Anda di halaman 1dari 28

1808020139 NOKTAFIA DIANA CITRA

1808020140 FITRI LISTIANI


1808020141 NAJMATUNNISA AGHLA
1808020143 NAILASSIFA
1808020145 NURRAMADHANI A. SIDA
1808020148 OKTA NURANDI PRATAMA
 Ny S 50 tahun  Efusi Plurea
 BB 56 kg  Data Laboratorium
 TB 167 cm Pemeriksaan fungsi ginjal :
 Sesak nafas berat Ureum = 20 mg/dL
Creatinin = 0,4 mg/dL (Normal = 0,6-1,3mg/dL)
Rendah
 Underdose Carboplatine
 Over Dose Docetaxel
 Drug without indication – premedication with pantoprazol
 Carboplatin (450 mg = Underdose), berdasarkan :

- Jurnal Lung cancer treatment regimen (2015), dosis carboplatin = AUC


5-6 IV
- Jurnal NSCC Treatment regimen (2017), dosis carboplatin = AUC 6
- Jurnal New guidelines for carboplatin dosing (2012), dosis carboplatin
= AUC 6

Berdasarkan BC Cancer Agency Cancer Drug Manual (2007), Carboplatin


dieksreksikan 71% melalui urin. Pada kasus pasien mengalami gangguan
ginjal, dimana SCr < 0,6-1,3 mg/dL)  perlu dilakukan penyesuaian dosis
carboplatin dan konversi AUC ke mg dosis
Perhitungan dosis carboplatin berdasarkan literatur :
Dosis Carboplatin, jika menggunakan
(140 − 50)(56)
𝐺𝐹𝑅 = AUC 5 :
72 𝑋 0,4

5040 Dosis = 𝐴𝑈𝐶 𝑥 (𝐺𝐹𝑅 + 25)


𝐺𝐹𝑅 =
28,8
Dosis = 5 𝑥 (148,75 + 25)

𝐺𝐹𝑅 = 175 𝑥 0,85 Dosis = 5 𝑥 (173,75)

𝐺𝐹𝑅 = 148 , 75 Dosis = 868, 75 𝑚𝑔


Perhitungan dosis carboplatin berdasarkan literatur :
Dosis carboplatin, jika
(140 − 50)(56) menggunakan AUC 6 :
𝐺𝐹𝑅 =
72 𝑋 0,4
Dosis = 𝐴𝑈𝐶 𝑥 (𝐺𝐹𝑅 + 25)
5040
𝐺𝐹𝑅 = Dosis = 6 𝑥 (148,75 + 25)
28,8
𝐺𝐹𝑅 = 175 𝑥 0,85 Dosis = 6 𝑥 (173,75)
𝐺𝐹𝑅 = 148 , 75 Dosis = 1042,5 𝑚𝑔

Dokter meresepkan carboplatin underdose yaitu 450 mg,


sedangkan berdasarkan perhitungan dosis literatur diperoleh
jika AUC 5 sebanyak 868,75 mg, sedangkan jika AUC 6 sebanyak
1042,5 mg
Perhitungan : kesesuaian konsentrasi akhir sediaan setelah
diencerkan

Berdasarkan Drug Injectable Book, membuat larutan carboplatin :


1. Sediaan carboplatin yang tersedian dalma bentuk serbuk 50, 150, atau 450 mg,
dilarutkan menggunakan dextrose 5%, sodium chloride 0.9%, atau sterile water for
injection, dengan ketentuan berikut :

Reconstituted of carbolatim to a final


concentration of 10 mg/mL (DIH)
Kesesuaian konsentrasi akhir sediaan setelah diencerkan dengan
literatur :

Diket : Dosis resep = 450 mg


konsentrasi yang diketahui (sesuai literatur = 10 mg/ml)
Dosis literatur = 1042, 5 mg (AUC 6) (NSCC Treatment regimen)

Dit : Konsentrasi jika dosis 450 mg?

450 𝑚𝑔 𝑥 10 𝑚𝑔/𝑚𝑙
𝑘𝑜𝑛𝑠𝑒𝑛𝑡𝑟𝑎𝑠𝑖 𝑑𝑜𝑠𝑖𝑠 450 𝑚𝑔 =
1042,5 𝑚𝑔

𝑘𝑜𝑛𝑠𝑒𝑛𝑡𝑟𝑎𝑠𝑖 𝑑𝑜𝑠𝑖𝑠 450 𝑚𝑔 = 4,316 𝑚𝑔/𝑚𝑙

Konsentrasi akhir sediaan yang terlah direkonstitusi yaitu 4,316


mg/ml (< 10 mg/ml)
 Doxetaxel (120 mg = Underdose), dimana dosis berdasarkan
:

DIH = 75 mg/m2 every 3 weeks


Berdasarkan BC Cancer Agency Cancer Drug Manual (2007),
docetaxel dieksreksikan melalui urin dalam bentuk aktif (5-6%),
dan diekskresikan 80% melalui feses  karena tieksresikan
rendah melalui urin, maka tidak perlu dilakukan penyesuaian
dosis karena gangguan ginjal.
 Perhitungan LPT obat sesuai literatur
𝑡𝑖𝑛𝑔𝑔𝑖 𝑏𝑎𝑑𝑎𝑛 − 𝑏𝑒𝑟𝑎𝑡 𝑏𝑎𝑑𝑎𝑛
𝐿𝑃𝑇 (𝑚2 ) = Dosis docetaxel yang seharusnya diberikan :
3600

167 − 56 Dosis = 75 𝑚𝑔/𝑚2 x 1,6


𝐿𝑃𝑇 (𝑚2 ) =
3600 Dosis = 120 𝑚𝑔
𝐿𝑃𝑇 (𝑚2 ) = 2,597

𝐿𝑃𝑇 (𝑚2 ) = 1,6

Dokter meresepkan docetaxel yaitu 140 mg, sedangkan


berdasarkan perhitungan dosis literatur berdasarkan LPT
diperoleh 120 mg. Oleh karena itu, dosis obat yang diresepkan =
OVERDOSE
Perhitungan : kesesuaian konsentrasi akhir sediaan setelah
diencerkan

Berdasarkan Drug Injectable Book, ada 2 langkah membuat larutan


docetaxel :
1. Membuat larutan premix, yaitu dengan sediaan docetaxel
ditambahkan sejumlah pelarut yang sesuai, lalu dicampurkan
menggunakan rotator selama 45 detik. Konsentrasi akhir sediaan
yaitu 10 mg/mL
2. Diambil sejumlah volume dari sediaan docetaxel (10 mg/ml) lalu
ditambahkan ke dalam infus 250 ml dekstros 5% / NaCl 0,9% hingga
konsentrasi akhir menjadi 0,3-0,74 mg/ml.
Kesesuaian konsentrasi akhir sediaan setelah diencerkan : mencari
volume pengenceran untuk mendapatkan konsentrasi sesuai literatur
menggunakan dosis sesuai literatur

a. Pembuatan larutan premix jika dosis pada literatur 120 mg, sediaan yang
tersedia 20 mg (0.5 mL) dan 80 mg (2 mL) + pelarut ethanol 13% dalam
water for injection (jika yang digunakan adalah sediaan 80 mg/2 ml (40
mg/ml), maka ;

- Rekonstitusi sediaan docetaxel 80 mg menggunakan pelarutnya hingga diperoleh


konsentrasi sediaan 10 mg/mL
𝑚𝑔
40 𝑥 2 𝑚𝑙
𝑉𝑜𝑙𝑢𝑚𝑒 = 𝑚𝑙
10 𝑚𝑔/𝑚𝑙
𝑉𝑜𝑙𝑢𝑚𝑒 = 8 𝑚𝑙
Volume pelarut di ad. hingga 8 ml menggunakan pelarut etanol 13% dalam WFI.
Volume pelarut = 8 ml - volume sediaan (2 ml)
Volume pelarut = 6 ml
Jadi ditambahkan 6 ml pelarut ke dalam vial agar konsentrasinya menjadi 10 mg/ml
 Untuk mendapatkan 120 mg, berapa ml yang diambil dari sediaan dengan
konsentrasi 10 mg/ml?
120 𝑚𝑔
𝑉𝑜𝑙𝑢𝑚𝑒 𝑦𝑎𝑛𝑔 𝑑𝑖𝑎𝑚𝑏𝑖𝑙 (120 𝑚𝑔) =
10 𝑚𝑔/𝑚𝑙
𝑉𝑜𝑙𝑢𝑚𝑒 𝑦𝑎𝑛𝑔 𝑑𝑖𝑎𝑚𝑏𝑖𝑙 120 𝑚𝑔 = 12 𝑚𝑙

 Jadi, volume yang diambil dari sediaan (10 mg/ml), agar diperoleh 120 mg,
yaitu sebanyak 12 ml. 1 vial mengandung 8 ml (10 mg/ml), sehingga untuk
mendapatkan 12 ml (120 mg) dibutuhkan ± 2 vial

b. Konsentrasi akhir setelah dimasukan dalam infus NaCl =


Konsentrasi yang dik.x vol sed. Yg dik. = 10 mg/ml x 12 ml = 0,48 mg/ml
Vol. Sediaan yg dit. 250 ml
Kesesuaian konsentrasi akhir sediaan setelah diencerkan dengan
literatur :

Diket : Dosis resep = 140 mg


konsentrasi yang diketahui (sesuai literatur = 10 mg/ml)
Dosis literatur = 120 mg (DIH)

Dit : Konsentrasi jika dosis 140 mg?


140 𝑚𝑔 𝑥 10 𝑚𝑔/𝑚𝑙
𝑘𝑜𝑛𝑠𝑒𝑛𝑡𝑟𝑎𝑠𝑖 𝑑𝑜𝑠𝑖𝑠 140 𝑚𝑔 =
120 𝑚𝑔

𝑘𝑜𝑛𝑠𝑒𝑛𝑡𝑟𝑎𝑠𝑖 𝑑𝑜𝑠𝑖𝑠 140 𝑚𝑔 = 11,67 𝑚𝑔/𝑚𝑙

Konsentrasi sediaan yang telah diencerkan yaitu 11,67 mg/ml (>10 mg/ml)
Jadi, jika menggunakan dosis 140 mg, konsentrasi akhir sediaan yang
diperoleh lebih besar dibandingkan konsentrasi sediaan akhir yang
dipersayaratkan (10 mg/ml)
 Untuk mendapatkan 140 mg, berapa ml yang diambil dari sediaan dengan
konsentrasi 10 mg/ml?
 Jadi, volume yang diambil dari sediaan (11,67 mg/ml), agar diperoleh 140 mg
yaitu :
140 𝑚𝑔
𝑉𝑜𝑙𝑢𝑚𝑒 𝑦𝑎𝑛𝑔 𝑑𝑖𝑎𝑚𝑏𝑖𝑙 (140 𝑚𝑔) =
10 𝑚𝑔/𝑚𝑙

𝑉𝑜𝑙𝑢𝑚𝑒 𝑦𝑎𝑛𝑔 𝑑𝑖𝑎𝑚𝑏𝑖𝑙 140 𝑚𝑔 = 14 𝑚𝑙

 1 vial mengandung 8 ml (10 mg/ml), sehingga untuk mendapatkan 14


ml (140 mg) dibutuhkan ± 2 vial
b. Konsentrasi akhir setelah dimasukan dalam infus NaCl =
Konsentrasi yang dik.x vol sed. Yg dik. = 10 mg/ml x 14 ml = 0,56 mg/ml
Vol. Sediaan yg dit. 250 ml
Konsentrasi akhir docetaxel 140 mg dalam larutan
infus 250 mg sebesar 0,56 mg/ml, masih masuk dalam
range konsentrasi akhir 0,3-0,74 mg/ml yang
dipersayaratkan dalam DRUG INJECTABLE BOOK
Penggunaan pantoprazol dalam regimen terapi tidak memiliki
indikasi. Pantoprazol (golongan PPI) yang digunakan dalam regimen
terapi GERD/ ulkus peptik belum ditemukan literatur penggunaannya
dalam pre-medication
 PREMEDICATION yang digunakan yaitu :
Regimen antiemetik yang digunakan :

Pertimbangan antiemetik
yang akan digunakan :
Tingkat emetogenesis :

Carboplatin (5) + docetaxel (2) = 5 (high)


PLAN REGIMEN TERAPI YANG DIBERIKAN : Indikasi

Ventolin nebulizer Antibronkospasme


Premedication :
Dexametason 20 mg IV Mencegah hipersensitivitas
Difenhidramin 50 mg IV
Ranitidin IV 50 mg
Ondansetron 1 ampul IV Pre-kemo : mual-muntah
Medication (DIH) :
Docetaxel 75 mg/m2 every 3 weeks untuk 3 siklus Kemoterapi pada hari pertama, setiap 21 hari,
selama 4-6 siklus
Carboplatin, jika AUC 6 sebanyak 1042,5 mg
Post-medication :
Kortikosteroid : 8 mg 2x 2 tablet Postkemo : mual-muntah
Prepitan : 125 mg/hari pada hari pertama, lalu pada
hari ke-2 dan ke-3 menggunakan 80 mg/hari
Larutan infus yang digunakan :
Menurut Drug injectable book, larutan yang dapat digunakan
untuk docetaxel dan carboplatin, dapat digunakan :
- NaCl 0.9% 250 mL
- Dextrose 5%
Sebelum kemoterapi : Dexametason 2x 8 mg oral selama 3 hari
Saat pemberian kemoterapi :

00.00 -NaCl 0,9, infus 20 tts/menit


-Dexametason 20 mg IV pelan
-Difenhidramin 50 mg IV pelan

07.00 Ondansetron 8 mg iv 30 menit sebelum pemberian


kemoterapi
08.00 Larutkan 120 mg docetaxel dalam 250 ml NaCl 0,9% infus
selama 1 jam
09.00 Berikan NaCl 0,9% selama 10 menit
Berikan IV drip selama 3 jam
Larutkan 1042,5 mg carboplatin dalam 500 ml NaCl 0.9%
Infus selama 3 jam
- Asma : Respiratory rate (RR)
- Fungsi ginjal : SCr, ureum
- Mual- muntah
- Hipersensitivitas
 Menurut drug injectable book :
- Carboplatin dalam NS 0,9%, Physically compatible with 5% loss in 24 hr at 25 °C
- Docetaxel dalam NS 0,9% : Visually compatible with little or no loss by HPLC in 3 days at 25
°C protected from light. Precipitation and accompanying loss of drug occurred after 3 days
in some samples
 Hindari faktor resiko kanker : merokok atau
terpapar asap rokok
 Memperbanyak sayur dan buah
 Menjaga kondisi lingkungan tempat bermukim;
hindari debu