Anda di halaman 1dari 6

Break Even Point

(BEP) atau Titik Impas


AbdulRazak
Komponen Break Even Point

Adapun komponen yang diperlukan dalam menghitung berapa Break Even


Point (BEP) atau titik impas, diantaranya seperti :
 Fixed Cost
Komponen ini termasuk dalam biaya tetap atau konstan, jika ada
kegiatan produksi atau tidak sedang produksi.
 Variabel Cost
Komponen ini bersifat dinamis. Variabel cost disebut juga dengan biaya
per unit, yang bergantung pada tingkat volume produksinya. Jika
produksi meningkat, maka variabel cost juga akan meningkat.
Contohnya biaya bahan baku, biaya listrik dan lain sebagainya.
 Selling Price
Selling Price adalah harga jual per unit barang atau jasa yang telah
diproduksi.
Rumus Break Even Point

Rumus Break Even Point Berdasarkan Unit


BEP = FC /(P-VC)
Rumus Break Even Point Berdasarkan Penjualan
FC/ (1 – (VC/P))*
Perhitungan (1 – (VC/P)) disebut juga dengan istilah Margin Kontribusi Per
Unit.
Keterangan:
BEP: Break Even Point
FC: Fixed Cost
VC: Variabel Cost
P: Price per unit
S: Sales Volume
Contoh Soal Cara Menghitung
Break Even Point
Berikut contoh soal menghitung Break Even Point atau Titik Impas:

Diketahui:
Total Biaya Tetap (FC) bernilai Rp 200 juta
Total Biaya Variabel (VC) per unit bernilai Rp 80 ribu
Harga jual barang per unit bernilai Rp 100 ribu

Penghitungan BEP Unit


BEP = FC/ (P – VC)
BEP = 200.000.000/ (100.000 – 80.000)
BEP = 10000
Contoh Soal Cara Menghitung
Break Even Point
Penghitungan BEP Penjualan
BEP = FC/ (1 – (VC/P))
BEP = 200.000.000/ (1 – (80.000/100.000))
BEP = Rp 1.000.000.000
Dari analisis perhitungan diatas, perusahaan dapat mengetahui laba yang akan
diperoleh berdasarkan besarnya penjualan minimum. Berikut rumus menghitung target
laba sebagai berikut:
BEP – Laba = (FC + Target Laba) / (P – VC)
FC, VC, dan P mengikuti contoh sebelumnya, dengan tambahan perusahaan ini memiliki
target laba sebesar Rp 80 juta per bulan.
BEP – Laba = (FC + Target Laba) / (P – VC)
BEP – Laba = (200.000.000 + 80.000.000) / (100.000 – 80.000)
BEP – Laba = 280.000.000 / 20.000
BEP – Laba = 14.000 unit atau
BEP – Laba = Rp. 1.400.000.000 (didapat dari: 14.000 unit x Rp 100.000)
Alhamdulillah