


sakit bila pemakaian dikurangi atau dihentikan
♦ Ketergantungan psikologis menimbulkan tingkah laku
yang kompulsif untuk memperoleh obat-obatan tsb.

 Keadaan tambah buruk bila tubuh sang pemakai


menjadi “kebal” akan NAPZA sehingga kebutuhan
tubuh akan NAPZA menjadi meningkat untuk
mencapai efek yang sama (addic)

 Dosis / jumlah yang banyak dapat


menyebabkan kematian
MENGENAL BAHAYA JENIS-JENIS NAPZA
YANG SERING DISALAHGUNAKAN

HEROIN  Populer disebut “putauw”


 Dapat “menjerat” pemakainya dengan
cepat baik secara fisik maupun mental:
 Bila pemakaian dikurangi timbul
terasa sakit
 Jika pemakaian dihentikan timbul
kejang-kejang
 Usaha untuk berhenti memakai /
mengkonsumsi timbul:
 rasa sakit disertai kejang-kejang
menggigil disertai mata berair
 nafsu makan hilang
FAKTOR PENYEBAB
PENYALAHGUNAAN NAPZA
 keingintahuan yang besar tanpa sadar akibatnya

 keinginan untuk mencoba-coba karena penasaran

 keinginan untuk bersenang-senang (just for fun)

 keinginan untuk mengikuti tren atau gaya (fashionable)

 keinginan untuk diterima oleh lingkungannya

 lari dari kebosanan atau kegiatan hidup

 pengertian yang salah bahwa penggunaan yang


sekali-kali tidak menimbulkan ketagihan

 tidak siap mental untuk mengahdapi tekanan pergaulan


sehingga tidak mampu menolak NAPZA secara tegas
GEJALA DINI PENDERITA
PENYALAHGUNAAN NAPZA
TANDA-TANDA FISIK

a. Kesehatan fisik menurun


b. Penampilan diri menurun
c. Badan kurus, lemah dan malas
d. Suhu badan tdk beraturan
e. Pernafasan lambat dan dangkal
f. Pupil mata mengecil
g. Warna muka membiru
h. Tekanan darah menurun
i. Kejang otot
j. Kesadaran makin lama makin menurun
k. Selera makan berkurang
Membolos, di sekolah tidak disiplin
Perhatian thd lingkungan tdk ada
Sering kelihatan mengantuk di sekolah
Sering keluar dari kelas, dgn alasan ke toilet
Sering terlambat msk kelas stlh jam istirahat
Prestasi di sekolah tiba2 menurun mencolok
Sekali-kali ditemukan dlm keadaan mabuk,
bicara pelo dan jalan sempoyongan
Meninggalkan hobinya terdahulu (olah raga)
Mengeluh karena menganggap kel. Tdk
memberi kebebasan atau terlalu disiplin
Mulai berkumpul dgn anak2 yg tdk beres
Mudah marah dan mudah tersinggung
Sering berbohong
Tanda-tanda
Di rumah ..!?
Membangkang thd teguran ortu
Semakin jarang ikut kegiatan keluarga
Berubah teman dan jarang mau
mengenalkan teman2nya
Mulai melupakan t.j rutinnya di rumah
Tdk mau mempedulikan peraturan kel.
Sering pulang larut malam & menginap di
rumah teman
Sering pergi ke disco, mall atau pesta
Pola tidur berubah, pagi susah bangun,
malam suka begadang
Bila ditanya sifatnya deffensif atau penuh
kebencian
Menghabiskan uang, tremsk tabungan dan
selalu BOXEX tenan
Merorong kel. Utk minta uang dgn berbagai
alasan
Malas mengurus diri (mandi, gosok gigi dll)
Sering tersinggung dan mudah marah
Menarik diri & sering di kamar mengunci diri
Sering berbohong
Banyak menghindari pertemuan dgn anggota
kel lainnya (takut ketahuan sgb pecandu)
Bersikap lebih kasar thd anggota kel lainnya
Sekali-kali dijumpai dlm keadaan mabuk,
bicara pelo dan jalan sempoyongan
Ada obat2an, kertas timah, bau-bauan yg tdk
biasa di rumah ( t.u. di kamar mandi/kamar
tidur) atau jarum suntik, namun ia akan
berkata barang2 itu bukan miliknya
KESIMPULAN
 Masa Remaja merupakan masa transisi dari anak-
anak ke masa dewasa (rawan)
 Perlu upaya untuk menciptakan lingkungan yg
kondusif, pemberian informasi yg tepat tentang KRR
 Upaya pelayanan kesehatan yg ramah bagi remaja
yang berorientasi kesetaraan dan keadilan gender.