Anda di halaman 1dari 21

Pemberian Posisi Fowler,

Pemberian Oksigen Simple Mask,


dan Pemberian posisi drainase
postural
Kelompok 5

Arfini Fadliah
Nurfadilah
Posisi Fowler
Pengertian
Posisi fowler merupakan posisi tempat tidur
yang meninggikan badan sebesar 45%-90%
tanpa fleksi lutut.

Tujuan
• Mengurangi komplikasi akibat immobilisasi
• Meningkatkan rasa nyaman
• Memfasilitasi aktivitas tertentu. Misalnya
makan, membaca, menonton televisi
Persiapan Tindakan Keperawatan

a. Persiapan Alat
- Penopang atau Bantal
b. Persiapan Pasien
- Mengkaji pasien kembali terhadap tindakan
yang akan dilakukan
- Memberitahukan dan menjelaskan kepada
pasien mengenai prosedur yang akan dilakukan
c. Persiapan Lingkungan
- Menutup Pintu
- Menutup Jendela
- Menutup Sampiran
Langkah-Langkah
1. Cuci tangan dibawah pergelangan
2. menyiapkan alat kaki
3. Tinggikan kepala tempat 7. Observasi posisi
tidur 900 kesejajaran tubuh, tingkat
4. Topangan kepala diatas kenyamanan dan titik
tempat tidur atau bantal potensi tekanan
kecil 8. Cuci tangan setelah
5. Tempatkan bantal kecil prosedur dilakukan
atau gulungan handuk 9. Evaluasi
dibawah paha
6. Tempatkan bantal kecil
atau gulungan handuk
Pemasangan Oksigen
- Nasal kanul, Pemberian oksigen pada klien dengan cara memasukan
selang dengan kecepatan aliran 1-6 liter/menit serta konsentrasi 20-
40%.

- Rebreathing mask, mengalirkan oksigen konsentrasi oksigen 60-80%


dengan kecepatan aliran 8-12 liter/menit.
- Non rebreathing mask, mengalirkan oksigen
konsentrasi oksigen sampai 80-100% dengan
kecepatan aliran 10-12 liter/menit
Pemberian Oksigen Simple Mask
Simple mask atau Sungkup muka sederhana digunakan
untuk konsentrasi oksigen rendah sampai sedang.
Merupakan alat pemberian oksigen jangka pendek.
Aliran 5-8 Liter/menit dengan oksigen 40-60%.

Tujuan/Indikasi
• Mengatasi hipoksia
• Sebagai tindakan pengobatan terapi gangguan
pernapasan
• Untuk mempertahankan metabolisme (untuk
menghasilkan energi, karena oksigen membawa darah
keseluruh tubuh)
Persiapan Keperawatan

Persiapan Alat
- Cotton bud atau Tisu
- Tabung oksigen dengan flowmeter

- Humidifier yang berisi cairan aquades


- Masker wajah dengan ukuran yang sesuai
Persiapan Pasien
• Pasien diberitahu menyangkut tujuan dan prosedur
tindakan yang akan dilakukan
• Pasien diatur dalam posisi aman dan nyaman

Persiapan Lingkungan
• Menutup Pintu
• Menutup Jendela
• Menutup Sampiran
Langkah-Langkah
• Kaji kebutuhan terapi oksigen • bentuk wajah.
dan verifikasi • Ikatkan karet pengikat melingkar
• Atur posisi klien semi-fowler kepala klien sehingga masker
• Atur peralatan oksigen dan terasa nyaman.
humidifire • Cuci Tangan
• Putar oksigen sesuai kebutuhan • Evaluasi
dan pastikan alat dapat • dokumentasi
berfungsi.
• Cek apakah oksigen dapat
mengalir secara bebas lewat
selang.
• Atur oksigen dengan flowmeter
sesuai dengan perintah
• Atur masker sesuai dengan
Drainase Postural
Pengertian
Pembersihan berdasarkan gravitasi sekret jalan
napas dengan segmen bronkus khusus. Ini dicapai
dengan melakukan satu atau lebih dari 10 posisi
tubuh yang berbeda. Batuk efektif atau
penghisapan dengan suction kemudian dapat
menghilangkan sekret dari trakea.
Tujuan
Untuk melepaskan mucus atau lendir dari
bronkiolus dan bronkus, serta mengalirkan sekret

Persiapan Tindakan Keperawatan

• Persiapan Alat
• Bantal ( dua atau tiga buah )
• Tisu
• Segelas air
• Wadah sputum
Persiapan Pasien
• Pasien diberitahu menyangkut tujuan dan prosedur
tindakan yang akan dilakukan
• Membawa dan meletakkan alat didekat pasien
Langkah-Langkah posisi pertama, minta
• Mencuci tangan klien duduk dan batuk.
• Pilih area yang tersumbat Tampung sekresi yang
yang akan didrainase dikeluarkan dalam wadah
yang bersih.
• Baringkan klien dalam • Minta klien istirahat bila
posisi untuk mendrainase perlu.
area yang tersumbat.
• Minta klien • Minta klien meminum air.
mempertahankan posisi • Ulangi sebanyak 3 hingga
selama 10 sampai 15 8 sampai semua area
menit. tersumbat yang dipilih
• Selama 10-15 menit telah terdrainase.
drainase pada posisi ini, • Ulangi pengkajian dada
lakukan perkusi dada, pada semua bidang paru.
vibrasi atau gerakan iga di • Cuci tangan
atas area yang didrainase. • Evaluasi
• Setelah drainase pada
Bronkus Apikal Anterior Lobus Atas Kanan dan Kiri

Bronkus Apikal Posterior Lobus Atas Kanan dan Kiri


Bronkus Lobus Atas Anterior Kanan dan Kiri

Bronkus Lingual Lobus Atas Kiri


Bronkus Lobus Tengah Kanan

Bronkus Lobus Bawah Anterior Kanan dan Kiri


Bronkus Lateral Lobus Bawah Kanan

Bronkus Lateral Lobus Bawah Kiri


Bronkus Superior Lobus Bawah Kanan dan Kiri

Bronkus Basal Posterior Kanan dan Kiri