Anda di halaman 1dari 12

OLEH : MURDIYANTO

PENGERTIAN DEMOKRASI

Kata demokrasi itu asalnya Dengan kata lain demokrasi


berasal dari bahasa Yunani berarti pemerintahan yang
yang mana demokrasi dilaksanakan oleh rakyat
dalam bahasa Yunani itu baik langsung maupun tidak
adalah demokratia yang langsung, dan dalam sistem
mana arti dari kata tersebut pemerintahan demokrasi
ialah kekuasaan rakyat. kekuasaan tertinggi
ditangan rakyat
Disini demokratis sendiri
terbagi menjadi dua kata
yakni Demos yang
mempunyai arti “Rakyat”
sementara kata Kratos ini
memiliki arti kekuasaan.
DEMOKRASI PANCASILA
Kenapa kita harus belajar demokrasi pancasila?

Pancasila adalah ideologi bangsa ini, bangsa Indonesia.


Indonesia merupakan salah satu negara yang menerapkan
sistem demokrasi dalam menjalankan pemerintahannya.
Secara Umum, Pengertian Demokrasi Pancasila adalah
suatu paham demokrasi yang bersumber dari pandanan
hidup atau falsafah hidup bangsa Indonesia ang digali
berdasarkan kepribadian rakyat Indonesia sendiri. Dari
falsafah hidup bangsa Indonesia, kemdian akan timbul
dasar falsafah negara yang disebut dengan Pancasila
yang terdapat, tercemin, terkandung dalam Pembukaan
UUD 1945.
PELAKSANAAN DEMOKRASI

 Demokrasi Langsung  Demokrasi Secara Tidak


Langsung

Demokrasi secara langsung Demokrasi dengan secara


ini bisa melibatkan tidak langsung ini bisa juga
masyarakat untuk melibatkan seluruh
pengambilan sebuah masyarakat suatu negara
keputusan kepada suatu dalam pengambilan suara
negara. Contoh kecilnya atau juga pengambilan suatu
seperti pengambilan keputusan. Contoh kecilnya
keputusan dalam memilih seperti suatu keputusan-
ketika sedang pemilu. keputusan yang diputuskan
oleh para wakil-wakil
masyarakat (DPR, DPRD,
dan DPD)
FAKTOR EKONOMI
Tingkat pertumbuhan ekonomi menunjukkan faktor yang sangat
penting dalam pelaksanaan demokrasi di negara tertentu.

Hal ini tidak berarti bahwa negara-negara miskin tidak dapat


menerapkan demokrasi atau negara kaya akan selalu demokratis.
Kekayaan bukanlah indikator suatu negara demokratis.

Pengalaman sejarah menunjukkan bahwa negara yang kuat


ekonominya justru terjadi di negara otoriter dan sebaliknya.
Misalnya di Afrika, Gambia tahun 1992 dengan perkapita GNP $390
menunjukkan sistem pemerintahan dan masyarakat demokratis.
Namun demikian, kesejahteraan masyarakat pada umumnya menjadi
faktor utama untuk menentukan suatu negara itu demokratis atau
tidak. Dengan kata lain, apabila suatu negara ingin hidup demokratis,
maka negara tersebut harus dapat melewati dari status negara miskin
dalam pertumbuhan ekonomi.
FAKTOR EKONOMI

Alasan mengapa faktor ekonomi menjadi faktorutama


bagi status suatu negara demokrasi, yaitu:

1. Bahwa pertumbuhan ekonomi akan dapat


menceerdaskan masyarakat dan masyarakat yang
cerdas merupakan salah satu kriteria bahkan syarat
suatu masyarakat demokratis.
2. Pertumbuhan ekonomi juga dapat menimbulkan proses
urbanisasi. Proses ini dapat dijadikan sebagai indikator
pra kondisi keberhasilan demokratisasi.
FAKTOR SOSIAL POLITIK
Faktor penting yang Suatu pemikiran penting
berkaitan dengan yang perlu diantisipasi
pembangunan adalah apakah batas-batas
demokrasi di suatu antara kelompok-kelompok
negara dan mungkin etnis itu kuat atau lemah;
sering diabaikan apakah satu golongan dapat
adalah masalah menembus dinding batas itu
perasaan kesatuan sehingga tidak da kelompok
nasional atau identitas eksklusif sehingga satu
sebagai bangsa. Dalam kelompok dengan kelompok
hal ini, karakter dan lain dapat berkomunikasi
tingkat keretakan dan bekerjasama.
sosial merupakan
faktor utama.
FAKTOR BUDAYA KEWARGANEGARAAN DAN
SEJARAH
Akara sejarah dan budaya kewarnageraan Masyarakat demikian memiliki
suatu bangsa ternyata dapat memberikan ciri-ciri adanya keterikatan
kontribusi yang besar terhadap berkewargenegaraan,
pembentukan dan pembangunan
masyarakat demokrasi. Bahmueler berpartisipasi secara aktif, dan
(1996), mengungakap hasil temuan tertarik dengan masalah-
Robert Putnam yang mengadakan masalah publik (civic vertue).
penelitian di Italia selama lebih dari 20 Dalam masyarakat tersebut
tahun yang menyimpulkan bahwa daeah- terdapat hubungan politik yang
daerah yang memiliki tradisi kuat dalam berdasarkan asas persamaan
nilai-nilai kewarganegaraan derajat, tidak hierarki, saling
menunjukkan tingkat eketifitas paling
percaya, solidaritas dan
tinggi dalam upaya pembangunan
demokrasi. Wilayah yang berhasil toleransi antar sesama.
menerapkan sistem pemerintahan
demokratis ini disebut masyarakat civic
(berkewarganegaraan) atau dikenal pula
”community civic”.
SISTEM DAN PRAKTIK DEMOKRASI DI
INDONESIA

Dalam perkembangannya, paham negara hukum


tidak dapat dipisahkan dari paham kerakyatan
(demokrasi). Sebab pada akhirnya, hukum yang
mengatur dan membatasi kekuasaan negara atau
pemerintah diartikan sebagai hukum yang dibuat atas
dasar kekuasaan atau kedaulatan rakyat.
Atas dasar demokratis, rechstaat dikatakan sebagai
"negara kepercayaan timbal balik ( de staat van het
wederzijdz vertrouwen ) yaitu kepercayaan dari rakyat
pendukungnya bahwa kekuasaan yang diberikan tidak
akan disalahgunakan dan kepercayaan dari penguasa
bahwa dalam batas kekuasaannya dia mengharapkan
kepatuhan dari rakyat pendukungnya.
Atas dasar sifat-sifat tersebut , yaitu liberal dan demokratis,
ciri-ciri rechstaat adalah :

1. Adanya undang-undang Dasar atau konstitusi yang memuat


ketentuan tertulis tentang hubungan antara penguasa dan
rakyat;
2. Adanya pembagian kekuasaan negara, yang meliputi:
kekuasaan pembuatan undang-undang yang ada pada
parlemen, kekuasaan kehakiman yang bebas tidak hanya
menangani sengketa antara individu rakyat, tetapi juga antara
penguasa dan rakyat, dan pemerintah yang mendasarkan
tindakannya atas undang-undang ( wetmatig bestuur );
3. Di akui dan dilindunginya hak-hak kebebasan rakyat (
vrijheidsrechten van de burger )
 Mirriam Budiardjo (2008:127-128) menyatakan bahwa dipandang
dari sudut perkembangan sejarah demokrasi Indonesia sampai masa
Orde Baru dapat dibagi dalam 4 (empat) masa, yaitu:
Masa pertama Republik Indonesia (1945-1959) yang dinamakan
masa demokrasi konstitusional yang menonjolkan peranan parlemen
dan partai-partai dan karena itu dinamakan Demokrasi Parlementer
Terpimpin yang banyak aspek menyimpang dari demokrasi
konstitusional yang secara formal merupakan landasannya dan
menunjukkan beberapa aspek demokkepentinha
 Masa ketiga Republik Indonesia (1965-1998) yaitu masa demokrasi
Pancasila yang merupakan demokrasi konstitusional yang
menonjolkan sistem presidensiil
 Masa keempat Republik Indonesia (1998-sekarang) yaitu masa
reformasi yang menginginkan tegaknya demokrasi di Indonesia
sebagai koreksi terhadap praktik-praktik politik yang terjadi pada
masa ketiga Republik Indonesia.