Anda di halaman 1dari 19

PENGEMBANGAN DIRI MELALUI

LAYANAN BIMBINGAN
KONSELING

BY: JOKO MURSITHO


Landasan

1. UU No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan


Nasional
2. PP No. 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional
Pendidikan
3. Peraturan Mendikbud No. 22 Tahun 2006 tentang
Standar Isi untuk Satuan Pendidikan Dasar dan
Menengah
4. Dasar Standarisasi Profesi Konseling yang dikeluarkan
oleh Direktorat Jendral Pendidikan Tinggi Tahun 2004

BY: JOKO MURSITHO


PENGERTIAN
• Pengembangan diri merupakan kegiatan
pendidikan di luar mata pelajaran
sebagai bagian integral dari kurikulum
sekolah.

• Kegiatan pengembangan diri adalah


upaya pembentukkan watak dan
kepribadian peserta didik
BY: JOKO MURSITHO
TUJUAN
• TUJUAN UMUM
Pengembangan diri bertujuan untuk
memberikan kesempatan pada peserta
didik untuk mengembangkan dan
mengekspresikan diri sesuai dengan
kemampuan, kebutuhan, potensi,
bakat, minat, kondisi dan
perkembangan peserta didik

BY: JOKO MURSITHO


TUJUAN
• TUJUAN KHUSUS
Pengembangan diri bertujuan menunjang
pendidikan peserta didik dalam mengembangkan :
a. Bakat
b. Minat
c. Kreativitas
d. Kompetensi dan kebiasaan dalam hidup
e. Kemampuan kehidupan keagamaan
f. Kemampuan sosial
g. Kemampuan belajar
h. Wawasan dan perencanaan karir
i. Kemampuan pemecahan masalah
j. Kemandirian
BY: JOKO MURSITHO
BENTUK PELAKSANAAN

1. KEGIATAN TERPROGRAM
a. Layanan dan kegiatan pendukung konseling
b. Kegiatan ekstra kulikuler

2. KEGIATAN PENGEMBANGAN SECARA TIDAK


TERPROGRAM
a. Kegiatan rutin dan terjadwal, misalnya upacara bendera,
senam, ibadah khusus keagamaan, pemeliharaan kesehatan
dan kebersihan
b. Spontan - kegiatan tidak terjadwal dalam kejadian khusus,
misalnya memberi salam, membuang sampah pada
tempatnya, antri, mengatasi pertengkaran
c. Keteladanan adalah kegiatan bentuk perilaku sehari – hari,
misalnya berpakaian rapih, berbahasa yang baik, rajin
membaca, memuji kebaikan, datang tepat waktu

BY: JOKO MURSITHO


STRUKTUR PELAYANAN
KONSELING

Pelayanan konseling di sekolah/madrasah


adalah membantu peserta didik dalam
mengembangkan kehidupan pribadi,
kehidupan sosial, kegiatan belajar dan
perencanaan pengembangan karir.

BY: JOKO MURSITHO


KONSELING

Merupakan pelayanan bantuan untuk


peserta didik baik secara perseorangan
atau kelompok agar mampu mandiri dan
berkembang secara optimal dalam bidang
pengembangan kehidupan pribadi,
kehidupan sosial, kemampuan belajar dan
pengembanga karir melalui berbagai jenis
layanan dan kegiatan pendukung
berdasarkan norma – norma yang berlaku
BY: JOKO MURSITHO
PENGERTIAN PENGEMBANGAN DIRI

 Kegiatan pendidikan di luar mata pelajaran


dengan nilai kualitatif
 Wahana pembentukkan watak dan kepribadian
serta penentu arah masa depan peserta didik
 Pelayanan konseing berkenaan masalah pribadi,
kehidupan sosial, kegiatan belajar dan
pengembangan karir
 Kegiatan ekstra kurikuler berkembangnya
potensi, bakat dan minat secara optimal
BY: JOKO MURSITHO
PENGERTIAN BIMBINGAN

 Bimbingan adalah proses pemberian


bantuan kepada siswa yang dilakukan
secara kontinu agar siswa dapat
memahami dirinya, sehingga sanggup
mengarahkan dirinya & dapat bertindak
wajar sesuai dengan bantuan & keadaan
lingkungannya

BY: JOKO MURSITHO


TUJUAN BIMBINGAN KONSELING

1. Mengembangkan pengertian dan


pemahaman diri tentang kemajuannya
di sekolah
2. Mencapai keselarasan hidup dengan
individu lainnya
3. Mengatasi kesulitan dalam memahami
dirinya
4. Mencapai harmoni cita – cita yang
dimilikinya
BY: JOKO MURSITHO
FUNGSI BIMBINGAN

Fungsi Penyaluran
Fungsi Pengadaptasian
Fungsi Penyesuaian

BY: JOKO MURSITHO


FUNGSI BIMB. KONSELING

 Fungsi Pemahaman
 Fungsi Pencegahan
 Fungsi Pengentasan
 Fungsi Pemeliharaan dan Pengembangan
 Fungsi Advokasi

BY: JOKO MURSITHO


PRINSIP & AZAS KONSELING
 Prinsip konseling berkenaan dengan sasaran
layanan, permasalahan yang dialami peserta
didik, program pelayanan serta tujuan dan
pelaksanaan pelayanan

 Asas konseling meliputi asas kerahasiaan,


kesukarelaan, keterbukaan, kegiatan,
kemandirian, kekinian, kedinamisan,
keterpaduan, kenormatifan, keahlian, ahli
tangan kasus dan Tut Wuri Handayani
BY: JOKO MURSITHO
PRINSIP PELAKSANAAN BIMBINGAN

o Sesuai dengan program pendidikan untuk kelas yang


bersangkutan
o Berpusat pada individu yang di bimbing
o Di mulai pada individu yang di bimbing
o Fleksibel
o Di jamin kerahasiaan pribadi
o Mengikutsertakan orang tua
o Menggunakan informasi dan data tentang anak dan
lingkungannya
o Mengadakan kerjasama dengan instansi terkait
o Diberikan secara kontinu
BY: JOKO MURSITHO
RUANG LINGKUP BIMBINGAN
Bimbingan Belajar

Bimbingan Sosial Bimbingan Karir

BY: JOKO MURSITHO


PENDEKATAN BIMBINGAN

 PENDEKATAN INTERUPSIONAL
 PENDEKATAN INTERAKTIF
 PENDEKATAN DUKUNGAN SISTEM
 PENDEKATAN PENGEMBANGAN
PRIBADI

BY: JOKO MURSITHO


Pengertian yg keliru
1) Bimbingan identik dengan pendidikan
2) Bimbingan adalah alat untuk membantu siswa
bermasalah
3) Bimbingan hanya diberikan pada siswa
lanjutan
4) Bimbingan adalah usaha memberikan nasihat
5) Bimbingan mengkehendaki dalam tingkah laku
6) Bimbingan adalah tugas para ahli

BY: JOKO MURSITHO


BY: JOKO MURSITHO