Anda di halaman 1dari 20

Zat dan

Wujudnya
Kapilaritas
Azas bejana berhubungan
Yaitu : sama tingginya permukaan zat cair
jika bejana diisi dengan zat cair
sejenis
Pipa kapiler
adalah pipa yang garis tengahnya cukup kecil

Permukaan air
dalam pipa kapiler
Kapilaritas
Adalah peristiwa naik / turunnya zat cair
dalam pipa kapiler
Gejala kapilaritas dalam kehidupan sehari-
Hari :
• Naiknya minyak tanah melalui sumbu
kompor
• Naiknya air tanah dari akar sampai ke
daun melalui pembuluh tapis
• Meresapnya air atau minyak pada kain
Tegangan Permukaan
Tegangan permukaan
Adalah kecenderungan permukaan zat cair
untuk menegang, sehingga
permukaannya seperti ditutupi oleh
suatu selaput elastis
Contoh :
Massa Jenis Zat
Massa Jenis Zat
adalah perbandingan antara massa benda
dengan volum benda tersebut
Secara matematis dapat dituliskan sebagai
berikut :
dimana :
ρ = massa jenis
(kg/m3 atau gr/cm3)
m = massa benda
(kg atau gr)
v = volum benda
(m3 atau cm3)
Ingat !!!
1 cm3 = 1 mL
1 gr/cm3 = 1000 kg/m3
1kg/m3= 0,001 gr/cm3

m
v ρ
Viskositas
• Newtonian fluid: fluida dengan  konstan
• Plastis,  = A + B (du/dy)n. Bingham Plastic, n = 1,
contoh: sewage sludge (limbah berupa sludge/bubur),
pasta gigi, offshore mud.
• Dilatant fluid: viskositas bertambah jika tegangan geser
bertambah. (shear thickening fluid): contoh: tepung
jagung + air.
• Pseudo plastic fluid: viskositas menurun jika tegangan
geser bertambah. Contoh: hair styling gel
• Thixotropic: viskositas menurun terhadap waktu
pemberian gaya (shearing force). Tinta khusus untuk
keperluan luar angkasa.
• Rheopetic: viskositas meningkat terhadap waktu
pemberian gaya. Contoh: pelumas movie
.
Pengaruh suhu terhadap
viskositas
3/ 2 Untuk Gas, Persamaan
CT

Sutherland
C, S: konstanta empirik
T S T : suhu absolut

  De B /T Untuk Liquid, Persamaan


Andrade
D, B: konstanta empirik
T : suhu absolut
Kompresibilitas
• Volume awal = V0 , volume akhir V0 - V
• Tekanan akhir = P = P0+P
P  (- V / V0)
= - K (V / V0)
= K ( / 0)
K = Bulk modulus of elasticity of liquid, N/m2
C = 1/K, kompresibilitas.
Kompresibilitas
Hitung kerapatan (density) air laut pada
kedalaman 200 m dibawah muka air laut.
Kerapatan di permukaan adalah 1025 kg/m3. K air
= 2.3 x 109 N/m2.
Pada kedalaman 200m,
(asumsi  konstan), P =  g h = 1025 x 9.81 x
200=2.01 x 106 N
P = K ( / 0)
 = (P x 0)/K = 0.896 kg/m3
’ = 0 +  = 1025.896 kg/m3
Tegangan Permukaan / Surface
Tension ()
• Permukaan cairan berperilaku seperti sebuah
membran elastis yang mengalami tarikan.
• Molekul pada liquid pada dasarnya tertarik ke
segala arah oleh molekul lain disekelilingnya.
• Namun, pada permukaan, gaya yang terjadi
tidak seimbang, sehingga molekul dipermukaan
ditarik ke arah kumpulan massa cairan.
• Adanya tegangan permukaan akan
meminimalkan luas permukaan. Contoh: titik
cairan akan cenderung membentuk menyerupai
bola.
Tegangan Permukaan / Surface
Tension ()
Efek Kapiler
Efek Kapiler
• Dari keseimbangan antara tegangan
permukaan dan komponen berat dari zat
cair yang naik, dapat diperoleh harga
kenaikan atau penurunan muka air dalam
pipa:
h=(4 Cos ) / ( D)
• Dalam pengukuran menggunakan kolom
air, perlu diperhatikan adanya koreksi
akibat efek kapiler.
Efek Kapiler
Susunlah suatu persamaan
kenaikan/penurunan muka zat cair
diantara dua pelat vertikal yang paralel.

2  Cos  L = b h L 
h =( 2  Cos  ) / (b )
Tekanan
• Tekanan = gaya normal per unit luas,
N/m2
– 1 Pascal (Pa) = 1 N/m2
– 1 bar = 100,000 N/m2 = 1x105Pa
• Tekanan relatif
– Pgauge= Tekanan di atas tekanan atmosfir Patm
– Pabs = Tekanan di atas vacum = Pgauge+ Patm

• Tekanan Atmosfir = 1 bar = 100,000 Pa


abs.
Cepat Rambat Suara
• Kecepatan rambat gangguan/tekanan
pada suatu medium (c)

dp
c
d
K
c

Tekanan Uap
• Zat cair akan mengalami penguapan apabila
memiliki permukaan terbuka.
• Apabila berada dalam ruang tertutup maka
akan timbul tekanan uap.

uap

Zat cair Zat cair