Anda di halaman 1dari 16

KONSEP ASUHAN KEPERAWATAN SLE

(SISTEMIK LUPUS ERITEMATOSUS)

Dosen pembimbing :
Wasilatul S.Kep.,Ns.,M.Kep
Kelompok 1 :
1. Aqidah akhlak
2. Malinda fadilah
3. Miftahul jannah
4. M. Jefri MBH
5. M. Sholehuddin tuhfa
6. Muti’atun nafisah
7. Rieke dyah ayu
8. Tutik hidayati
KONSEP TEORI SLE (SISTEMIK LUPUS
ERITEMATOSUS)
DEFINISI :

SLE merupakan penyakit radang atau


inflamasi multisystem yang disebabkan
oleh banyak faktor (Isenberg and
Horsfall,1998) dan dikarakterisasi oleh
adanya gangguan disregulasi sistem imun
berupa peningkatan autoimun berlebihan.
Sistemik Lupus Eritematosus (SLE)
atau dikenal penyakit lupus adalah suatu
penyakit autoimun menahun yang
menimbulkan peradangan dan biasa
KONSEP TEORI SLE (SISTEMIK LUPUS
ERITEMATOSUS)

ETIOLOGI :

Beberapa faktor lingkungan yang dapat


memicu timbulnya lupus :
• Infeksi
• Antibiotic( trutama golongan sulfa dan
penisilin)
• Sinar ultraviolet
• Stres yang berlebihan
• Obat-obatan tertentu
• Lupus seringkali disebut sebagai penyakit
wanita walaupun juga bisa di derita oleh
pria. Lupus bisa menyerang usia berapa
saja. Baik pada pria maupun wanita,
meskipun 10-15 kali lebih sering ditemukan
pada wanita.
KONSEP TEORI SLE (SISTEMIK LUPUS
ERITEMATOSUS)

MANIFESTASI KLINIS :
• Gejala Pada Otot Dan Kerangka Tubuh (nyeri
persendian dan kebanyakan mendrita atritis)
• Gejala Pada Kulit (ruam kupu-kupu pada tulang
pipi dan pangkal hidung)
• Gejala Pada Ginjal Sebagian besar penderita
menunjukkan adanya penimbunan protein di
dalam sel-sel ginjal.
• Gejala Pada Sistem Saraf
• Gejala Pada Darah
• Gejala Pada Jantung seperti prikarditis,
KONSEP TEORI SLE (SISTEMIK LUPUS
ERITEMATOSUS)

KLASIFIKASI :

• Discoid Lupus
• Systemic Lupus Erythematosus
• Lupus Yang Di Induksi Oleh Obat
KONSEP TEORI SLE (SISTEMIK LUPUS
ERITEMATOSUS)

PATOFISIOLOGI :
• Penyakit SLE terjadi akibat terganggunya
regulasi kekebalan yang menyebabkan
peningkatan autoimun yang berlebihan. adanya
satu atau beberapa faktor pemicu yang tepat
pada individu yang mempunyai predisposisi
genetik akan menghasilkan tenaga pendorong
abnormal terhadap sel TCD 4+, mengakibatkan
hilangnya toleransi sel T terhadap sel-antigen.
• Sebagai akibatnya munculah sel T autoreaktif
yang akan menyebabkan induksi serta ekspansi
sel B, baik yang memproduksi autoantibodi
• Pada SLE, autoantibodi yang terbentuk
ditujukan terhadap antigen yang terutama
terletak pada nukleoplasma. Antigen
sasaran ini meliputi DNA, protein histon
dan non histon.Kebanyakan diantaranya
dalam keadaan alamiah terdapat dalam
bentuk agregat protein. Antibodi ini secara
bersama-sama disebut ANA (anti-nuclear
antibody). Dengan antigennya yang
spesifik, ANA membentuk kompleks imun
KONSEP TEORI SLE (SISTEMIK LUPUS
ERITEMATOSUS)

PEMERIKSAAN DAGNOSTIK :

• Pemeriksaan Imunologi
• Pemeriksaan Darah Lengkap
• Pemeriksaan Urine Lengkap
KONSEP TEORI SLE (SISTEMIK LUPUS
ERITEMATOSUS)

PENATALAKSANAAN :

1. Medis
2. Keperawatan
a. Diet
b. Aktivitas
KONSEP TEORI SLE (SISTEMIK LUPUS
ERITEMATOSUS)

KOMPLIKASI :
• Gagal ginjal
• Gangguan pada darah, seperti anemia
• Tekanan darah tinggi
• Vaskulitis, peradangan pada pembuluh darah
• Gangguan ingatan
• Mengalami perubahan perilaku, seperti sering
berhalusinasi
• Kejang
• Stroke
KONSEP ASUHAN KEPERAWATAN SLE (SISTEMIK
LUPUS ERITEMATOSUS)

PENGKAJIAN :

a. Identitas
b. Riwayat Kesehatan
c. Riwayat Bio-Psiko-Sosial
d. Pemeriksaan Fisik
KONSEP ASUHAN KEPERAWATAN SLE (SISTEMIK
LUPUS ERITEMATOSUS)

DIAGNOSA :
• Nyeri Akut berhubungan dengan inflamasi dan
kerusakan jaringan.
• Defisit nutrisi kurang dari kebutuhan
berhubungan dengan pembengakakn sensi
• Intoleransi aktivitas berhubungan dengan
peningkatan aktivitas penyakit, rasa nyeri,
depresi.
KONSEP ASUHAN KEPERAWATAN SLE (SISTEMIK
LUPUS ERITEMATOSUS)

INTERVENSI :
Nyeri Akut
• Berikan tindakan nyaman, misalnya pijatan
punggung, ciptakan lingungan yang tenang.
• Ajarkan tekhnik relaksasi, distraksi.
• Kolaborasi pemberian obat nyeri.
Defisit nutrisi kurang dari kebutuhan
• Observasi BB setiap hari
• Identifikasi faktor pencetus mual muntah.
• Berikan makanan dengan porsi sedikit tapi
sering
KONSEP ASUHAN KEPERAWATAN SLE (SISTEMIK
LUPUS ERITEMATOSUS)

EVALUASI :

• Nyeri akut teratasi dengan klien tampak


rileks, klien mampu tidur/istirahat dengan
tenang, klien tidak gelisah, tidak merintih.
• Defisit nutrisi teratasi, klien mendapatkan
nutrisi yang adekuat sesuai dengan
kebutuhan, menunjukakan BB tetap, klien
akan menunjukan peningkatan BB ideal.
• Dapat melakukan aktivitas yang dapat
ditoleransi dengan klien
mendemonstrasikan perilaku yang
THANK YOU FOR WACTHING 