Anda di halaman 1dari 13

FUNGSI RESPIRASI DAN NON

RESPIRASI DARI PARU


OLEH :
Nurhidayat
Khairul azhar
Kartini agustina
Retno wulandari
Rouli hertati hutabarat
Fungsi Pernapasan

fungsi utama sistem pernafasan atau


sistem respirasi adalah menyediakan
darah yang mengandung banyak oksigen
untuk disalurkan ke seluruh tubuh.
Fungsi Pernapasan

a. Respirasi : pertukaran gas O2 dan CO2

b. keseimbangan asam basa : keseimbangan CO2


c. Keseimbangan cairan : hilangnya cairan 200- 500 cc/hari
pada frekuensi nafas 14-16/menit
d. keseimbangan suhu tubuh
e. Membantu venous return
f. Regulasi TD: aktivasi angiostensin
g. Perlindungan terhadap infeksi : makrofag yang akan
membunuh bakteri.
Proses Respirasi
Terdiri dari ventiliasi-difusi-perfusi

a. ventilasi proses pertukaran udara atmosfir dan paru2.


terjadi karena perbedaan tekanan atmosfir dan tekanan di
alvoelus

b.Difusi proses pertukaran O2 dan CO2 antara alveolus


dan kapiler paru akibat perbedaan gradien tekanan
alveolus dan kapiler. Aliran dari tinggi ke rendah

c.Perfusi proses transportasi oksigen menuju ke jaringan


dan sel yang dituju. Proses ini bergantung pada cardiac
output dan kadar transporter (Hb)
Pernapasan dada
Fase inspirasi.
1.otot antartulang rusuk berkontraksi sehingga rongga dada
terangkat atau membesar, otot diafragma berkontraksi
sehingga diafragma mendatar, akibatnya rongga dada
membesar dan tekanan menjadi kecil sehingga udara luar
yang kaya oksigen masuk.
Fase ekspirasi.
1.otot antar tulang rusuk ke posisi semula yang dikuti oleh
turunnya tulang rusuk sehingga rongga dada menjadi kecil.
berelaksasinya otot diafragma (kembali ke posisi semula,
mengembang) Sebagai akibatnya, tekanan di dalam rongga
dada menjadi lebih besar daripada tekanan luar, sehingga
udara dalam rongga dada yang kaya karbon dioksida keluar.
Proses respirasi tidak lepas dari 3 hal
• Tekanan intra pleural
Pleura mempunyai tekanan negatif. Antara -4 mmHg
sampai -5 mmHg. Kehilangan tekanan negatif
mengganggu proses inspirasi dan ekspirasi

• Compliance
Daya regang paru. Semakin alveolus kaku maka akan
semakin susah paru untuk mengembang dan menampung
udara (misal: penyakit fibrosis paru, proses menua

• Airway resistance
Tahanan pada seluruh jalur pernapasan. Semakin tinggi
tahanan, usaha napas (WOB) akan semakin tinggi.
Contoh: asma, penumpukan sputum. dll
Keseimbangan asam basa

Jika pH < 7,35 (asidosis), maka paru-paru


akan hiperventilasi
Jika pH > 7,45 (alkalosis), maka paru-paru
akan hipoventilasi
Keseimbangan Cairan

Semakin tinggi RR akan menyebabkan


semakin tinggi kehilangan air (insesnsible
water loss)
Venous return

• Saat inspirasi tekanan dalam paru menjadi


lebih negatif – 2 mmHg dari tekanan
atmosfir. Tekanan negatif mempegaruhi
intrathorax dan jantung.
• Atrium mendapatkan pengaruh tekanan
negatif dan mampu untuk menarik cairan
untuk masuk
Keseimbangan suhu tubuh

Secara normal panas tubuh dikeluarkan melalui


kulit dan paru-paru. Saat ekspirasi keluar air dan
panas tubuh. Semakin tinggi RR maka
membantu untuk mengeluarkan panas tubuh
Fungsi regulasi TD
Sistem RAA. Angiotensi I akan diubah oleh
paru menjadi bentuk aktif menjadi
angiotensin II. Menyebabkan
vasokonstriksi, ADH aktif, Alsdosteron aktif
Imunitas
Rambut hidung, sekresi mukus sebagai
pertahanan awal oleh saluran napas atas

dalam paru terdapat sel sel makrofag yang


membantu menjadi pertahanan paru terhada
invasi benda asing.
Kami persilahkan pertanyaan, saran, dan koreksi