Anda di halaman 1dari 67

Dipaparkan Oleh Kepala BAPPEDA Prov.

Sulsel
Pada EksposeRanperda RPJMDProv. Sulsel Tahun 2018-2023
Senin, 20 Januari2019
01
Pendahuluan

Sistematikan 02 Gambaran Umum dan Kondisi


RPJMDProv. Sulsel Daerah

Tahun2018-2023 03 Gambaran keuangan daerah

04 Permasalahan dan Isu-isu


Strategis Daerah

05
Visi,Misi,Tujuan dan Sasaran

06 Strategi, Arah Kebijakan dan


Program Pembangunan Daerah

07 Kerangka Pendanaan Pembangunan dan


Program Perangkat Daerah

08 Kinerja Penyelenggaraan Pemerintah


Daerah

09
Penutup
PENDAHULUAN
Section Break
Insert the title of your subtitle Here
Hirarki Perencanaan

Your Text Here


Contents
Dasar 1. Undang-undang No 2 3 Tahun2014 tentang Pemerintahan Daerah :
 Pasal 263 Ayat (3) RPJMD merupakan penjabaran dari visi, misi, dan program kep
Hukum ala daerah yang memuat tujuan, sasaran, strategi, arah kebijakan, pembangunan
Daerah dan keuangan Daerah, serta program Perangkat Daerah dan lintas Peran
gkat Daerah yang disertai dengan kerangka pendanaan bersifat indikatif untuk ja
ngka waktu 5 (lima) tahun yang disusun dengan berpedoman pada RPJPD dan RP
JMN.
 Pasal 264Ayat (4)RPJMD ditetapkan paling lama 6(enam) bulan
setelah kepala daerah terpilih dilantik.

2. Permendagri Nomor 86 Tahun 2017 tentang Tata Cara Perencanaan, Pengendalian


dan Evaluasi Pembangunan Daerah, Tata Cara Evaluasi Ranperda RPJPD dan
RPJMD, serta TataCara Perubahan RPJPD, RPJMD danRKPD.
Nilai Strategis dan Politis
RPJMD
Media untuk Alat atau instrumen
mengimplementasikan janji pengendalian bagi satuan
01 Kepala Daerah terpilih yang
05 pengawas internal (SPI)
telah disampaikan pada saat dan Bappeda;
kampanye kepada seluruh
masyarakat; Instrumen mengukur tingkat

Pedoman pembangunan
06 pencapaian kinerja Kepala
SKPD selama 5 Tahun;
02 selama 5 (lima) tahun
Pedomanbagi Kabupaten/Kota
Pedoman Penyusunan dalam penyusunan RPJMD (Perda
03 Rencana Kerja Tahunan
07 Kab/Kota tidak boleh
(RKPD) bertentangan dengan Perda
Provinsi);
Pedoman penilaian keberhasilan
04 Pemda sesuai amanat PP Nomor 6
Tahun 2008 tentang Pedoman
Evaluasi Penyelenggaraan Pemda;
1. Persiapan Penyusunan RPJMD;
Tahapan-
2. Penyusunan Rancangan Awal RPJMD
Tahapan
Penyusunan 3. Penyusunan Rancangan RPJMD
RPJMD 4. Pelaksanaan Musrenbang RPJMD
5. Perumusan Rancangan Akhir RPJMD
6. Penetapan RPJMD
2
GAMBARAN UMUM &
KONDISI DAERAH
0,388 8,87%
(Sept2018) (Sept2018)

5,34% Rp.48,21Juta
(Feb2018) (2017)

9,48Juta 7,95
(2017) (2017)

69,84 13,28
(2017) (2017)

IPM Sulawesi
Selatan:70,34(2017)
PERTUMBUHANEKONOMI
Sulawesi Selatan Triwulan III
Tahun 2018, ekonomi Sulawesi Selatan Tumbuh
sebesar 7,29 persen Dari sisi produksi,
pertumbuhan tertinggi dicapai oleh Lapangan
Usaha Konstruksi sebesar 14,48 persen.Dari sisi
pengeluaran,pertumbuhan tertinggi dicapai oleh
Komponen Ekspor Barang dan Jasa yang tumbuh
14,35 persen.

PertumbuhanEkonomi Sulawesi Selatan Menduduki


urutanke-2 SetelahMalukuUtara
Perkembangan Penduduk Miskin

9,06% (Maret)

8,87%
September 2018
Perubahan Struktur Ekonomi Sulsel
No Kategori/Subkategori 2013 2014 2015 2016 2017
1 Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan 22.16 22.84 22.9 23.29 22.89
9
2 Pertambangan dan Penggalian 6.91 7.56 6.83 5.60 5.36
3 Industri Pengolahan 13.71 13.89 13.8 13.92 13.71
1
4 Pengadaan Listrik dan Gas 0.07 0.06 0.05 0.06 0.06
Pengadaan Air, Pengelolaan Sampah, Limbah dan Da
5 ur Ulang 0.14 0.12 0.11 0.10 0.10

6 Konstruksi 12.18 12.02 12.3 12.53 12.74


4
Perdagangan Besar dan Eceran; Reparasi Mobil dan Sep
7 eda Motor 12.99 12.56 12.8 13.41 13.94
1
8 Transportasi dan Pergudangan 4.03 4.00 4.11 4.26 4.18
9 Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum 1.38 1.37 1.33 1.32 1.36
10 Informasi dan komunikasi 5.33 4.87 4.60 4.63 4.76
11 Jasa Keuangan dan Asuransi 3.71 3.61 3.59 3.79 3.77
12 Real Estate 3.83 3.85 3.98 3.98 3.86
13 Jasa Perusahaan 0.44 0.43 0.43 0.44 0.44
Administrasi Pemerintahan, Pertanahan dan Jaminan Sosi
14 al Wajib 4.73 4.56 4.78 4.39 4.34

15 Jasa Pendidikan 5.36 5.17 5.06 5.04 5.19


16 Jasa Kesehatan dan Kegiatan Sosial 1.81 1.84 1.91 1.93 1.95
17 Jasa lainnya 1.23 1.24 1.28 1.31 1.33
PDRB 100.00 100.00 100.0 100.00 100.00
0
Pertumbuhan sektoral ekonomi Sulsel rata-rata 5 tahun
terakhir
Sulsel:7,40%
Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan
6.81
Pertambangan dan
6.00
Penggalian
7.65
Industri Pengolahan
Pengadaan Listrik dan 8.15
Gas 3.98

Pengadaan Air, Pengelolaan Sampah, Limbah dan Daur Ulang 8.12


Konstruksi 8.58
Perdagangan Besar dan Eceran; Reparasi Mobil dan 6.11
Sepeda
8.09
Transportasi dan
Pergudangan Penyediaan Akomodasi dan 9.28
Makan Minum 8.02
Informasi dan komunikasi 7.03
Jasa Keuangan dan 7.19
Asuransi
3.67
Real
7.25
Estate Jasa
Perusahaan 9.02

Administrasi Pemerintahan, Pertanahan dan Jaminan Sosial


8.62
Jasa Pendidikan
Jasa Kesehatan dan Kegiatan Sosial
Jasa lainnya
Sumber Pertumbuhan Ekonomi Sulsel rata-
rata 5 tahun terahir
Pertanian, Kehutanan, danPerikanan 1.47
Pertambangan danPenggalian 0.37
Industri Pengolahan 1.08
Pengadaan Listrik danGas 0.01
Pengadaan Air, Pengelolaan Sampah, Limbah dan Daur Ulang 0.01
Konstruksi 0.96
Perdagangan Besar dan Eceran; Reparasi Mobil danSepeda 1.20
Transportasi danPergudangan 0.23
Penyediaan Akomodasi dan MakanMinum 0.11
Informasi dan komunikasi 0.57
JasaKeuangan danAsuransi 0.28
RealEstate
JasaPerusahaan
0.26
7,40%
0.03
Administrasi Pemerintahan, Pertanahan dan JaminanSosial 0.16
JasaPendidikan 0.39
JasaKesehatan dan KegiatanSosial 0.17
Jasalainnya 0.11
Hanya 4 daerah yang memiliki pendapatan per kapita
di atas Sulsel, tetapi 12 daerah menunjukkan angka
kemiskinan di atas Sulsel

100.00

Makassar
90.00

80.00

Luwu Timur
70.00
Pendapatan PerKapita

Pangkep
60.00
Maros
Pare-Pare
50.00
WajoPinrang an Bone Selayar
taeng Luwu Utara
Sidrap nrjarui Enrekang
Luwu
aUtara
40.00 Toraj
ar
Tana Toraja Jeneponto
30.00

20.00
0 .00 2.00 4.00 6.00 8.00 10.00 12.00 14.00 16.00 18.00 00
20.
PersentaseP
endudukMiskin
Hampir setengah kab./kotadi Sulsel menunjukkan
pertumbuhan yang tidak inklusif

5.00

Persentase Penurunan Jumlah PendudukMiskin


4.00

G
3.00 o
Luwu Timur w
a
2.00 Pare-Pare B
a
Barru n
t
1.00 Buluku a
e
m Palopo n
g
0.00 Si Luwu Pinrang
Selayar
-1.00 Tana Toraja Luwu Utara
ba
-2.00 njai PangkepTakalar

-3.00 Makassar
Wajo Jeneponto
-4.00 Enrekang
Sidrap
-5.00
5 .00 5.50 6.00 6.50 7.50 8.00 8.T5o0raja Uta9r.a00 9.50 00
7.00
Maros 10.
PertumbuhanEkonomi
Bone
Soppeng
Gambaran umum penduduk miskin
di Sulsel
PENDIDIKAN PEKERJAAN
13.99% 12.25%

34.97% 45.71% Tidak bekerja *)


Tidak tamat SD
Tamat SD/SMP Ta Bekerja disektor
42.04%
51.04% informal Bekerja
matSMA ke atas di sektorformal

MELEKHURUF PENGELUARAN
8.01%

36.94% Pengeluaran
Angka melekhuruf
15-55 tahun makanan
63.06%
91.99% Angka butahuruf Pengeluarannon
15-55 tahun makanan
GAMBARAN
KEUANGAN DAERAH
Rata-Rata Pertumbuhan Realisasi Anggaran Pendapatan Belanja Daerah
Tahun 2014 s/d Tahun 2018 Provinsi Sulawesi Selatan
Rata-ra
2014 2015 2016 2017 2018
ta
No. Uraian Pertu
(Rp) (Rp) (Rp) (Rp) (Rp) mbuha
n (%)
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8)

1 PENDAPATAN 5.503.161.406.066 6.105.815.095.55 7.162.588.691.183 9.055.278.907.514 9.538.502.704.32 18,07


8 9
1.1 Pendapatan Asli Daerah 3.029.122.238.496 3.270.828.511.46 3.449.561.308.105 3.679.083.943.914 3.974.378.800.80 7,33
7 9
1.2 Dana Perimbangan 2.464.148.133.299 2.809.629.553.17 3.704.816.673.661 5.362.007.388.022 5.515.513.551.40 31,12
5 0
Lain-Lain Pendapatan Daera
1.3 9.891.034.271 25.357.030.916 8.210.709.417 14.187.575.578 32.610.352.120 58,14
h yang Sah

2 BELANJA 5.600.386.775.838 6.149.604.542.113 6.930.978.668.388 8.901.080.390.856 9.665.188.770.20 17,85


3
2.1 Belanja Tidak Langsung 3.446.840.488.398 3.798.198.139.66 4.483.455.182.666 5.924.446.787.246 6.734.397.287.87 23,53
6 9
2.2 Belanja Langsung 2.153.546.287.440 2.351.406.402.44 2.447.523.485.722 2.976.633.603.610 2.930.791.482.32 8,75
7 4

3 PEMBIAYAAN (288.681.251.210) (173.744.920.344) 65.044.526.212 (29.802.879.896) (126.686.065.874) (14,87)

3.1 Penerimaan Pembiayaan 339.681.251.210 309.744.920.344 129.955.473.788 165.802.879.896 192.336.065.874 (8,99)

3.2 Pengeluaran Pembiayaan 51.000.000.000 136.000.000.000 195.000.000.000 136.000.000.000 65.650.000.000 24,34


PERMASALAHAN DAN

ISU-ISU STRATEGIS

DAERAH
ISU STRATEGIS RPJMD PROVINSI SULAWESI
SELATAN TAHUN2018-2023

Peningkatan
Kesejahteraan
Masyarakat
Sulawesi
Selatan
Kualitas
Infrastruktur
yangmenunjang
kegiatan
perekonomian

Memiliki
ketimpangan
pendapatan
warga tertinggi
PemerataanPendapatan kedua
bagiwarga di indonesia
Sulawesi Selatan

Jumlah
masyarakat
Miskin di sulsel
Masih cukup
tinggi
Sumber Daya
alam yang
dimiliki oleh
Sulawesi
Selatan belum
termanfaatkan
.Pemanfaatan
dengan baik Sumber Daya
Alam yang
Berlimpah

Hasil Sumber Daya


alam dikirim
dalam kondisi
tidak di olah

Menjaga
KelestarianAlam
Nilai IPM
Sulawesi Selatan
Masih berada di
bawah rata-rata
nilai Nasional
Keberadaan
Sumber Daya
Manusia (SDM)
yang berkualitas Rata-rata anak sekolah di Sulawesi
Selatan hanya bersekolah sampai
sekolah menengah pertama dan
menemui hambatan mengenyam
sekolah menengah atas
VISI, MISI, TUJUAN

DAN SASARAN
“SULAWESI SELATAN YANG INOVATIF,PRODUKTIF,
KOMPETITIF, INKLUSIF DAN BERKARAKTER”

Rata-rata anak Membangun


Mengembangkan Memenuhi aksespendidikan
sekolah di Infrastruktur dalam Meningkatkan
pusat- pusat berkualitas dan penguasaan
Sulawesi Selatan menguatkan inter- Produktivitas dan daya
pertumbuhan iptek tanpa hambatan bagi
hanya bersekolah koneksivitas antar saing produk
ekonomi baru seluruh warga, menjamin
sampai sekolah wilayah perekonomian rakyat serta
sesuai keunggulan akses layanan kesehatan
menengah pertumbuhan
komparatif wilayah berkualitas tanpa hambatan melestarikan lingkungan
pertama dan ekonomi dan
bagi seluruh warga, serta hidup dan sumber daya
menemui menjangkau lokasi
hambatan pelosok danterisolir mendorong pelestarian dan alam
mengenyam pemajuan kebudayaan
sekolah daerah
menengah atas
Penjelasan Visi RPJMD
Provinsi Sulawesi Selatan 2018-2023
Pokok-pokok Vi
Visi Penjelasan Visi
si
Sulawesi Selatan Yang Inovatif, Inovatif Kondisi pemerintahan yang memiliki kemampuan menciptakan gagasan
Produktif, Kompetitif, Inklusif, baru,produk baru,dan layanan baru dalam kerangka kepemerintahan yang baik
Dan Berkarakter sehingga terwujud Sulawesi Selatan yang “bersih dan melayani”

Kompetitif Kondisi masyarakat yang memiliki sumberdaya manusia (SDM) dengan kualitas
tinggi sehingga terwujud Sulawesi Selatan yang “sehat dan cerdas”

Produktif Kondisi perekonomian yang berkemampuan menghasilkan produk barangdan


jasa yang berdaya saing sehingga terwujud Sulawesi Selatan yang “mandiri dan
sejahtera”.

Inklusif Kondisi penyelenggaraan pembangunan yang melibatkan partisipasi seluruh un


sur masyarakat dan seluruh bagian wilayah serta ramah terhadap lingkungan hi
dup sehingga terwujud Sulawesi Selatan yang “inklusif dan terkoneksi”.

Berkarakter Kondisi penyelenggaraan pembangunan Sulawesi Selatan yang dilandasi oleh


spirit dan nilai-nilai luhur kebudayaan masyarakat sehingga terwujud Sulawesi
Selatan yang “berkarakter”.
Perumusan Penjelasan Misi RPJMD
Pernyataan Visi:
Sulawesi Selatan yang Inovatif, Produktif, Kompetitif, Inklusif,
dan Berkarakter
No. Misi Penjelasan Misi Pokok Visi
1. Mewujudkan Pemerintahan yang Menyelenggarakan tata kelola pemerintahan yang
Berorientasi Melayani dan Inovatif baik dan pelayanan yang responsif dan inklusif
dengan berbasis pada inovasi Inovatif dan Inklusif

2. Mewujudkan Infrastruktur yang Membangun infrastruktur dalam menguatkan inter


Berkualitas dan Aksesibel koneksivitas antar wilayah pertumbuhan ekonomi
dan menjangkau lokasi pelosok dan terisolir Produktif dan Inklusif

3. Mewujudkan Pusat-Pusat Pertumbuhan Mengembangkan dan pusat-pusat pertumbuhan ek


Produktif
Ekonomi Baru yang Produktif onomi baru sesuai keunggulan komparatif wilayah

4. Mewujudkan Kualitas Manusia yang Memenuhi akses pendidikan berkualitas dan


Kompetitif, Inklusif dan Berkarakter penguasaan ipteks tanpa hambatan bagi seluruh
warga, menjamin akses layanan kesehatan
berkualitas tanpa hambatan bagi seluruh warga, Kompetitif, Inklusif dan
serta mendorong pelestarian dapemajuan Berkarakter
kebudayaan daerah

5. Meningkatkan Produktivitas dan Daya Meningkatkan produktivitas dan daya saing produk
Saing Produk Sumberdaya Alam yang perekonomian rakyat serta melestarikan lingkungan
Kompetitif
Berkelanjutan hidup dan sumberdaya alam
Visi:
SulawesiSelatan yang Inovatif,Produktif,
Kompetitif, Inklusif,danBerkarakter
Misi Tujuan Sasaran Indikator

Mewujudkan Meningkatkan Indeks Reformasi


Pemerintahan yang kualitas Birokrasi
Berorientasi penyelenggaraan
Melayani dan pemerintahan dan
Inovatif pelayanan

Meningkatnya Nilai SAKIP


akuntabilitas kinerja dan
keuangan pemerintahan

Opini LaporanKeuangan

Meningkatnya kualitas Indeks Kepuasan


penyelenggaraan Masyarakat atas
pelayanan publik Pelayanan Publik
Visi:
SulawesiSelatan yang Inovatif,Produktif,
Kompetitif, Inklusif,dan Berkarakter
Misi Tujuan Sasaran Indikator
Mewujudkan Meningkatkan IndeksPembangunan
Infrastruktur yang aksesibilitas wilayah Des a
Berkualitas dan pelosok dan
Aksesibel koneksivitas antar
wilayah
Meningkatnya Porsi panjang
kapasitasis jaringan jalan
infrastruktur provinsi kualitas
koneksivitas wilayah mantap(%)
Persentase
Peningkatan
pengguna bandara,
pelabuhan dan
terminal
% Persentase
penurunan
kecelakaan lalu
lintas
Visi:
SulawesiSelatanyangInovatif,Produktif,Kompetitif,
Inklusif, danBerkarakter
Misi Tujuan Sasaran Indikator
Meningkatkan pendapatan
Mewujudkan Pusat-Pusat masyarakat secara merata PDRB Perkapita (Juta Rp)
Pertumbuhan Ekonomi Baru antar lapisan dan antar
yang Produktif wilayah
Meningkatnya produktifitas
pada pusat-pusat Pertumbuhan PDRB(%)
pertumbuhan ekonomi baru

Pengeluaran Perkapita
(Rp000)
Tingkat Pengangguran
Terbuka(%)
Menurunnya kesenjangan
antar lapisan dan antar Indeks Ketimpangan
wilayah Williamson
IndeksGini

Angka Kemiskinan(%)

Berkembangnya Wisata
Baru Berbasis Rest Area Kontribusi Sektor Pariwisata
sebagai pusat pertumbuhan terhadap PAD
ekonomi baru
Visi:
SulawesiSelatanyangInovatif,Produktif,Kompetitif,
Inklusif,danBerkarakter
Misi Tujuan Sasaran Indikator
Mewujudkan Kualitas
Manusia yang Kompetitif, Meningkatkan kualitas SDM
IPM
Inklusif, dan Berkarakter secara inklusif

Meningkatnya derajat
kecerdasan dan Angka Rata-Rata Lama
penguasaan iptek Sekolah
masyarakat
Angka Harapan Lama
Sekolah
Meningkatnya keberdayaan
perempuan dan anak dalam IPG
pembangun an

IDG

Meningkatnya derajat
kesehatan masyarakat Angka Usia Harapan
Hidup(Tahun)
Berkembangnya
kebudayaan daerah sebagai %Penurunan Angka
spirit penyelenggaraan Kriminalitas
pembangunan
Visi:
SulawesiSelatanyangInovatif,Produktif,Kompetitif,
Inklusif,danBerkarakter
Misi Tujuan Sasaran Indikator

Meningkatkan Produktivitas dan Mengoptimalkan pengelolaan


Daya Saing Produk Sumber sumber daya alam secara
Daya Alam yang Berkelanjutan berdaya saing tanpa
mengabaikan kelestarian, daya
dukung dan daya tampung
lingkungan hidup
Meningkatnya produktivitas dan
daya saing produk sector PertumbuhanPDRBPertanian(%)
perekonomian berbasis sumber
daya alam
Pertumbuhan PDRB
Peternakan(%)
Pertumbuhan PDRB Perikanan(%)

Pertumbuhan PDRB
Kehutanan(%)
Pertumbuhan PDRB
Pertambangan(%)

Terpeliharanya daya dukung dan


daya tampung lingkungan hidup
dalam menjamin keberlanjutan Indeks Kualitas Lingkungan Hidup
pembangunan serta (IKLH)
meningkatkan kemampuan
adaptasi dan mitigasi terhadap
perubahan iklim

Potensi Penurunan emisi GRK


Keterkaitan RPJPN, RPJPD dan RPJMD
Visi secara harfiah berarti ‘melihat’, sehingga menggambarkan kemampuan untuk mel
ihat kedepan, mengisyaratkan orientasi ke masa depan. Jadi visi merupakan impian sesua
tu yang belum terwujud dan kemampuan melukiskan impian yang menarik tersebut agar bi
as dilihat orang lain, sehingga mengandung arti standar pencapaian sukses, dan cita-cita.
Kehadiran visi RPJMD (2019-2023) yang menjadi visi Gubernur saat ini adalah merupakan
tahapan akhir dari pencapaian visi RPJPD, yang diharapkan mampu memberikan arah,
menentukan keputusan, dan memotivasi seluruh aparat dan anggota masyarakat untuk
mencapai tujuan. Visi juga akan memperkokoh kesatuan tim kerja agar energi yang ada
dalam m asyarakat dapat disalurkan, moral menjadi tinggi, dan komitmen terbentuk.
Visi RPJPD (2000-2025) adalah: “Wilayah terkemuka di Indonesia melalui pendekatan
Kemandirian Lokal yang bernafaskan keagamaan”: Dalam visi ini kata “Wilayah Terkemuk
a di Indonesia” merepresentasikan Sulawesi Selatan sebagai suatu propinsi yang dapat
menjadi 10 besar di Indonesia terhadap pertumbuhan ekonomi, pendapatan perkapita dan
indeks pembangunan manusianya. Wilayah terkemuka tersebut akan direalisasi dengan
menggunakan pendekatan pembangunan yakni “Kemandirian Lokal yang Bernafaskan
Keagamaan”.
Pendekatan kemandirian lokal yang diakomodasi dari variabel Fisika (Variabel lokal).
Intinya adalah pembangunan suatu “tatanan” harus menjadi bagian dari “tatanan” lainnya.
Dengan kata lain output suatu tatanan bisa berguna atau dibutuhkan oleh tatanan lainnya,
dengan demikian akan tercipta koneksitas antar tatanan baik dalam maupun dengan luar n
egeri. Sedangkan kata “bernafaskan keagamaan” ditambahkan pada pendekatan ini
dimaksudkan untuk mempertegas sikap kita bahwa pembangunan yang akan dilakukan di
Sulawesi Selatan selalu sesuai dengan kondisi masyarakat Sulawesi Selatan yang religius.
STRATEGI ARAH
KEBIJAKAN DAN
PROGRAM
PEMBANGUNAN
DAERAH
Arah Kebijakan
Strategi
Tahun 2019 Tahun 2020 Tahun 2021 Tahun 2022 Tahun 2023

Visi : Sulawesi Selatan Yang Inovatif, Produktif, Kompetitif, Inklusif, dan Berkarakter

Misi 1: Mewujudkan Pemerintahan yang Berorientasi Melayani dan Inovatif


Meningkatkan kapa Penataan kelem Peningkatan ka Pelembagaan Penguatan in Pemantapan
bilitas dan keunggul bagaan dan pabilitas dan ke pemerintahan ovasi berbasis pelayanan
an SDM aparatur ser organisasi unggulan SDM ya ng bersih dan teknologi info yang
ta memanifestasikan pemerintahan aparatur berakuntabilitas rmasi dalam responsive
kelembagaan pemer pelayanan terutama
intahan yang bersih yang pad a
dan berakuntabilitas responsive keadilan
secara beriringan de terutama gender dan
penyandang
ngan pemanfaatan pada
disabilitas
teknologi informasi keadilan
untuk inovasi bagi gender dan
pelayanan yang penyandang
responsif disabilitas
Arah Kebijakan
Strategi
Tahun 2019 Tahun 2020 Tahun 2021 Tahun 2022 Tahun 2023

Misi 2 : Mewujudkan Infrastruktur yang Berkualitas danAksesibel


Meningkatkan jang Kordinasi dengan Peningkatan ja Pembangunan Pembangunan Pembangunn
kauan dan kualitas pemerintah ngkauan, kuali pelabuhan infrastruktur infrastruktur
infrastruktur Kabupaten dalam tas dan keman ekspor, energi sumber daya
wilayah dalam perbaikan tapan jalan penumpang terbaruk an air
membuka wilayah infrastruktur provinsi dan feeder
terisolir, wilay ah terisolir serta bandara
memperkuatan
interkoneksivitas
pusat-pus at
pertumbuhan
ekonomi dan
menduk ung
pencapaian target-
target
pembangunan
secara
berkelanjutan
Arah Kebijakan
Strategi
Tahun 2019 Tahun 2020 Tahun 2021 Tahun 2022 Tahun 2023

Mis -3 : Mewujudkan Pusat-Pusat Pertumbuhan Ekonomi Baru yang Produktif


Memperkuat Pemetaan Penguatan SDM Pengembangan Penguatan Pemantapan
dukungan sarana wilayah pelakuusah a pariwisata kerjasama antar dan akselera
prasarana pada pertumbuhan dan dukungan sebagai sumber daerah pusat- si pertumbu
kawasan pusat-pusat ekonomi baru sarana pertumbuha n pusat han ekonomi
pertu mbuhan berbasis data ak prasarana, ekonomi utama pertumbuhan pada pusat-p
ekonomi baru dan urat sumber- teknolog i, dan dengan ekonomi usat pertum
mengopti malkan sumber micro fin ance destinasi buhan ekono
peran sumber- pertumbu han pada wil ayah unggul an
mi baru
sumber pada wilaya h pertumb uhan berbasis wisata
pertumbuhan pada tersebut serta ekonomi baru alam, bud aya
kawasan tersebut peletakan dasar dan buatan
disertai dengan infrastruktur pe dalam standar
kordinasi ndukung pertu nasional dan
penanggulangan mbuhan internasion al
kemiskinan
Arah Kebijakan
Strategi
Tahun 2019 Tahun 2020 Tahun 2021 Tahun 2022 Tahun 2023
Misi-4: Mewujudkan Kualitas Manusia yang Kompetitif, Inklusif dan Berkarakter
Mengefektifkan link and Peningkatan kualitas Penguatan pendi Akselerasi Penguatan Pemantapan
match antara proses pendidikan dikan vocasional peningkatan pendidikan pendidikan
pendidikan vokasional menengah umum dalam kerangka kualitas l ulusan vocasional untuk vocasional
dengan perkembangan dalammeluluskan link and mach pendidik an menghasilk an
dunia usaha dan industri tamatan pada menengah umum tammatan yan g dala m link
serta meningkatkan selekseperguruan dengan dunia dalam meluluskan bisa menciptakan and match
kualitas belajar tinggi negeri usaha dan industri tammatan pada lapangan kerja dengan dunia
mengajar pada bereputasi seleksi perguruan usaha dan
pendidikan menengah tinggi negeri industriserta
umum dalam bereputasi
meningkatkankelulusan menghasilkan
pada pendidikan tinggi tammatan
bereputasi. yang bisa
menciptakan
lapangan
kerja
Meningkatkan Pembangunan Perbaikan Akselerasi Akselerasi pemba Pemantapan
keterpenuhan sarana- sarana prasarana pelayanan pembangunan ngunan rumah fungsi rumah
prasarana pelayanan kesehatan dalam kesehatan sesuai rumah sakit sakit regional saki t regional
kesehatan berbasis memperlancar SPM khususn ya regional dala m
regional s ecara pelayanan perbaikan pada memperlanc ar
beriringan dengan upaya kesehatan 1.000 hari pertama pelayanan
preventif dalam khususnya kehidupanser ta kesehatan
penanganan kesehatan ketersediaan rumah upaya preventif secara merata
sakit regional dan penanganan antar wilayah
sarana kesehatan kesehatan
mobile pada lokasi
kepulauan
Arah Kebijakan
Strategi
Tahun 2019 Tahun 2020 Tahun 2021 Tahun 2022 Tahun 2023
Misi-5: Mengoptimalkan pengelolaan sumberdaya alam secara berdaya saing tanpa mengabaikan kelestari
an dan daya dukung lingkungan hidup
Memperkuat ekonomi Hilirisasi pengelolaan Akselerasi hilirisasi Akselerasi hilirisasi Pemantapan hilirisasi Pemantapan
kerakyatan melalui hilirisasi produk berbasissumb pengelolaan produk pengelolaan pengelolaan produk hilirisasi
pengelolaan komoditas erdaya alam berbasis produk berbasis berbasis sumber pengelolaan
berbasis sumberdaya alam (pertanian, sumberdaya alam sumber daya alam daya alam (pertanian, produk berbasis
dengan dukungan sarana peternakan, (pertanian, p (pertanian peternakan, sumberdaya alam
prasarana pada proses perikanan, eternakan, , peternakan, perikanan, (pertanian,
produksi, pengolahan dan perkebunan, perikanan, perikanan, perkebunan, peternakan,
pemasaran yang kehutanan dan perkebunan, perkebunan, kehutanan dan perikanan,
berorientasipa dan pertmabn gan) kehutanan dan kehutanan dan pertambangan) perkebunan,
ketahanan pangandan energi secaraekologis pertambangan) pertambangan) secara ekologis kehutanan dan
serta perbaikan pendapatan secaraekologis secara ekologis pertambangan)
masyarakat secaraekologis

Mengintegrasikan tujuan- Penerapan secara Pemantauan dan Pemeliharaan Penegakan hukum Pemantauan dan
tujuan pembangunan efektif RPPLH dan KLHS pengendalian keanekaragaman lingkungan secara pengendalian
berkelanjutan pada pilar dalam mengadaptasi pencemaran hayati secara integratif dan daya dukung dan
ekologi dalam menyelaraskan dan memitigasi dampak lingkungan sec ara terkordinasikan antar terkordinasikan antar daya tampung
upaya upaya pemanfaatan lingkungan dari terkordinasikan antar pemangku pemangku lingkungan dalam
jasa lingkungan dengandaya perubahan yang pemangku kepentingan kepentingan. melahirkan jasa
dukung dan daya tampung berlangsung kepentingan lingkungan bagi
lingkungan serta penyelenggaraan
keterpeliharaan kualitas pembangunan
lingkungan
PROGRAMPEMBANGUNANDAERAH
MISI 1:MEWUJUDKAN PEMERINTAHAN YANG BERORIENTASI MELAYANI DAN INOVATIF
TUJUAN: MENINGKATKAN KUALITAS PENYELENGGARAAN PEMERINTAHAN DAN PELAYANAN

Misi/Tujuan/Sasaran/Program Indikator Kinerja Perangkat Daerah


Pembangun anDaerah (Tujuan/Impact/Outcome) Penanggung Jawab

Sasaran 1 :

Meningkatnya akuntabilitas kinerja dan 1. Nilai SAKIP ;


keuangan pemerintahan 2. Opini LaporanKeuangan

Program:

Cakupan SDM Aparatur yang lulus Diklat Badan Pengembangan Sumber Daya
1. Program pengembangan kompetensi Kepemimpinan, Diklat Fungsional, Diklat Manusia
sumber daya aparatur(prioritas) Teknis dan Diklat Manajerial
(Prioritas)(%)
2. Programpenilaianpotensi dan Cakupan SDM yang ditempatkan sesuai Badan Kepegawaian Daerah
kompetensi aparatur(prioritas) kompetensinya(Prioritas)(%)

Cakupan fasilitasi penataan kelembagaan Biro Organisasi dan Tata Laksana


3. Program penataan dan penguatan perangkat daerah provinsi dan
kele mbagaan(prioritas) kab/kota(Priorit as)(%)

4. Program pembinaan dan pengawasan Opini LKPDdari BPKRI(Opini) Inspektorat Daerah


administrasi dan keuangan daerah
(priori tas)

Persentasi Temuan yang ditindak lanjuti


PROGRAM PEMBANGUNAN DAERAH
MISI1 : MEWUJUDKAN PEMERINTAHAN YANG BERORIENTASI MELAYANI DAN INOVATIF
TUJUAN : MENINGKATKAN KUALITAS PENYELENGGARAAN PEMERINTAHAN DAN
PELAYANAN

Misi/Tujuan/Sasaran/Program Indikator Kinerja Perangkat Daerah


PembangunanDaerah (Tujuan/Impact/Outcome) Penanggung Jawab

5. Program perencanaan, Ketersediaan RPJPD, RPJMD,dan Badan Perencanaan Pembangunan


pengendalian dan evaluasi RKPD yang ditetapkan(Prioritas)(%) Daerah
pembangunan daerah(prioritas)

%Penjabaran Konsistensi Program


RPJMD ke dalam RKPD dan
APBD(Prioritas)

%Rata-Rata Capaian Kinerja Program


RPJMD (Prioritas)

6. Program pengembangan dan %Penerapane-Government pada Dinas Komunikasi ,Informatika,


implementasi e-government lingkup Perangkat Daerah(Prioritas) Statistik Dan Persandian
(prioritas)

7. Program pengembangan dan Persentase Perangkat Daerah yang Badan Penelitian dan Pengembangan
implementasi inovasi menghasilkan inovasi daerah Daerah
pemerintahan (prioritas) (Prioritas)
PROGRAM PEMBANGUNAN DAERAH
MISI 1 : MEWUJUDKAN PEMERINTAHAN YANG BERORIENTASI MELAYANI DAN INOVATIF
TUJUAN : MENINGKATKAN KUALITAS PENYELENGGARAAN PEMERINTAHAN DAN PELAYANAN

Misi/Tujuan/Sasaran/Program Indikator Kinerja Perangkat Daerah


Pembangunan Daerah (Tujuan/Impact/Outcome) Penanggung Jawab
Sasaran 2:

Meningkatnya kualitas penyelenggaraan Indeks Kepuasan Masyarakat atas


pelayanandasar Pelayanan Publik (%)

Program:

1. Program pengembangan baruga Persentase Pemanfaatan Baruga Layanan Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik
layanan publik (prioritas) Masyarakat secara elektronik Dan Persandian

2. Program peningkatan partisipasi Angka Partisipasi Kasar (APK) Dinas Pendidikan


pendidikan menengah dan khusus
(prioritas) Angka Partisipasi Murni (APM)

3. Program pendidikan siswa kebutuhan Persentase jumlah warga negara usia Dinas Pendidikan
khusus(prioritas) 4s.d18 tahun yang termasuk dalam
penduduk dissabilitas yang berpartisipasi
dalam pendidikan Khusus (SPM)

4. Program pengembangan layanan Persentase penduduk/warga terdampak Dinas Kesehatan


kesehatan brigade siaga bencana (bsb) krisis kesehatan akibat bencana dan/atau
(prioritas) berpotensi bencana provinsi yang
mendapatkan pelayanan kesehatan SPM)

Persentase penduduk/warga pada kondisi


kejadian luar biasa provinsi yang
mendapatkan pelayanan kesehatan
(Prioritas)
PROGRAM PEMBANGUNAN DAERAH
MISI 1 : MEWUJUDKAN PEMERINTAHAN YANG BERORIENTASI MELAYANI DAN INOVATIF
TUJUAN : MENINGKATKAN KUALITAS PENYELENGGARAAN PEMERINTAHAN DAN PELAYANAN

Misi/Tujuan/Sasaran/Program Indikator Kinerja Perangkat Daerah


Pembangunan Daerah (Tujuan/Impact/Outcome) PenanggungJawab

Program:

Persentase Warga Negara yang memperoleh Dinas Sumber Daya Air, Cipta
5. Program pengembangan air minum kebutuhan air minum curah lintas Karya dan Tata Ruang
curah lintas kabupaten/kota kabupaten/kota(SPM)
(prioritas)
Persentase Warga Negara yang memperoleh Dinas Sumber Daya Air, Cipta
6. Program penyediaan dan layanan pengolahan air limbah domestik Karya dan Tata Ruang
pengolahan air limbah domestik regional lintas kabupaten/kota (SPM)
regional (prioritas)
Persentase tersedianya air irigasi untuk Dinas Sumber Daya Air, Cipta
7. Program pengembangan dan pertanian rakyat pada sistem irigasi yang Karya dan Tata Ruang
pengelolaan irigasi dan jaringan sudah ada sesuai dengan kewenangannya
pengairan lainnya (prioritas)
Jumlah tambahan luas lahan yang terlayani
Sistem pengairan irigasi (Prioritas)
Persentase tersedianya 3 (tiga) layanan Dinas Bina Marga dan Bina
informasi jasa konstruksi Tingkat Provinsi Konstruksi
8. Program bina konstruksi (prioritas) pada Sistem Informasi Pembina Jasa
Konstruksi (SIP JAKI) (SPM)
PROGRAM PEMBANGUNAN DAERAH
MISI 1 : MEWUJUDKAN PEMERINTAHAN YANG BERORIENTASI MELAYANI DAN INOVATIF
TUJUAN : MENINGKATKAN KUALITAS PENYELENGGARAAN PEMERINTAHAN DAN PELAYANAN

Misi/Tujuan/Sasaran/Program Indikator Kinerja Perangkat Daerah


Pembangunan Daerah (Tujuan/Impact/Outcome) Penanggung Jawab

Program:

9. Program penyediaan dan rehabilitasi Persentase fasilitasi penyediaan rumah yang la Dinas Perumahan, Kawasan
rumah bagi korban bencana dan yakhuni bagi masyarakat yang terkena relokasi Pemukiman, Dan Pertanahan
relokasi program pemerintah daerah program Pemerintah Daerah (Prioritas)
(prioritas)
Persentase penyediaan dan rehabilitasi rumah
layak huni bagi korban bencana alam (SPM)

10. Program pelayanan dan rehabilitasi Persentase Korban Bencana alam dan sosial Dinas Sosial
kesejahteraan sosial (prioritas) yang terpenuhi kebutuhan dasarnya pada saat
dan setelah tanggap darurat bencana provinsi
(Prioritas)

Persentase Penyandang Disabilitas Terlantar


yang terpenuhi kebutuhan dasarnya di dalam
panti (SPM)

Persentase Gelandangan dan Pengemis yang


terpenuhi kebutuhan dasarnya di dalam panti
(Prioritas)

11. Program pelayanan dan pembinaan Cakupan anak dalam panti/lembaga kesejahter Dinas Sosial
kesejahteraan sosial anak (prioritas) aan sosial yang dibina

Persentase Anak Terlantar yang terpenuhi


kebutuhan dasarnya di dalam panti (SPM)
PROGRAM PEMBANGUNAN DAERAH
MISI 1 : MEWUJUDKAN PEMERINTAHAN YANG BERORIENTASI MELAYANI DAN INOVATIF
TUJUAN : MENINGKATKAN KUALITAS PENYELENGGARAAN PEMERINTAHAN DAN PELAYANANN

Misi/Tujuan/Sasaran/Program Indikator Kinerja Perangkat Daerah


Pembangunan Daerah (Tujuan/Impact/Outcome) Penanggung Jawab

Program:

12. Program pelayanan panti Persentase Lanjut Usia Terlantar Dinas Sosial
asuhan/panti jompo (prioritas) yang terpenuhi kebutuhan dasarnya
di dalam panti (SPM)
13. Program layanan dan penegakan Persentase Warga Negara yang Satuan Polisi Pamong Praja
produk hukum daerah (prioritas) memperoleh layanan akibat dari
penegakan hukum perda dan
perkada (SPM)
14. Program pembinaan mental dan Persentase penurunan Penduduk Biro Kesejahteraan
spiritual (prioritas) Buta Aksara Al-Quran (Prioritas)

Persentase penurunan Kasus


Narkoba dan Pergaulan Bebas
(Prioritas)
15. Program peningkatan kewaspadaan Persentase penurunan Paham Badan Kesatuan Bangsa dan Politik
nasional dan penanganan konflik Radikalisme dan Aliran Sesat
(prioritas) (Prioritas)
MISI 2 : MEWUJUDKAN INFRASTRUKTUR YANG BERKUALITAS DAN AKSESIBEL
TUJUAN : MENINGKATKAN AKSESIBILITAS WILAYAH PELOSOK DAN
KONEKTIFITAS ANTAR WILAYAH

PROGRAMPEMBANGUNANDAERAH
Misi/Tujuan/Sasaran/Program
Pembangunan Daerah
Indikator Kinerja
(Tujuan/Impact/Outcome)
Perangkat Daerah
Penanggung Jawab

Sasaran 1:

Meningkatnya kapasitas dan kualitas 1. Porsi panjang jaringan jalan


infrastruktur wilayah provinsi kualitas mantap (%)
2. Persentase Peningkatan
pengguna bandara, pelabuhan
dan terminal
3. % Persentase penurunan
kecelakaan lalulintas
Program:

1. Program preservasi jalan (prioritas) Persentase tingkat kondisi jalan Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi
provinsi baik dan sedang (mantap)

2. Program pembangunan jalan akses Jumlah daerah terisolir yang terbuka Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi
daerah terisolir (prioritas) aksesnya (Daerah)

3. Program penyelenggaraan Jumlah arus penumpang melalui Dinas Perhubungan


kepelabuhan dan angkutan pelayaran pelabuhan (Prioritas) (Orang)
(prioritas)
4. Program penyelenggaraan lalu lintas Cakupan prasarana LLAJ dalam Dinas Perhubungan
angkutan jalan (prioritas) kondisi baik (Prioritas) (%)
PROGRAM PEMBANGUNANDAERAH
MISI 2 : MEWUJUDKAN INFRASTRUKTUR YANG BERKUALITAS DAN AKSESIBEL
TUJUAN : MENINGKATKAN AKSESIBILITAS WILAYAH PELOSOK DAN KONEKTIFITAS
ANTAR WILAYAHH

Misi/Tujuan/Sasaran/Program Indikator Kinerja Perangkat Daerah


Pembangunan Daerah (Tujuan/Impact/Outcome) Penanggung Jawab

Program:
5. Program penanggulangan Jumlah daerah potensi banjir Dinas Sumber Daya Air, Cipta
daerah-daerah potensi yang tertangani (Prioritas) Karya dan Tata
banjir(prioritas) Ruang
6. Program penyelenggaraan Cakupan penyelenggaraan Dinas Perhubungan
lalulintas angkutan jalan lalulintas pada ruas jalan provinsi
(prioritas) Cakupan prasarana LLAJ dalam
kondisi baik (Prioritas)
PROGRAM PEMBANGUNAN DAERAH
MISI 3 : MEWUJUDKAN PUSAT PUSAT PERTUMBUHAN EKONOMI BARU YANG PRODUKTIF
TUJUAN : MENINGKATKAN PENDAPATAN MASYARAKAT SECARA MERATA ANTAR LAPISAN
DAN ANTAR WILAYAH
Misi/Tujuan/Sasaran/Program Indikator Kinerja Perangkat Daerah
Pembangunan Daerah (Tujuan/Impact/Outcome) Penanggung Jawab

Sasaran 1:

Meningkatnya produktifitas pada pusat- 1. Pertumbuhan PDRB (%);


pusat pertumbuhan ekonomi baru 2. Pengeluaran Perkapita (Rp000);
3. Tingkat Pengangguran Terbuka(%)

Program:

1. Program pengembangan pusat Jumlah Kawasan yang di fasilitasi Badan Perencanaan Pembangunan Daerah
pertumbuhan baru (prioritas) perencanaan dan pengembangannya
(Kawasan)
2. Program peningkatan promosi dan kerja Jumlah kerja sama antara Pemerintah dan Dinas Perdagangan
sama perdagangan internasional lembaga dunia usaha (Prioritas) (MoU)
(prioritas)

3. Program peningkatan dan pengembangan Nilai Total Ekspor Dinas Perdagangan


ekspor (prioritas)
Nilai ekspor bersih perdagangan (Prioritas)

4. Program pengembangan sentra-sentra Presentase peningkatan produksi industri Dinas Perindustrian


industri (prioritas) potensial (Prioritas)

5. Program perluasan dan pengembangan Rasio daya serap tenaga kerja (Prioritas) Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi
tenagakerja (prioritas) (%)
MISI 3 : MEWUJUDKAN PUSAT PUSAT PERTUMBUHAN EKONOMI BARU YANG
PRODUKTIF
TUJUAN : MENINGKATKAN PENDAPATAN MASYARAKAT SECARA MERATA ANTAR
LAPISAN DAN ANTAR WILAYAH

PROGRAMPEMBANGUNANDAERAH
Misi/Tujuan/Sasaran/Program
Pembangunan Daerah

Sasaran 2:
Indikator Kinerja
(Tujuan/Impact/Outcome)
Perangkat Daerah
Penanggung Jawab

Menurunnya kesenjangan antar lapisan 1. Angka Kemiskinan (%);


masyarakat dan antar wilayah 2. Indeks Ketimpangan Williamson;
3. Indeks Gini

Program:
1. Program pengembangan dan Persentase Pertumbuhan UKM Bagi Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan
pembinaan kelompok UKM bagi Masyarakat Sangat Miskin Dan Miskin Menengah
masyarakat miskin (prioritas) (Prioritas)(%)
2. Program penyediaan dan pembiayaan Cakupan layanan rumah layak huni yang Dinas Perumahan, Kawasan Pemukiman,
perumahan bagi masyarakat miskin terjangkau (SPM) Dan Pertanahan
dan mbr (prioritas)
Cakupan Ketersediaan Rumah Layak Huni
(SPM)
3. Program penataan permukiman Persentase kawasan kumuh yang tertata Dinas Perumahan, Kawasan Pemukiman,
(prioritas) (Prioritas) Dan Pertanahan

4. Program bantuan pendidikan Cakupan siswa SMA/SMK/MA miskin yang Dinas Pendidikan
SMA/SMK/MA bagi siswa miskin mendapatkan bantuan pendidikan
(prioritas) (Prioritas)(%)
5. Program penyediaan air bersih Jumlah RT pesisir dan kepulauan yang Dinas Perumahan, Kawasan Pemukiman,
(prioritas) berakses air bersih (Prioritas) (RT) Dan Pertanahan

6. Program penyediaan listrik dan Persentase Desa Berlistrik (Prioritas) Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral
ketahanan energi (prioritas)
MISI 3 : MEWUJUDKAN PUSAT PUSAT PERTUMBUHAN EKONOMI BARU YANG PRODUKTIF
TUJUAN : MENINGKATKAN PENDAPATAN MASYARAKAT SECARA MERATA ANTAR LAPISAN
DAN ANTAR WILAYAH

PROGRAMPEMBANGUNANDAERAH
Misi/Tujuan/Sasaran/Program
Pembangunan Daerah
Indikator Kinerja
(Tujuan/Impact/Outcome)
Perangkat Daerah
Penanggung Jawab

Sasaran 3:

Berkembangnya wisata baru berbasis Kontribusi Sektor Pariwisata terhadap PAD


restarea sebagai pusat pertumbuhan (%)
ekonomi baru

Program:

1. Program pengembangan pemasaran Jumlah kunjungan wisatawan mancanegara Dinas Kebudayaan Dan Kepariwisataan
pariwisata (prioritas)
Jumlah kunjungan wisatawan lokal

2. Program pengembangan dan penataan Jumlah fasilitas restarea yang terbangun Dinas Perumahan, Kawasan Pemukiman, Dan
fasilitas umum (prioritas) (Prioritas) (Lokasi) Pertanahan

3. Program pengembangan usaha dan Cakupan promosi produk UMKM pada Rest Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah
promosi produk UMKM (prioritas) Area (Prioritas) (Produk)

4. Program upaya kesehatan dan Jumlah klinik rest area yang berfungsi Dinas Kesehatan
standarisasi pelayanan kesehatan (Prioritas) (Klinik)
(prioritas)
5. Program pembangunan akses jalan pada Jumlah Kawasan Wisata Strategis yang Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi
kawasan wisata strategis (prioritas) mendapat dukungan pembangunan jalan
(Kawasan)
6. Program pengembangan destinasi Jumlah wilayah yang didukung/difasilitasi Dinas Kebudayaan Dan Kepariwisataan
pariwisata halal (prioritas) menjadi destinasi wisata halal (Prioritas)

7. Program pengembangan destinasi Jumlah destinasi yang didukung/difasilitasi Dinas Kebudayaan Dan Kepariwisataan
pariwisata menjadi destinasi wisata unggulan
PROGRAMPEMBANGUNANDAERAH
MISI 4 : MEWUJUDKAN KUALITAS MANUSIA YANG KOMPETITIF, INKLUSIF DAN BERKARAKTER
TUJUAN : MENINGKATKAN KUALITAS SDM SECARA INKLUSIF

Misi/Tujuan/Sasaran/Program Indikator Kinerja Perangkat Daerah


Pembangunan Daerah (Tujuan/Impact/Outcome) Penanggung Jawab

Sasaran 1:

Meningkatnya derajat kecerdasan dan 1. Angka Rata-Rata Lama Sekolah


penguasaan iptek masyarakat (Tahun);
2. Angka Harapan Lama Sekolah (Tahun)
Program:

1. Program peningkatan kualitas Persentase tamatan SMA/SMK/MA yang Dinas Pendidikan


pendidikan menengah (prioritas) lulus Perguruan Tinggi Negeri yang
bereputasi (Prioritas)
2. Program peningkatan kualitas Persentase tamatan SMK yang bekerja 3 Dinas Pendidikan
pendidikan vokasional (prioritas) bulan setelah tamat (Prioritas)
3. Program pendidikan karakter dan Cakupan Sekolah yang menerapkan Dinas Pendidikan
sekolah sehat (prioritas) budaya sehat dan Faham Radikalisme
Persentase SMA/SMK yang bebas
Narkoba (Prioritas)
4. Program Pengembangan dan Jumlah pemuda yang diberdayakan, Dinas Kepemudaan dan Olahraga
Kepeloporan Pemuda mandiri dan berdaya saing
% Wirausaha muda
MISI 4 : MEWUJUDKAN KUALITAS MANUSIA YANG KOMPETITIF, INKLUSIF DAN
BERKARAKTER
TUJUAN : MENINGKATKAN KUALITAS SDM SECARA INKLUSIF

Misi/Tujuan/Sasaran/Program Indikator Kinerja Perangkat Daerah


Pembangunan Daerah (Tujuan/Impact/Outcome) Penanggung Jawab

Sasaran 2:

Meningkatnya keberdayaan 1. IPG;


perempuan dan anak dalam 2. IDG
pembangunan
Program:

1. Program perlindungan perempuan Ratio Kekerasan Terhadap Perempuan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan
dan anak (prioritas) (ktP) Perlindungan Anak
Ratio Kekerasan Terhadap Anak (ktA)

Ratio Kekerasan Dalam Rumah Tangga


(KDRT)
Ratio Kekerasan Dalam Rumah Tangga
(KDRT)
2. Program peningkatan kualitas hidup % Lembaga Penyediaan Layanan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan
perempuan dan keluarga Pemerintah dan Non Pemerintah bagi Perlindungan Anak
keluarga yang mendapatkan
pembinaan dan penguatan
kelembagaan
% Pemenuhan Komponen Prasyarat
PUG di lembaga Pemerintah dan Non
Pemerintah
MISI 4 : MEWUJUD KANKUALITAS MANUSIA YANG KOMPETITIF, INKLUSIF
DAN BERKARAKTER
TUJUAN : MENINGKATKAN KUALITAS SDM SECARA INKLUSIF

Misi/Tujuan/Sasaran/Program Indikator Kinerja Perangkat Daerah


Pembangunan Daerah (Tujuan/Impact/Outcome) Penanggung Jawab

Sasaran 3:

Meningkatnya derajat kesehatan 1. Angka Usia Harapan Hidup(Tahun)


masyarakat
Program

1. Program pembangunan rumah sakit Jumlah RS Regional yang terbangun dan Dinas Kesehatan
regional (prioritas) di tingkatkan (Prioritas) (Unit)
2. Program pengembangan spesialisasi Jumlah RS Provinsi yang tertata Dinas Kesehatan
dan kualitas layanan rumah sakit kelembagaannya berdasarkan spesialisasi
(prioritas) (Prioritas) (Unit)
3. Program pelayanan 1000 hari pertama Persentase Ibu Hamil yang Mendapat DinasKesehatan
kehidupan (HPK) (prioritas) Asupan Gizi pada 1000 hari pertama
Kehidupan (Prioritas)
Persentase Anak yang Mendapat Asupan
Gizi pada 1000 hari pertama Kehidupan
(Prioritas)
4. Program Pembinaan Dan Peningkatan Jumlah atlet berprestasi Dinas Kepemudaan dan Olahraga
Prestasi Olahraga
Cakupan pelatih yang bersertifikasi
MISI 4 : MEWUJUDKAN KUALITAS MANUSIA YANG KOMPETITIF, INKLUSIF
DAN BERKARAKTER
TUJUAN : MENINGKATKAN KUALITAS SDM SECARA INKLUSIF

Misi/Tujuan/Sasaran/Program Indikator Kinerja Perangkat Daerah


Pembangunan Daerah (Tujuan/Impact/Outcome) Penanggung Jawab

Sasaran 4:

Berkembangnya kebudayaan daerah 1. % Penurunan Angka Kriminalitas


sebagai spirit penyelenggaraan
pembangunan
Program:

1. Program pengelolaan kekayaan dan Persentase kegiatan kebudayaan yang Dinas Kebudayaan Dan Kepariwisataan
keragaman budaya (prioritas) tidak bertentangan dengan norma agama
(Prioritas)
Jumlah produksi film

2. Program pemberdayaan dan Cakupan petugas perlindungan Satpol PP


perlindungan masyarakat untuk masyarakat
menjaga ketertiban dan keamanan

3. Program peningkatan keamanan dan Tingkat penyelesaian pelanggaran Satpol PP


kenyamanan lingkungan Keamanan, Ketertiban dan Kenyamanan
4. Program pemeliharaan Penurunan jumlah konflik dilingkungan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik
ketenteraman, ketertiban masyarakat (%)
masyarakat dan pencegahan tindak
kriminal
PROGRAM PEMBANGUNAN DAERAH
MISI5 : MENINGKATKAN PRDUKTIFITAS DAN DAYA SAING PRODUK SUMBERDAYA ALAM
YANG BERKELANJUTAN TUJUAN : MENGOPTIMALKAN PENGELOLAAN SUMBER DAYA ALAM
SECARA BERERDAYASAING TANPA MENGABAIKAN KELESTARIAN DAN DAYA DUKUNG
LINGKUNGAN HIDUP

Misi/Tujuan/Sasaran/Prog Indikator Kinerja Perangkat Daerah


ram Pembangunan Daerah (Tujuan/Impact/Outcome) Penanggung Jawab

Sasaran1:

Meningkatny aproduktivitas dan daya saing 1. Pertumbuhan PDRB Pertanian (%)


produk sektor perekonomian berbasis sumber 2. Pertumbuhan PDRB Peternakan (%)
daya alam 3. Pertumbuhan PDRB Perikanan (%)
4. Pertumbuhan PDRB Kehutanan (%)
5. Pertumbuhan PDRB Pertambangan (%)

Program:

1. Program hilirisasi pertanian (prioritas) Nilai Hilirisasi Produksi Pertanian (Prioritas) Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman
(Rp) Pangan dan Hortikultura
2. Program hilirisasi perkebunan (prioritas) Nilai Hilirisasi Produksi Perkebunan Dinas Perkebunan
(Prioritas) (Rp)
3. Program hilirisasi peternakan (prioritas) Nilai Hilirisasi Produksi Peternakan Dinas Peternakan dan Kesehatan
(Prioritas) (Rp) Hewan
MISI 5 : MENINGKATKAN PRDUKTIFITAS DAN DAYA SAING PRODUK SUMBER DAYA ALAM YANG
BERKELANJUTAN
TUJUAN : MENGOPTIMALKAN PENGELOLAAN SUMBER DAYA ALAM SECARA BERERDAYASAING TANPA
MENGABAIKAN KELESTARIAN DAN DAYA DUKUNG LINGKUNGAN HIDUP

Misi/Tujuan/Sasaran/Program Indikator Kinerja Perangkat Daerah


Pembangunan Daerah (Tujuan/Impact/Outcome) Penanggung Jawab

Program:

4. Program hilirisasi perikanan (prioritas) Nilai Hilirisasi Produksi Perikanan Dinas Kelautan dan Perikanan
(Prioritas) (Rp)
5. Program hilirisasi pertambangan Nilai Hilirisasi Produksi Pertambangan Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral
(prioritas) (Prioritas) ( Rp)
6. Program pengembangan, pengelolaan Cakupan Data Potensi Sumber Daya Air Dinas Sumber Daya Air, Cipta Karya dan
dan konservasi sungai, danau dan yang tersedia daya potensinya (Prioritas) Tata Ruang
sumberdaya air lainnya (prioritas)
Panjang Sungai/Danau/Waduk yang
dipelihara (Prioritas)
7. Program eksplorasi sumber daya Luas Wilayah Pemetaan (Prioritas) (Ha) Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral
geologi, konservasi dan pemanfaatan
air tanah (prioritas) Jumlah Cadangan Sumber Daya
(Prioritas) (Ton)
8. Program penataan hutan dan Jumlah Produksi Hasil Hutan Kayu Olahan Dinas Kehutanan
pemanfaatan hutan
Jumlah Produksi Hasil Hutan Bukan Kayu
MISI 5 : MENINGKATKAN PRDUKTIFITAS DAN DAYA SAING PRODUK SUMBER DAYA ALAM YANG BERKELANJUTAN
TUJUAN : MENGOPTIMALKAN PENGELOLAAN SUMBER DAYA ALAM SECARA BERDAYA SAING TANPA MENGABAIKAN
KELESTARIAN DAN DAYA DUKUNG LINGKUNGAN HIDUP

Misi/Tujuan/Sasaran/ Indikator Kinerja Perangkat Daerah


Program Pembangunan (Tujuan/Impact/Outcome) Penanggung Jawab
Daerah
Sasaran 2:

Terpeliharanya daya dukung lingkungan 1. Indeks Kualitas Lingkungan Hidup


hidup dalam menjamin keberlanjutan (IKLH)
pembangunan 2. Potensi Penurunan emisi GRK
Program:

1. Program pengendalian pencemaran Indeks kualitasudara (Prioritas) Dinas Pengelolaan Lingkungan Hidup
dan kerusakan lingkungan hidup
(prioritas) Indeks kualitas air (Prioritas)

2. Program rehabilitasi hutan dan Indeks kualitas tutupan lahan Dinas Kehutanan
lahan (prioritas) (Prioritas)
3. Program rehabilitasi hutan dan Cakupan Luas Lahan Kritis yang Dinas Kehutanan
lahan (prioritas) Direhabilitasi
Luas area wilayah kelola masyarakat Dinas Kehutanan
dengan skema perhutanan sosial
4. Program perlindungan hutan dan Persentase luas kebakaran hutan Dinas Kehutanan
konservasi sumberdaya alam hayati yang dikendalikan
dan ekosistem
KERANGKA
PENDANAAN
PEMBANGUNAN&
PROGRAM
PERANGKAT DAERAH
12,1 T
11,4 T
10,8 T
10,2 T
9,92 T

5,29 T
4,93 T
4,63 T
4,36 T
4,16 T

6,80 T
6,44 T
6,13 T
5,88 T
5,69 T
12,1 T
11,4 T
10,8 T
10,2 T
9,92 T

8,68 T
8,07 T
7,50 T
7,10 T
6,87 T

3,44 T
3,33 T
3,29 T
3,18 T
3,04 T
Kapasitas Riil Kemampuan Keuangan Daerah Tahun 2019-2023

Uraian Tahun Tahun Tahun 2021 Tahun Tahun


2019 (Rp) 2020 (Rp) (Rp) 2022 2023
(Rp) (Rp)

1 PENDAPATAN DAERAH 9.922.606.236.900,0 10.284.124.016.102,00 10.800.112.657.000,00 11.417.069.168.0 12.135.451.507.00


0 00,00 0,00

2 BELANJA TIDAK 6.873.247.036.351,7 7.101.409.660.350,42 7.505.789.731.616,38 8.079.771.707.88 8.686.945.830.235,


LANGSUNG 7 0,56 76

3. PEMBIAYAAN 0 0 0 0 0

Kapasitas Riil (1- 3.049.359.200.548,2 3.182.714.355.751,58 3.294.322.925.383,62 3.337.297.460.11 3.448.505.676.764,


(2+3)) 3 9,44 24

Tahun
Uraian
2019 2020 2021 2022 2023
Kapasitas Riil Kemampuan 3.049.359.200.5 3.182.714.355.75 3.294.322.925.3 3.337.297.460.1 3.448.505.676.764
48 1 83 19
Keuangan

1.287.633.249.054 1.290.548.645.958 1.335.341.158.495 1.351.751.800.572 1.396.072.110.600


Prioritas I
971.395.306.035,45 1.126.102.151.747,7 1.157.479.095.176, 1.171.140.509.422, 1.203.101.293.089,68
Prioritas II 1 24 67

790.330.645.458,10 766.063.558.043,73 801.502.671.712,3 814.405.150.124,40 849.332.273.074,13


Prioritas III 5
Kinerja
Penyelenggaraan
Pemerintahan
Daerah
Target Indikator Makro Pembangunan
Tahun 2019-2023
NO. INDIKATOR 2019 2020 2021 2022 2023

1. Indeks Pembangunan Manusia 71,58 72,19 72,80 73,41 74,02

2. Pertumbuhan Ekonomi (%) 7,2-7,6 7,4–7,8 7,6–8,0 7,7–8,1 7,8–8,2

3. Inflasi (%) 3,5-1,0% 3,0-1,0% 3,0-1,0% 3,0-1,0% 3,0-1,0%

4. Tingkat Pengangguran (%) 5,20 5,05 4,90 4,50 4,25

5. PDRB PerKapita (Rpjuta) 55-65(Juta) 55-65(Juta) 65-70(Juta) 70-75(Juta) 75-80(Juta)

6. Tingkat Kemiskinan (%) 8,78 8,52 8,35 8,13 7,87

7. Indeks Ketimpangan 0,580 0,570 0,560 0,549 0,539


Williamson

8. Gini Ratio 0.399 0.393 0.387 0.381 0.375

9. Pendapatan Asli Daerah(%) 42,49 42,90 42,90 43,25 43,67


TERIMAKASIH