Anda di halaman 1dari 32

MM091351

FENOMENA TRANSPORT
KREDIT: 3 SKS
SEMESTER: 5

Dr. Eng. Hosta Ardhyananta, S.T., M.Sc.

BAHAN AJAR ON-LINE 5


JURUSAN TEKNIK MATERIAL DAN METALURGI
FAKULTAS TEKNOLOGI INDUSTRI
INSTITUT TEKNOLOGI SEPULUH NOPEMBER (ITS) SURABAYA
• Perpindahan momentum terjadi karena adanya
perbedaan kecepatan
• Perpindahan panas terjadi karena adanya perbedaan
temperatur
PENGARUH TEMPERATUR DAN TEKANAN
PADA KONDUKTIVITAS TERMAL GAS DAN
CAIRAN
• Data konduktivitas panas terbatas. Pendekatan k
diperoleh dari data lain
• Konduktivitas panas berubah tergantung tekanan
dan temperatur
• Perhatikan gambar konduktivitas panas
• Analisis dilakukan pada konduktivitas panas
material satu atom
• Konduktivitas panas gas mendekati fungsi batas
pada tekanan rendah. Batasnya adalah tekanan 1
atm
• Konduktivitas panas gas meningkat dengan
meningkatnya temperatur
• Konduktivitas panas cairan menurun dengan
meningkatnya temperatur
• Daerah cairan, polar memiliki hubungan tersendiri
• Untuk PEMAHAMAN : Perkirakan konduktivitas
panas etana pada 153 oF dan 191.9 atm dari harga
atmosphere k0 = 0.0159 Btu hr-1 ft-1 oF-1 pada
temperatur ini
• Solusi: …

k
k# 
k0
TEORI KONDUKTIVITAS TERMAL GAS
DENSITAS RENDAH
• Mekanisme transport konduktivitas thermal dilihat
secara molekular
• Perhitungan berdasarkan satu-atom gas pada
densitas rendah
• Molekul pada keadaan kaku, bulat/lingkaran, tidak
ada tarikan, massa m dan diameter d. Gas
keseluruhan dalam istirahat (v=0), tetapi gerakan
molekul diperhitungkan.
• Teori kinetik gas
• Ū = kecepatan molekuler rata-rata
• Z = frekuensi tabrakan dinding setiap satuan luas
• λ= jarak bebas rata-rata
• a = jarak tabrakan
• Bentuk energi yang ditukar dalam tabrakan adalah
energi translasional (berpindah posisi)
• Kita gunakan kapasitas panas setiap mol pada
volume yang konstan (Cv)

1 3
mu  T
2

2 2
~ ~ d 1 2 3
Cv  N  mu   R
dT  2  2
• Penentuan konduktivitas panas dilakukan dengan
mengamati kelakuan gas pada gradien temperatur
dT/dy
• Rata-rata energi kinetik ketika tabrakan pada
daerah temperatur T
• Fluks panas qy yang melintasi bidang adalah jumlah
energi kinetik
1 1
qy  Z mu 2  y  a  Z mu 2  y  a
2 2
3
 Z (T y  a  T y  a )
2
1 dT
q y   nu 
2 dy

• Hukum Fourier untuk konduksi panas dengan


konduktivitas panas

1 1 ~
k  nu   Cv u 
2 3

1  3T
k 2
d  3m
• K tak-bergantung pada tekanan; hingga 10 atm;
mirip dengan viskositas
• Teori Chapman-Enskog yang lebih teliti menyatakan
bahwa konduktivitas thermal

T
k  1.9891x104 M
 2k

• Ωk serupa dengan fungsi tabrakan Ω


• Nilai Ωk dan Ω diberikan untuk model potensial
antarmolekul Lennard-Jones di Appendix B tabel
B.2 . Serupa dengan penggunaan nilai numerik σ
dan ε yang digunakan pada perhitungan viskositas
(lihat Tabel B.1)
• Kesesuaian antara k dan 

15 R 5~
k   Cv 
4 M 2

 Pembahasan konduktivitas panas yang


sebelumnya membahas gas satu-atom dengan
menggunakan banyak pendekatan dalam bentuk
sederhana
 Pendekatan umum gas banyak-atom
 Generalisasi diperlukan karena molekul atom-
banyak memiliki energi rotasi dan vibrasi selain
energi translasi
• Persamaan Eucken untuk konduktivitas thermal
atom-banyak densitas rendah
 5 R
k  Cp  
 4M
• Kapasitas panas , Cp = 5/2 (R/M)
• Persamaan Hirschfelder
• Perkiraan angka Prandtl (perbandingan viskositas
dan konduktivitas), Pr ; untuk nonpolar
 
Cp Cp
Pr   
k C p  1.25R
• Metode empirik untuk memprediksi k gas atom-
banyak juga diformulasikan oleh Bromley
• Teori kinetik atom-banyak dan polar gas
• Konduktivitas panas campuran gas densitas
rendah dapat diprediksi dengan metode analog
serupa dengan viskositas sesuai dengan fraksi mol
setiap gas

n
xi ki
k mix   n
i 1
x 
j 1
j ij

2
1   1 1 
1  M i 
1   i
 Mj  4
2 2

 ij  1    

8 Mj     j   Mi  
   
Komputasi / perhitungan konduktivitas panas gas
satu-atom pada densitas rendah

• Untuk PEMAHAMAN perhitungan konduktivitas


panas gas: Hitung konduktivitas panas neon pada
1 atm dan 373.2 oK
• Jawaban :

T
k  1.9891x104 M
 2k
Perkiraan konduktivitas panas gas banyak-atom pada
densitas rendah

• Untuk PEMAHAMAN konduktivitas gas: Perkirakan


konduktivitas panas molekular oksigen pada 300
oK dan tekanan rendah
• Jawaban :

~ 5  
k  Cp  R
 4 M
Prediksi konduktivitas panas campuran gas pada densitas
rendah

• Untuk PEMAHAMAN konduktivitas panas


campuran gas: Perkirakan konduktivitas panas
campuran gas (CO2: O2 : N2 = 0.133 : 0.039 :
0.828) pada 1 atm dan 293 oK
• Jawaban :

3
xi ki
k mix   3
i 1
x 
j 1
j ij
TEORI KONDUKTIVITAS TERMAL CAIRAN
• Teori perpindahan energi untuk cairan murni
diusulkan oleh oleh Bridgmann pada tahun 1923
• Molekul disusun dalam kisi kubik
• Energi dipindahkan dari satu bidang kisi ke
sebelahnya dengan kecepatan suara vs
• Formula dikembangkan berdasarkan teori gas
1 ~
k  Cv u 
3
 Persamaan Bridgman
~ 23
N
k  3 ~  Kvs
V 
 Persamaan lainnya
~ 23
N
k  2.80 ~  Kvs
V 
• Asumsi berdasarkan setiap molekul bergetar
dalam kisi/kandang yang dibentuk oleh tetangga
terdekatnya
• Kecepatan suara frekuensi rendah diberikan

C p  p 
vs   
Cv   T

 Kuantiti turunan diperoleh dari kemampuan-


tekan isothermal
Prediksi konduktivitas panas cairan

• Untuk PEMAHAMAN konduktivitas panas cairan:


Densitas cairan CCl4 pada 20 oC dan 1 atm adalah
1.595 g cm-3, dan kompresibilitas 90.7 x 10-6 atm-1.
Berapakah konduktivitas panasnya?
• Jawaban :

~ 23
N
k  2.80 ~  Kvs
V 
TEORI KONDUKTIVITAS TERMAL PADATAN

• Bergantung banyak faktor yang sulit untuk diukur


atau diprediksi.
• Pada padatan pori, konduktivitas panas
bergantung pada fraksi pori, ukuran dan fluida
dalam pori
• Pada material kristal, ukuran fasa dan kristal
berpengaruh
• Pada padatan amorphous, derajat orientasi
molekul memiliki efek penting
• Konduktivitas panas padatan didiskusikan oleh
Jakob
• Logam lebih menghantarkan panas dibanding non-
logam
• Material kristal menghantarkan panas lebih baik
daripada amorphous material
• Padatan berpori kering lebih rendah
menghantarkan panas sehingga baik untuk
insulasi panas
• Konduktivitas logam murni berkurang dengan
meningkatnya temperatur, sementara non-logam
meningkat
• Konduktivitas panas dan elektrik bersamaan

k
 L  kons tan
k eT

 Persamaan Wiedemann, Franz dan Lorenz


 Angka Lorenz, L
 Pada temperatur yang sangat rendah, logam
menjadi superkonduktor elektrik, tetapi bukan
untuk panas
 Persamaan diatas terbatas untuk paduan karena
L bervariasi tergantung komposisi dan temperatur
 Untuk logam murni, elektron bebas adalah
pembawa panas utama
 Persamaan tidak cocok untuk non-logam karena
elektron bebas yang rendah. Energi berpindah
oleh utamanya gerakan molekul