Anda di halaman 1dari 13

Ketoasidosis

Diabetika et causa
DM tipe 1
SUPRANATA TEDHAK
102015014
Skenario

Seorang anak perempuan usia 6 tahun dibawa orangtuanya ke IGD


RS karena sesak napas tampak sesak sejak 1 jam SMRS. Selain itu, ibu
mengatakan bahwa anaknya tampak mengantuk sejak beberapa
jam SMRS yang kemudian diikuti oleh napas yang cepat dan dalam
dengan bau napas seperti bau buah-buahan (fruity odor).
Rumusan Masalah

 Anak perempuan usia 6 tahun dibawa ke IGD RS karena sesak


napas sejak 1 jam SMRS dan tampak mengantuk disertai napas
cepat dan dalam.
Anamnesis

Komplikasi PF

Hipotesis: anak tersebut mengalami


Penatalaksa ketoasidosis dieabetik et causa DM
PP
naan
tipe 1

RM

Patofisiologi DD

Epidemiologi WD

Etiologi
Anamnesis Pemeriksaan fisik
 Berat badan anak turun dari 20 kg  KU sakit berat, kesadaran letargi
menjadi 14 kg  TD 80/50 mmHg, suhu 36º C, RR 40x/menit,
 Polifagia, polidipsi, poliuri nadi 110x/menit

 Demam (-), batuk pilek (-), riwayat sesak  Kepala dan wajah: mukosa bibir dan mulut
tapak kering
sebelumnya (-), kejang (-), riwayat trauma
kepala (-).  Leher: dalam batas normal
 Riwayat orangtua diabetes?  Jantung: BJ I-II regular, gallop -, murmur –
 Paru: tidak ada retraksi, suara napas
vesikuler, ronkhi -, mengi –
 Abdomen: turgor kulit lambat
 Akral dingin, nadi teraba lemah, mottled skin
Pemeriksaan penunjang

 GDS 500 mg/dL


 AGD: asidosis metabolic dengan pH 6,5 & HCO3 10 mEq/L
 Urinalisis: benda keton +++
 Elektrolit: NA 120 mEq/L, K 2,5 mEq/L, Cl 85 mEq/L Mg 1 mEq/L
 Anion gap: [Na]-([Cl]+[HCO3])
 [120]-([85]+[10]) = 25

 Darah rutin
Working Diagnosis

 Ketoasidosis diabetic et causa DM tipe 1


Etiologi Epidemiologi
 DM tipe I: proses imunologik,  IDF (international diabetes
idiopatik federation) tahun 2011 jumlah
anak didunia (usia 0-14 tahun)
dengan DM tipe 1 sebesar 490.100
anak
 Dengan penambahan kasus baru
sebesar 77.800 anak per tahun
penatalaksanaan

 Terapi cairan dan elektrolit:


 NaCl 0,9% 20 mL/kg pada jam pertama dan diulangi jika diperlukan
 Jika hiperosmolar: NaCl 0,45% setelah bolus cairan awal
 Kalium 40 mEq/L jika kalium serum kurang dari 5 mmol/L
 Terapi insulin
 Infus insulin kontinu dgn kecepatan 0,1 unit/kg/jam insulin regular
 Jika glukosa serum mendekati 250-300 mg/dL, tambahkan dekstrosa ke
dalam cairan IV
Pencegahan Prognosis
 Kontrol gula darah  Baik apabila diobati dengan
cepat dan tepat.
Kesimpulan

 Hipotesis diterima. Anak tersebut mengalami ketoasidosis diabetik et


causa DM tipe I