Anda di halaman 1dari 36

DESKRIPSI pROYEK

Judul Proyek :
Hotel Resort MARO - KAL
Tema Proyek :
Eco-Arsitektur
Sifat Proyek :
Nyata
Lokasi Proyek :
Kali Maro
D E S K R I P S I
Hotel Resort MARO-KAL
Hotel Resort didefinisikan sebagai hotel yang terletak
dikawasan wisata, dimana sebagian pengunjung yang menginap
tidak melakukan kegiatan usaha. Umumnya terletak cukup jauh dari
pusat kota sekaligus difungsikan sebagai tempat peristirahatan.
Hotel Resort dapat di kelola secara komersial, disediakan bagi setiap
orang atau para wisatawan yang sedang berlibur untuk memperoleh
jasa pelayanan, penginapan,makan dan minum serta fasilitas
hiburan.
PELAKU KEGIATAN
PELAKU KEGIATAN KAPASITAS
GENERAL MANAGER Bertanggung jawab terhadap operasional 1 orang

SECRETARY Membuat agenda kegiatan 2 orang

ASSISSTANT EXECUTIVE Menyampaikan laporan yang di buat oleh para manager 1 orang

RESIDENCE MANAGER Mengepalai semua lini pertama 1 orang

MARKETING DIRECTOR Bertanggung jawab atas publikasi atau periklanan hotel 4 orang

CHIEF ENGINERING Bertaggung jawab untuk memperbaiki & menjaga 5 orang


peralatan & fasilitas hotel
HUMAN RESOURCE Bertanggung jawab terhadap semua administrasi 3 orang
DEPARTEMENT DIRECTOR karyawan
FRONT OFFICE MANAGER Bertanggung jawab terhadap semua aktifitas di front 3 orang
office
FOOD and BEVERAGE MANAGER Bertanggung jawab atas pengelolaan makanan & 4 orang
minuman
ACCOUNTING MANAGER Membuat laporan transaksi dan keuangan hotel 4 orang

KARYAWAN LAKI-LAKI Menerima tamu, melayani tamu 4 orang

KARYAWAN PEREMPUAN Menerima tamu, melayani tamu 4 orang

CHIEF SECURITY Keamanan hotel 2 orang

EXECUTIEF HOUSE KEEPING Kebersihan dan kerapihan fasilitas hotel 6 orang


PELAKU KEGIATAN JENIS KEGIATAN

RECEPCIONIS MENJAGA DAN MEMERIKSA TAMU


MELAPOR

KARYAWAN BEKERJA

DIREKTUR BEKERJA
MANAGER BEKERJA
STAF KARYAWAN BEKERJA
PENGUNJUNG DAN TAMU MENGINAP DAN BERWISATA
STAF KEAMANAN MENJAGA KEAMANAN
STAF KEBERSIHAN MEMEBERSIKAN HOTEL
STAF MASAK/KOKI MEMESAK

PENGUNJUNG MENGINAP, DAN BERWISATA


TAMU BERKUJUNG
PENGGUNA KEGIATAN RUANG SIFAT KELOMPOK RUANG

RUANG
TAMU MENGINAP UNIT HOTEL PRIVAT
MENUNGGU PENGANTAR/
TAMU HOTEL PENERIMA TAMU LOBBY HOTEL PUBLIK

Menerima tamu, melayani LOBBY HOTEL PUBLIK


KARYAWAN LAKI- ADMINISTRASI
tamu
LAKI
KARYAWAN Masak Melayani tamu LOBBY HOTEL PUBLIK
PEREMPUAN
CHIEF SECURITY MEJAGA KEAMANAN HOTEL POS JAGA SEMI
PRIVAT
EXECUTIEF HOUSE Kebersihan dan kerapihan
KEEPING fasilitas hotel
Analisa Kebutuhan Ruang Hotel
BERDASARKAN KEGIATAN DARI PENGGUNA RUANG
Tujuan Dasar Pertimbangan
MERUMUSKAN KEBUTUHAN  Bentuk Kegiatan
RUANG DAN PRAKIRAAN Pelaku Kegiatan
PERLETAKANNYA PADA Sifat Kegiatan
LANTAI BANGUNAN

PENGGUNA KEGIATAN RUANG SIFAT RUANG KELOMPOK RUANG

CHACK IN, CHACK OUT


TAMU, STAFF RECEPSIONIST PUBLIK
ADMINISTRASI

PUSAT INFORMASI
TAMU HOTEL,STAAF PENITIPAN BARANG FRONT OFFICE PUBLIK
OPERATOR

MENUNGGU
TAMU HOTEL PENGANTAR/ LOBBY HOTEL PUBLIK
PENERIMA TAMU

CAR CALL
TAMU HOTEL, STAFF INFORMATIN CENTER PUBLIK
SURAT DAN BROSUR ADMINISTRASI
TAMU HOTEL DUDUK - DUDUK LOUNGE HOTEL PUBLIK

MENYIMPAN BENDA
TAMU HOTEL SAFETY DEPOSIT BOX PRIVAT
BERHARGA
PENGGUNA KEGIATAN RUANG SIFAT RUANG KELOMPOK RUANG

CHACK IN, CHACK OUT


TAMU, STAFF RECEPSIONIST PUBLIK
ADMINISTRASI
PUSAT INFORMASI
TAMU HOTEL,STAAF PENITIPAN BARANG FRONT OFFICE PUBLIK
OPERATOR
MENUNGGU
TAMU HOTEL PENGANTAR/ PENERIMA LOBBY HOTEL PUBLIK
TAMU
CAR CALL
TAMU HOTEL, STAFF INFORMATIN CENTER PUBLIK
SURAT DAN BROSUR ADMINISTRASI
TAMU HOTEL DUDUK - DUDUK LOUNGE HOTEL PUBLIK
MENYIMPAN BENDA
TAMU HOTEL SAFETY DEPOSIT BOX PRIVAT
BERHARGA

PENGGUNA KEGIATAN RUANG SIFAT RUANG KELOMPOK RUANG

STAFF MENGELOLA HOTEL R. GENERAL MANAGER PRIVAT

STAFF MEMBANTU MANAGER R. ASISTEN MANAGER PRIVAT

STAAF MENGELOLA HOTEL R. SEKERTARIS PRIVAT

R. TUNGGU
R. ADMINISTRASI
R.RAPAT
R. ARSIP
R. KOMPUTER
R. AKUNTAN/KEUANGAN
R. STAF ADMIN
R. PUBLIC RELATION RUANG PENGELOLA
R. SALES MANAGER
R. FUNCTION ROOM
MENGELOLA HOTEL
STAFF R. SECURITY OFFICE SEMI PUBLIK
R. HOUSEKEEPING
R. ROOM SERVICE
PENGGUNA KEGIATAN RUANG SIFAT RUANG KELOMPOK RUANG

R. STP
R. TPS SEMENTARA
R. RESERVOIR
R. BAHAN BAKAR
STAFF MENUNJANG KEGIATAN R. PLN, TRAVO, SWITCH SERVICE RUANG MEKANIKAL
DIDALAM HOTEL R. GENSET ELEKTRIKAL
R. BOILER
R. CHILLER
R. POMPA
R. MESIN LIFT
Besaran ruang
ANALISA
TAPAK

SITE
ARSITEKTUR EKOLOGI ( ECO-ARCHITECTURE
)
• PENGERTIAN EKOLOGI
Ekologi adalah ilmu (EKO-ARSITEKTUR)
yang mempelajari interaksi antara
organisme dengan lingkungannya dan yang lainnya. Berasal dari
kata Yunani oikos ("habitat") dan logos ("ilmu"). Ekologi diartikan sebagai ilmu
yang mempelajari baik interaksi antar makhluk hidup maupun interaksi antara
makhluk hidup dan lingkungannya. Istilah ekologi pertama kali dikemukakan
oleh Ernst Haeckel (1834 - 1914). Ekologi dapat didefinisikan sebagai ilmu yang
mempelajari tentang hubungan timbal balik antara makhluk hidup dan
lingkungannya (Frick Heinz, Dasar-dasar Eko-arsitektur, 1998).
Dalam ekologi, makhluk hidup dipelajari sebagai kesatuan atau sistem
dengan lingkungannya. Pembahasan ekologi tidak lepas dari
pembahasan ekosistem dengan berbagai komponen penyusunnya, yaitu
faktor abiotik dan biotik. Faktor abiotik antara lain suhu, air,
kelembaban, cahaya, dan topografi, sedangkan faktor biotik adalah
makhluk hidup yang terdiri dari manusia, hewan, tumbuhan, dan mikroba
PRINSIP PRINSIP EKOLOGI
Adapun prinsip-prinsip ekologi tersebut antara lain :
a. Flutuation
Prinsip fluktuasi menyatakan bahwa bangunan didesain dan dirasakan sebagai
tempat membedakan budaya dan hubungan proses alami. Bangunan seharusnya
mencerminkan hubungan proses alami yang terjadi di lokasi dan lebih dari pada
itu membiarkan suatu proses dianggap sebagai proses dan bukan sebagai
penyajian dari proses, lebihnya lagi akan berhasil dalam menghubungkan orang-
orang dengan kenyataan pada lokasi tersebut.

b. Stratification
Prinsip stratifikasi menyatakan bahwa organisasi bangunan seharusnya muncul
keluar dari interaksi perbedaan bagian-bagian dan tingkat-tingkat. Semacam
organisasi yang membiarkan kompleksitas untuk diatur secara terpadu.
c. Interdependence (saling ketergantungan)
Menyatakan bahwa hubungan antara bangunan dengan bagiannya adalah
hubungan timbal balik. Peninjau (perancang dan pemakai) seperti halnya lokasi
tidak dapat dipisahkan dari bagian bangunan, saling ketergantungan antara
bangunan dan bagian-bagiannya berkelanjutan sepanjang umur bangunan.
The Design of Fake Hill Residential The Design of Saudi Arabia Pavilion di
Building di China Sanghai (World Expo 2010)
Dalam eko-arsitektur terdapat dasar-dasar pemikiran yang perlu diketahui, antara
lain :
1. Holistik
Dasar eko-arsitektur yang berhubungan dengan sistem keseluruhan,
sebagai satu kesatuan yang lebih penting dari pada sekedar kumpulan bagian.
2. Memanfaatkan pengalaman manusia
Hal ini merupakan tradisi dalam membangun dan merupakan
pengalaman lingkungan alam terhadap manusia.
3. Pembangunan sebagai proses dan bukan sebagai kenyataan tertentu yang
statis.
4. Kerja sama antara manusia dengan alam sekitarnya demi keselamatan kedua
belah pihak.
Dengan mengetahui dasar-dasar eko-arsitektur di atas jelas sekali bahwa dalam
perencanaan maupun pelaksanaan, eko-arsitektur tidak dapat disamakan dengan
arsitektur masa kini. Perencanaan eko-arsitektur merupakan proses dengan titik
permulaan lebih awal. Dan jika kita merancang tanpa ada perhatian terhadap ekologi
maka sama halnya dengan bunuh diri mengingat besarnya dampak yang terjadi akibat
adanya klimaks secara ekologi itu sendiri.
Adapun pola perencanaan eko-arsitektur yang berorientasi pada alam secara holistik
adalah sebagai berikut :

a) Penyesuaian pada lingkungan alam setempat.


b) Menghemat energi alam yang tidak dapat diperbaharui dan mengirit penggunaan energi.
c) Memelihara sumber lingkungan (air, tanah, udara).
d) Memelihara dan memperbaiki peredaran alam dengan penggunaan material yang masih
dapat digunakan di masa depan.
e) Mengurangi ketergantungan pada pusat sistem energi (listrik, air) dan limbah (air limbah,
sampah).
f) Penghuni ikut secara aktif dalam perencanaan pembangunan dan pemeliharaan
perumahan.
g) Kedekatan dan kemudahan akses dari dan ke bangunan.
h) Kemungkinan penghuni menghasilkan sendiri kebutuhan sehari-harinya.
i) Menggunakan teknologi sederhana (intermediate technology), teknologi alternatif atau
teknologi lunak.
UNSUR-UNSUR POKOK EKO-ARSITEKTUR

Unsur-unsur alam yang dijadikan pedoman oleh masyrakat


tradisional antara lain udara, air, api, tanah (bumi), merupakan unsur-
unsur pokok yang sangat erat dengan kehidupan manusia di bumi.
Dalam kehidupan masyarakat modern pun juga harus tetap
memperhatikan unsur-unsur tersebut karena sedikit saja
penyalahgunaan unsur alam tersebut besar akibatnya terhadap
keseimbangan ekologis. Adapun unsur-unsur pokok eko-arsitektur dapat
dilihat pada gambar berikut ini.
Elemen Alam
sebagai unsur
pokok eko-
arsitektur
AKTIVITAS
BESARAN
POAA
HUBUNGAN
TEMA
Jumah orang daam setiap peaku kegiatan/ struktur