Anda di halaman 1dari 21

ATRIAL SEPTAL DEFECT (ASD)

Oleh:
Kelompok 8
Alfandi
Ady saputra
Adhel Cristy T
Fitriani
Magvira Hamadi

Kelas IIIA Keperawatan


STIKes Widya Nusantara Palu
ANATOMI DAN FISIOLOGI
DEFEK SEPTUM ATRIUM

Defect = cacat,
Septal/Septum = Pembatas
Atrial = Atrium

Defek septum atrium (Atrial Septal Defect /


ASD) merupakan kelainan jantung bawaan akibat
adanya lubang pada septum interatrial
EPIDEMIOLOGI
Tiga jenis utama dari defek septum atrium
(ASD) untuk 10% dari semua penyakit jantung
bawaan dan sebanyak 20-40% dari penyakit
jantung bawaan terjadi pada saat dewasa. Jenis
yang paling umum dari ASD meliputi berikut ini:
NEXT..

 Ostium sekundum: Jenis yang paling umum dari


ASD untuk 75% dari semua kasus ASD
 Ostium primum: Tipe kedua yang paling umum
dari ASD terjadi sekitar 15-20% dari semua ASD
 Sinus venosus: Yang paling umum dari tiga jenis
ASD, sinus venosus (SV) ASD terjadi pada 5-10%
dari semua ASD.
NEXT..
 Studi mengenai insiden penyakit jantung
kongenital di dunia barat menggambarkan
bahwa ASD menempati posisi kedua, setelah
defek sekat ventrikel (VSD), dalam frekuensi
malformasi jantung kongenital yang lahir hidup.
Namun demikian pada literatur lain ASD
merupakan kelainan jantung kongenital
terbanyak kelima.
KLASIFIKASI

 Ostium Primum (ASD 1), letak lubang di


bagian bawah septum, mungkin disertai
kelainan katup mitral.
 Ostium Secundum (ASD 2), letak lubang di
tengah septum.
 Sinus Venosus Defek, lubang berada
diantara Vena Cava Superior dan Atrium
Kanan.
ETIOLOGI
Penyebab utama tidak diketahui
Beberapa Faktor yang mempengaruhi:
Faktor Prenatal.
a) Ibu menderita infeksi Rubella
b) Ibu alkoholisme
c) Umur ibu lebih dari 40 tahun
d) Ibu menderita IDDM
e) Ibu meminum obat-obatan penenang atau jamu
MANIFESTASI KLINIS
 Kesulitan bernapas
 Infeksi pernapasan sering pada anak-anak.

 Sesak napas saat beraktivitas

 Kelelahan saat beraktivitas.

 Nyeri dada.

 Pusing.

 Gangguan pertumbuhan
PATHWAY
PENATALAKSANAAN
 Tindakan operasi
 Pembatasan aktivitas atau olahraga tidak diperlukan.

 Bayi sebaiknya dilakukan terapi medikamentosa lebih dahulu oleh karena


keberhasilan tinggi dan kemungkinan menutup spontan.
 Dapat dilakukan tindakan penutupan melalui intervensi kateterisasi (ASO -
atrial septal occluder)
KOMPLIKASI
 Gagal jantung kongestif
 Aritmia

 Hipertensi pulmonal

 Sianosis

 Stroke

 Endokarditis infektif
KONSEP ASUHAN KEPERAWATAN
PENGKAJIAN

 Identitas pasien
 Keluhan utama
 Riwayat penyakit sekarang
 Riwayat penyakit dahulu
 Riwayat penyakit keluarga
 Pemeriksaan fisik
DIAGNOSA KEPERAWATAN

 Penurunan curah jantung berhubungan dengan defek


pada atrium.
 Gangguan pertukaran gas berhubungan dengan
peningkatan darah pulmonal dan edema paru.
 Ketidak seimbangan nutrisi kurang dari kebutuhan
tubuh berhubungan intake yang kurang
DIAGNOSA KEPERAWATAN
 Keterlambatan pertumbuhan dan perkembangan
berhubungan dengan curah jantung menurun dan
ketidak adekuatan oksigen dan nutrisi ke jaringan.
 Intoleransi aktivitas berhubungan dengan curah
jantung menurun dan keletihan, kelemahan.
INTERVENSI (WE CAN SEE IN THE WORD FILE)
DISCHARGE PLANNING
Berikan pada anak dan orang tua insktrusi lisan dan tulisan dengan
perkembangan mengenai penatalaksanaan di rumah sakit tentang hal-hal
berikut ini:
 Bahaya terjadinya gagal jantung. Diperlukan Perawatan yang baik, Pelayanan
medis yang teratur , Kontrol teratur, Orang tua mengetahui tanda gagal
jantung.
 Resiko pada saluran nafas. Diperlukan Ruangan cukup ventilasi,Udara
hangat tidak terlalu dingin, Isap lendir, Posisi semi fowler, Observasi
tanda vital
DISCHARGE PLANNING

 Kebutuhan nutrisi. ASI dilanjutkan Beri makanan


tambahan TKTP.
 Gangguan rasa aman dan nyaman. Berikan
kehangatan : selimut, suhu ruang , Memandikan
jangan terlalu pagi, Pakaikan kaos kaki, Komunikasi
terapetik.
 Pendidikan kesehatan. Berikan makanan bergizi,
Hindari kontak dengan orang diluar rumah, Hindari
kontak dengan banyak orang / orang sakit, usahakan
lingkungan bersih
THANKYOU