Anda di halaman 1dari 9

KONSEP PROTOTIPE

Produk kreati dan kewirausahaan


Pengertian..

Prototipe adalah sebuah contoh atau model awal dari


produk.
Prototipe produk (purwa–rupa produk) adalah bentuk
dasar dari sebuah produk merupakan tahapan yang sangat
penting dalam rencana pembuatan produk karena
menyangkut keunggulan produk yang akan menentukan
kemajuan suatu usaha di masa mendatang.
JENIS – JENIS
PROTOTIPE
a. Prototipe Horizontal
Tujuan dari prototipe ini adalah untuk menciptakan seluruh bagian dari suatu
produk dalam waktu yang sama. Jenis prototipe ini sering digunakan oleh
perusahaan perangkat lunak dan orang yang berbeda akan mengatur komponen
perangkat lunak yang berbeda.
Karakteristik :
1. Mencakup seluruh antarmuka pengguna
2. Mengurangi level fungsional, namun semua fitur ada
b. Prototipe Vertikal
Prototipe Vertikal adalah memastikan bahwa perancang dapat menerapkan sistem dan dapat bekerja secara
penuh dari sistem antar muka menuju sistem selanjutnya. Prototipe vertical dibuat supaya perancang dapat
mengakses fitur-fitur yang sebelumnya dijelaskan didalam prototipe horizontal, task oriented dan scenario
based.

Karakteristik :
1. Mengandung fungsi yang detail namun hanya beberapa fitur terpilih dan tidak pada keseluruhan sistem.
2. Mempunyai performa lebih rendah disbanding sistem final.
3. Tidak dalam jaringan.
Tipe – tipe Prototipe
A.Prototipe dimensi pertama
1) Prototipe Fisik
2) Prototipe Analitik
B.Prototipe dimensi ke dua
prototipe yang menyeluruh mengimplementasikan Sebagian besar
atau semua atribut dari prosduk
Fase Pengembangan Prototipe
a. Identifikasi Peluang
Fase perencanaan pada pengembangan teknologi push, dimana teknologi yang tersedia
dipasangkan dengan suatu peluang pasar.
b. Penyusunan Kinsep
Kebutuhan pasar target teridentifikasi, alternatif konsep-konsep produk dibangkitkan dan
dievaluasi, dan satu atau lebih konsep dipilih untuk pengembangan dan percobaan lebih jauh.
c. Seleksi konsep
Merupakan proses menilai konsep dengan memperhatikan kebutuhan pelanggan dan kriteria
lain, membandingkan kekuatan dan kelemahan relative dari konsep dan memilih satu atau lebih
konsep yang dipilih untuk penyelidikan, pengujian dan pengembangan selanjutnya.
d. Evaluasi konsep
kebutuhan pasar target diidentifikasi, alternati konsep-konsep produk
dibangkitkan dan dievaluasi dan satu atau lebih konsep dipili untuk
pengembangan dan percobaan lebih jauh
e. Benchmarking dan wawancara pengguna utama
Menyusun konsep merupakan studi atas produk yang ada sekarang yang
memiliki kesamaan dengan produk yang sedang dikembangkan atau dengan sub
masalah yang menjadi fokus tim