Anda di halaman 1dari 48

HAI’s Rate

Angka Kejadian Angka HAI’s


Tahun (%)
Infeksi Internasional
**2008 **2009 **2010 **2011

Rumah Sakit *9% (Variasi 3 –


2,96 4,65 3,12 0,27
21%)
ICU *20-45% 48,52 31,31 37,34 3,63

**sumber data surveilen PCI


* Konferensi Konsensus Asia Pasifik,2001
SURVEILEN HAIS
CLABSI Periode 2009-2011
2.5
2.3
2

1.5
1.22
1
0.69
0.5

0
2009 2010 2011

Grafik 1. Catheter Line Associated Blood Stream Infection terhadap pasien rawat inap di RS X periode
2009-2011 Target <4.3 ; Capaian : 2.3 (2011)
Tampilan grafik CLABSI menunjukan kenaikan tajam di periode 2011 dikarenakan penentuan
diagnosa BSI karena kateter line dapat diterapkan sesuai CDC-NHSN 2010
CAUTI Surveilen 2009-2011
2
1.65
1.5
1.26
1

0.5
0.33
0
2009 2010 2011
Grafik 2.1 Catheter Associated Urinary Catheter terhadap pasien rawat inap di RS X periode 2009-2011
Target : < 6.5 - Capaian : 0.33 (2011)
Tampilan grafik CAUTI menunjukan penurunan tajam di periode 2011 dikarenakan penghitungan menggunakan
CAUTI rate 1000 device days
Infeksi Daerah Operasi :
0.9
0.88
0.85

0.8

0.75 0.76 0.75

0.7

0.65
2009 2010 2011
Grafik 3.1 Angka kejadian SSI terhadap pasien rawat inap yang mendapatkan prosedur pembedahan dengan luka insisi
periode 2009-2011.Target : 2.1 ; Capaian : 0.88
Tampilan grafik SSI mengalami peningkatan di periode 2011 karena data tampilan adalah seluruh jenis klasifikasi
berdasarkan luka kontaminasi
IDO - Klasifikasi kontaminasi luka operasi : Bersih
0.26
0.25 0.25
0.24
0.23
0.22 0.22
0.21 0.21
0.2
0.19
2009 2010 2011
Grafik.3.2 SSI –Luka operasi Bersih terhadap pasien rawat inap 2009-2011 Traget < 2 : Capaian 0.21 (2011)
SSI pada prosedur tindakan laparotomyexpolrasi,herniotomy,adhesiolysis,sigmoidopexy ditemukan 6 hari post ops
di rawat inap
IDO-Klasifikasi luka operasi : Bersih Terkontaminasi
1.2
1 1.03

0.8
0.67
0.6
0.4 0.4
0.2
0
2009 2010 2011

Grafik 3.3 SSI Luka operasi bersih terkontaminasi periode 2009-2011 di SHSB
Target : 3.3 ; capaian : 0.4
Tampilan grafik SSI luka operasi bersih terkontaminasi menurun tajam di periode 2011
IDO – Klasifikasi Luka Operasi :Terkontaminasi
5
4.35
4

2
1.3
1 0.83
0
2009 2010 2011

Grafik 3.4 SSI dengan luka operasi Terkontaminasi periode 2009-2011


Target : 6.4 ; Capaian: 4.35
Tampilan grafik diatas menunjukan kenaikan angka kejadian SSI terkontaminasi di periode 2011
IDO-Klasifikasi luka operasi : Kotor

4 4.17

3 3.2 3.06

0
2009 2010 2011

Grafik 3.5 SSI pada luka operasi kotor periode 2009-2011.Target : 7.1 ; capaian : 4.17
Tampilan grafik SSI luka operasi kotor mengalami peningkatan di periode 2011 SSI ditemukan saat pasien
masih di rawat di RS
Jenis bakteri pada luka operasi
Bakteri pada luka operasi bersih terkontaminasi Bakteri pada luka operasi
(n=3) terkontaminasi (n=4)

25% 25%

E.coli
33% 34%
Staphilococcus aureus 25% 25% Enterococcus faecalis

Klebsiella pneumonia
Staphilococcus
33% Unknown haemolithicus
Klebsiella ozaenae
Jenis bakteri pada luka operasi

Bakteri pada infeksi


luka operasi kotor (n-3)

33% 34%

33% Acinetobacter sp.


Staphylococcus non-haemolyticus
Staphylococcus haemolyticus
Ventilator Associated Pneumoniae
30
27.69
25
20
18.49
15 16.46

10
5
0
2009 2010 2011

Grafik.4.1 VAP pada pasien yang menggunakan ventilator di ICU periode 2009-2011 Target : <13 ; capaian 18.49
Tampilan grafik VAP menunjukan penurunan capaian dari periode sebelumnya, hal ini karena mulai digunakan
penghitungan VAP rate/1000 device days
Grafik .2.Ventilator Associated Pneumoniae berdasarkan lama hari pemasangan
periode Jan-Des 2011 di ICU

30
28.57
25

20
17.09
15

10
7.69
5 6.13

0
Jan-Mar Apr-Jun Jul-Sept Okt-Des
Bakteri dari luar ICU (n=43) 2.33 2.33 2.33

9.30 23.26
2.33
2.33
2.33
2.33

11.63
9.30

4.65 13.95
2.33
2.33
2.33

2.33 2.33

Klebsiella pneumonia Staphilococcus aureus Acinetobacter baumanii Staphylococcus epidermidis

Pseudomonas fluorescen Staphylococcus warneri Pseudomonas stutzeri Staphylococcus xylosus

Streptococcus sanguis Pseudomonas aeruginosa Sphingomonas paucimobilis Stenotrophomonas maltophilia

Staphilococcus hominis Streptococcus agalactiae E.coli Enterobacter aerugenes

Moraxella Staphilococcus haemoliticus


Bakteri VAP : 48 jam setelah terpasang ventilator
20

60 20

Kocuria kristinae Acinetobacter baumanii Acinetobacter baumanii complex

Diagram pie Bakteri yang diperoleh dari pemeriksaan sputum pada pasien yang menggunakan ventilator
selama 48 JAMi periode 2011
Bakteri : 7 hari dengan ventilator

20.00 20

20.00 20

20

Klebsiella pneumonia Stenotrophomonas maltophilia


Pseudomonas aeruginosa Acinetobacter baumanii
Acinetobacter baumanii complex

Diagram batang Bakteri yang diperoleh dari pemeriksaan sputum pada pasien yang
menggunakan ventilator selama 7 hari periode 2011
MDRO SURVEILEN
MDRO surveilen
Jenis Bakteri Capaian MDRO
Acinetobacter 5.55
baumanii
Klebsiella 8.75 Numerator : No of infection,by MDRO
MRSA kolonisasi 1,25 type. Infection are reported on the WHO
net and laboratory result
MRSA 0,41 Denominator: No.of patient admission
ESBL 10
VRE 0
MDRO Infiction Incidence Rate = Number of infection by MDRO type x 1000
Number of patient admission
Hasil screening MRSA pada pasien riwayat inap> 1x Hasil screening MRSA pada pasien rujukan RS lain
periode Jan-Des 2011 periode Jan-Des 2011

Frequenc
Hasil MRSA Screening Percent Hasil MRSA Screening Frequency Percent
y

Negativ 32 97.0% Negativ 36 92.3%

Positif 1 3.0% Positif 3 7.7%

Total 33 100.0% Total 39 100.0%

Hasil screening MRSA pada tidak tercatat kriterianya


periode Jan-Des 2011

Hasil MRSA Screening Frequency Percent


Negativ 85 90.42%
Positif 9 9.57%
Total 94 100.0%
MRSA SCREENING
35 31
30
24
25 20
19
20 15 15
15 11 11
10 5 6 5 6
4 4
5 1 1 0 0 0 0 0 1 0 0
0

MRSA Negatif MRSA Positif

Diagram batang screening MRSA terhadap pasien rawat inap dengan kriteria 12 bln terakhir rwt inap>1x dan
pasien rujukan RS lain periode Jan-Des 2011
AUDIT KEPATUHAN PROSEDUR PPI
HH-Profession number of opportunities –
1962

6807

12233

2012 2013 2014 (Jan-April)


HH-Profession: compliance

90 88.1
86.12
85
79.38
80

75 73.77

70

65
Nurse Medical doctor Auxilary nurses Others
HH-Profession : number of opportunities
389

1345

2716
7783

Nurse/midwife Medical doctor Auxillary nurses Others


HH-Indications : Compliance
120
98.699
100 92.31
79.68 80.37
80 69.98

60

40

20

0
momen 1 momen 2 momen 3 momen 4 momen 5
HH-Indications:number of opportunities –

2436 2855

2785 2284

2383

momen 1 momen 2 momen 3 momen 4 momen 5


Department compliance
83.93
Pediatric 88.3
79.89
OPD 80.86
91.84
Maternity 82.75
85.15
HD 91.94
74.42
MS-Lt 4 91.5
91.09
MS-Lt 3B 93.2
86.06
MS-Lt 2B 92.25
0 20 40 60 80 100
Departement:number of opportunities
417 453
1071

1691 1284

809
1118
595

441 412
1426 1638
754
124
MS-Lt 2B MS-Lt 2L MS-Lt 3B MS-Lt 3L MS-Lt 4 ETC HD
ICU Maternity NICU OPD OT Pediatric RPK
Handrubbing vs handwashing per dept-SHSB 2013
100
90
80
70
60
50
40
30
20
10
0

ABHR HW
AUDIT LINGKUNGAN Area Pelayanan Pasien

• Diagram batang 100 94 94


disamping 79 79
menunjukan hasil 80 70
69
audit kebersihan dan

Pencapaian (%)
kerapihan area 60 54
pelayanan pasien
periode 2011
40
• Target: 80% capaian
94-54
20
• Capaian terendah
adalah di unit OT hal
ini disebabkan 0
MS 4 MS 2B MS 2L Pedi NICU RPK OT
AUDIT LINGKUNGAN CLEAN UTILITY
100
• Diagram batang 100 92
85 86
disamping
menunjukan hasil 80 70 70
audit kebersihan

Pencapaian (%)
dan kerapihan
Clean utility 60
periode 2011
• Target: 80% 40
capaian 100-70 %
• Capaian terendah 20
adalah di unit
2L&NICU hal ini
disebabkan 0
MS 2B MS 2L Pedi NICU RPK OT
AUDIT LINGKUNGAN DIRTY UTILITY
100
100 93 93
• Diagram batang 90 83
disamping
menunjukan hasil 80
65

Pencapaian (%)
audit kebersihan dan 70
kerapihan dirty utility 60
periode 2011 47
50
• Target: 80% capaian 40
100-47 % 30
• Capaian terendah 20
adalah di unit
2L&NICU hal ini 10
disebabkan 0
MS 4 MS 2B MS 2L Pedi NICU OT
WARD KITCHEN
AUDIT LINGKUNGAN
90 83
• Diagram batang
disamping 80
67 66 68
menunjukan hasil 70
audit kebersihan dan

Pencapaian (%)
kerapihan dirty utility 60
periode 2011 50
• Target: 80% capaian 40
83-66 %
• Capaian terendah 30
adalah di unit Lt 4 20
&NICU hal ini
disebabkan 10
0
MS 4 Pedi NICU OT
AUDIT LINGKUNGAN Fisioterapi
100.0%
• Diagram batang 90.0%
88.8% 88.8% 88.8%
83.3%
disamping 80.0%
77.7%
72.2%
77.7%

menunjukan hasil 70.0%

audit kebersihan dan 60.0%

50.0%
kerapihan Fisioterapi
40.0%
periode 2011 30.0%

• Target: 80% capaian 20.0%

88-72 % 10.0%

0.0%
Ruang ruang uap ruang kepala ruang terapi ruang ruang ruang terapi
tunggu fisioterapi dewasa massage ocupasi wicara
terapi
HASIL AUDIT LINGKUNGAN RADIOLOGI 2011

• Diagram batang
94.4
100 88.8 disamping menunjukan
83.3 83.3
hasil audit kebersihan
80
dan kerapihan Radiologi
60 periode 2011
• Target: 80% capaian 83-
40
94 %
20

0
USG CT SCAN MRI X RAY
FARMASI Hasil Audit Lingkungan Periode Agustus 2011

• Diagram batang
disamping 120
90 95 100
100 85 80
menunjukan hasil 80 65
60
audit kebersihan dan 40
20
kerapihan Fisioterapi 0
periode 2011 tempat racikan meja etiket tempat
penyerahan
meja kasir lemari sepatu tempat obat

• Target: 80% capaian obat

100-65 %
Kepatuhan (%)
PENDIDIKAN DAN PELATIHAN
Edukasi
Re-sosialisasi PPI Prosedur periode • Diagram batang
2011 disamping
300 250 menunjukan
200 142 150 staff yang telah
100 40 mendapatkan
10 15
0 resosialisasi PCI
Perawat Non Medis RMO Prosedur
Perawat Target
Edukasi MRSA periode 2011
300 MDRO
250 250
250
• Diagram batang
200 diatas
150 menunjukan
100 jumlah staff yang
100 70
50 50 telah
50 mendapatkan
10 15
0 edukasi MRSA
dr spesialis RMO Perawat Penunjang • Pembicara dari
medis
Tim PCI
Jumlah Target
120 Antibiotic
100 stewardship
80 • Diagram batang
disamping menunjukan
60 Edukasi terhadap dokter
spesialis terhadap
40 penggunaan AB dengan
mengundang pembicara
20 dari Luar dalam bentuk
seminar sehari dengan
0 Tema
dr Spesialis RMO • “ Combat MDRO for
patient safety”
Jumlah Target
HASIL TEST PENGTAHUAN TENTANG PPI

Bagian Nilai Bagian Nilai Bagian Nilai


CI 53 HC 47 HC 32
Wound Nurse 52 CI 45 ETC Spv 32
Wound Nurse 52 Pain Nurse 45 HC 31
CI OT 49 CM 44 HC 30
ICU Spv 48 OPD Spv 38
Pediatry Spv 29
CI 48 OT Spv 38
2 B Spv 28
2 L Spv 48 IPD Manager 36
3 Spv 26
CI 47 Maternity Spv 35
Tabel hasil test IC Link tentang PPI

No UNIT GRADE /100

1 Teknisi 44.44
2 Farmasi 44.44
3 Gizi 33.33
4 HK 44.44
5 Radiologi 38.89
6 Fisioterapi 50.00
7 Laborat 77.78
KESEHATAN STAFF
Needle Stick Injury
14
• Grafik disamping 12
menunjukan 10
angka kejadian

Capaian %
8
tertusuk
jarum/benda 6
tajam dan 4
terpapar 2
darah/cairan
0
tubuh periode 2009 (n=335) 2010(n=305) 2011(n=294)
2009 -2011 jmlh 11 10 13
NSI 2011 3
1

• Diagram pie disamping


menunjukan kejadian
tertusuk jarum 1
berdasarkan jenis NSI 2
periode 2011
• Terbanyak pada kejadian
terusuk jarum injeksi 4
dan jarum jahit, hal ini
disebabkan faktor luar
yaitu karena dokter dan Tertusuk benda tajam Tertusuk jarum insulin
pasien yang berontak Tertusuk jarum scalvein Tertusuk jarum
Recapping Tertusuk jarum jahit
Follow-Up NSI
Tahun Jumlah NSI Hasil follow-up
2009 11 11 dinyatakan bebas dari HIV.HCV.HBV

2010 10 10 dinyatakan bebas dari HIV.HCV.HBV

2011 6 dinyatakan bebas dari pem 1 & 2 HIV.HCV.HBV

7 dinyatakan bebas dari pem 1 HIV.HCV.HBV


• Tabel diatas menunjukan hasil pemantauan staff terpapar benda
tajam selama periode 2011
Staff health
• Data pemberian vaksin Hep B pada staff
terpapar benda tajam dan staff yang terjadwal
pemberian vaksin dari program Staff Health
periode 2011
• Tahun 2012 adalah unit medical surgical lt 2 L
• 70% perawat sudah mendapatkan vaksin Hep
B