Anda di halaman 1dari 8

ANGGOTA KELOMPOK 6 :

NAMA KELOMPOK :
1. INTAN NOFITASARI
2. KRISMATUL JANNAH
3. NOVI EKA R.
4. NURATIKAH
5. ULFAH MURNI S.
6. WATIK NUR A.
7. YOGI RISMAWAN
HIV/AIDS
AIDS adalah sekumpulan gejala dan infeksi (atau
sindrom) yang timbul karena rusaknya sistem
kekebalan tubuh manusia akibat infeksi virus HIV,
atau infeksi virus-virus lain yang mirip yang
menyerang spesies lainnya (SIV, FIV, dan lain-lain).
Virus AIDS alias HIV tidak mudah menular seperti
penularan virus influenza. HIV ini hannya berserang pada
sel darah putih tertentu yang disebut T4. Karena sel T4 ini
terdapat pada cairan-cairan tubuh, yaitu :

1. Darah, termasuk darah haid/menstruasi

2. Air mani dan cairan lain yang keluar dari alat kelamin
pria kecuali kencing

3. Cairan vagina dan cairan dari leher rahim


CARA PENULARAN HIV
HIV hannya bisa menular melalui :

1. Seksual

2. Parenteral

3. Perinatal.

4. Jarum Suntik

5. Transfusi darah
GEJALA INFEKSI HIV
Gejala AIDS timbul setelah 5 – 10 tahun setelah teinfeksi HIV yang sering terlihat gejalanya antara lain :

1. Gejala awal seperi orang terserang flu biasa

2. Nampak sehat, tetapi dapat menularkan Virus HIV ke siapa saja

3. Muncul gejala ARC (AIDS Related Domplex) seperti :

a. Rasa lelah yang bekepanjangan

b. Sering demam (lebih dari 38 derajad C)

c. Sesak nafas dan batuk berkepnjangan

d. Berat badan menurun secara menolok dengan cepat

e. Bercak merah kebiruan pada kulit/mulut

f. Diare lebih dari satu bulan tanpa sebab yang jelas

g. Bercak putih atau luka alam mulut

Gejala – gejala tersebut juga bisa dijumpai pada penykit lain, sebab itu untuk memastikannya perlu pemeriksaan darah.

4. AIDS dengan tanda-tanda yang spesifik :

a. Sarhana kapossi

b. Pnemocystus cemiri
Menurut H. JH. Wartono, Abu Chanif, dkk,(1999.
12) ada lima jenis yang terkena AIDS, yaitu :
1. Mereka yang mempunyai banyak pasangan
seksual
2. Penerima transfusi darah
3. Bayi yang dilahirkan dari ibu penyidap HIV
4. Pecandu narkotika suntikan
5. Pasangan dari penyidap HIV
CARA MENCEGAH PENULARAN HIV/AIDS
1. Hindarkan hubungan seksual di luar nikah.
2. Ibu pengidap HIV, hendaknya jangan hamil, karena akan memindahkan
HIV kepada janinnya.
3. Kelompok berperilaku resiko tinggi dianjurkan tidak menjadi donor darah.
4. Penggunaan jarum suntik dan alat tusuk lainnya harus dijamin sterilitasnya.
5. Orang yang sudah HIV (+) dan masih berhubungan seksual aktif gunakan
kondom secara benar.
6. Hindari hubungan seksual bila sedang mengalami luka pada kelamin atau
mulut dan hindari pula penggunaan alat-alat tertentu saat hubungan seksual
yang memungkinkan timbulnya luka.
7. Jangan menggunakan pisau cukur, gunting kuku, atau sikat gigi milik orang
lain karena alat-alat tersebut mungkin mengandung butir-butir darah
penyidat HIV.
8. Tingkatkan keimana dan ketaqwaan kepada tuhan Yang Maha Esa.
SEKIAN
TERIMAKASIH