Anda di halaman 1dari 15

TEORI KEPERAWATAN

MODEL CALISTA ROY

KELOMPOK
4
KEPERAWATAN 1 A
SEJARAH
FILOSOFI
Manusia ...
Mahluk bio-psiko-
sosial-kultural-spiritual
yang utuh.
Selalu dihadapkan
dalam persoalan yg
kompleks.
Dituntut ADAPTASI.
Menggunakan
mekanisme koping.
ASUMSI DASAR
Individu adalah makhluk bio-psiko-sosial yang merupakan
suatu kesatuan utuh.
Setiap orang selalu menggunakan koping, baik yang bersifat
positif maupun negatif, untuk dapat beradaptasi.
Kemampuan adaptasi seseorang dipengaruhi oleh tiga
komponen, yaitu penyebab utama perubahan kondisi dan
situasi, keyakinan dan pengalaman dalam beradaptasi.
Setiap individu berespons terhadap kebutuhan fisiologis,
kebutuhan akan konsep diri yang positif, kemampuan untuk
hidup mandiri atau kemandirian, serta kemampuan
melakukan peran dan fungsi secara optimal guna
memelihara integritas diri
Individu selalu berada dalam rentang sehat-sakit yang
berhubungan erat dengan keefektifan koping yang dilakukan
guna mempertahankan kemampuan adaptasi.
SISTEM RESPON ADAPTASI

Sistem respon adaptasi, terdiri dari:


1. Proses input
2. Kontrol
3. Proses output
4. Umpan balik
INPUT
Dalam model adaptasi Roy, bentuk stimulasi
lingkungan terdiri dari tiga tingkat, yaitu (Masters,
2012):
1. Fokal  langsung berhadapan dng manusia
2. Konstekstual  stimulus internal/eksternal yg
mempengaruhi situasi & dpt diobservasi
3. Residual  sukar diobservasi  kepercayaan,
sikap, sifat individu
KONTROL
• Proses kontrol seseorang menurut Roy adalah bentuk mekanisme
koping yang digunakan. Mekanisme kontrol ini dibagi atas
regulator dan kognator yang merupakan subsistem.
• Regulator Subsistem
Merupakan proses koping yang menyertakan subsistem tubuh
yaitu saraf, proses kimiawi dan system endokrin
• Cognator Subsistem
Respon melalui 4 saluran kognitif-emosional, yaitu proses persepsi
dan informasi, pembelajaran, pertimbangan, dan emosi.
1. Mode Fisiologis/ Fisik
2. Mode Konsep Diri – Identitas Kelompok
3. Mode Fungsi Peran
4. Mode interdependen
OUTPUT
Output dari suatu sistem adalah perilaku yang dapat
di amati, diukur atau secara subyektif dapat
dilaporkan baik berasal dari dalam maupun dari luar.
Terdapat dua respon adaptasi yang dinyatakan Roy
yaitu:
• Respon yang adaptif
• Respon yang tidak adaptif
Respon tersebut selain menjadi hasil dari proses
adaptasi selanjutnya akan juga menjadi umpan balik
terhadap stimuli adaptasi.
UMPAN BALIK
KONSEP UTAMA KEPERAWATAN

• Menurut Masters, K. (2012), konsep utama


keperawatan berdasarkan model adaptasi Roy
adalah sebagai berikut:
• Manusia
• Lingkungan
• Sehat
• Keperawatan
MANUSIA

Menurut model adaptasi Roy, manusia merupakan...


• System adaptif yang holistic.
• System manusia mencakup orang sebagai individu,
atau dalam kelompok, yang meliputi keluarga,
organisasi, komunitas dan masyarakat sebagai
kesatuan.
• Penerima asuhan keperawatan.
LINGKUNGAN

• Semua kondisi, keadaan dan pengaruh lingkungan


sekitar dan mempengaruhi perkembangan dan
perilaku manusia dan kelompok, dengan beberapa
pertimbangan yang menguntungkan individu dan
sumber daya alam.
• Beberapa perubahan lingkungan meskipun positif
menuntut peningkatan energi untuk beradaptasi
terhadap keadaan. Faktor dalam lingkungan yang
mempengaruhi individu terdiri atas stimulus focal,
kontekstual dan residual.
SEHAT

• Sehat adalah sebuah pernyataan dan proses


terpadu dan menyeluruh yang menggambarkan
individu dan lingkungan atau satu sama lain.
KEPERAWATAN
• Berfokus pada proses kehidupan
• Keperawatan sebagai ilmu dan praktik.
• Meningkatkan adaptasi individu dan kelompok
dalam empat mode adaptasi yang mempengaruhi
kesehatan, kualitas hidup dan kematian dengan
bermartabat dengan cara mengkaji perilaku dan
faktor yang mempengaruhi kemampuan adaptasi
serta untuk meningkatkan faktor lingkungan.
PROSES KEPERAWATAN DAN
MODEL ADAPTASI ROY
• PENGKAJIAN
Pengumpulan data fisiologis, konsep diri, fungsi peran, analisis kegawatan dan gambaran tingkah laku
klien  proses pikir (psiko-sosial) & regulator (biologi)  identifikasi sbg respon adaptif/maladaptif
• DIAGNOSIS KEPERAWATAN  kondisi maladaptif  3 alternatif :
1. Tipe diagnosa Roy  Fisiologis, konsep diri, fungsi peran dan interdependen
2. Observasi tingkah laku  stimulus
3. Kesimpulan
• PERENCANAAN
Bertujuan meningkatkan adaptasi. Berupa perilaku yang dapat di observas, perubahan perilaku, dan
waktu pencapaian tujuan.
• IMPLEMENTASI
Meningkatkan kemampuan adaptasi dengan mengubah stimulasi atau meningkatkan proses adaptasi.
• EVALUASI
Berfokus pada penilaian keefektifan intervensi keperawatan dalam hubungannya dengan perilaku
individu atau kelompok.